TRENDING NOW

Serang — PT Mitra Sendang Kemakmuran (MSK), Main Dealer Sepeda Motor Honda wilayah Banten, menyambut Hari Pelanggan Nasional dengan menggelar serangkaian kegiatan interaktif bersama konsumen dan komunitas sepeda motor, Sabtu (5/9/2026).

Manager HC3 PT MSK, Nikmatullah, menjelaskan bahwa rangkaian acara ini merupakan wujud apresiasi kepada para pelanggan setia Honda. Mengusung tema "Tulus, Satu Hati, Menemani Setiap Langkah", kegiatan ini bertujuan untuk semakin mendekatkan pihak perusahaan dengan para konsumennya.
Puncak acara dimeriahkan dengan kegiatan Rolling City yang melibatkan sekitar 20 rider dari kalangan konsumen dan komunitas. Rute konvoi dimulai dari kantor Main Dealer PT MSK, melintasi kawasan Palima, KP3B, Polda Banten, Jembatan Bogeg, Ciceri, kawasan Royal Baroe, Alun-alun Kota Serang, dan berakhir di Kebun Koebil, Bhayangkara.

Kolaborasi dengan BPSK dan Beragam Layanan Spesial
Selain konvoi, PT MSK menghadirkan berbagai program menarik dan edukatif bagi masyarakat. Salah satunya adalah kolaborasi strategis dengan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten.
Melalui kerja sama ini, PT MSK ingin mengedukasi masyarakat bahwa layanan Honda Care tidak hanya siap menangani keluhan seputar sepeda motor, tetapi juga siap menampung dan memfasilitasi berbagai pengaduan konsumen secara luas melalui sinergi dengan BPSK.

Tidak hanya di kantor pusat, kemeriahan Hari Pelanggan Nasional juga dirasakan di 24 jaringan dealer resmi Honda di Banten. 

Masing-masing diler menyelenggarakan program khusus, seperti kejutan bagi konsumen yang berulang tahun pada periode 3 hingga 6 September, layanan donor darah, cek kesehatan gratis, hingga perlombaan unik seperti lomba masak yang melibatkan konsumen.

Apresiasi Pengguna Aplikasi MOSKI
Dalam kesempatan yang sama, pihak PT MSK juga menyoroti keikutsertaan para pengguna aplikasi MOSKI, khususnya level champion—kategori tertinggi dalam aplikasi tersebut. Para champion yang diundang merupakan konsumen loyal yang memenuhi kriteria tertentu, seperti melakukan pembelian unit sepeda motor serta rutin melakukan perawatan berkala (servis) di jaringan resmi Honda.

Melalui momentum Hari Pelanggan Nasional ini, PT MSK berharap hubungan baik antara perusahaan, dealer, dan seluruh konsumen di Banten dapat terus terjalin erat, sejalan dengan komitmen Honda untuk senantiasa hadir dan mendampingi setiap langkah perjalanan konsumen. (yogi) 
Lebak – Persaingan Honda Basketball League (HBL) Wilayah Lebak resmi berakhir pada 1 September 2026. Setelah melalui rangkaian pertandingan yang berlangsung kompetitif, empat tim berhasil mengamankan posisi terbaik dan berhak melanjutkan perjuangan ke babak playoff yang akan berlangsung pada 14–19 September 2026 mendatang.

Di kategori putra, SMAN 1 Rangkasbitung berhasil menjadi juara pertama, diikuti SMAN 1 Malingping sebagai juara kedua. Sementara itu, pada kategori putri, SMAN 1 Malingping keluar sebagai juara pertama dan SMAN 2 Rangkasbitung menempati posisi kedua.

Keempat tim tersebut selanjutnya akan membawa nama wilayah Lebak ke babak playoff Honda Basketball League. Persaingan di babak berikutnya dipastikan kembali menghadirkan tantangan tersendiri karena para juara dari masing-masing wilayah akan bertemu untuk memperebutkan posisi terbaik.

Sepanjang kompetisi wilayah Lebak, para peserta menunjukkan semangat dan antusiasme dalam setiap pertandingan. Selain kemampuan teknik, kerja sama tim, strategi permainan, serta sportivitas menjadi bagian penting yang ditunjukkan para pemain di lapangan.

Honda Basketball League menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dan pengalaman melalui kompetisi olahraga. Kehadiran kompetisi ini juga menjadi bagian dari upaya Honda dalam mendukung generasi muda untuk terus aktif, berprestasi, dan membangun karakter positif melalui olahraga.

“Selamat kepada seluruh tim yang telah mengikuti Honda Basketball League Wilayah Lebak dan memberikan semangat terbaik selama kompetisi. Bagi yang berhasil melaju ke playoff, tentu ini menjadi tantangan baru untuk kembali menunjukkan kemampuan mereka. Semoga dapat memberikan penampilan terbaik di babak selanjutnya,” ujar Justie Bekti Permana, Manager Marketing PT MItra Sendang Kemakmuran. (*/Yogi)
Jakarta,- Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang andal dan terampil, keterhubungan antara dunia pendidikan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) menjadi bagian penting dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri. Hal tersebut terus didorong PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, melalui pembinaan pendidikan vokasi.
 
Upaya tersebut diwujudkan melalui pembinaan terhadap sekolah-sekolah vokasi yang menjadi bagian dari jaringan SMK Binaan. Hingga saat ini, WMS memiliki 56 SMK Binaan. Melalui Satu Hati Education Program (SHEP), WMS berupaya membangun keterhubungan yang semakin kuat antara proses pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan kompetensi.
 
Sekolah yang menunjukkan konsistensi menjalankan pembinaan tersebut adalah SMK Katolik Sint Joseph. Pada Jumat (4/9), resmi naik tingkat menjadi kategori Grade A+. Pencapaian ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen sekolah dalam menjalankan berbagai aspek pembinaan TSM Honda secara konsisten.
 
Kategori Grade A+ ini juga mencerminkan konsistensi, kelengkapan, serta kualitas implementasi program yang lebih tinggi dan terukur. Dengan demikian, pencapaian ini menjadi gambaran bahwa berbagai aspek pembinaan telah berjalan secara menyeluruh dan mampu memberikan hasil yang baik.
 
Keberhasilan sekolah meraih Grade A+ menunjukkan bahwa kurikulum TSM Honda diterapkan dengan baik. Kompetensi guru juga menjadi perhatian melalui keikutsertaan dalam training dan pemenuhan kompetensi yang dipersyaratkan. Selain itu, sarana praktik berupa tools, unit praktik, serta fasilitas pendukung harus tersedia, layak, dan digunakan secara optimal dalam proses pembelajaran.
 
Dari sisi siswa, sekolah perlu menunjukkan kompetensi dan prestasi yang relevan dengan kebutuhan industri, bukan hanya pencapaian akademis. Administrasi dan data program pembinaan juga harus tertib, lengkap, dan konsisten untuk memastikan seluruh proses dapat dipantau dan dievaluasi dengan baik.
 
Sekolah juga dituntut aktif mengikuti berbagai program yang diselenggarakan oleh Main Dealer ataupun AHM, seperti edukasi, kompetisi, training, maupun kegiatan pembinaan lainnya. Hubungan yang baik dengan industri, termasuk sinergi dengan jaringan AHASS dan peluang penyerapan lulusan, menjadi bagian yang turut memperkuat implementasi pendidikan vokasi.
 
“Grade A+ bukan diberikan karena satu indikator penilaian. Seluruh aspek pembinaan harus berjalan konsisten, terukur, dan memiliki hasil yang baik. Mulai dari kurikulum, kompetensi guru, sarana praktik, pembelajaran berbasis industri hingga kompetensi siswa. Pencapaian SMK Katolik Sint Joseph menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi agar relevan dengan industri,” ucap Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.
 
Sebagai bagian dari dukungan terhadap proses pembelajaran, WMS didukung oleh PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan donasi satu unit sepeda motor Honda kepada SMK Katolik Sint Joseph.
 
Unit tersebut dapat digunakan sebagai sarana praktik bagi siswa untuk mengenal teknologi sepeda motor Honda. Kehadiran unit praktik diharapkan membantu siswa menghubungkan materi yang diperoleh di ruang kelas dengan penerapan secara langsung, sekaligus memberikan pengalaman berkaitan kondisi di dunia industri.
 
Melalui SHEP, WMS bersama AHM terus memperkuat kolaborasi dengan SMK Binaan untuk mempertemukan kebutuhan pendidikan dengan perkembangan DUDI. Sinergi antara sekolah dan industri diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang semakin aplikatif, meningkatkan kompetensi siswa, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kesiapan dan daya saing ketika memasuki dunia kerja.
 
“Kami ingin hubungan antara sekolah dan industri tidak berhenti pada program pembinaan, tetapi berkembang menjadi sinergi yang memberikan manfaat. Ketika pendidikan vokasi mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan DUDI, maka kontribusinya akan semakin besar bagi dunia kerja dan pembangunan SDM. Kami berharap 56 SMK Binaan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi muda,” tambah Benedictus.
 
Komitmen terhadap pendidikan vokasi tersebut menjadi bagian dari upaya WMS untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud Sinergi Bagi Negeri, dengan bersama-sama membangun kualitas SDM melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. (*/Yogi)
Serang – Sebanyak 8 kelompok pelajar dari berbagai SMA/SMK di Banten menunjukkan ide dan inovasi mereka dalam tahap seleksi regional AHM Best Student (AHMBS) 2026 yang digelar PT Mitra Sendang Kemakmuran secara online pada Rabu (2/9/26). Delapan kelompok tersebut merupakan finalis yang berhasil terpilih dari 41 kelompok yang terdaftar pada AHMBS 2026 Regional Banten.

Pelaksanaan seleksi presentasi secara daring menjadi pengalaman baru dalam penyelenggaraan AHMBS Regional Banten. Para finalis mengikuti proses penjurian dari sekolah masing-masing dan mempresentasikan karya mereka secara langsung di hadapan dewan juri melalui platform konferensi video.
Dalam tahap ini, peserta tidak hanya ditantang untuk menyampaikan gagasan dan inovasi yang telah dikembangkan, tetapi juga menjawab pertanyaan serta mempertahankan ide mereka di hadapan dewan juri. Kemampuan presentasi, kreativitas, kualitas gagasan, dan manfaat karya menjadi bagian dari proses penilaian.

PIC AHM Best Student PT Mitra Sendang Kemakmuran, Nikmatulloh, mengapresiasi semangat para peserta yang tetap mampu menunjukkan kemampuan terbaik meskipun seleksi dilaksanakan secara daring.

“AHM Best Student tahun ini memberikan pengalaman yang berbeda karena untuk pertama kalinya seleksi regional Banten dilaksanakan secara online. Meskipun dilaksanakan secara online, delapan finalis yang tampil hari ini tetap mampu menunjukkan kemampuan mereka dalam mempresentasikan karya dan menjawab pertanyaan dari dewan juri. Kami berharap semangat untuk terus berkarya dan berinovasi ini dapat terus tumbuh di kalangan pelajar Banten,” ujar Nikmatulloh.

Setelah melalui proses penilaian, tiga kelompok terbaik ditetapkan sebagai pemenang AHMBS 2026 Regional Banten. Juara pertama diraih oleh SMAN 1 Rangkasbitung melalui karya “Velora: Transformasi Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cair Fungsional Melalui Ekstrak Daun Bunga Sepatu dan Daun Sirih.”

Juara kedua diraih MAN 1 Lebak dengan karya “Plester Ageveragel sebagai Pertolongan Pertama Luka Bakar dengan Ekstrak Daun Bandotan dan Lidah Buaya.” Sementara itu, juara ketiga diraih MAN 3 Lebak melalui karya “LEMBAPH: Optimalisasi Formulasi Matriks Red Clay, Karbon Aktif Sekam Padi, dan Cangkang Keong Mas sebagai Sistem Ganda Retensi Kelembapan dan Stabilisasi pH Tanah pada Kondisi Kemarau.”

Beragamnya karya yang dihadirkan para finalis menunjukkan kreativitas pelajar dalam melihat permasalahan di sekitar dan mengembangkan solusi melalui pendekatan yang inovatif. Karya-karya tersebut mencakup pemanfaatan limbah rumah tangga, pengembangan produk pertolongan pertama, hingga inovasi untuk mendukung sektor pertanian.

Semangat para pelajar dalam menciptakan solusi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar sejalan dengan komitmen Honda melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, yang terus mendorong kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai bidang, termasuk pendidikan dan pengembangan generasi muda.

Melalui AHM Best student, Honda memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, keberanian menyampaikan gagasan, serta kemampuan dalam menghasilkan karya yang bermanfaat. Ajang ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak pelajar untuk tidak hanya memiliki ide, tetapi juga berani mengembangkan dan mewujudkannya menjadi karya nyata.

Sebagai peraih juara pertama, SMAN 1 Rangkasbitung akan menjadi perwakilan Regional Banten pada seleksi tingkat nasional AHM Best Student 2026 yang akan dilaksanakan pada 21 September 2026 mendatang. Pada tahap tersebut, perwakilan Banten akan kembali membawa inovasi “Velora” untuk bersaing dengan perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia.(*/yogi)

Jakarta - Hujan mengubah lebih dari sekadar kondisi jalan. Dalam hitungan detik, air yang menempel di kaca depan dapat mengubah seberapa jelas seorang pengemudi membaca kendaraan di depannya, marka jalan, pengguna jalan lain, maupun perubahan situasi di sekitarnya. 

Di titik inilah keselamatan berkendara bermula dari sesuatu yang sangat mendasar: kemampuan untuk melihat. Sebelum pengemudi dapat menilai risiko dan menentukan respons, ia terlebih dahulu harus mampu menangkap situasi yang ada di hadapannya.  

Secara global, keselamatan jalan masih menjadi tantangan besar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 1,16 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas, dengan jutaan lainnya mengalami cedera. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keselamatan di jalan tidak dapat dilihat hanya dari satu faktor, melainkan membutuhkan kesiapan yang saling terhubung antara pengemudi, kendaraan, jalan, dan lingkungan perjalanan. 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., menekankan bahwa budaya keselamatan tidak berhenti ketika kendaraan dinyatakan lulus uji tipe atau laik jalan. Keselamatan harus dijaga sepanjang siklus hidup kendaraan, mulai dari desain, produksi, registrasi, hingga masa operasional. Hal tersebut disampaikan melalui Kasubdit Uji Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan RI, Heri Prabowo, dalam diskusi memperingati 100 tahun inovasi wiper Bosch di Jakarta, Kamis (3/9/2026). 


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keselamatan jalan bertumpu pada tiga hal: kendaraan yang laik, pengemudi yang kompeten, serta infrastruktur dan ekosistem yang mendukung. Ketiganya harus berjalan bersama, dengan sinergi pemerintah, industri, dan pengguna jalan sebagai kuncinya. 

"Kegiatan seperti Bosch Safety Driving Campaign ini merupakan salah satu contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan industri dapat memperkuat edukasi keselamatan kepada masyarakat luas," jelasnya. 

Di antara berbagai aspek yang mendukung keselamatan berkendara, visibilitas menjadi salah satu hal yang kerap luput dari perhatian. Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan bahwa sebagian besar keputusan pengemudi bergantung pada informasi visual. “Pengemudi mengambil keputusan berdasarkan apa yang mereka lihat. Karena itu, visibilitas yang baik menjadi bagian penting dalam membantu pengemudi membaca situasi dan mengambil keputusan lebih awal,” ujar Yannes. 

Menurut Yannes, hujan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lebih dari 31 persen, sementara kaca yang kotor dapat menurunkan efektivitas kontrol visual pengemudi. Ketika air, kabut, atau sisa sapuan menurunkan kontras pandangan, objek di jalan dapat terdeteksi lebih lambat. Akibatnya, waktu dan jarak yang tersedia bagi pengemudi untuk mengenali risiko dan mengambil keputusan juga menjadi lebih terbatas. 

Pandangan tersebut juga menempatkan industri pada peran penting dalam membangun keselamatan berkendara. Managing Director Bosch Indonesia, Pirmin Riegger, mengamini bahwa teknologi memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan, tetapi manfaatnya baru benar-benar terasa ketika inovasi dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata manusia. 

“Bagi Bosch, teknologi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru. Melalui prinsip Invented for Life, kami ingin memastikan bahwa inovasi memberikan manfaat nyata bagi kehidupan manusia. Dalam mobilitas, hal tersebut berarti menghadirkan teknologi yang membantu membuat perjalanan menjadi lebih aman, sekaligus dapat diandalkan dalam berbagai kondisi,” ujar Pirmin. 

Prinsip tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan Bosch di industri otomotif selama lebih dari satu abad. Tahun 2026 menandai 100 tahun teknologi wiper Bosch, yang menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah kebutuhan sederhana dalam berkendara terus mendorong inovasi dari waktu ke waktu. 

“Selama 100 tahun, kebutuhan pengemudi mungkin berkembang seiring perubahan kendaraan dan teknologi, tetapi satu hal tetap sama: manusia membutuhkan teknologi yang dapat diandalkan untuk membantu mereka berkendara dengan lebih aman. Karena itu, inovasi bagi kami bukan hanya tentang mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga tentang memahami bagaimana teknologi tersebut memberikan manfaat bagi penggunanya,” tambah Pirmin. 

Memperhatikan Hal-hal yang Sering Terlewat 

Dari sisi teknis, penurunan performa wiper sering kali terjadi secara bertahap dan tidak selalu langsung disadari pengemudi. Sapuan yang meninggalkan garis air, suara berdecit, gerakan yang tidak mulus, atau bagian kaca yang tidak lagi dibersihkan secara merata merupakan beberapa tanda bahwa wiper mulai kehilangan kemampuannya dalam menjaga pandangan. 

Country Sales Director Bosch Mobility Aftermarket, Griselda Iwandi, mengatakan bahwa kondisi wiper sebaiknya diperiksa secara berkala, sama seperti komponen kendaraan lainnya. “Idealnya, wiper diganti setiap enam bulan, tetapi kondisi penggunaan juga perlu diperhatikan. Pengemudi tidak perlu menunggu sampai wiper berhenti berfungsi. Ketika hasil sapuannya mulai menurun, itu sudah menjadi tanda untuk melakukan pemeriksaan dan penggantian,” ujar Griselda. 

Menurut Griselda, memastikan wiper bekerja optimal juga tidak hanya soal kondisi karetnya. Kesesuaian produk dengan kendaraan, pemasangan yang tepat, serta keaslian produk turut menentukan kinerja wiper. Karena itu, konsumen perlu memperhatikan spesifikasi dan memilih produk dari kanal yang terpercaya agar wiper dapat bekerja sebagaimana mestinya saat dibutuhkan. 

Sementara itu, sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan konsumen, distributor memiliki peran penting dalam memastikan informasi produk tersampaikan dengan tepat. Yoke Pribadi, President Director PT Berkat Otopart Indonesia, menilai edukasi perlu mencakup kesesuaian produk, keaslian, serta kanal pembelian yang tepercaya agar konsumen dapat mengambil keputusan yang tepat dan turut mendukung keselamatan di jalan. Pada akhirnya, menjaga visibilitas bukan hanya persoalan mengganti satu komponen kendaraan. Ini adalah kebiasaan kecil yang menjadi bagian dari kesiapan yang lebih besar sebelum seseorang memasuki jalan. 

Semangat tersebut juga diterjemahkan oleh Bosch melalui Care for Sight, sebuah inisiatif yang membawa perhatian terhadap pentingnya visibilitas dari sisi produk menuju kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat. Dalam momentum 100 tahun teknologi wiper Bosch, Bosch bersama Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) turut menghadirkan kontribusi berupa wiper untuk mendukung kendaraan ambulans, sebagai bagian dari upaya membantu menjaga kesiapan kendaraan yang memiliki peran penting dalam situasi darurat. 

“Kontribusi tersebut tidak dimaksudkan sebagai solusi tunggal terhadap seluruh kebutuhan kendaraan darurat, melainkan sebagai bagian dari komitmen Bosch untuk terus mendorong kesadaran bahwa kesiapan kendaraan merupakan bagian dari ekosistem keselamatan yang lebih luas,” jelas Griselda. 

Semangat untuk membangun kepedulian terhadap keselamatan inilah yang perlu terus diperkuat, tidak hanya melalui inovasi dan kontribusi industri, tetapi juga melalui kebiasaan masyarakat dalam menjalani setiap perjalanan. 

Bagi Bosch, komitmen ini juga tercermin dalam semangat Beres, Bosch, yakni menghadirkan solusi andal yang membantu pengguna menjalani keseharian dengan lebih mudah dan tenang. Dalam konteks mobilitas, semangat tersebut diwujudkan melalui teknologi yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna untuk mendukung kesiapan kendaraan serta perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
Jakarta - Setelah menjalani berbagai aktivitas dan rutinitas sehari-hari, menikmati perjalanan malam bersama teman-teman komunitas bisa menjadi cara sederhana untuk melepas penat. Semangat tersebut hadir dalam kegiatan New Vario EVO 160 Night Ride bertema ‘Leave It Behind’ yang digelar PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, Jumat (28/8) di Warkop SGN, Tangerang.
 
Turut diramaikan 150 bikers dari berbagai komunitas Honda Vario, mulai dari Vario 160 Riders Indonesia (VIORI) Tangerang Chapter, Vario 160 Riders Indonesia (VIORI) Jakarta Chapter, Vario 160 Community (V160) Tangerang Chapter, Ciputat Vario Club (CVC), Community Vario LED (CVL) Tangerang, Raider Varian Tangerang (RVT), V3 Brotherhood Tangerang, hingga Vario Banten Squad (VBS).
 
Rangkaian kegiatan diawali dengan night ride dari kawasan Ruko Ayodya menuju Warkop SGN, Tangerang. Para peserta menikmati pengalaman berkendara pada malam hari dengan tertib, peserta juga tetap menerapkan prinsip #Cari_Aman dengan menjaga jarak aman, mengikuti aturan lalu lintas, memperhatikan kondisi sekitar, serta menghormati pengguna jalan lainnya.
 
Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi safety riding. Peserta mendapatkan kembali pemahaman mengenai pentingnya berkendara secara aman, terlebih saat melakukan perjalanan di malam hari. Edukasi tersebut menjadi bekal bagi peserta agar pengalaman riding bersama tetap menyenangkan tanpa mengesampingkan aspek keselamatan.
 
Suasana kemudian semakin hangat melalui community talk yang menjadi ruang bagi para peserta untuk berbagi cerita dan pengalaman seputar aktivitas komunitas. Berbagai komunitas yang hadir dapat saling berinteraksi dan mempererat hubungan antarkomunitas Honda Vario. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sekaligus menjadi momen tak terlupakan di New Vario EVO 160 Night Ride.
 
“Melalui New Vario EVO 160 Night Ride menjadi cara kami untuk terus mendukung aktivitas positif Honda Community. Kami senang menjadi saksi setiap kegiatan yang menyatukan komunitas. Semoga kegiatan seperti ini terus menghadirkan pengalaman positif bagi komunitas dan semakin memperkuat hubungan yang terjalin,” ucap Marketing Communication PT Wahana Makmur Sejati, Tri Heri Kurniawan.
 
*Kenali Lebih Dekat New Honda Vario EVO 160*
 
New Honda Vario EVO 160 hadir dengan mesin 160cc 4 katup eSP+ berpendingin cairan, menghasilkan tenaga maksimal 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi puncak 14,0 Nm pada 6.500 rpm. Cocok untuk mereka yang menyukai speedy.
 
New Honda Vario EVO 160 tersedia dalam tiga tipe, yaitu CBS, CBS Nitro, dan ABS ACC. Tipe CBS memiliki pilihan warna Glossy Blue Lime dan Glossy White Red. Tipe CBS Nitro hadir dengan Nitro Matte Black Red dan Nitro Glossy Grey Lime. Sementara tipe ABS ACC tersedia dalam pilihan Ultimate Matte Black, Ultimate Matte White, Ultimate Matte Red, dan Ultimate Matte Purple.
 
Dari sisi fitur, New Honda Vario EVO 160 dilengkapi Honda Smart Key System dengan alarm dan answer back system, full LED lighting, serta full digital panel meter. Kebutuhan pengendara juga didukung USB Type-C Charger dan Pop Up Center Hook. Khusus untuk di tipe tertingginya, sudah dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS) yang membantu memberikan kontrol pengereman lebih optimal.
 
Untuk di area Jakarta - Tangerang, New Honda Vario EVO 160 dipasarkan mulai dari Rp28.779.000 untuk tipe CBS, Rp29.029.000 untuk CBS Nitro, dan Rp32.621.000 untuk ABS atau tipe tertingginya.
 
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin semakin mendekatkan line up Honda dengan konsumen dan komunitas. Kehadiran New Vario EVO 160 secara langsung di tengah aktivitas komunitas memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat lebih dekat sekaligus merasakan kenyamanan dari skutik yang satu ini. Kami berharap interaksi seperti ini dapat memberikan pengalaman berkesan bagi konsumen,” pungkas Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana. (*/yogi)