Kebanyakan pengendara sepeda motor lebih perhatian pada bagian kampas rem dan cakram saja. Padahal keberadaan minyak rem sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Lantas apa saja yang perlu diketahui pengendara soal minyak rem ?
1. Fungsi dan Kerja Minyak Rem
Minyak rem berfungsi untuk mengurangi panas akibat gesekan logam pada komponen sistem pengereman, yakni kampas dan cakram. Selain itu, minyak rem juga bekerja mendorong piston di kaliper rem agar kampas bisa menjepit cakram sesuai tekanan saat tuas master rem ditarik.
Pada sistem pengereman hidrolik (rem cakram), tanpa minyak rem, sistem rem hidrolik tidak akan bekerja meski tuas rem sudah ditarik berkali-kali sekuat tenaga. Begitu pun saat volume minyak rem berkurang, kinerjanya tidak akan maksimal.
2. Masa Pakai Minyak Rem
Minyak rem memiliki masa pakai yang panjang, sehingga tidak perlu diganti setiap kali melakukan servis. Akan tetapi minyak rem juga perlu diganti ketika sudah waktunya. Untuk pemakaian normal, penggantian minyak rem setiap 24.000 km atau 2 tahun. Informasi waktu pergantian dilihat di buku pedoman pemilik sepeda motor pada table maintenance schedule.
3. Minyak Rem Harus Diganti
Selain setiap 24,000 km, penggantian juga harus dilakukan ketika kondisi minyak rem sudah tidak layak pakai. Ciri ini bisa dilihat pada warnanya yang mulai keruh dan kotor serta volumenya berkurang. Selain bisa merusak komponen pengereman, kurangnya perhatian pada minyak rem juga bisa membahayakan pengendara.
Kondisi minyak rem yang buruk bisa merusak seal karet di master rem dan seal di kaliper rem serta saluran minyak rem jadi berkarat. Dampaknya, cairan rem ini akan bocor. Selain membuat motor jadi kotor, performa rem juga akan berkurang dan berpotensi membuat rem blong.
4. Gunakan Spesifikasi Yang Tepat
Minyak rem punya titik didih akibat panas yang ditimbulkan dari gesekan kampas rem dan cakram. Saat kondisi minyak rem mulai jelek, titik didihnya akan menurun. Titik didih rendah bisa menimbulkan gelembung-gelembung udara dan berpoteni membuat angin palsu terperangkap dalam sistem pengereman. Angin palsu ini sangat berbahaya karena bisa membuat rem blong secara tiba-tiba. Maka dari itu gunakanlah minyak rem sesuai spesifikasi yang dianjurkan oleh pabrikan.
Jangan lupa, selalu bawa sepeda motor Honda kesayangan ke bengkel AHASS terdekat guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan rutin dari mekanik berpengalaman supaya sepeda motor selalu dalam kondisi prima.
Serang - Berkelana menggunakan sepeda motor memang menyenangkan. Agar berkendara tidak mudah lelah yang berpotensi menurunkan konsentrasi, perlu diperhatikan postur berkendara yang tepat.
Kenyamanan berkendara yang menyenangkan akan semakin maksimal jika didukung oleh kendaraan yang tepat. Salah satu contohnya, bisa dicoba ngegas dengan Honda PCX yang baru saja dirilis ke public bulan lalu. Skutik besar dengan mesin 160cc eSP+ ini ini menawarkan segitiga ergonomi postur berkendara yang cocok untuk perjalanan jarak dekat maupun jauh.
Berikut beberapa postur berkendara yang nyaman dan menyenangkan sepeeti yang dikutip dari website resmi www.astra-honda.com :


- Ride on Position
Pada posisi ini, tubuh bagian atas pengendara akan lebih santai. Hal ini dikarenakan posisi punggung yang tegak sehingga dapat menurunkan stress pada bagian bahu, punggung dan leher. Pada Honda PCX, posisi stang kemudi yang sedikit lebih tinggi dari posisi pinggul membuat tangan bagian depan lebih rileks. Menurunnya ketegangan pada otot tangan bagian depan memberikan handling yang nyaman dan maksimal.
Selain itu, posisi lutut yang relatif rata dengan pinggul dapat mengurangi stres atau ketegangan pada paha, ditunjang dengan design jok yang mampu menyangga dengan baik.

- Leasure Position
Leasure position merupakan posisi dimana kaki dapat berpindah ke bagian depan ketika sedang berkendara, seperti yang ditawarkan oleh Honda PCX terbaru. Posisi ini dapat digunakan untuk menurunkan ketegangan pada kaki bagian bawah atau betis saat melakukan perjalanan jarak jauh. Saat dirasa ketegangan pada kaki bagian bawah sudah membaik atau berkurang, kita bisa kembali pada posisi Ride On Position.
Menurut Manager Safety Riding AHM Johanes Lucky, postur berkendara yang benar dan nyaman dapat menurunkan potensi terjadinya kecelakaan akibat kelelahan saat berkendara.
“Dalam berkendara, focus dan kenyamanan menjadi aspek yang sangat penting. Pengendara harus mampu mengidentifikasi medan atau kondisi jalan yang dilewati, tetapi dengan waktu bersamaan juga harus rileks agar menghilangkan ketegangan sehingga mengurangi letih yang terlalu cepat ketika berkendara dengan sepeda motor. Dengan posisi berkendara yang benar serta kendaraan yang nyaman seperti Honda PCX, riders tetap dapat memperhatikan keselamatan dengan #cari_aman sehingga berkendara akan menjadi lebih aman dan menyenangkan,” ujar Lucky.(*/yogi)
Serang - Malfunction Indicator Lamp (MIL) pada sepeda motor hadir sebagai fitur untuk memberikan informasi kepada pengendara terkait kinerja sistem PGM-FI.
Indikator yang berada di panel instrumen ini akan menginformasikan kepada pengendara jika ada kerusakan pada sistem injeksi melalui kedipan nyala lampu MIL yang terletak di speedometer/meter kombinasi.
Sistem tersebut bekerja berdasarkan informasi dari ECM. Saat lampu MIL menyala selama 2 detik, ECM akan mendeteksi sistem injeksi, apakah ada kerusakan atau tidak.
Dalam kondisi normal, saat kunci kontak diputar ke pisisi ON maka lampu indikator MIL akan menyala sekitar 2 detik dan akan mati kembali.
Tapi jika ECM menemukan kerusakan atau sesuatu yang tidak normal pada sistem injeksi, maka lampu indikator MIL akan terus menyala (pada sistem PGMFI terbaru contoh : PCX 150,ADV 150 dan lain-lain) dan akan berkedip (pada sistem PGMFI lama) selama motor belum diperbaiki.
Cara Membaca Lampu MIL
Kode Kedipan MIL akan terus tersimpan didalam memori ECM dan akan menyala setiap kali sepeda motor dihidupkan dan belum dilakukan perbaikan.
Cara mengetahui kerusakan yang terjadi yaitu dengan menghitung kedipan lampu MIL.Lampu MIL mempunyai 2 macam kedipan yaitu:
Kedipan panjang (berlangsung selama 1,3 detik) – Satu kedipan panjang adalah ekuivalen dengan sepuluh kedipan pendek.
Kedipan pendek (berlangsung selama 0.3 detik) – Satu kedipan pendek adalah ekuivalen dengan satu kedipan.
Contoh misal; Jika satu kedipan panjang diikuti dengan dua kedipan pendek, maka dibaca 12 kali kedipan (satu kedipan panjang = 10 kedipan, ditambah dua kedipan pendek).
Mengenal Kode Kedipan Lampu MIL
Beberapa kode MIL yang bisa dijadikan informasi kerusakan atau masalah pada rangkaian sistem injeksi.
No | Jumlah Kedipan | Keterangan |
1 | 1 kali | Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure) |
2 | 7 kali | Sensor EOT (Engine Oil Temperature)/ECT (Engine Coolant Temperature) |
3 | 8 kali | Sensor TP (Throttle Position) |
4 | 9 kali | Sensor IAT (Intake Air Temperature) |
5 | 11 kali | Sensor VS (Vehicle Speed) |
6 | 12 kali | Injektor |
7 | 21 kali | Sensor Oksigen (O2) |
8 | 29 kali | Rangkaian IACV (Intake Air Control Valve) |
9 | 33 kali | ECM (Engine Control Module) |
10 | 52 kali | Sensor CKP (Crankshaft Position) |
11 | 54 kali | Sensor BAS (Bank Angle Sensor) |
12 | 67 kali | Front Wheel Speed Sensor (PCX 160) |
13 | 86 kali | Speedometer (PCX 160) |
14 | 91 kali | Coil Ignition primary circuit malfunction (PCX 150, ADV 150,PCX 160) |
Jika menemukan salah satu dari kode tersebut di sepeda motor Anda, segeralah lakukan pemeriksaan dan perbaikan di bengkel AHASS terdekat.
Jangan lupa juga yaa.. Lakukanlah pemeriksaan dan perawatan rutin sepeda motor kesayangan pada teknisi andal dan berpengalaman di bengkel AHASS supaya sepeda motor selalu dalam kondisi prima. ("/yogi)
Serang - Kondisi pandemi dan penerapan PSBB seperti saat ini membuat terbatasnya aktivitas masyarakat dan menjadi lebih banyak berada di rumah, menjadikan mobil idle atau tidak digunakan. Kondisi ini berpotensi akan membuat aki mobil menjadi tekor atau ‘soak’ jika mesin mobil tak pernah dihidupkan.
Memang usia pakai aki mobil kerap tidak dapat diprediksi, biasanya pemilik kendaraan akan menyadari ketika mobil tidak dapat dinyalakan karena aki mobil sudah lemah. Sebenarnya ketika aki mobil sudah menunjukkan tanda-tanda melemah ada beberapa hal yang kerap terjadi. Namun sekali lagi hal ini kerap diabaikan karena mobil masih bisa menyala saat distater.
Ketika aki mobil sudah ‘soak’ atau tidak lagi mampu menghidupkan mesin dan kelistrikan pada mobil, maka solusi yang paling cepat adalah dengan melakukan jumper aki. Atau teknik mengalirkan listrik dari aki lain yang masih bagus, ke aki mobil yang bermasalah.
Setidaknya dalam kondisi darurat, mobil masih dapat dihidupkan untuk menuju ke bengkel atau tempat yang dituju. Hanya saja tidak sedikit masyarakat yang belum mengerti cara menjumper aki mobil yang tepat dan aman, berikut persiapannya.
Gunakan kabel khusus
Ini merupakan hal yang paling penting, karena Anda harus menggunakan kabel yang memang khusus untuk jumper aki. Hal ini dikarenakan arus listrik pada saat menyalakan mobil sangat tinggi sehingga harus menggunakan kabel dengan bahan yang cukup tebal. Jangan pernah memakai kabel seadanya, karena potensi untuk terjadi korsleting cukup besar saat proses melakukan jumper aki. Kabel jumper relatif mudah didapatkan dan dijual di toko aksesoris mobil.
Menggunakan mobil dengan kapasitas mesin sama
Berikutnya adalah menggunakan mobil sejenis atau dengan kapasitas mesin sama dengan mobil yang Anda gunakan. Hal ini karena biasanya mobil sejenis memiliki voltase aki yang sama.
Posisikan mobil berdekatan
Proses selanjutnya adalah memposisikan kedua mobil agar saling berdekatan hingga kabel jumper bisa menjangkau masing-masing aki, karena umumnya kabel jumper ini tidak terlalu panjang. Anda bisa mengatur posisi mobil berhadapan atau bisa juga bersamping-sampingan. Pastikan juga posisi kedua mobil dalam kondisi aman dengan rem parkir aktif, jika mobil matik, posisikan tuas transmisi di ‘P’ sementara untuk transmisi manual di posisi netral.
Menghubungkan kabel jumper
Sebagai persiapan pastikan semua kondisi mesin mobil dalam keadaan tidak menyala, lalu perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut. Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang positif (+) dan negatif (-), tanda lain juga terdapat pada penutup warna merah di kutub positif. Jika kutub terminal baterai kotor, agar dibersihkan terlebih dahulu dengan kain lap.
Hubungkan penjepit kabel jumper berwarna merah ke kutub positif (+) aki yang normal (mobil A). Lalu sambungkan penjepit kabel jumper warna merah lainnya pada kutub aki yang bermasalah (mobil B). Kemudian pasang kabel jumper negatif ke kutub negatif aki mobil A dan pasang sisi satunya kutub negatif aki mobil B.
Setelah itu nyalakan mesin mobil A dan atur putaran mesin hingga di atas 1.000 rpm. Kemudian baru coba nyalakan mesin mobil B. Setelah menyala, Anda mungkin perlu membiarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak.
Untuk melepaskan kabel jumper saat mobil menyala harus secara hati-hati dengan urutan lepas kabel negatif mobil B, kemudian lepas kabel negatif mobil A. Berikutnya lepas kabel positif dengan urutan yang sama seperti kabel negatif tersebut.
Jika mesin mobil Anda masih tidak bisa menyala atau tidak ada reaksi sama sekali, coba diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak.
Harus diingat jika langkah untuk menjumper aki ini adalah saat darurat. Anda tetap harus membawa mobil ke bengkel resmi untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. Jika memang harus dilakukan penggantian, Mitsubishi sudah menyediakan aki resmi bagi kendaraan Mitsubishi berlabel MMKSI Genuine Battery untuk Mitsubishi Xpander, Pajero Sport dan Triton, yang bisa didapatkan di bengkel resmi.
“Perawatan aki merupakan hal yang terbilang mudah namun sering luput dilakukan oleh pengguna. Untuk merawat kondisi aki, pengguna dapat menghidupkan kendaraan secara rutin minimal 5 menit setiap harinya. Selain itu kami menyarankan pengguna kendaraan Mitsubishi Motors untuk dapat menggunakan aki resmi Mitsubishi. Selain karena kualitasnya terjamin, MMKSI juga memberikan garansi selama satu tahun, atau 10.000km, mana yang tercapai lebih dulu,” jelas Boediarto, Head of After Sales & CS Operation Group PT MMKSI. (*/yogi)
Serang - Selama masa pandemi Covid-19 ini, banyak konsumen yang merasa malas pergi ke diler untuk merawat kendaraan kesayangannya. Untuk itu Mitsubishi Serang meluncurkan program Home Service bagi pelanggan setianya selama masa pandemi ini.
Dikatakan Business Manager PT. DIPO Serang Daru Harti, program ini diakui sangat membantu konsumen setianya. Karena banyak konsumen yang masih ragu untuk keluar rumah atau bahkan karena kesibukannya untuk merawat kendaraan kesayangan mereka.
"Program Home Service ini memberikan banyak kemudahan bagi konsumen Mitsubishi. Mereka tinggal telpon atau booking 1 hari sebelum service, menjelaskan masalah kendarannya dan tentunya memberikan alamatnya kepada petugas hotline service kami," jelas Daru.
Namun, lanjut Daru, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan oleh konsumen, salah satunya yaitu jarak rumah konsumen maksimal 20 kilometer dari diler terdekat Mitsubishi.
"Untuk harga, tentunya kami juga memberikan diskon untuk program Home Service ini yaitu sebesar 15 persen untuk sparepart dan jasa," tambah Daru.
Adapun jenis kendaraan yang bisa diservis di layanan Home Service Mitsubishi ini adalah semua tipe passenger car, pick up hingga colt diesel.
Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan Home Service ini, Daru menjelaskan, bisa menghubungi nomor hotline servis booking yaitu (0254) 8494632 atau (0254) 8494633 -35 untuk DIPO Serang dan (0254) 508777 / 508898 untuk DIPO Malingping. (yogi)
Rasanya membawa motor ini ke trek tanah sekali-kali mungkin bakal menyenangkan.
Sementara di bagian belakang, ADV150 menggunakan suspensi ganda dengan sub-tank yang memiliki tinggi 120mm. Ketika dipakai seorang test rider berbobot 85 kg, bantingan suspensi rasanya masih agak keras. Mungkin performa akan terasa pas saat buat berboncengan.
Meski begitu, secara keseluruhan bantingan yang empuk tetap berimbas baik pada handling motor waktu dipakai bermanuver. Walaupun area pengetesan terbatas, bermanuver zigzag dengan motor ini terasa anteng dan lincah, serta tak terasa gejala 'mantul-mantul.'
Posisi setang yang lebar dan diposisikan agak tinggi selain membuat posisi rileks saat cruising di jalan juga membuatnya lincah bermanuver. Hal ini karena posisi tangan lebih santai dan tidak terhalang badan pengendara, sehingga mempermudah handling.
Memandang ke arah setang, pengendara akan dapat melihat langsung panel indikator canggih dengan motif negative display. Untuk kemudahan berkendara, layar itu menampilkan informasi antara lain indikator aki, indikator suhu di sekitar, konsumsi bahan bakar rata-rata, konsumsi bahan bakar instan, indikator penggantian oli mesin, jam, tanggal, serta trip meter.
Untuk memudahkan pengguna yang butuh proteksi dari hembusan angin depan, ADV150 menyediakan Two Step Adjustable Windscreen. Fitur ini berfungsi menaik-turunkan windscreen pada dua posisi secara manual. Meski tidak menggunakan sistem motorized, ternyata prosesnya cukup mudah tinggal mengendurkan sebuah kenop pengunci dan menariknya.
Satu hal yang mengejutkan ialah performa ban merek Federal berukuran 110/80 R14 di depan dan 130/70 R13 di belakang. Kedua ban tersebut ternyata cukup 'menggigit' saat dipakai di area test ride. Gejala-gejala selip ketika masuk dan keluar tikungan sama sekali tak terasa. Alhasil, pengendara bisa lebih percaya diri untuk melakukan cornering.
Soal dapur pacu, ADV150 dibekali mesin yang sama dengan PCX, yaitu mesin berkapasitas 149,3 cc SOHC bertenaga 14,5 dk pada 8.500 rpm dan torsi 13,8 Nm. Namun, sejak putaran bawah tenaga motor ini terasa lebih mengisi ketimbang "saudaranya".
Hal ini tak mengherankan. Di atas kertas, memang ada perbedaan output jika dibandingkan dengan PCX. ADV150 mencatat tenaga 14,7 dk dan torsi 13,2 Nm pada 6.500 rpm. Honda seperti merancang ADV150 agar mampu melahap tanjakan atau gundukan kecil dengan torsi yang terasa lebih beringas sejak gas dipuntir.
Walau demikian, konsumen yang ingin mencari kenyamanan lewat motor ini rasa-rasanya masih harus berpikir dua kali. Meski posisi setang sudah cukup ideal bagi pengendara, namun posisi kaki tidak bisa "selonjor" sepenuhnya.
Kaki hanya bisa berganti posisi maju-mundur, atau naik sedikit ke sebuah pijakan yang lebih tinggi di bagian depan. Selain itu, joknya saat dipegang dan diduduki juga terasa masih sama dengan PCX yang sama-sama keras.
Bicara soal dimensi, motor ini memiliki ukuran PxLxT (1.950mm x 763mm x 1.153mm) dan bobot 132 kg (tipe CBS) serta 133 kg (tipe ABS), yang tidak berbeda jauh dengan ukuran PCX. Ketika menaiki sadel setinggi 795 mm miliknya, posisi kaki test rider Otobanten yang berpostur 170 cm masih harus sedikit berjinjit. (*/yogi)
Salah satu rahasia Chivay kuat riding jarak jauh mengendarai motor sport KTM Duke 250 adalah jangan sampai membawa bawaan berlebih, ya. Dia memaparkan bahwa barang bawaan yang berlebih di tas bakal membuat tubuh lebih cepat pegal ketika riding jauh. Kehilangan momentum saat berkendara juga bisa jadi akibatnya.
"Untuk seorang lady biker, menurutku sih paling penting adalah apparel seperti jaket, helm, sepatu, serta sarung tangan. Nah wanita juga kan biasanya membawa perlengkapan khusus kalau kemana-mana, ini ketika riding jauh tas-nya jangan digendong. Pakai jaring saja atau box," ujarnya ketika berbincang bersama detikOto di sela-sela touring KTM Road Warriors 2018 di Surabaya, Jawa Timur.
"Barang bawaannya jangan terlalu banyak juga. Jangan sampai badan kita menahan beban yang berlebih karena kan ingin riding jarak jauh. Pakai tas pinggang juga boleh, asal bawa barang secukupnya seperti obat-obatan dan pakai di pinggang jangan di selempang," lanjutnya.
Perlengkapan riding juga harus diperhatikan. Helm menggunakan yang full face, menggunakan sepatu boots atau yang tingginya di atas mata kaki, serta sarung tangan motor.
"Ini dilengkapi supaya lebih pede dan lebih aman. Jadi walaupun ada apa-apa, kita aman dan tidak kehilangan momentum," tutupnya. (*/ist/dtk)
Jakarta - Larangan mudik menggunakan sepeda motor memang benar adanya. Selain bawaan yang terlampau banyak, para pemudik biasanya juga selalu berpacu dengan waktu. Persiapan mudik menggunakan sepeda motor harus lebih teliti, terlebih jika Anda menggunakan motor custom. Ada tiga ritual yang wajib dilakukan sebelum memulai perjalanan.
“Secara defensif, di mana-mana mudik naik motor memang tidak disarankan. Jadi sebisa mungkin naik kendaraan roda empat. kalau alasannya supaya motor bisa dipakai ke mana-mana di sana. Ya, sebaiknya motornya dipaketin aja,” ujar Andi Akbar, punggawa Katros Garage, saat ditemui Dapurpacu.id pekan lalu.
Tiga ritual yang harus kalian lakukan tidak termasuk dalam mengecek mesin, karena umumnya perawatan mesin adalah memperhatikan kondisi seperti penggantian oli, rembesan, dan lainnya. Di luar itu, hal penting pertama yang mesti dicek adalah kaki-kaki.
“Paling pertama yang dicek adalah bagian kaki-kaki. Mulai dari yang paling mudah seperti laher roda, kondisi ban, pelek, teromol semua segala macam,” ujar Atenk, sapaan akrabnya.
Kedua, perhatikan kondisi sasis, pasalnya sasis motor custom sudah bukan bawaan yang orisinal. “Sudah las-lasan yang dibuat bengkel custom. Nah itu kondisi fisik dicek apakah sudah karatan dan segala macam,” tambahnya.
Satu hal lagi yang penting juga untuk dicek adalah tangki bensin. Mengingat tangki juga kadang dibuat secara khusus, maka pastikan tidak ada kebocoran di sana. “Kalau bagian tangki, itu dicek bocor apa enggak. Kalau jalan jauh, bocoran itu akan makin melebar soalnya ada getaran mesin,” kata Atenk.
Pada intinya, pengguna motor custom mesti tahu batas maksimal motor sampai mana sehingga jarak jangan dipaksakan. “Si pengendara juga harus ekstra hati-hati. Jadi, aman atau enggak bukan cuma ditentukan dari motornya, tetapi ridernya sendiri. Kalau ugal-ugalan ya enggak aman,” tutup Atenk. (*/dp)
Serang- Mesin diesel termasuk heavy duty engine yang dapat bekerja pada kondisi ekstrim. Sehingga banyak digunakan pada truck dan bus. Tapi setelah ditemukan teknologi common rail, mesin diesel merambah ke mobil - mobil keluarga. Lantas bagaimana cara merawat mesin diesel common rail agar awet dan performanya terus narik ? Simak tips yang dibagi oleh Mahendra Marketing Excecutive Mitsubishi Serang dibawah ini.
Pengertian Mesin Diesel Common Rail
Common rail adalah sebuah teknologi baru di dunia otomotif yang bertujuan untuk me-manage atau mengatur suplai bahan bakar dari fuel tank menuju mesin. Teknologi ini sudah menganut computerized automatic control. Artinya, suplai bahan bakar akan disesuaikan secara otomatis oleh rangkaian pengontrol elektronik sesuai dengan kecepatan dan kondisi mesin.
Prinsip kerja Mesin common rail kurang lebih sama dengan sistem EFI pada mesin mobil, hanya saja beda pada cara kerja dan jenis bahan bakar. Kelebihan mesin common rail dibandingkan mesin diesel konvensional adalah ;
1. Lebih irit.
Karena volume bahan bakar yang di suplai ke dalam mesin sesuai dengan kondisi.
2. Lebih powerful.
Dalam segi performa, mesin diesel common rail mempunyai output cukup besar karena mesin ini umumnya memiliki tekanan injector dan kompresi tinggi.
3. Lebih efisien.
Karena lebih irit serta powerful maka mesin ini bisa dikatakan efisien untuk pemakaian sehari hari.Emisi terjaga. Di segi emisi gas buang juga mempunyai standar lebih baik dari pada mesin diesel konvensional. Diesel common rail bisa memiliki standar emisi mencapai Euro 4.Suara lebih halus. Sementara untuk suara, mesin ini memiliki suara halus yang menjadikanya sulit dikenali sebagai mesin diesel tanpa membuka kap mesin.
Mengapa Diesel Common Rail perlu Dirawat ?
Perawatan mesin diesel berfungsi untuk menjaga performa serta kesehatan mesin tersebut. Perlu diketahui, mesin diesel memiliki tekanan kompresi hingga 30 - 45 Kg/cm2 dengan suhu mencapai 550 °C. Sementara tekanan common rail bisa mencapai 1600 bar. Artinya mesin diesel common rail bekerja pada kondisi yang ekstrim. Sehingga merawat mesin ini wajib dilakukan agar kesehatan dan performa tetap terjaga.
Tips untuk merawat mesin diesel common rail adalah sebagai berikut ;
1. Jaga kebersihan filter udara
Air filter adalah sebuah komponen yang berfungsi menyaring debu dan kotoran yang terbawa oleh udara pada air induction system. Baik mesin bensin atau diesel, filter udara harus dijaga kebersihanya.
Khusus untuk mesin diesel common rail, debu yang masuk ke dalam mesin bisa mengakibatkan kerusakan komponen injector. Teknisnya, ketika debu atau kotoran tersebut ikut terkompresi pada mesin, maka debu itu bisa menyumbat lubang injector yang super mini. Sehingga menghambat pasokan bahan bakar ke mesin.
Untuk itu, pastikan cek selalu kebersihan filter udara Mobil anda paling tidak dalam rentang 5.000 KM pemakaian atau lebih cepat bila medan yang anda lalui merupakan daerah berdebu.
2. Perhatikan kualitas bahan bakar
Kualitas bahan bakar juga menjadi faktor penting dalam sistem bahan bakar common rail. Sistem common rail berbeda dengan diesel konvensional yang bekerja secara mekanis. Sistem ini sudah dikendalikan secara elektronik dengan tingkat akurasi yang tinggi. Sehingga masalah kualitas bahan bakar juga berimbas pada masalah common rail.
Tiap jenis bahan bakar khusunya solar memiliki kriteria dan sifat yang berbeda - beda. Pada diesel konvensional, tidak terlalu sensitif terhadap perbedaan nilai cetane. Tapi pada sistem common rail tekanan bahan bakar sudah diatur. Nilai cetane yang tidak sesuai dapat menyebabkan miss fire. Selain cetane number, kandungan sulfur juga menjadi faktor penting pada sistem ini.
Pastikan pahami spesifikasi bahan bakar sebelum melakukan pengisian bahan bakar. Hal itu dikarenakan setiap Mobil memiliki spesifikasi tekanan bahan bakar dan kompresi berbeda. Sehingga jenis bahan bakar juga berbeda. Bahan bakar seperti Pertamina Dex atau Shell Diesel menjadi jenis yang tepat untuk mesin diesel common rail.
3. Lakukan penggantian fuel filter secara rutin.
Seperti halnya air filter, fuel filter juga menjadi komponen penyaring. Tapi bukan udara yang disaring, melainkan bahan bakar.
Kebersihan fuel filter harus dijaga karena kandungan air dan kotoran yang terbawa oleh aliran bahan bakar akan menyumbat komponen - komponen sistem common rail. Injector adalah komponen paling rawan terkena imbas dari masalah ini. Banyak kejadian Stuck injector yang disebabkan penyaringan bahan bakar yang tidak maksimal.
Untuk menghindari hal diatas, anda perlu melakukan penggantian fuel filter secara rutin sesuai jadwal service. Filter ini harus diganti karena bersifat sekali pakai yang tidak bisa dibersihkan. Penggantian fuel filter umumnya berada dalam rentangan 30.000 - 40.000 KM.
4. Hindari penggunaan fuel manipulator
Fuel manipulator adalah sebuah stand alone ECU atau piggyback yang dirangkai bersama sistem kontrol common rail yang bertujuan untuk mendongkrak tenaga dan Torsi mesin. Cara kerja sistem ini dengan memaksakan bahan bakar agar terinjeksi lebih banyak dari jumlah standar agar pembakaran berlangsung lebih kuat.
Karena bersifat memaksakan, tentu akan menimbulkan efek samping pada komponen common rail. Jika untuk keperluan racing atau hobi, bukanlah masalah. Tapi sangat tidak dianjurkan digunakan dalam pemakaian sehari-hari.
Jadi, jika ingin mesin anda awet usahakan untuk tidak melakukan instalasi sistem semacam ini.
5. Jangan melakukan pembongkaran sistem common rail bila belum ahli
Perawatan yang kita lakukan hanya bersifat visual dan tanpa melakukan pembongkaran. Mengapa tidak dianjurkan untuk membongkar sendiri ? Sistem common rail berbeda dengan diesel konvensional, dimana ketika semua komponen terpasang dengan tepat maka mesin akan bekerja.
Pada mesin diesel common rail anda tidak bisa melakukan pembongkaran walau hanya sebatas pencabutan socket conector saja. Sokcet itu akan menghubungkan komunikasi data antara sensor, aktuator dan ECU. Saat komunikasi itu terputus, maka check engine akan menyala walau socket sudah terpasang kembali. Hal ini dikarenakan data eror sebelumnya tidak akan terhapus apabila belum ada tindak lanjut. Untuk menghilangkanya perlu menggunakan scanner khusus. (*/yogi)
Jakarta - Pilihan penggunaan ban tubeless untuk kendaraan memang sudah sangat lumrah beberapa tahun ini. Ban tanpa karet dalam ini diyakini memiliki banyak keunggulan dibanding jenis ban biasa (tube type) atau ban yang masih menggunakan karet dalam.
Karena tidak menggunakan ban dalam, maka tentu ban tubeless memiliki struktur dan kualitas bahan yang berbeda dari ban biasa. Sehingga, ban tubeless juga tetap perlu adanya perawatan supaya tetap mampu bekerja secara maksimal.
Seperti diutarakan oleh salah satu mekanik SuperBan, Supri saat ditemui di bengkelnya di Roxy, Jakarta Pusat, Rabu (6/12), bahwa semua jenis ban butuh perawatan.
Untuk sepeda motor, menjadi paling penting perawatannya dengan menjaga tekanan angin. Supri mencontohkan, untuk motor jenis skutik yang pakai ban tubeless dianjurkan tekanan ban depannya 30 Psi dan belakang 35 Psi. Jika kurang angin, maka akan terjadi beberapa hal berikut;
“Kalau tekanan angin kurang bisa menyebabkan ban cepat rusak karena hampir semua telapak ban melakukan gesekan dengan aspal, dan membuat ban menjadi cepat panas,” tambahnya.
Lebih lanjut, jelas Supri, jika terjadi kebocoran karena tertusuk benda tajam, maka tidak disarankan ditambal menggunakan lem. Menurutnya, jika cairan lem menyebar akan merusak permukaan ban.
Kemudian, agar ban tubeless awet, lakukan pemeriksaan secara rutin dan hindari membawa beban berlebihan saat berkendara. (*/dp)
MESKI sering terlibat kecelakaan di beberapa balapan yang diikutinya, pembalap wanita Alexandra Asmasoebrata mengaku tidak kapok untuk terus mengikuti ajang balap baik nasional maupun internasional.
Hal ini dia sampaikan pada acara sosialisasi keselamatan berkendara yang diadakan oleh Astra Infra Toll Road di Mall Tang City Tangerang, akhir pekan lalu.
Wanita yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan dengan keponakan Jusuf Kall ini mengaku banyak penagalaman yang didapat saat mengalami kecelakaan atau tabrakan.
"Kalau tabrakan depan, kita bisa liat dan tahu kapan kita akan membentur dinding atau mobil lainnya. Jadi kita bisa siapkan mental dan fisik kita. Nah kalau tabrak mundur saat mobil melintir, itu yang bikin gua takut setengah mati. Karena gua gak siap dan gak tahu kapan akan membentur dinding atau mobil lain," cerita Andra kepada Otobanten seusai acara.
Sebagai pembalap wanita, ia pun tak lupa mengajak para lady driver lainnya untuk tetap mengutamakan keselamatan, baik diri sendiri, keluarga dan orang lain di sekitar kita saat mengemudi.
"Tips yang paling simpel, kita harus tahu kemampuan dasar mengemudi pada diri sendiri dengan baik dan benar. Karena dengan mengetahui kemampuan kita, kita akan siap menghadapi apapun kemungkinan kecelakaan di jalanan yang akan terjadi," tutup Andra. (yogi)
Tangerang - Peredam kejut (shock absorber) baru dari KYB, yakni New SR Special dan Lowfer Sports hadir menawarkan peningkatan performa pengendalian yang bersamaan dengan mempertahankan kenyamanan. Namun ada keunggulan lain yang ditawarkan oleh KYB.
Untuk kedua produk tersebut, KYB membuatnya mudah untuk diaplikasikan secara “plug and play” sehingga pemilik mobil tidak perlu lagi melakukan ubahan apa-apa pada mobilnya.
Seperti dijelaskan oleh Chief Executive Marketing Astra Otoparts (distributor resmi KYB), Rio Sanggau, kemampuan plug and play dari New SR Special dan Lowfer Sports karena keduanya telah dirancang seusai dengan standar pabrikan mobil.
“Produk ini juga menawarkan kemudahan pemasangan pada mobil-mobil yang akan diganti peredam kejutnya karena dikembangkan sesuai dengan peredam kejut standar pabrikan mobil yang ada di Indonesia,” kata Rio, Sabtu (18/11).
“Jadi hanya tinggal plug and play, tanpa perlu modifikasi apapun di mobil.”
Modifkasi yang dimaksud adalah pemilik mobil tidak perlu lagi melakukan berbagai penyesuaian pada ruang kaki-kaki mobil saat memasang suspensi KYB, seperti contohnya mengubah posisi dudukan, memindah saluran sistem pengereman di sekitar suspensi.
Dengan fitur plug and play ini, proses bongkar-pasang suspensi standar ke produk KYB akan lebih mudah dan menghemat waktu. Bahkan jika mampu, pemilik mobil bisa mengganti sendiri suspensinya.
KYB memasarkan New SR Special dengan harga Rp 5-7 juta/set, sementara untuk Lowfer Sport dibanderol Rp 6-8 juta/set. (*/dp)
Anyer - Di jaman yang serba mahal seperti saat ini, kebutuhan akan sebuah produk hemat energi yang bukan hanya terjangkau dalam hal ekonomis, tapi juga terbukti ampuh merawat mesin kesayangan anda sangatlah dinanti.
Kehadiran fuel additive sangatlah dibutuhkan oleh para pelaku dunia otomotif maupun industri berat.
Salvis, sebagai satu-satunya fuel affitive hadir memberikan solusi pasti untuk mesin kendaraan kesayangan anda.
Dibuat dari 100 persen bahan alami yang dapat di daur ulang, tidak beracun, tidak beracun, tidak mudah terbakar dan secara berkesinambungan telah dikembangkan lebih dari satu dekade.
Jaka Kristandi sebagai Product Manager Salvis menjelaskan manfaat Salvis diantaranya menghemat bahan bakar, menambah tenaga, mengurangi emisi dan ramah lingkungan.
"Intinya produk ini sangat Eco Friendly. Di satu sisi, produk ini bukan menambahkan oktan tapi Salvis berfungsi sebagai katalis untuk menyempurnakan pembakaran dari bahan bakar itu sendiri," beber Jaka kepada Otobanten.
Berbicara kegunaan, Jaka membeberkan kegunaan Salvis yang bukan hanya di otomotif tapi juga di berbagai bidang lainnya diantaranya mesin kapal, mesin-mesin pertanian, alat-alat berat dan mesin pembangkit listrik.
"Kami berharap, Salvis menjadi solusi hemat energi dan mengurangi pencemaran udara yang dihasilkan oleh mesin-mesin di kota-kota besar," tutup Jaka. (yogi)
Serpong - Pameran otomotif tidak jarang menjadi kesempatan untuk pengunjung mencari dan mendapatkan mobil idamannya. Selain bisa langsung eksplorasi produk, melalui pameran pengunjung juga bisa memanfaatkan berbagai program promo saat pembelian.
Tapi, sebelum melakukan pembelian di sebuah pameran, seperti GIIAS 2017 yang sedang berlangsung saat ini, sebaiknya perhatikan beberapa hal agar proses membeli atau transaksi lebih mudah dan nyaman.
Tidak hanya manfaatkan promo, membeli mobil di dalam pameran juga bisa diambil memanfaatkan berbagai fasilitas tersedia agar hati lebih mantap dalam menentukan pilihan, bahkan sampai saat-saat akhir pameran.
Cermati beberapa tips berikut untuk beli mobil di pameran:
Cari Promo dan Diskon
Ketatnya persaingan di pasar otomotif saat ini membuat para APM atau pemasar tidak hanya berlomba tawarkan produk terbaik, tapi juga tawaran promo dan diskon untuk pikat hati calon pembeli. Mulai dari diskon harga, DP dan cicilan ringan, sampai undian hadiah ditawarkan khusus saat pameran.
Semakin ketat persaingan, maka akan semakin gencar juga promo dan diskon yang ditawarkan di pameran. Mulai dari merek Jepang sampai Eropa bahkan tidak ketinggalan menggelar promo masing-masing demi raih transaksi sebanyak mungkin.
Manfaatkan Fasilitas Test Drive
Setelah membaca produk incaran melalui brosur dan review di berbagai media, melakukan test drive langsung bisa menjadi salah satu cara paling efektif untuk memantapkan pilihan pada mobil incaran. Jika sempat datang lebih dari sekali, manfaatkan sebaik mungkin untuk test drive beberapa mobil sekaligus, tidak hanya mobil incaran utama.
Dengan melakukan test drive, tidak hanya untuk merasakan bagaimana mobil dikemudikan, tapi awak sales yang bertugas juga siap menerangkan berbagai fitur unggulan dari mobil tersebut. Saat hari kerja (weekday) menjadi waktu lebih ideal untuk test drive, untuk hindari antrian panjang dengan pengunjung lain.
‘Deal’ di Hari Terakhir Pameran
Tidak jarang tim sales dan diler perwakilan yang turun langsung di pameran memberi tambahan potongan harga atau diskon lebih besar di hari terakhir pameran. Tidak lain tujuannya agar calon pembeli semakin tergoda untuk meminang mobil pilihannya.
Strategi ini biasanya dilakukan sales atau diler untuk model mobil lama yang kembali dipromosikan di pameran tersebut. Selain diskon, bukan tidak mungkin bonus lebih besar juga diberikan kalau melakukan transaksi atau pemesanan di hari terakhir pameran. (*/dp)
Jakarta - Helm merupakan salah satu perlengkapan penting untuk berkendara terutama bagi pengendara sepeda motor. Ada banyak model dan jenis helm yang ada di pasaran, namun yang paling banyak model half face dan full face.
Antara helm half face dan full face memiliki keunggulan masing-masing, untuk pengguna helm half face, pengendara bisa bernafas dengan leluasa. Namun di sisi lain, helm half face dirasa kurang aman.
Sedangkan untuk helm full face, memang sedikit terasa panas dan pernafasan sedikit terganggu, tapi helm full face memiliki keunggulan lebih baik di sisi perlindungan.
Dyan Dilato sebagai Safety Riding Instruktur Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengatakan, penggunaan helm half face maupun full face sama saja sebagai fungsi untuk melindungi kepala.
Dyan menyarankan, berkendara dengan kecepatan 20-40km, cukup menggunakan helm half face, sedangkan lebih dari itu disarankan menggunakan full face.
“Kalau untuk berkendara dengan kecepatan tidak lebih dari 40km/jam pakai yang half face tidak apa-apa, tapi kalau ridingnya pakai motor sport atau 125 cc lebih saya sarankan pakai yang full face,” saran Dyan.
Dyan menambahkan, demi keamanan dan keselamatan serta meminimalisir luka yang fatal, lebih baik menggunakan helm full face, apapun jenis sepeda motornya.
“Untuk keselamatan dan kemanan, lebih bagus pakai yang full face apapun jenis sepeda motornya, karena yang full face itu lebih aman, dari kepala sampai leher bahkan dagu sekalipun terlindungi, jangan melihat repotnya, tapi lihat keamanannya,” ujar Dyan, saat acara Suzuki Safety Riding di Sentul beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Team-bhp, berdasarkan riset yang dilakukan oleh seorang peneliti keselamatan, Dietmar Otte, desain helm half face jauh dari sempurna.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Otte, bagian kepala yang sering mengalami benturan saat kecelakaan yakni bagian dagu, mencapai angka 34,6 %. Bagian dahi menempati peringkat kedua dengan angka 18,3%. Lebih baik full face ya.. biar aman dari debu dan tergores aspal kala terjatuh. (*/dp)
Serang - Acara mudik saat Lebaran sudah terlaksana, saatnya sekarang kembali ke kehidupan seperti sedia kala. Sebelum melakukan aktifitas rutin alias kerja, besutan yang dipakai untuk transportasi mudik mesti dibuat fit dulu nih.
“Meski memang saat sebelum berangkat berlebaran di kampung halaman sepeda motor sudah di servis, alangkah baiknya bila setelah mudik juga dilakukan hal yang sama. Atau minimal bersih-bersih beberapa item saja,” terang Dadang Adi selaku Technnical Service Division (TSD) PT Mitra Sendang Kemakmuran (MSK) Main dealer Honda Banten, kepada Otobanten di Bale Santai Honda (BSH) Banten, Kamis (29/6/2017).
Bersih-bersih beberapa item, memangnya ada apa saja yang mesti dibersihkan? Setidaknya ada 4 item (mesin, bodi, kolong & frame) yang mesti dibuat bersih, biar memulai hari baru setelah lebaran jadi lebih baik. Oh ya, dalam melakukan kegiatan ini enggak perlu datang ke bengkel. Daripada menunggu antrian panjang di tempat servis, lebih baik acara bersih-bersih ini dilakukan sendiri di rumah. Mumpung masih ada sisa liburan, hitung-hitung sambil olah raga.
Mesin
Meski dipakai konstan setelah menempuh jarak yang begitu jauh (pulang-pergi Jakarta-Yogyakarta misalnya), belum tentu ruang bakar sudah ada penimbunan kerak. “Apalagi bila sebelum berangkat juga sudah dilakukan pembersihan di bagian ini,” ucap Dadang. Namun demikian, agar performa ruang bakar bisa tetap maksimal setelah jalan jauh perlu juga dilakukan perawatan.
Nah untuk urusan seperti ini, melakukannnya enggak mesti datang ke bengkel kok. Cukup modal Rp 30 ribu untuk beli cairan engine conditioner, dengan cara pakai yang cukup mudah alias enggak perlu sekolah mekanik dulu. Oke deh bila cairan semprot engine conditioner sudah di tangan, lakukan langkah-langkah berikut supaya diperoleh hasil yang maksimal. Pertama awali dengan membuka busi, yang kemudian dilanjutkan dengan langkah penyemprotan secukupnya pada lubang busi. Diamkan beberapa saat (bisa 5-10 menit), baru kemudian mesin dinyalakan.
“Sambil mesin dihidupkan mainkan gas. Bila memang ruang bakar itu ada kotoran sisa pembakarannya, maka saat gas di betot akan keluar asap cokelat,” ulanjutnya. Setelah dirasa cukup, matikan mesin lalu ulangi sekali atau dua kali persis dengan cara diatas. Hal tersebut tentunya agar kegiatan ini bisa benar-benar bikin ruang bakar bersih.
Bodi
Setelah sampai lagi di rumah, setelah melakukan perjalanan jauh pasti motor kelihatan dekil deh. Debu dan serangga-serangga kecil yang tertabrak, biasanya paling sering jadi penyebab kedekilan itu. Nah kalau sudah seperti ini, langkah paling manjur ya dengan mencuci besutan. Dalam kondisi baru selesai acara mudik lebaran, pasti deh bengkel-bengkel penyedia jasa cuci motor banyak dipenuhi konsumen.
Oke deh, sebelum mulai mencuci dengan shampo pastikan dulu badan motor diguyur dengan air dan dibasuh dengan tangan secara merata. “Itu dilakukan agar debu atau serangga yang menempel, terlepas dulu dari bodi motor,” kata pria yang menyarankan cuci motornya di tempat yang teduh. Baru setelah itu, bodi motor di beri busa dari cairan shampo yang sudah dicampur dengan air bersih. Gunakan sponge halus selama mencuci, jangan sampai setelah di cuci badan motor malah baret-baret karena alat yang dipakai buat mencuci permukaannya kasar.
Cuci-cuci selesai, biar lebih kelihatan kinclong kegiatan selanjutnya dengan memoles bodi motor. Caranya usapkan secara merata cairan khusus poles bodi keseluruh badan motor. Diamkan beberapa saat (bisa 2-3 menit) baru bersihkan dengan lap kain yang bahannya halus. “Bahan yang sama dengan yang dipakai buat kaos dalam paling aman buat poles bodi motor,” anjur Dadang.
Kolong
Selama perjalanan mudik tanpa disadari, jalanan dengan genangan air pasti kena terjang. Penyebab kotoran di kolong sepeda motor yang sepeti ini termasuk dalam kategori biasa. Nah karena masuk dalam kategori biasa, cara bersihinnya juga enggak terlalu merepotkan.
“Cukup siapkan air sabun dengan sikat plastik yang agak kasar,” tambah Erlangga rekan sekerja Dadang di TSD Honda Banten. Wah kalau ada yang biasa, berarti ada kotoran yang luar biasa.
"Kotoran di kolong jadi masuk dalam kategori luar biasa, karena debu atau tanah yang menempel bercampur dengan oli. Biasanya ini terjadi karena ada paking di mesin yang bocor,” beber Erlangga.
Meski benar-benar menempel di permukaan bagian bawah mesin, namun tetap bisa dibersihkan kok. Siapkan saja cairan pembersihnya dari campuran minyak tanah dan sabun colek. Cara besihkannya dengan merontokkan terlebih dahulu kotoran yang sudah menempel dengan obeng min atau sikat kawat. Baru setelah itu bersihkan pakai campuran minyak tanah dan sabun dengan sikat yang bulunya kasar. Setelah di gosok merata, bersihkan lagi dengan iar sabun dan lanjutkan dengan menyemprotkan air bersih.
Frame/Rangka
Dengan kondisi yang kasat mata alias terletak di bawah cover bodi atau tangki bensin, membuat frame atau rangka jarang tersentuh kanebo. Akibatnya bisa dipastikan, debu akan menutupi bagian ini. “Enggak hanya debu, pada motor sport seperti Honda Tiger enggak jarang tanah yang bercampur air bisa juga sampai ke frame,” tambah Dadang.
Nah karena tertutup oleh cover bodi atau tangki, membuat pengerjaan bersih-bersih jadi lebih ribet. Namun enggak semua frame kasat mata. Seperti di bagian pegangan mesin di Honda Tiger atau juga Verza. Alat yang digunakan juga sederhana kok, cuma kuas dan sikat gigi plus air sabun.
“Pasalnya bagian tersebut tanpa bongkat tangki jadi lumayan nyempil,” kata pria berperawakan langsing ini. Setelah dibersihkan dengan kuas dan air sabun, pastikan dibilas dengan air bersih. Selanjutnya dikeringkan, agar air yang buat bersih-bersih enggak malah menimbulkan karat di rangka. (*/yogi)
Jakarta - Jika Anda terpaksa harus mudik dengan menunggangi sepeda motor, maka sebaiknya perhatikan beberapa hal sebelum memulai perjalanan. Selain kesiapan fisik selama perjalanan, kendaraan juga harus dalam keadaan bugar guna meminimalisir risiko di jalan.
Bagi Anda yang mudik menggunakan motor, sebelum mudik ada baiknya melakukan perawatan motor Anda. Baca panduan servis Sebelum Mudik Menggunakan Motor. Jika sudah diservis, disarankan cek kembali kondisi sepeda motor untuk kesekian kali.
Berikut tips pengecekan ringan pada sepeda motor sebelum memulai perjalanan mudik, yang dipandu oleh Suhaeli, Kepala Mekanik Hona KJM Sempu Kota Serang.
1. Cek tekanan angin
Ban memiliki peranan besar untuk sepeda motor, baik dalam performa maupun sebagai peredam getaran. Ada baiknya saat hendak berangkat cek tekanan angi sesuai atau tidak.
Menurut Suhaeli, untuk tekanan angin ban depan berada di tekanan 29 – 30 Psi, dan ban belakang di 30 – 32 Psi (baik sendiri ataupun ber boncengan ).
“Tekanan angin ban yang kurang dapat menyebabkan performa motor terasa berat juga handling yang berat, usahakan isi angin sesuai aturan yang disarankan,” saran Suhaeli.
2. Kualitas ban
Profil kembang ban juga harus diperhatikan, apakah ban yang ada di motor kita masih layak atau sesuai dengan medan yang akan di tempuh saat kita mudik.
Biasanya di bagian pinggir ban selalu ada lambang segitiga kecil, untuk mengetahui batas minimum penggunaan ban. Jika ban sudah mulai aus, di tandai dengan profil ban putus–putus dahulu, dan profil yang terputus tersebut kalau di tarik secara horizontal ke bibir ban pasti akan sejajar dengan lambang segitiga kecil tersebut. Bila menemukan hal itu segeralah ganti.
3. Cek kelistrikan
Sebelum berangkat cek kondisi kelistikan, terutama pada lampu-lampu motor, yang meliputi, lampu rem, lampu utama dan lampu sein. Suhaeli menyarankan untuk lampu utama membawa lampu serep, supaya jika putus di jalan bisa Anda ganti sendiri.
“Namanya mudik, perjalanan yang ditempuh puluhan kilometer, belum lagi kalau terkena macet, lampu akan stand bay terus, saya sarankan bawa lampu serep, supaya mudah jika terjadi putus di jalan, Anda bisa menggantinya sendiri,” saran Suhaeli.
4. Cek rem
Rem sangat penting demi keselamatan, ada baiknya sebelum melakukan perjalanan cek kondisi kampas rem depan dan belakang.
Untuk melihat kampas rem cakram sudah tips apa belum bisa dilihat dari tabung minyak rem, jika volume minyak sudah mendekatai batas minimum artinya kampas rem sudah tipis, jika sudah tipis sebaiknya lakukan penggantian kampas rem, jangan dipaksakan.
Untuk rem tromol, bisa dilihat dengan cara penanda di tuas rem. Kalau anak panahnya sudah mentok tandanya kampas rem sudah tipis dan harus diganti.
5. Cek rantai
Rantai dan gear berfungsi untuk meneruskan daya putar mesin melalui gir depan dan belakang untuk menggerakkan roda belakang.
Jika rantai sudah kendur atau gir sudah aus, maka pergerakan roda akan terganggu, karena tidak lagi memiliki kekuatan maksimal. Untuk mengetahui rantai atau gear mulai aus, biasanya ketika motor melaju ada suara yang kasar dan berdecit cukup keras.
Untuk mengatasinya dengan memotong sejumlah mata rantai. Tetapi jika masih tetap kendur setelah beberapa kali pemakaian, artinya rantai sudah saatnya diganti. (*/dp)
Ciledug - Mudik lebaran menjadi suatu rutinitas yang rasanya rugi untuk ditinggalkan. Jalur padat dan kemacetan selalu menghiasi jalur mudik lebaran.
Untuk itu perlu adanya persiapan mobil yang baik saat ingin mudik lebaran. Menurut Bachtiar, Kepala Bengkel Auto2000 Ciledug mengatakan ada beberapa tips agar aman selama perjalanan mudik tanpa adanya hambatan.
“Pertama, pastikan melakukan servis berkala sebelum mudik lebaran, dengan servis berkala maka kendaraan mengalami masalah kecil kemungkinannya,” tegas Bachtiar di Ciledug, Tangerang Selatan.
Selanjutnya, kalau kendaraan sudah aman setelah melakukan servis rutin, maka pastikan tekanan angin ban sesuai dengan standar untuk mengoptimalkan pengendalian kendaraan, sehingga hal ini membuat aman selama dalam kecepatan tinggi.
Hal penting lainnya adalah pastikan Surat Izin Mengemudi (SIM) Anda aktif masa berlaku karena apabila SIM ditemukan tidak berlaku maka asuransi bisa menolak klaimnya.
“Yang terpenting adalah melakukan perawatan, karena dengan melakukan perawatan berkala maka mobil Anda akan diperiksa secara menyeluruh apakah ada kerusakan atau tidak,” tegasnya. (*/dp)






















