Articles by "Balap"
Tampilkan postingan dengan label Balap. Tampilkan semua postingan
Lombok, 5 Oktober 2025 – Pertamina Lubricants melalui brand unggulannya Pertamina Enduro kembali memeriahkan ajang MotoGP Mandalika dengan menghadirkan Enduro Mandalika Experience 2025. Tahun ini inisiatif tersebut menyoroti kolaborasi budaya dan edukasi yang membawa kebanggaan Indonesia di panggung balap dunia.

Salah satu sorotan utama tahun ini adalah peluncuran livery spesial bertema Indonesia yang akan digunakan oleh kedua pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, saat balapan di Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit pada Minggu, 5 Oktober.

Livery ini memadukan warna kuning fluo khas VR46, Merah Putih Indonesia, dan motif batik yang terinspirasi dari elemen Sirkuit Mandalika. Desain ikonik ini merupakan karya dari Aldo Drudi – Drudi Performance – dan telah diluncurkan secara resmi di Jakarta, dihadiri langsung oleh legenda balap Valentino Rossi dan kedua rider tim VR46. Perpaduan ini menjadi simbol kuat kolaborasi dan perayaan budaya Indonesia di panggung motorsport global.
Mengajak Siswa SMK ke Panggung Dunia
Selain menghadirkan livery spesial, Pertamina Lubricants juga memberikan kesempatan berharga bagi 8 siswa SMK binaan yakni SMKN 1 Kopang Lombok untuk merasakan langsung atmosfer balap paling prestisius di dunia.

Para pelajar tidak hanya hadir sebagai penonton, tapi juga mendapatkan pengalaman pengalaman eksklusif mengeksplorasi area paddock. Mereka dapat melihat langsung persiapan motor tim mekanik, mempelajari detail teknis, dan berinteraksi dengan rider Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Program ini menegaskan konsistensi Pertamina Lubricants dalam membina sekolah-sekolah kejuruan di berbagai daerah melalui Enduro Home Service dan Enduro Skill Contest.  

Werry Prayogi, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, menyatakan, "Kami percaya, masa depan otomotif Indonesia ada di tangan generasi muda. Dengan membawa siswa SMK berprestasi ke ajang MotoGP, kami ingin menunjukkan bahwa kerja keras bisa membawa mereka menembus batas dan meraih panggung dunia.”

Adakan Lelang Helm Bertanda Tangan Rossi 
Untuk memanjakan penonton MotoGP Mandalika 2025, Pertamina menghadirkan Pertamina Lounge & Turbo Ultimate Box di Festival Area, Grandstand A. Area ini dirancang sebagai pusat aktivitas interaktif yang menyatukan hiburan, edukasi, dan kebanggaan bagi seluruh pengunjung MotoGP Mandalika.

Fasilitas yang tersedia meliputi Official Merchandise MotoGP, Photo Booth Eksklusif, Games Interaktif, dan Simulator Turbo Ultimate Box. Pengunjung dapat menikmati semua fasilitas tersebut secara gratis.

Bagi tamu undangan Deluxe VIP, Pertamina menggelar lelang helm bertanda tangan Valentino Rossi. Helm ini merupakan hasil desain pemenang Kompetisi Internasional Helmet Design Battle to Mandalika dan diproduksi langsung oleh AGV dari Italia, melambangkan kreativitas dan ikatan emosional antara Pertamina Enduro dan penggemar balap.

Kolaborasi Strategis Pertamina Lubricants dan VR46 Racing Team  
Kolaborasi dengan VR46 Racing Team selama dua tahun ini telah memperkuat posisi Pertamina Enduro di kancah global. “Selama dua tahun kerja sama ini berlangsung, kami telah merasakan semangat, komitmen, dan profesionalisme luar biasa dari tim VR46. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat posisi Pertamina Enduro di kancah global motorsport, tetapi juga membawa kebanggaan baru bagi Indonesia. Kami berharap langkah bersama ini terus menginspirasi generasi muda dan memperlihatkan kepada dunia bahwa bangsa ini mampu bersaing di level tertinggi,” tutup Werry. 

Dengan berbagai rangkaian kegiatan Enduro Mandalika Experience 2025, Pertamina Enduro menegaskan kebanggaannya bahwa Indonesia kini menjadi home base bagi Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Kehadiran tim balap dunia yang membawa nama besar Valentino Rossi ini bukan hanya simbol kolaborasi global, tetapi juga bukti bahwa produk energi nasional mampu mengukir prestasi dan berdiri sejajar di panggung internasional. (*/yogi)

Mataram - PT. XLSMART Telecom Sejahtera (XLSMART) memastikan jaringan 4G di Lombok siap menyukseskan ajang balap motor dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), 3 sampai 5 Oktober 2025. XLSMART telah menyiapkan sedikitnya 116 BTS 4G untuk menjangkau seluruh area strategis, mulai dari Bandara Internasional Lombok di Praya hingga kawasan Kuta Mandalika, serta sepanjang bypass BIL–Mandalika.
 
Khusus untuk BTS yang menjangkau area sirkuit, XLSMART menerapkan teknologi Massive MIMO yang mampu meningkatkan kapasitas data, sehingga layanan internet tetap stabil meskipun terjadi lonjakan trafik. Selain itu, dua unit mobile BTS juga telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi peningkatan lalu lintas data yang tinggi selama acara berlangsung.
 
Regional Group Head XLSMART East Region, Dodik Ariyanto, mengatakan, “Seperti tahun-tahun sebelumnya, XLSMART kembali mengerahkan tim penuh untuk memastikan jaringan kami dalam kondisi prima selama MotoGP berlangsung. Kami ingin memastikan bahwa pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, dapat menikmati layanan telekomunikasi dan data berkualitas tinggi selama berada di Lombok, terutama di area Sirkuit Mandalika dan sekitarnya. Jaringan kami kini bisa dinikmati oleh pelanggan XL, AXIS, dan SMARTFREN.”
 
Dodik menambahkan, potensi lonjakan trafik selama MotoGP sangat besar, mengingat popularitas ajang balap ini di Indonesia dan kehadiran penonton internasional. Dengan semakin banyaknya orang di Mandalika, kebutuhan atas jaringan telekomunikasi berkualitas juga meningkat. XLSMART telah menyiapkan berbagai langkah untuk mempermudah wisatawan, termasuk tamu internasional, dalam mengakses layanan telekomunikasi dan registrasi kartu. Penambahan BTS yang menjangkau sekitar area sirkuit Mandalika juga terus dilakukan sejak 2022. Saat ini area sirkuit Mandalika sudah dilayani sekitar 46 BTS 4G, meningkat hampir 64% selama 2 tahun terakhir.
 
Head Network Operations XLSMART Region East, Mochamad Irwan Harahap, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan 4G tidak hanya sebatas di Mandalika. XLSMART juga memperluas jaringan 4G ke seluruh penjuru Lombok, baik di perkotaan maupun ke area yang sebelumnya belum terjangkau. Saat ini jaringan 4G XLSMART telah hadir di 598 desa/kelurahan, 53 kecamatan, dan 5 kabupaten/kota di Lombok.
 
Di kawasan wisata populer, XLSMART juga memastikan kualitas jaringan data, antara lain:
• 17 BTS 4G di Sembalun
• 3 BTS 4G di Pink Beach Lombok Timur
• 13 BTS 4G di Gili Trawangan
• 4 BTS 4G di Desa Sade
• 28 BTS 4G di Senggigi
• 64 BTS 4G di Narmada
 
Untuk menopang kebutuhan Mataram sebagai kota terbesar, XLSMART mengoperasikan lebih dari 700 BTS, sedangkan di Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid terdapat 9 BTS 4G, dan di Pelabuhan Lembar 9 BTS 4G.
 
Semua desa wisata populer di Lombok juga sudah terlayani jaringan 4G XLSMART, termasuk Selong Belanak, Kopang Rembiga, Bilibante, Aik Dareq, Kembang Kuning, Sembalun, hingga Pringgasela. Dengan kapasitas dan infrastruktur yang tersedia, XLSMART optimis mampu memberikan layanan telekomunikasi dan data secara maksimal di area wisata tersebut.
 
Secara keseluruhan, jaringan XLSMART di Lombok didukung lebih dari 4.400 BTS, termasuk lebih dari 2.700 BTS 4G. Untuk seluruh wilayah NTB, XLSMART menyiagakan lebih dari 5.700 BTS, mayoritas merupakan BTS 4G.
 
XLSMART juga terus memperluas layanan Voice over LTE (VoLTE). Sejak akhir 2022, layanan ini sudah bisa dinikmati di hampir seluruh Indonesia, termasuk Lombok. VoLTE memberikan kualitas suara lebih jernih melalui jaringan LTE, tanpa perlu registrasi tambahan atau kartu SIM khusus. Pelanggan cukup menggunakan USIM 4G dan smartphone yang sudah mendukung layanan ini.
 

Pengalaman Terbaik di Pulau Lombok
Dengan dukungan jaringan yang luas, para pengunjung MotoGP dan wisatawan dapat menikmati pengalaman terbaik di Pulau Lombok. Mulai dari mengabadikan momen indah di Pantai Kuta Mandalika, menjelajahi keindahan alam Sembalun, snorkeling di Gili Trawangan, hingga menikmati suasana budaya di Desa Sade, semua bisa dibagikan secara instan melalui jaringan cepat dan stabil XLSMART. Hadirnya layanan andal ini diharapkan tidak hanya menunjang kenyamanan wisatawan selama ajang MotoGP, tetapi juga meningkatkan daya tarik Lombok sebagai destinasi wisata kelas dunia yang terhubung secara digital.
 (*/Yogi)
Jakarta – PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) melalui merek Federal Oil™ kembali menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi para loyalisnya melalui acara bertajuk “Makin Nyaman Bareng Federal Matic dan Gresini Racing” yang digelar di Lavva Lounge,
Senayan, Jakarta pada Rabu, 01 Oktober 2025. Acara ini menghadirkan langsung dua pembalap Gresini Racing di kelas MotoGP yakni Alex Marquez dan Fermin Aldeguer, serta Matteo Guerinoni, figur otomotif ternama yang dikenal luas di Indonesia.
Federal Matic merupakan pelumas sintetik khusus motor matik yang dikenal sebagai spesialis dingin, berkat kemampuannya menjaga suhu mesin tetap stabil dan nyaman, terutama dalam kondisi lalu
lintas padat dan perjalanan jarak jauh, menjadikannya pilihan ideal bagi pengendara motor matik di Indonesia yang menghadapi tantangan berkendara harian.
Acara ini dihadiri juga oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari konsumen, distributor, pemilik bengkel, komunitas, hingga media. Selain sesi eksklusif bersama Alex dan Fermin,
acara ini juga sekaligus membahas keunggulan dari pelumas sintetik, diskusi interaktif, serta apresiasi kepada mitra dan pengguna yang dikemas secara kasual dan menarik.

Rommy Averdy Saat, selaku Market Development General Manager PT EMLI sekaligusbnarasumber utama pada acara ini menyampaikan rasa antusias terhadap acara yang merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen dan mitra Federal Oil™.

Federal Matic adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelumas berkualitas tinggi yang relevan dengan kebutuhan pengendara motor matik di Indonesia. Sebagai pelumas spesialis dingin menjadikannya unggul dalam menjaga suhu mesin tetap stabil, bahkan saat menghadapi kemacetan sehari-hari. Dengan teknologi sintetik, pelumas ini mampu memberikan perlindungan menyeluruh terhadap mesin, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta memberikan akselerasi halus saat
berkendara. Kami ingin konsumen merasakan langsung kenyamanan dan performa dari produk Federal Matic yang tersedia di bengkel rekanan kami yakni Federal Oil™ Center,” ujar Rommy.

Melalui acara ini, Federal Oil™ juga ingin memperkuat posisi Federal Matic sebagai pelumas andalan motor matik, sekaligus membangun hubungan yang lebih erat dengan komunitas otomotif dan
konsumen di Tanah Air.

Selain itu, Federal Matic juga memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan pulsa untuk setiap pembelian produk Federal Matic 10W-30 dan Federal Matic 10W-40 serta Federal
Racing Matic 10W-30 dan Federal Racing Matic 10W-40 untuk berbagai ukuran. Cara ikutan programnya adalah dengan melakukan scan QR pada poster yang terdapat di Federal Oil™ Center
(FOC) bertanda khusus, official store Federal Oil™ yang ada di marketplace atau kunjungi halaman resmi promofederalmatic.federaloil.co.id, lalu ikuti petunjuk dan sertakan kode bengkel yang tertera. (*/yogi)
Jakarta, 30 September 2025 – Antusiasme penggemar MotoGP di Indonesia kembali memuncak dengan hadirnya legenda balap dunia Valentino Rossi bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team dalam acara Meet & Greet yang digelar di The CRYSTAL, Senayan City, Jakarta, Selasa, 30 September 2025. Acara ini menjadi momen langka bagi ratusan penggemar tanah air karena menghadirkan langsung ikon MotoGP The Doctor, dengan dua pembalap utama tim, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli. 

Selain menyapa penggemar yang hadir, Rossi bersama tim juga memperkenalkan livery spesial bertema Indonesia yang akan digunakan di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 3–5 Oktober mendatang. Desain livery ini menggabungkan nuansa Merah Putih kebanggaan bangsa, Batik Mandalika, dengan sentuhan Fluo Yellow khas VR46, simbol semangat kebersamaan antara Indonesia dan Pertamina Enduro VR46 Racing Team di kancah balap dunia. “Indonesia selalu punya tempat istimewa di hati saya dan seluruh keluarga VR46.

Kehangatan dukungan dari fans di sini luar biasa, dan itulah alasan kami kembali
menghadirkan livery spesial untuk Mandalika. Saya bangga bisa menyapa langsung para penggemar di Jakarta hari ini,” ujar Valentino Rossi. 

Fabio Di Giannantonio menambahkan, “Senang sekali bisa kembali ke Indonesia untuk ketemu fans. Desain livery kali ini sangat keren, unik, dan penuh makna. Saya tidak sabar untuk membawa semangat itu ke lintasan Mandalika.”

Sementara Franco Morbidelli mengatakan, “Saya ingin berterima kasih atas energi yang luar biasa yang telah diberikan fans Indonesia. Semoga kami bisa membawa energi dan semangat yang sama ketika balapan di Mandalika.”

Rangkaian acara dimulai dengan konferensi pers di Cinépolis Senayan Park, diikuti Meet & Greet di Senayan City. Para penggemar berkesempatan mendapatkan tanda tangan, foto, serta merasakan kedekatan lebih bersama para rider dan The Doctor.

Kehadiran Valentino Rossi dan Pertamina Enduro VR46 Racing Team di Jakarta menjadi bagian dari agenda Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, sekaligus mempertegas komitmen Pertamina Lubricants dalam mendukung dunia motorsport, mengangkat nama Indonesia di panggung global.


Jakarta, 30 September 2025 - Untuk kedua kalinya, Pertamina Enduro VR46 Racing Team menghadirkan livery khusus bertema Indonesia dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang digelar di Mandalika, Lombok, pada 3–5 Oktober mendatang.
Peluncuran livery spesial ini berlangsung di Jakarta dan dihadiri langsung oleh pemilik Tim sekaligus Juara Dunia 9 kali Valentino Rossi, Pertamina Lubricants, serta para rider Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio. Kedua pembalap VR46 akan menggunakan desain ini pada balapan hari Minggu, 5 Oktober saat Pertamina GP of Indonesian 2025.

“Dukungan penonton Indonesia sangat luar biasa dan memberikan semangat tambahan bagi kami. Livery ini adalah cara kami mengungkapkan terima kasih dan merayakan kebersamaan dengan para penggemar Indonesia,” ujar Valentino Rossi, pendiri VR46 Racing Team pada kesempatan jumpa pers di Jakarta. 

Konsep dan desain livery merupakan hasil karya Aldo Drudi – Drudi Performance – yang memadukan warna khas Pertamina Enduro VR46 Racing Team dengan semangat Indonesia. Warna kuning fluo yang menjadi ciri khas motor tim Tavullia dipadukan dengan warna Merah Putih Indonesia. Sedangkan desain batik pada bodi motor terinspirasi langsung dari elemen Sirkuit Pertamina Mandalika, menggabungkan estetika lokal dengan karakter kompetitif dunia balap. Keunikan ini memperkuat daya tarik Indonesian GP di Mandalika, tidak hanya sebagai event olahraga, tapi juga sebagai etalase budaya Indonesia di mata dunia.

Sementara itu, Alessio “Uccio” Salucci, Direktur VR46 Racing Team, menambahkan, “Kami bangga dapat kembali membawa identitas Indonesia ke lintasan MotoGP. Mandalika serasa seperti rumah kedua bagi kami, dan melalui livery ini kami ingin memperkuat ikatan dengan Pertamina Lubricants serta seluruh penggemar di Indonesia.”

Gianluca Falcioni, Manager Tim mengungkapkan, “Mandalika selalu memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh tim, bukan hanya karena balapannya, tetapi juga karena hubungan yang terbangun dengan para penggemar dan mitra di sini. Livery ini adalah cerminan dari pengalaman itu, sebuah dorongan dan motivasi yang ingin kami bawa ke lintasan." 

Bagi Pertamina Lubricants, livery spesial ini bukan sekadar desain—tetapi simbol nyata dari kemitraan strategis antara Pertamina Lubricants dan VR46 Racing Team. 

“Livery Indonesia ini menegaskan kembali posisi Pertamina Enduro sebagai pelumas nasional yang kini juga bersaing di ajang motorsport dunia,” ungkap Werry Prayogi, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants. “Kami berharap semangat Merah Putih bisa menjadi dorongan tambahan bagi tim sekaligus membawa kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.”

Pada hari peluncuran, Valentino Rossi dan tim Pertamina Enduro VR46 mengunjungi kantor pusat Pertamina dan menghadiri sesi meet and greet bersama fans, yang mendapat kesempatan langka untuk melihat langsung motor Desmosedici GP sekaligus bertemu dengan idola mereka.
Selain motor, tim juga akan mengenakan Mandalika – Kappa Capsule Shirt edisi spesial, yang memadukan warna merah khas Indonesia dengan desain yang terinspirasi dari sirkuit, selaras dengan livery Ducati Desmosedici GP. Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio akan berlaga dengan livery spesial ini pada Minggu, 5 Oktober, di Grand Prix Indonesia, di hadapan seluruh fans Indonesia. (*/yogi)
Jakarta – Performa optimal ditunjukkan oleh para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) dalam gelaran seri keempat Mandalika Racing Series (MRS) 2025. Berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 20-21 September 2025, M. Adenanta Putra dan Herjun Atna Firdaus mendominasi podium kelas National Supersport 600cc (NSS600).

Di kelas NSS600, punggawa AHRT yang mengandalkan performa tinggi CBR600RR mendominasi jalannya balapan. M. Adenanta Putra, Herjun Atna Firdaus, dan Rheza Danica Ahrens yang turun di seri keempat ini mengisi posisi start kedua, ketiga dan keempat atas raihan sesi kualifikasi yang dilakukan pada hari Sabtu, 20 September 2025.

Balapan pertama yang berlangsung di hari Sabtu bersamaan dengan pelaksanaan kualifikasi, ketiga pebalap AHRT yang turun di kelas NSS600 ini terus memberi tekanan sejak awal. Berlangsung dalam persaingan 10 lap, ketiganya tak terelakan untuk menampilkan jual beli serangan di lintasan balap. Adenanta yang berada di posisi kedua tak henti untuk terus membayangi dan mengancam posisi pertama. Sementara Herjun berusaha mengambil alih posisi Adenanta di dua lap terakhir dengan Rheza yang membuntutinya. Hingga akhir, podium kedua dan ketiga pun diamankan oleh AHRT melalui Adenanta dan Herjun, sedangkan Rheza di posisi keempat.

Pada balapan kedua yang berlangsung Minggu, 21 September 2025 memiliki drama persaingan yang berbeda. Berlangsung dengan kondisi cuaca yang panas, membuat para jagoan balap AHRT di kelas 600cc ini berusaha tetap fokus. Masih memulai dari posisi yang sama seperti pada race pertama, Adenanta, Herjun, dan Rheza bertekad mendominasi podium. Persaingan lebih rapat, pimpinan balapan pun terus berganti. Hingga lap terakhir pebalap dalam posisi tiga terdepan saling memberikan tekanan. Bendera finish pun berkibar, Herjun mengisi podium kedua, Adenanta ketiga, sementara Rheza kembali mengisi posisi keempat. 

“Saya senang dengan hasil yang didapat pada seri keempat ini di Mandalika. Selanjutnya dari evaluasi pada balapan ini, kami bisa mempersiapkan diri menghadapi ARRC yang tersisa dua putaran lagi,” ujar Adenanta.

Sementara di kelas Nasional Sport 250cc, AHRT menurunkan pebalap muda unggulannya yakni Davino Britani. Persaingan lintas generasi di kelas ini menjadi pemandangan balap yang sarat aksi atas bekal pengalaman, taktik, dan kemampuan balap yang andal. Davino pun terus berupaya tunjukan kemampuannya, meskipun start dari baris ke-9. Pada dua balapan yang dilaksanakan Davino mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-19.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya menyatakan apresiasinya pada pebalap yang tengah bersaing dan menorehkan prestasi di ajang MRS seri empat ini.

“Prestasi yang diraih pebalap Astra Honda dalam seri keempat MRS 2025 ini merupakan wujud semangat satu hati antara kerjasama tim dan perjuangan pebalap di lintasan serta dukungan yang diberikan. Kami harap momen ini dapat mempertajam performa mereka di arena balap,” ujar Andy.

Mandalika Racing Series 2025 masih menyisakan satu seri terakhir dan akan digelar pada 1-2 November 2025. Para pebalap AHRT akan kembali tampil maksimal demi membawa prestasi membanggakan di kancah balap nasional. (*/yogi) 
Tokyo - Bridgestone Corporation, sebagai sponsor utama ajang balap mobil tenaga surya paling bergengsi di dunia—Bridgestone World Solar Challenge 2025 (BWSC) yang diselenggarakan di Australia pada 24 – 31 Agustus—menyediakan ban dengan teknologi ENLITEN®*2, yang mengandung lebih dari 65% material daur ulang dan terbarukan.
*3 Untuk pertama kalinya, Bridgestone menerapkan carbon black hasil daur ulang dan baja daur ulang — yang dikembangkan dan diproduksi melalui kerja sama dengan mitra — pada ban BWSC. Selain itu, Bridgestone juga mengurangi jumlah ban yang digunakan selama acara, menerapkan logistik rendah karbon, serta
mempromosikan daur ulang pasca-pemakaian. Upaya ini menandai evolusi langkah keberlanjutan Bridgestone di sepanjang rantai nilai ban BWSC. Secara khusus, tim yang menggunakan ban berteknologi ENLITEN berhasil meraih kemenangan di kelas Challenger dan Cruiser.
1. Bahan Baku & Pengadaan: Meningkatkan rasio material daur ulang dan terbarukan hingga lebih dari
65% melalui kolaborasi dengan sejumlah mitra.

- Carbon Black Daur Ulang:
Bekerja sama dengan ENEOS Corporation, Bridgestone mengembangkan teknologi pirolisis presisi untuk mendaur ulang material seperti carbon black dari ban daur ulang. Untuk pertama kalinya, carbon black hasil daur ulang yang diproduksi di Bridgestone Innovation Park (Kota Kodaira, Tokyo) digunakan pada ban
BWSC*4*5

- Baja Daur Ulang:
Ban daur ulang yang dikumpulkan di Bridgestone Tire Recycle Center Osaka digunakan untuk memproduksi baja daur ulang di tungku listrik milik Sanyo Special Steel Co., Ltd. Baja tersebut kemudian
digulung dan diproses panas oleh Nippon Steel Corporation menjadi kawat bead (material penguat ban), yang untuk pertama kalinya diadopsi pada ban BWSC.

2. Pengembangan: Menyediakan ban canggih dengan teknologi ENLITEN
Dengan mengadopsi teknologi ENLITEN—teknologi dasar desain produk Bridgestone—perusahaan mengupayakan pengurangan dampak lingkungan dan menghadirkan ban yang disesuaikan dengan kebutuhan kinerja mobil tenaga surya, termasuk hambatan gulir rendah, konstruksi ringan, serta ketahanan aus yang tinggi. Ban ini membantu memaksimalkan performa kendaraan di bawah kondisi ekstrem BWSC, mendukung perjalanan aman dan andal sepanjang ±3.000 km.

Selain itu, Bridgestone juga memasukkan Twaron Next®, material aramid baru dengan kandungan sirkular yang dikembangkan oleh Teijin Aramid, sehingga lebih meningkatkan kinerja produknya lebih ramah lingkungan.

3. Produksi & Logistik: Transportasi Rendah Karbon
Bridgestone menggunakan solusi GoGreen Plus dari DHL untuk pengangkutan ban BWSC. Dengan memanfaatkan bahan bakar laut yang ramah lingkungan, perusahaan berhasil mengurangi emisi CO₂ hingga 85% di seluruh siklus bahan bakar—mulai dari produksi, transportasi, penyimpanan, hingga penggunaan di kapal (Well-to-Wake).

4. Penggunaan: Mendorong Penggunan Jumlah Ban yang Lebih Sedikit di BWSC
Ketahanan aus yang ditingkatkan pada ban ENLITEN® memperpanjang jarak tempuh, sehingga jumlah ban per tim dapat dikurangi dari 24 menjadi 16.

5. Daur Ulang: Mendukung Ban Daur Ulang
Bekerja sama dengan RubberGem yang berbasis di Australia, ban yang telah dipakai akan didaur ulang menjadi lantai karet berkualitas tinggi untuk digunakan di lahan pertanian di seluruh dunia.

Tim yang menggunakan ban berteknologi ENLITEN dari Bridgestone memenangkan kelas Challenger dan Cruiser. Ini menandai kemenangan ketiga berturut-turut di kelas Challenger sejak 2019, serta kemenangan keempat berturut-turut di kelas Cruiser sejak 2017 untuk tim yang menggunakan ban Bridgestone.

Melalui dukungannya pada BWSC, Bridgestone menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian penting dari masa depan mobilitas dengan mempercepat inovasi menuju masyarakat mobilitas berkelanjutan serta mendorong generasi engineer berikutnya.

Komentar dari Tim Pemenang & Eksekutif Bridgestone:
Pemenang Kelas Challenger – Elias Wawoe, Brunel Solar Team (Delft University of Technology) “Terakhir kali kami menang di BWSC adalah delapan tahun lalu, dan sejak itu kami terus berupaya untuk kembali menjadi juara dunia. Ban Bridgestone tampil luar biasa, terutama dalam ketahanan aus, mendukung perjalanan kami menuju kemenangan. Ban BWSC ini adalah contoh nyata bagaimana keberlanjutan dipercepat melalui ban; lewat ajang ini, upaya tersebut ditampilkan. Kami ingin menunjukkan kombinasi inovasi dengan tekad menuju masa depan berkelanjutan.”

Pemenang Kelas Cruiser – Kelvin To, VTC Solar Car Team (Hong Kong Institute of Vocational Education): “Kami telah mengikuti BWSC selama lebih dari sepuluh tahun, dan kemenangan ini sangat berarti bagi kami. Para mahasiswa teknik dan desain kami mengaplikasikan ilmu di kelas pada proyek nyata sejauh 3.000 km di BWSC. Kami ikut serta untuk menunjukkan teknologi terbaru energi terbarukan dan menjadi bagian dari kekuatan yang mendorong masa depan berkelanjutan. Ban Bridgestone sangat andal—tidak ada kebocoran meskipun melewati pasir, kerikil, dan lubang—serta membantu kami menghemat banyak energi selama perjalanan.”

Pemenang Penghargaan Bridgestone E8 Commitment – Joel Pitts, Iron Lions Solar Car Team (Greenville High School): “Kami sangat terhormat menerima Penghargaan Bridgestone E8 Commitment. Para siswa dan dosen kami memiliki tujuan membangun mobil tenaga surya kelas dunia yang lolos kualifikasi dan bersaing di kelas Challenger. Pengakuan ini menegaskan komitmen dan tekad kami untuk menjadi tim solar kelas dunia.”

Hiroshi Imai, Vice President and Senior Officer, Global Motorsports, Bridgestone Corporation: “Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada semua tim, staf, keluarga, penyelenggara,
serta para relawan yang telah berkontribusi pada kesuksesan BWSC. Sangat menginspirasi menyaksikan
semangat semua pihak yang terlibat bersatu menciptakan acara luar biasa ini. Kami bangga bahwa ban berteknologi ENLITEN kami mendukung tidak hanya tim pemenang tetapi juga banyak tim lain sepanjang kompetisi. Sebagai pemasok ban sekaligus sponsor utama, Bridgestone tetap berkomitmen untuk mendukung
terwujudnya mobilitas sustainability serta pengembangan engineer dan pemimpin masa depan melalui BWSC."

Dengan penuh semangat, kami terus menantang batas bersama tim dan berupaya menerapkan inovasi yang
lahir dari ‘laboratorium bergerak’ ini pada aktivitas motorsport global berkelanjutan di masa depan. (*/yogi)
Jakarta – Astra Honda Racing Team (AHRT) siap melanjutkan kiprah gemilangnya pada putaran keempat Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada akhir pekan ini (30-31/8). Dengan kembalinya Andi Farid Izdihar di kelas Asia Superbike (ASB) 1000 serta performa andal CBR Series, squad pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) akan tampil dengan kekuatan penuh dan siap pertahankan dominasi CBR series di hadapan masyarakat Indonesia.

Hingga seri ketiga lalu di Motegi, Jepang, M. Adenanta Putra berhasil menguasai klasemen sementara kelas SS600 dengan torehan 108 poin. Performa impresif ditunjukkan Adenanta setelah sukses merebut podium ketiga pada race pertama dan kemenangan dominan di race kedua Motegi. Berbekal pengalaman balap di Mandalika, Adenanta optimis tampil percaya diri untuk mengamankan poin penuh di Tanah Air.
“Seri Mandalika memiliki arti penting bagi saya. Persaingan ketat di klasemen ARRC 2025 menjadi motivasi tambahan untuk tampil maksimal di hadapan publik Indonesia,” ujar Adenanta.

Di kelas SS600, Astra Honda juga menurunkan Herjun Atna Firdaus dan Rheza Danica Ahrens. Keduanya bertekad menorehkan hasil lebih baik dari seri sebelumnya. Herjun kini mengoleksi 40 poin di posisi ke-10 klasemen sementara, sementara Rheza berada di posisi ke-16 dengan 13 poin.

Sementara itu, di kelas AP250, pebalap muda berbakat Fadillah Arbi Aditama berupaya mempertahankan performanya. Usai tampil kompetitif di Motegi dengan finis kelima di race pertama dan keenam di race kedua, Arbi masih menguasai puncak klasemen dengan total 104 poin. Balapan Mandalika menjadi momentum penting bagi Arbi untuk mengamankan jarak poin dari para pebalap lainnya.

"Seri Mandalika menjadi momen yang sangat spesial bagi saya. Pengalaman berlaga di kelas Moto3 tentunya menjadi bekal berharga, dan saya bertekad tampil maksimal untuk mengamankan poin penting demi menjaga peluang meraih gelar juara Asia tahun ini,” ujar Arbi.

Rekan setim Arbi, Davino Britani, yang saat ini berada di posisi kesembilan klasemen sementara dengan raihan 35 poin, optimis bisa menunjukkan progres di seri Mandalika. Baginya, balapan di sirkuit kebanggaan Indonesia ini akan menjadi motivasi tambahan.

Andi Farid Izdihar yang sempat absen atas cidera di putaran Motegi lalu, siap memberikan performa terbaiknya di Mandalika, “Saya sangat antusias menghadapi putaran Mandalika. Selepas absen di motegi saya siap memberikan hasil terbaik di hadapan masyarakat Indonesia.”

Putaran keempat ARRC di Mandalika akan digelar pada Sabtu (30/8) dan Minggu (31/8). Balapan kelas AP250 dijadwalkan berlangsung pukul 13:00 WIB, disusul kelas SS600 pada pukul 13:50 WIB, dan ASB1000 pada pukul 14:45. Seluruh balapan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube Asia Road Racing Championship. (*/yogi) 
 
Jakarta – Crosser muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Algifari, kembali menunjukkan performa konsisten dengan meraih double podium pada seri kelima Kejurnas Motocross Indonesia 2025 kelas MX2. Balapan di Sirkuit MX Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah, 23–24 Agustus 2025, menjadi ajang pembuktian Arsenio yang semakin konsisten melesat kencang bersama CRF250R andalannya
 
Pada race pertama, Arsenio melakukan start impresif dengan langsung memimpin di tikungan awal. Ketatnya persaingan membuat posisinya sempat bergeser di pertengahan balapan. Drama terjadi di lap terakhir ketika Arsenio mengalami insiden solo crash. Meski demikian, semangat pantang menyerah membuat ia bangkit dan mempertahankan posisi kedua hingga garis finis.
 
Memasuki race kedua, Arsenio tampil lebih konsisten dengan menjaga fokus dan ritme balap, serta berani menekan di momen penting. Hasilnya, crosser Jakarta ini kembali finis di posisi kedua dan melengkapi raihan double podium pada seri kelima ini.
 
“Race pertama jadi tantangan karena saya sempat terpeleset di lap terakhir, tapi bersyukur masih bisa finis di podium dua. Di race kedua kami melakukan sedikit perubahan pada setelan motor yang terasa positif. Saya berusaha menjaga ritme balap hingga akhir, dan kembali meraih podium dua,” ujar Arsenio.
 
General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas konsistensi Arsenio.
 
“Podium yang diraih Arsenio ini membuktikan pembinaan Astra Honda tidak hanya di arena road race saja, tetapi juga kencang di arena Motocross. Semoga hal menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang meraih mimpinya di arena balap bersama Honda,” ujar Andy.
 
Atas tambahan dua podium ini, Arsenio semakin kokoh di papan atas klasemen sementara Kejurnas MX2 dengan koleksi total 220 poin. Konsistensi hasil positif sejak awal musim menjadi modal penting untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara nasional tahun ini. (*/Yogi) 
 
 

Jakarta – Pebalap belia Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional. Siswa Astra Honda Racing School (AHRS), Bintang Pranata Sukma, sukses meraih dua podium kedua pada Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (TTC) 2025 Round 3 yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Sabtu–Minggu (23–24/8).
 
Pada race pertama, Sabtu (23/8), Bintang yang start dari posisi kelima tampil impresif dan mampu menempel ketat pemimpin balapan. Pebalap 14 tahun asli Tangerang, Banten itu finis hanya terpaut 0,162 detik dari peraih podium pertama. Pada race kedua Minggu (24/8), Bintang yang start dari grid 8 kembali menunjukkan performa konsisten. Dia bahkan sempat memimpin di beberapa lap terakhir sebelum akhirnya kembali finis kedua dengan gap sangat tipis, 0,091 detik dari podium utama.
 
Hasil tersebut menambah koleksi podium Bintang, setelah sebelumnya ia meraih podium ketiga pada race pertama seri ke-2 TTC 2025. ”Ini adalah hasil kerja keras dan pengalaman berharga bagi saya. Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk membawa nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Bintang usai balapan.
 
Sementara itu, pebalap binaan AHM lainnya, Abimanyu Bintang Fermadi menjalani debut positif di TTC. Menggantikan Ziven Rosul Abiy Salim yang tengah menjalani pemulihan pasca operasi patah tulang paha akibat insiden di Mandalika Racing Series, Abimanyu langsung mampu tampil kompetitif. Start dari posisi ke-14 pada race pertama, pebalap 13 tahun asal Sleman, Yogyakarta itu finis ke-11. Pada race kedua, Abim start dari grid 9 dan berhasil menembus posisi 7 besar, mengamankan poin penting di dua race perdananya.
 
Sebelumnya, pada dua seri awal TTC 2025, Ziven selalu konsisten meraih poin di setiap balapan, mendampingi Bintang. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh pebalap binaan AHM yang tampil di TTC—baik Bintag, Abimanyu, maupun Ziven—mampu menunjukkan performa menjanjikan dan konsistensi prestasi di level internasional.
 
”Kami bangga dengan perkembangan pebalap muda binaan AHM di Thailand Talent Cup. Konsistensi Bintang yang kembali meraih podium, ketangguhan Ziven di dua seri awal, hingga debut positif Abimanyu di seri ini menjadi bukti nyata, generasi baru pebalap Indonesia terus melesat di ajang internasional,” ujar Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.
 
Ajang Thailand Talent Cup sendiri merupakan gerbang awal dan menjadi bagian dari program “Road to MotoGP”, yang memberi kesempatan bagi pebalap muda Asia untuk mengasah kemampuan dan membuka jalan menuju kompetisi balap dunia.
 
Hingga putaran ketiga ini, pebalap binaan AHM masih terus berjuang memperbaiki posisi di klasemen sementara. Bintang bertengger di posisi keempat dengan 74 poin, hanya terpaut 18,5 poin dari peringkat pertama. Ziven menempati posisi ke-10 dengan 29,5 poin, sementara Abimanyu yang abru debut langsung mengantongi 14 poin dan berada di ke posisi ke-16.
 
TTC seri keempat dan kelima dijadwalkan berlangsung di Sepang International Circuit, masing-masing pada 12-14 September dan 7-9 November. Seri pamungkas akan kembali ke Buriram pada 20-23 November. Masih banyak poin yang diperebutkan, memberi peluang besar bagi para pebalap muda Indonesia untuk terus memperbaiki posisi di klasemen dan menorehkan prestasi lebih tinggi. (*/yogi) 
Jakarta – Kado peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dipersembahkan oleh pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) . Mereka melesat kencang raih hasil terbaiknya diajang yang diikuti pasa 17 Agustus 2025, masing-masing Redbull MotoGP Rookies Cup (RBRC) seri Austria, Mandalika Racing Series (MRS) dan Kejurnas Motocross di Wonosobo, Jawa Tengah. Veda Ega Pratama meraih back to back podium kedua yang diraih pada ajang RBRC putaran Austria, sementara Herjun Atna Firdaus meraih podium pertama MRS kelas National Sport 600cc, kemudian Arsenio Alghifari meraih double podium pertama di kelas MX2.
Pada ketiga ajang balap yang berlangsung 16-17 Agustus 2025, bendera Merah Putih berkibar dari berbagai prodium. Pada balap RBRC, Veda memulai jalannya balapan dari posisi pertama atas raihan pada sesi kualifikasi yang berlangsung Jumat, 15 Agustus 2025. Balapan pertama yang terselenggara pada Sabtu, 16 Agustus 2025 harus dipangkas, semula 16 lap menjadi 10 lap atas kondisi sebagian lintasan yang diguyur hujan deras. Selepas start, Veda langsung memimpin, pergantian posisi terus terjadi atas persaingan yang ketat. Saat memasuki dua tikungan terakhir pada lap penutup, Veda tersalip dan harus legawa finis di posisi kedua. Sementara itu, M. Kiandra Ramadhipa yang juga turun di ajang ini, finish di posisi keempat dengan memulai balapan di posisi 10.

Balapan kedua RBRC yang berjalan pada Minggu, 17 Agustus 2025 dimulai pada pagi hari waktu Austria. Suhu yang lebih rendah menjadi tantangan tersendiri. Sejak awal balapan berlangsung sengit, Balapan pun terbagi grup. Veda yang bersaing di grup depan berupaya untuk keluar dari kepungan. Posisi tiga besar terus ia jaga. Pertarungan semakin rapat, Veda memipin. Memasuki last lap, di sector terakhir Veda tersalip, Veda pun kembali menapaki podium kedua dengan selisih 0,087 detik dengan posisi pertama. Bendera Merah Putih kembali berkibar di podium sirkuit Austria sebagai kado kemerdekaan Indonesia. Ramadhipa pada race kedua ini mampu meraih poin dengan finish di posisi ke 12.

“Balapannya cukup sulit karena digelar pagi hari dengan suhu yang rendah. Tapi saya senang karena dapat mempersembahkan raihan podium di hari kemerdekaan Indonesia. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung saya,” ujar pebalap Asal gunung Kidul, Yogyakarta ini.
Persaingan Balap Nasional
Digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat pebalap Astra Honda Racing Team mencatatkan hasil yang membanggakan pada ajang balap MRS. Pada race pertama kelas 600cc M. Adenanta Putra dan Herjun Atna Firdaus berhasil meraih podium ke dua dan tiga. Sementara di kelas National sport 250cc, Davino Britani meraih poin pertamanya dengan finish di posisi ke-10.

Pada balapan kedua MRS, tensi tinggi tersaji di arena balap. Herjun yang membidik posisi podium tertinggi, terus membayangi posisi pertama. Memasuki lap akhir, dengan CBR600RR ia berhasil memanfaatkan kondisi dengan melakukan overtake. Pemuda asal Pati, Jawa Tengah ini pun memimpin balapan dan berhasil menduduki podium tertinggi. Sementara Adenanta tidak dapat mengikuti race kedua karena mengalami kecelakaan saat sesi superpole dan Rheza tidak dapat finish karena kendala teknis. Di kelas 250cc, Davino mampu menyelesaikan balapan pada posisi ke-11.

“Balapan yang luar biasa. Sejak lepas start saya fokus untuk bisa menekan di top group. Alhamdullillah dalam pertarungan ketat sampai lap akhir saya bisa raih kemenangan. Ini menjadi kemenangan yang spesial buat saya karena kemenangan pertama dan bertepatan dengan hari yang luar biasa yaitu 17 Agustus,” ujar Herjun.

Di ajang Motocross, crosser muda AHRT, Arsenio Algifari, tampil impresif dengan meraih double podium pertama pada seri keempat Kejurnas Motocross Indonesia 2025 kelas MX2 yang digelar di Sirkuit MX Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah. Konsistensi dan kegigihannya dengan CRF250R mampu mendominasi jalannya balapan race pertama dan kedua.

“Start dari posisi keenam membuat saya harus lebih sabar dan fokus di awal. Saya senang bisa memanfaatkan peluang di race pertama dan menjaga ritme di race kedua. Meraih dua kemenangan sekaligus di hari kemerdekaan ini jadi motivasi besar buat saya untuk terus tampil lebih kencang di seri-seri berikutnya,” ujar Arsenio

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan yang dilakukan pebalap-pebalap binaan Astra Honda atas balap nasional hingga internasional akhir pekan ini.

“Momen peringatan kemerdekaan Indonesia tentu menjadi motivasi tersendiri bagi para pebalap yang bersaing di berbagai ajang balap akhir pekan ini. Kami sangat mengapresiasi perjuangan mereka, yang mampu tampil cepat di lintasan. AHM terus berupaya menjadi bagian perjalanan talenta muda Indonesia dalam meraih prestasi dan menggapai mimpi di dunia balap,” ujar Andy. (*/yogi)
Jakarta – Kado peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dipersembahkan oleh pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) . Mereka melesat kencang raih hasil terbaiknya diajang yang diikuti pasa 17 Agustus 2025, masing-masing Redbull MotoGP Rookies Cup (RBRC) seri Austria, Mandalika Racing Series (MRS) dan Kejurnas Motocross di Wonosobo, Jawa Tengah. Veda Ega Pratama meraih back to back podium kedua yang diraih pada ajang RBRC putaran Austria, sementara Herjun Atna Firdaus meraih podium pertama MRS kelas National Sport 600cc, kemudian Arsenio Alghifari meraih double podium pertama di kelas MX2.

Pada ketiga ajang balap yang berlangsung 16-17 Agustus 2025, bendera Merah Putih berkibar dari berbagai prodium. Pada balap RBRC, Veda memulai jalannya balapan dari posisi pertama atas raihan pada sesi kualifikasi yang berlangsung Jumat, 15 Agustus 2025. Balapan pertama yang terselenggara pada Sabtu, 16 Agustus 2025 harus dipangkas, semula 16 lap menjadi 10 lap atas kondisi sebagian lintasan yang diguyur hujan deras. Selepas start, Veda langsung memimpin, pergantian posisi terus terjadi atas persaingan yang ketat. Saat memasuki dua tikungan terakhir pada lap penutup, Veda tersalip dan harus legawa finis di posisi kedua. Sementara itu, M. Kiandra Ramadhipa yang juga turun di ajang ini, finish di posisi keempat dengan memulai balapan di posisi 10. 
Balapan kedua RBRC yang berjalan pada Minggu, 17 Agustus 2025 dimulai pada pagi hari waktu Austria. Suhu yang lebih rendah menjadi tantangan tersendiri. Sejak awal balapan berlangsung sengit, Balapan pun terbagi grup. Veda yang bersaing di grup depan berupaya untuk keluar dari kepungan. Posisi tiga besar terus ia jaga. Pertarungan semakin rapat, Veda memipin. Memasuki last lap, di sector terakhir Veda tersalip, Veda pun kembali menapaki podium kedua dengan selisih 0,087 detik dengan posisi pertama. Bendera Merah Putih kembali berkibar di podium sirkuit Austria sebagai kado kemerdekaan Indonesia. Ramadhipa pada race kedua ini mampu meraih poin dengan finish di posisi ke 12.

“Balapannya cukup sulit karena digelar pagi hari dengan suhu yang rendah. Tapi saya senang karena dapat mempersembahkan raihan podium di hari kemerdekaan Indonesia. Terima kasih untuk semua yang telah mendukung saya,” ujar pebalap Asal gunung Kidul, Yogyakarta ini.

Persaingan Balap Nasional
Digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat pebalap Astra Honda Racing Team mencatatkan hasil yang membanggakan pada ajang balap MRS. Pada race pertama kelas 600cc M. Adenanta Putra dan Herjun Atna Firdaus berhasil meraih podium ke dua dan tiga. Sementara di kelas National sport 250cc, Davino Britani meraih poin pertamanya dengan finish di posisi ke-10.

Pada balapan kedua MRS, tensi tinggi tersaji di arena balap. Herjun yang membidik posisi podium tertinggi, terus membayangi posisi pertama. Memasuki lap akhir, dengan CBR600RR ia berhasil memanfaatkan kondisi dengan melakukan overtake. Pemuda asal Pati, Jawa Tengah ini pun memimpin balapan dan berhasil menduduki podium tertinggi. Sementara Adenanta tidak dapat mengikuti race kedua karena mengalami kecelakaan saat sesi superpole dan Rheza tidak dapat finish karena kendala teknis. Di kelas 250cc, Davino mampu menyelesaikan balapan pada posisi ke-11.

“Balapan yang luar biasa. Sejak lepas start saya fokus untuk bisa menekan di top group. Alhamdullillah dalam pertarungan ketat sampai lap akhir saya bisa raih kemenangan. Ini menjadi kemenangan yang spesial buat saya karena kemenangan pertama dan bertepatan dengan hari yang luar biasa yaitu 17 Agustus,” ujar Herjun.

Di ajang Motocross, crosser muda AHRT, Arsenio Algifari, tampil impresif dengan meraih double podium pertama pada seri keempat Kejurnas Motocross Indonesia 2025 kelas MX2 yang digelar di Sirkuit MX Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah. Konsistensi dan kegigihannya dengan CRF250R mampu mendominasi jalannya balapan race pertama dan kedua.

“Start dari posisi keenam membuat saya harus lebih sabar dan fokus di awal. Saya senang bisa memanfaatkan peluang di race pertama dan menjaga ritme di race kedua. Meraih dua kemenangan sekaligus di hari kemerdekaan ini jadi motivasi besar buat saya untuk terus tampil lebih kencang di seri-seri berikutnya,” ujar Arsenio

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan yang dilakukan pebalap-pebalap binaan Astra Honda atas balap nasional hingga internasional akhir pekan ini.

“Momen peringatan kemerdekaan Indonesia tentu menjadi motivasi tersendiri bagi para pebalap yang bersaing di berbagai ajang balap akhir pekan ini. Kami sangat mengapresiasi perjuangan mereka, yang mampu tampil cepat di lintasan. AHM terus berupaya menjadi bagian perjalanan talenta muda Indonesia dalam meraih prestasi dan menggapai mimpi di dunia balap,” ujar Andy. (*/yogi)
Jakarta – Dua pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali tunjukan potensi besarnya di arena balap Internasional. Dalam putaran keempat FIM JuniorGP World Championship yang berlangsung di sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol pada 26-27 Juli 2025, Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa tembus barisan 10 besar. Bahkan, Ramadhipa yang ikut di kelas European Talent Cup, bersama Honda Asia Dream Junior Team, berpeluang raih podium, tetapi karena harus jalani long lap penalty sehingga harus puas finis di posisi 6. Sementara Veda Ega yang baru masuk tahun pertama merasakan persaingan kejuaraan dunia junior, namun berhasil finis di 10 besar dalam 2 race yang dijalankan.

Veda Ega Pratama yang turun di kelas JuniorGP mencatat hasil positif dengan menyelesaikan dua balapan yang penuh persaingan di grup terdepan. Pada race pertama, pebalap binaan Astra Honda Racing Team yang seharusnya start di posisi ke-9 ini memulai balapan di posisi ke-8 karena ada pebalap lain yang mengalami kendala dan harus start dari pit lane. Veda langsung tancap gas dan menembus posisi ke-4 dalam empat lap pertama. Meski harus beradu ketat dengan rombongan depan, ia berhasil mempertahankan ritmenya dan finis di posisi ke-6, mengamankan 10 poin untuk klasemen.
Di race kedua, Veda kembali menampilkan perjuangan luar biasa. Start dari posisi ke-9, ia sempat turun ke posisi ke-11, namun secara bertahap mampu memperbaiki posisi hingga mencapai posisi ke-6 di lap ke-10. Persaingan rapat membuat posisi terus berubah dan Veda akhirnya menyentuh garis finis di posisi ke-8 serta meraih tambahan 8 poin. Atas total raihan 18 poin di Aragon, Veda kini mengantongi 22 poin dan berada di posisi ke-13 klasemen sementara JuniorGP.

“Balapan hari Ini merupakan hasil terbaik saya sejauh ini, tetapi saya tahu kami bisa meraih hasil lebih baik. Walau mengawali musim dengan sulit, tetapi saya puas kami bisa mengubah situasi. Saya sudah belajar dari setiap akhir pekan balapan dan kini kami tahu lebih banyak tentang motor, tim, dan kompetisi. Semoga saya bisa konsisten,” ujar Veda.

Sementara itu, M. Kiandra Ramadhipa yang turun di kelas ETC bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team membuktikan daya juang tinggi. Start dari posisi ke-4, di awal balapan red flag berkibar atas insiden yang terjadi, balapan pun dihentikan. Balapan yang seharusnya berlangsung dalam 12 lap pun dipangkas menjadi 8 lap. Ramadhipa sempat berada di grup depan saat menjalani lap kedua, namun ia harus menjalani long lap penalty yang membuatnya turun ke posisi ke-16. Ia pun harus berjuang dengan 6 lap yang tersisa.

Tak menyerah, pemuda asal Sleman ini menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengejar ketertinggalan. Lap demi lap, ia menyusul satu per satu pebalap di depannya dan berhasil finis di posisi ke-6. Tambahan 10 poin membuat total poin Ramadhipa kini menjadi 83 poin dan menempatkannya di posisi ke-5 klasemen sementara ETC.

“Saya start dengan baik dan menjalani long lap penalty secepat mungkin. Finis keenam bukan hasil buruk, tapi saya berharap bisa lebih baik. Saya akan kerja lebih keras di race Misano. Terima kasih untuk dukungan dari Astra Honda Racing Team dan masyarakat Indonesia,” Ujar Ramadhipa.

Dukungan Penuh untuk Perjuangan Pebalap Muda
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan bahwa capaian positif ini menunjukkan konsistensi dan progres pebalap binaan Honda di level kompetisi Eropa.

“Hasil yang terus meningkat, semakin membuktikan potensi Veda dan Ramadhipa bersama Honda di arena balap. Ini modal penting untuk bersaing di kancah balap dunia ke depannya. Kami berharap perjuangan mereka mampu menginspirasi anak-anak muda Indonesia,” ujar Andy.

Putaran selanjutnya FIM JuniorGP World Championship akan berlangsung di Motor Valley dan Emilia-Romagna, Italia, pada September mendatang. Kedua pebalap akan melanjutkan perjuangannya untuk membawa nama Indonesia di ajang balap dunia. (*/yogi) 
Magelang – Crosser muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Algifari, kembali menunjukkan performa gemilang dengan dua kali naik podium pada seri ketiga Kejurnas Motocross Indonesia 2025 kelas MX2 yang digelar di Sirkuit Akmil, Magelang, Jawa Tengah, pada 26–27 Juli 2025.

Pada race pertama, Minggu (27/7), Arsenio tampil kompetitif sejak awal balapan. Karakter lintasan Sirkuit Akmil yang dipenuhi bumpy pada bagian exit tikungan, membuat banyak crosser mengalami kesulitan menjaga traksi. Namun, berkat kerjasama dan kehandalan tim mekanik, CRF250R milik Arsenio mendapatkan settingan optimal, ia pun mampu menjaga stabilitas dan ritme balap hingga akhirnya mengamankan posisi kedua.
Pada race kedua, Arsenio sempat mengalami insiden solo crash yang membuatnya harus turun ke posisi ketujuh. Namun, perlahan ia bangkit menyalip satu per satu crosser di depannya dan mengamankan posisi ketiga. Arsenio kembali berdiri di panggung podium Kejurnas Motocross.

“Crash di awal race kedua jadi tantangan tersendiri, tapi saya tetap fokus dan berusaha terus maju. Senang rasanya bisa kembali naik podium dua kali akhir pekan ini. Ini jadi motivasi besar untuk seri-seri selanjutnya,” ujar Arsenio.

General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas capaian Arsenio di Magelang.

“Semangat juang Arsenio yang terus menunjukkan progres positif di setiap putaran. Performa di Magelang, menunjukkan mental juara yang kami harapkan dari pebalap muda binaan AHM,” ujar Andy.

Atas hasil di Magelang ini, Arsenio menempati posisi ketiga klasemen sementara Kejurnas MX2 dengan total 120 poin, hanya terpaut 1 poin dari posisi kedua. Hasil positif Arsenio dalam tiga putaran awal menjadi modal penting untuk terus menjaga konsistensinya dalam perebutan gelar juara nasional musim ini.
Tangerang Selatan - VR46 Riders Academy dengan bangga bekerja sama dengan Pertamina Enduro, yang telah aktif mendukung pengembangan talenta para pembalap Indonesia. Dengan dukungan penuh Indonesian Motor Association (IMI), Pertamina telah aktif meluncurkan inisiatif untuk mendukung komunitas lokal, yang kini, semakin diperkuat lewat kerja sama dengan akademi balap kelas dunia seperti VR46 Riders Academy. 
VR46 Riders Academy, yang pertama kali didirikan pada tahun 2014 oleh Valentino Rossi, semakin berkembang, dan kini menjadi salah satu akademi dengan model pelatihan balap yang diakui secara global. Melalui kolaborasi dengan Pertamina, para pembalap jebolan Academy mendapatkan kesempatan untuk menjalani sesi latihan pramusim di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada Januari 2025. Selama tiga hari, para pembalap ini mendapat latihan di salah satu sirkuit MotoGP tersebut, sekaligus memulai musim dengan serangkaian program latihan yang penting.
Kini, giliran VR46 Riders Academy untuk menjadi tuan rumah bagi pembalap muda Indonesia yang terpilih dalam ajang “Riders Summer Camp” yang akan digelar di Tavullia, Italia, pada 28 Juli - 1 Agustus 2025. Pembalap muda yang telah dipilih Pertamina Enduro dan IMI akan mendapatkan pengalaman eksklusif untuk berlatih dan dengan staff yang mendampingi pembalap VR46 Riders Academy. Selama empat hari penuh, para pembalap muda Indonesia akan merasakan langsung suasana pelatihan ala Akademi, sekaligus memahami metode kerja mereka yang profesional dan kompeten, sebuah pengalaman yang dirancang untuk menumbuhkan bakat mereka di dunia balap motor tingkat internasional. Mereka juga dijadwalkan menjalani beberapa sesi latihan di lintasan balap profesional serta melakukan kunjungan ke markas besar VR46 untuk melihat langsung ekosistem pembinaan pembalap internasional secara menyeluruh.

Kolaborasi ini juga mencerminkan bagaimana kemitraan Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team telah melahirkan program nyata yang berdampak langsung pada pembinaan pembalap lokal.

"Pertamina, sebagai BUMN, memiliki tanggung jawab untuk mendukung pengembangan talenta muda Indonesia sebagai bagian dari pembangunan SDM nasional sesuai Asta Cita pemerintah," ujar *Arya Dwi Paramita, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero)* . "Dukungan kami terhadap para pembalap muda ini merupakan bagian dari komitmen yang lebih luas dalam memajukan generasi muda melalui berbagai bidang — termasuk olahraga balap, seni, budaya, dan keilmuan."

“Bagi kami, kemitraan ini bukan sekadar sponsorship biasa. Ini tentang mimpi, dan bagaimana mimpi itu bisa dicapai oleh pembalap-pembalap muda Indonesia,” ujar *Werry Prayogi, Direktur Utama Pertamina Lubricants*. “Kerja sama kami dengan VR46 Riders Academy menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan tim balap kelas dunia bisa membawa dampak konkret ke pengembangan talenta lokal. Harapannya, mereka tidak hanya ikut serta, tapi bisa bersaing dan berdiri sejajar dengan pembalap-pembalap papan atas di level ajang balap motor tertinggi.” 

“Kami sangat senang atas kolaborasi dengan Pertamina Enduro,” ujar *Carlo Casabianca, CEO VR46 Riders Academy*. “Bekerja bersama anak-anak muda adalah sesuatu yang sangat menginspirasi. Kami akan berusaha menyampaikan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan dan ketegasan tanpa melupakan keseruan dari dunia balap.”
“Kesempatan untuk membuka pintu Academy bagi Pertamina merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Edisi pertama Riders Summer Camp ini melanjutkan pengalaman luar biasa yang kami rasakan di Mandalika. Selama beberapa hari ini, para pembalap muda akan mendapatkan pengalaman autentik dengan berlatih di lintasan yang sama yang biasanya digunakan oleh para pembalap Riders Academy,” tambahnya.

Meski baru memasuki tahun pertama, kerja sama ini telah menghasilkan program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan untuk mengembangkan pembalap muda Indonesia. Di sisi lain, kolaborasi ini juga memperkuat program pembinaan bagi para pembalap Academy, yang termasuk pembalap paling berbakat di kancah balap motor internasional.

Pada tahun pertama kerjasama ini, terdapat lima pembalap muda Indonesia yang terpilih, yakni: 
1. *Adytya Fauzi*, Peraih Juara 3 Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Jepang.
2. *Hafizd Fahril Rasyadan*, Peraih Juara 2, Race 2 Oneprix Championship 2022 di Tasikmalaya.
3. *Muhammad Rama Putra Septiawan*, Peraih Juara 1 Race 1 Mandalika Racing Series (MRS) 2024 di Lombok.
4. *Decksa Almer Alfarezel*, Peraih Juara 1 Race 2 Yamaha Sunday Race (YRS) 2025 di Lombok.
5. *Argiya Farrel Ramadhan*, Peraih Juara 2 Race 2 Kelas Novice Kejurnas Motoprix Sumatera 2022. (*/yogi)
Jakarta – Usai menorehkan hasil membanggakan di Magny-Cours, Prancis, dua pebalap muda binaan Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa dan Veda Ega Pratama, siap melanjutkan kiprah positif. Keduanya bersaing di putaran keempat FIM JuniorGP World Championship yang digelar di MotorLand Aragon, Spanyol, pada 25–27 Juli 2025. Berbekal pengalaman dan kepercayaan diri, keduanya mematok target yang lebih tinggi di salah satu sirkuit kebanggaan Spanyol ini.

Ramadhipa, yang gabung di Honda Asia Dream Racing Junior Team dan berhasil mengukir sejarah menjadi juara race pertama European Talent Cup (ETC) Prancis, memiliki motivasi besar datang ke Aragon. Pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini telah mengumpulkan 73 poin dan kini berada di peringkat keempat klasemen sementara ETC. Terus menunjukkan kemajuan di tiga putaran awal musim ini, menjadi bukti bahwa dirinya memiliki potensi untuk di level Eropa.
“Saya bersiap lebih keras lagi sebelum seri Aragon. Dari race sebelumnya, saya mendapatkan tambahan jam terbang dan pengalaman yang sangat berarti. Saya juga sudah pernah balapan di sirkuit ini, jadi sekarang saya lebih percaya diri dan lebih siap untuk bertarung di Aragon. Target saya terus jaga konsistensi di klasemen,” ujar Ramadhipa dengan penuh semangat.

Sementara itu, Veda Ega Pratama terus menunjukkan performa yang semakin solid. Setelah mengamankan poin perdananya di JuniorGP lewat finis ke-12 di Magny-Cours, Prancis. Veda kembali membuktikan kemampuannya di ajang Red Bull Rookies Cup. Pebalap bernomor 9 di JuniorGP ini sukses meraih kemenangan pada race kedua di Sachsenring, Jerman, pada 13 Juli lalu. Hal ini pun menambah daftar prestasinya di Eropa. Pencapaian ini menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya di Aragon, semangat dan kepercayaan diri dari pebalap berusia 16 tahun ini pun terus tumbuh.

“Setiap balapan adalah kesempatan baru untuk menunjukkan hasil kerja keras. Saya dan tim melakukan beberapa latihan untuk motor dan juga fisik di Tarragona untuk mempersiapkan balapan di Aragon. Saya juga akan memaksimalkan pengalaman sebelumnya untuk menjadi lebih baik. Semoga bisa bersaing di grup depan dan memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Veda.

Sesi kualifikasi FIM JuniorGP World Championship akan berlangsung pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sementara itu, race day digelar pada Minggu, 27 Juli 2025. Kelas JuniorGP akan menggelar dua balapan pada pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB, sedangkan ETC berlangsung pada pukul 18.00 WIB. Seluruh balapan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube FIM JuniorGP. (*/yogi) 
Jakarta – Pebalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Algifari, kembali bersiap menorehkan prestasi pada seri ketiga Kejurnas Motocross Indonesia 2025 kelas MX2 yang akan digelar di Sirkuit Akmil Magelang, Jawa Tengah, pada akhir pekan ini (26–27/7).

Setelah berhasil meraih podium kedua di race pertama seri sebelumnya yang berlangsung di Sirkuit Motocross Lanud Malimpung, Pinrang, Sulawesi Selatan, Arsenio siap tampil dengan semangat juang tinggi. Kini, dengan kondisi fisik dan persiapan intensif yang dilakukan, Arsenio optimistis bisa tampil maksimal bersama Honda CRF250R di lintasan Airkuit Akmil yang dikenal menantang dan menguji teknik dan stamina pebalap.

“Pelajaran berharga dari putaran kedua di Pinrang membuat saya dan tim mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi. Saya siap menghadapi seri Magelang bersama CRF250R dengan lebih kompetitif dan tentunya memberikan hasil terbaik.

Saat ini, Arsenio menempati peringkat keempat klasemen sementara Kejurnas Motocross MX2 dengan total 54 poin, hanya terpaut 1 poin dari posisi klasemen ketiga. Konsistensi menjadi kunci dalam sisa empat putaran di musim ini, dan Magelang menjadi momentum penting bagi Arsenio untuk memperkecil selisih poin.

Balapan pertama dan kedua kelas MX2 akan dihelat pada hari Minggu (27/7). Balapan pertama akan diadakan pada pukul 12:07, selanjutnya balapan kedua akan dilangsungkan pada pukul 15:33. Keseluruhan balap kelas MX2 dapat disaksikan secara langsung di platform media sosial YouTube. (*/yogi)
Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali cetak prestasi membanggakan di dunia balap Internasional. Kali ini giliran ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) dan Redbull MotoGP Rookies Cup (RBRC). M. Adenanta Putra kembali melesat bersama CBR600RR raih dua podium pada seri ketiga ARRC yang berlangsung di Motegi Mobility Resort, Jepang. Sementara pada balapan Eropa, M.K. Ramadhipa mampu catatkan prestasi membanggakan atas pencapaian podium kedua pada race pertama RBRC di Sachsenring Circuit, Jerman. Kedua ajang ini digelar pada 12 – 13 Juli 2025.

Race pertama ARRC berlangsung Sabtu (12/7/2025). Pada kelas SS600, Adenanta yang start dari posisi 2, terus berjibaku di posisi tiga besar dan mampu berada posisi terdepan pada lap delapan. Di tiga lap terakhir, ia hampir bersenggolan dengan pebalap lain yang membuatnya harus turun ke posisi 4. Bekal pengalaman yang matang di dunia balap, membuat Adenanta kembali merebut posisi ketiga di tikungan ketiga sebelum akhirnya menyentuh garis finis. Rekan satu timnya yakni Herjun berhasil finis di posisi kedelapan, sedang Rheza tidak dapat melanjutkan balapan akibat terjatuh saat lap ketiga.

Pada race kedua ARRC pada Minggu (13/7/2025), Adenanta dengan menunggangi CBR600RR berhasil mendominasi balapan. Ia melakukan start dengan baik dan langsung dapat memimpin balapan. Memasuki lap ketiga, Adenanta mampu melebarkan jarak dengan pebalap di belakangnya hingga 1,013 detik hingga finis di posisi pertama. Sementara Rheza Danica Ahrens finish di posisi 16 setelah mengalami kendala dan melanjutkan balapan, rekan setimya Herjun Atna Firdaus harus kembali ke paddock lebih awal karena terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

“Start di posisi 2, saya mampu start dengan baik dan langsung memimpin jalannya balapan. Persaingan sepanjang race berlangsung sangat sengit, tapi saya berusaha tetap tenang dan fokus hingga akhirnya mampu menutup jalannya balapan di posisi 1. Saya akan kembali persiapkan diri untuk balapan selanjutnya di Mandalika,” ujar Adenanta.

AP250
Gelaran balap ARRC juga berlangsung ketat pada kelas AP250. Race pertama balapan ini diperkuat dua pebalap AHM menggunakan CBR250RR. Arbi melakukan start dengan bagus dan menempati posisi tiga terdepan sepanjang balapan. Beberapa kali memimpin balapan, Arbi justru terdorong ke urutan ke-7 pada lap terakhir. Berusaha untuk mendapatkan posisi lebih baik, Arbi akhirnya finis di posisi keenam. Davino yang merupakan pendatang baru di persaingan ARRC finis di posisi ke-13.

Di race kedua kelas AP250, pebalap asal Purworejo, Jawa Tengah yakni Arbi memulai balapan dengan baik dan terus mengikuti rombongan terdepan. Memasuki lap ketiga secara perlahan dirinya mampu lewati satu persatu pebalap lainnya dan secara silih berganti memimpin balapan. Memasuki lap ketujuh, Arbi menghindari senggolan dengan pebalap lain, dirinya harus turun ke posisi 9 bahkan sempat menduduki posisi 11. Tekad kuat dalam menjaga jarak peraihan poin kelasemen, Arbi mampu kembali di posisi keenam hingga menyentuh garis finis. Rekan satu tim Arbi, yakni Davino berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke 17.

“Selepas start sebetulnya saya mampu menembus barisan depan dan bahkan beberapa kali memimpin balapan. Namun, rapatnya pertarungan barisan depan membuat saya harus berjuang keras dan pada akhirnya harus puas finis di posisi 6. Berikutnya Mandalika akan menjadi kesempatan untuk meraih kemenangan,” ujar Arbi.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan bahwa raihan balapan tingkat Asia dan Eropa dari pebalap muda binaan AHM merupakan cita-cita para pebalap untuk memberikan sumbangsih mengharumkan nama Bangsa melalui talenta yang dimilikinya.

“Gelar juara ini kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang terus mendukung para pebalap Astra Honda. Bersama performa CBR Series yang telah terbukti kencang, kami akan terus mendampingi para talenta balap muda Indonesia dalam mengembangkan kemampuan terbaiknya, sehingga dapat mencapai balapan tertinggi dunia,” ujar Andy Wijaya.

Dari raihan seri ketiga ini, Adenanta kokoh berada di puncak klasemen dengan raihan Poin 108. Sedangkan Herjun dan Rheza menempati posisi 10 dan 16 dengan raihan poin 40 dan 13. Pada kelas AP250, Arbi tetap mempertahankan posisi teratas klasemen dengan raihan 104 dan Davino di posisi 9 klasemen dengan poin 35.

Balapan putaran ARRC keempat selanjutnya akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Indonesia pada 30 – 31 Agustus 2025. 

Podium Balapan Eropa
Tidak kalah dengan hasil gemilang di ARRC seri ketiga di Jepang, pebalap binaan AHM lainnya juga menorehkan prestasi gemilang. MK. Ramadhipa berhasil membuat guratan prestasi dengan meraih podium kedua pada race pertama ajang Redbull MotoGP Rookies Cup. Veda Ega Pratama juga berhasil finis di posisi keempat.

Race kedua balapan di benua Eropa ini akan berlangsung pada hari Minggu (13/7) pukul 20.30 WIB. (*/yogi)
Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali cetak sejarah untuk Indonesia. Setelah sebelumnya Veda Ega Pratama menang di RedBull Rookies Cup (RBRC) Italia, saat ini giliran M. Kiandra Ramadhipa yang tampil memukau dalam gelaran FIM JuniorGP World Championship yang berlangsung di sirkuit Magny-Cours, Prancis pada 5-6 Juli 2025. 

M. Kiandra Ramadhipa berhasil melaju kencang dan mencetak sejarah dengan meraih podium tertinggi dalam race pertama balap European Talent Cup (ETC). Raihan Ramadhipa sekaligus menjadi prestasi pertama pebalap Indonesia di balapan bergengsi benua Eropa ini.

Pada balapan pertama ETC yang berlangsung Minggu, 6 Juli 2025 Ramadhipa yang turun bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team tampil luar biasa. Kondisi track yang hujan, membuat jadwal start ditunda sebanyak dua kali. Lintasan basah menjadi tantangan untuk Ramadhipa yang baru pertama kali turun di lintasan arena balap ini. Balapan pun dikurangi menjadi sembilan lap atas penundaan jadwal start. Pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini mampu melakukan start dengan baik dari posisi 2. Persaingan di grup depan sangat rapat dengan diisi pebalap yang cukup banyak. Beberapa pebalap melakukan slipstream terhadap Ramadhipa dalam beberapa kesempatan, hingga membuatnya sempat tergeser ke posisi ke-8. Namun, dia bisa bangkit dan berada di posisi empat besar pada lap kedua terakhir. Memulai lap terakhir dengan berada di posisi kedua, Ramadhipa turun ke posisi ketiga di sektor pertama. Tetapi, dia berhasil melewati dua pebalap di depan, lalu memimpin balapan dan bertahan hingga akhir. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Magny Cours dan menjadi capaian bersejarah pertama kali dari pebalap Indonesia di sirkuit ini.

Balapan kedua juga masih berlangsung di lintasan basah. Ramadhipa melakukan start dengan bagus dan bertahan di posisi kedua. Namun, dia dilewati dua pebalap dan berada di posisi keempat grup terdepan. Ramadhipa mencoba bertahan dengan tiga pebalap di depan, tetapi tidak mudah, sehingga ia tertinggal. Bersaing sendiri di posisi keempat, Ramadhipa semakin terpisah dari tiga pebalap di depan sekaligus para pebalap di belakangnya, ditambah hujan yang mempengaruhi lintasan. Dia hampir melakukan kesalahan di lap ketujuh yang membuatnya bergoyang hebat di atas motor, tetapi ia bisa melakukan penyelamatan dan bertahan. Tak berselang lama, pebalap di urutan kelima mengalami high side, dan akhirnya balapan dihentikan setelah bendera merah keluar. Ramadhipa finish di posisi empat dan meraih 13 poin penting dengan total 73 poin. Kini ia berada di peringkat keempat klasemen.

“Kondisi hari ini sulit, tetapi sangat berbeda antara kedua balapan. Saya bisa bertahan di grup depan hingga lap-lap akhir. Akhirnya, saya berusaha memimpin balapan dan berhasil. Saya sangat senang dengan kemenangan pertama kami di ajang ini. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Borja Gomez (mantan pebalap Moto2 yang meninggal di Magny Cours) dan seluruh warga Indonesia. Pada race kedua, kondisinya lebih buruk dan target saya adalah bisa finish. Saya mengendalikan diri dan mencoba untuk tidak buru-buru, hingga bisa mengamankan 13 poin penting untuk klasemen. Saya hampir terjatuh, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa

Poin Perdana
Balapan JuniorGP berlangsung di lintasan basah karena hujan yang belum pernah dihadapi Veda sebelumnya. Jumlah lap pun dikurangi menjadi 10, saat lap pertama berjalan, tiga pebalap sudah terjatuh. Veda yang memulai jalannya balapan dari posisi ke-12 melakukan start dengan aman. Pebalap Astra Honda Racing Team tersebut berada di belakang rekan satu timnya Zen Mitani, dengan konsisten. Memasuki lap ke-8, bendera merah berkibar setelah ada pebalap terjatuh di tikungan 13. Balapan akhirnya dihentikan lebih awal. Atas hasil finis di posisi ke-12, Veda berhak meraih empat poin dan saat ini berada di posisi ke-19 klasemen sementara.

“Balapan hari ini sulit karena kondisi basah yang membuat lintasan jadi sangat licin. Saya mencatat peningkatan lap demi lap dan saya sudah melakukan yang terbaik. Inilah hasil yang kami dapatkan di Magny-Cours, tetapi paling tidak kami meraih poin perdana musim ini di JuniorGP. Kami akan berjuang lagi di MotorLand agar bisa meraih hasil lebih baik sebelum jeda musim panas,” ujar Veda.

General manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan capaian bersejarah dan poin penting yang diraih oleh pebalap binaan Honda merupakan wujud kerja keras serta kemampuan adaptasi yang mereka miliki.

“Meskipun baru pertama kali balapan di Prancis, kedua pebalap binaan kami mampu beradaptasi cepat, kompetitif, bahkan mencetak prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Semoga semangat Satu Hati yang mereka tunjukan bisa menginspirasi generasi muda dalam memperjuangkan mimpinya,” ujar Andy.

Putaran FIM JuniorGP berikutnya akan berlangsung pada 24-27 Juli 2025 di MotorLand Aragon, sirkuit yang sudah dikenal oleh kedua pebalap tersebut. Namun, sebelum berangkat ke Spanyol, Veda dan juga Ramadhipa akan turun pada putaran kelima Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Sachsenring, Jerman, 12-13 Juli mendatang.(*/yogi)

Jakarta, 4 Juli 2025 – MS GLOW FOR MEN, unit bisnis unggulan dari J99 Corp., kembali menghadirkan pengalaman seru bagi para pengguna setianya melalui kampanye terbaru bertajuk GASPOLMEN GOES TO ITALY. Kali ini, MS GLOW FOR MEN bekerja sama dengan Alfamart untuk memberikan kesempatan langka bagi MSBro (sebutan untuk pengguna setia MS GLOW FOR MEN) untuk memenangkan hadiah utama berupa perjalanan ke Italia dan menonton langsung ajang MotoGP di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada 12–14 September 2025.
Kemitraan MS GLOW FOR MEN dengan dunia balap motor sudah terjalin sejak tahun 2022, ketika brand ini menjadi sponsor resmi Gresini Racing Team dalam ajang MotoGP. Sebagai bagian dari kolaborasi ini, logo MS GLOW FOR MEN terpampang jelas pada livery motor dan racing suit para pebalap Gresini, termasuk Marc Marquez dan Alex Marquez, sepanjang musim 2024. Kemitraan ini semakin menegaskan komitmen MS GLOW FOR MEN dalam mendukung dunia balap internasional serta menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penggemar MotoGP di Indonesia. 

“MS GLOW FOR MEN memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung dunia olahraga balap, terutama MotoGP,” ungkap Gilang W. Pramana. “Melalui kemitraan kami dengan Gresini Racing, kami tidak hanya ingin memperkenalkan produk kami kepada penggemar balap, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk merasakan langsung atmosfer ajang balap internasional yang penuh energi dan semangat.”

Sebagai bagian dari kampanye “GASPOLMEN GOES TO ITALY”, MS GLOW FOR MEN memperkenalkan produk unggulannya yakni: Facial Wash dan Dual Cream yang bisa didapatkan di Alfamart. Facial Wash MS GLOW FOR MEN hadir dalam tiga varian yang dirancang khusus untuk memenuhi berbagai kebutuhan kulit pria. Ultra Bright Facial Wash, yang membantu mencerahkan kulit, Hydra Boost Facial Wash, yang memberikan hidrasi maksimal, dan Acnotion Facial Wash, yang membersihkan kulit sekaligus mengatasi masalah jerawat. Setiap varian mengandung 11x Hyper Boost Technology yang memastikan produk bekerja optimal dan memberikan hasil terbaik bagi kulit pria.

Sementara itu, Dual Cream MS GLOW FOR MEN adalah produk 2-in-1 yang berfungsi sebagai sunscreen dan brightening moisturizer. Dual Cream ini cocok untuk semua jenis kulit pria, memberikan perlindungan dari sinar UV sambil mencerahkan kulit, menjadikannya pilihan ideal untuk rutinitas perawatan kulit pria sehari-hari.Untuk mengikuti kampanye ini, MSBro hanya perlu membeli produk MS GLOW FOR MEN di Alfamart, scan QR Code pada kemasan produk, isi data diri, dan cantumkan bukti pembelian. Setiap pembelian memberikan kesempatan untuk memenangkan hadiah utama dan berbagai hadiah menarik lainnya.

“Kami ingin terus terkoneksi dengan MSBro dan memberikan pengalaman yang bukan hanya keren, tetapi juga berkesan,” ujar Gilang W. Pramana, Founder MS GLOW FOR MEN. “Melalui GASPOLMEN GOES TO ITALY, kami berharap dapat mendekatkan MSBro dengan dunia balap internasional dan memberikan mereka kesempatan untuk merasakan langsung keseruan MotoGP di Italia.”

Bergabung dalam undian GASPOLMEN GOES TO ITALY sangat mudah! Untuk mengikuti kampanye ini, MSBro hanya perlu membeli produk MS GLOW FOR MEN di Alfamart. Setelah itu, scan QR Code yang tertera pada kemasan produk, isi data diri dengan lengkap, dan jangan lupa untuk mencantumkan bukti pembelian. Setiap pembelian produk MS GLOW FOR MEN di Alfamart, memberi MSBro kesempatan untuk memenangkan hadiah utama berupa perjalanan ke Italia untuk menonton langsung MotoGP, serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk meraih pengalaman tak terlupakan bersama MS GLOW FOR MEN dan Alfamart. Segera kunjungi Alfamart terdekat, beli produk MS GLOW FOR MEN, dan ikuti langkah-langkah mudah untuk memenangkan hadiah utama! (*/yogi)