TRENDING NOW


Jakarta – Toyota Astra Motor (TAM) terus menggelontorkan produk baru dan penyegaran, meski tahun ini dapat dikatakan menjadi masa yang sulit di tengah pandemi ini.

Nah untuk kali ini, TAM meluncurkan facelift New Kijang Innova dan New Fortuner. Kehadiran kedua produk baru ini kian melengkapi series produk Innovative International Multipurpose Vehicle (IMV), setelah sebelumnya dirilis new Hilux.

Minor change pada keduanya dapat dikatakan membuat tampilan pada eksteriornya semakin mewah, sementara pada interior mampu menciptakan kenyamanan saat berkendara makin maksimal.

Fortuner sebagai SUV dibuat semakin sporty dan modern yang meningkatkan kesan gagahnya. Sementara Kijang Innova menegaskan kelasnya yang semakin ke arah premium, termasuk melalui varian Venturer.

Henry Tanoto, Vice President Director TAM mengatakan, penyegaran pada kedua model Toyota ini untuk lebih menyesuaikan dengan karakteristik masyarakat Indonesia, seiring berubahnya zaman.

Karakter calon konsumen untuk keduanya pun terus bergulir, yang tidak lagi didominasi ‘kaum’ keluarga saja, melainkan keluarga muda di era modern.

“Untuk itu kami melakukan pembaruan pada keduanya, dengan tetap mempertahankan DNA-nya, namun juga menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan saat ini serta tren yang senantiasa berkembang,” kata Henry, disela peluncuran Kamis (15/10/2020).

New Fortuner

DNA New Fortuner tampil lebih kuat berkat desain eksterior yang memberikan kesan lebih tangguh dan prestisius. Melirik perkembangannya, ini merupakan penyegaran perdana sejak generasi kedua dirilis di Indonesia pada 2016 lalu.

Penyegaran paling menonjol jelas pada fascia depannya, mulai dari grille dibalut chrome hitam dan garnish pada lampu LED dibuat lebih besar dengan desain baru lebih segar.

Ornamen chrome juga terlampir pada fog lamp dan bumper. Kesan sporti ditunjukkan oleh lis merah persis di atas grill, plus desain intake bersudut tajam.

Untuk varian TRD Sportivo, selain garnish chrome berkelir dark, dipasangkan velg berukuran besar 18 inci dual tone, ‘rumah’ spion dibalut warna hitam, serta step cover TRD Sportivo.

Pada varian reguler, rumah spion ini dibalut warna senada dengan bodi. Pada buritan, LED bar disematkan pada kombinasi lampu belakang. Sisi kepraktisan dimunculkan via power tailgate yang didukung kick sensor, yang tersedia pada semua varian.

Sedangkan di dalam, head unit layar sentuh 9 inci mampu terkoneksi Miracast dan SDL, voice command, dan surround monitor. Disematkan juga fitur wireless charging pad untuk smartphone.

Surround monitor tak hanya dapat membantu ketika parkir saja, juga menghadirkan beberapa fitur lain diantaranya Blind Spot Detection, Lane Departure Warning, Moving Object Detection, dan Headway Monitoring Warning untuk memantau jika ada mobil lain masuk ke dalam area safety New Fortuner.

Seluruh fitur tersebut akan memberikan peringatan dini pada pengemudi ketika mobil tidak dalam posisi aman saat menggunakan Surround Monitor.

Mengadopsi fitur Corolla Cross, head unit Fortuner baru telah dilengkapi NFC dan smartphone connection untuk semua varian.

Mesin diesel 2GD-FTV 2.400 cc masih terbenam di balik bonnet New Fortuner, yang juga dipasangkan pada tipe penggerak 4×2 dan 4×4. Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga 147 hp dan torsi 400 Nm.

Efisiensi kerja mesin ditingkatkan lewat teknologi electronically controlled commn-rail injection system, dengan tekanan 250 MPa yang diklaim irit konsumsi BBM-nya.

New Kijang Innova

Untuk facelift Kijang Innova model 2020 ini, ditanamkan beragam kenyamanan dan juga fitur pendukung sebagai mobil keluarga Indonesia sejak diluncurkan pertama kali pada 1977.

Tampilan model penyegaran kali ini membuat MPV hasil karya bangsa tersebut semakin ‘prestige premium’ dan ‘cool tough’. Konsep desain yang makin mewah, diperkuat aspek kesehatan yang dibutuhkan di masa pandemi saat ini.

Pada sisi eksterior, seluruh varian mendapat beberapa sentuhan baru seperti grille, bumper depan dan velg berkelir two-tone baru. Aksen sporty sengaja dipasangkan pada new Innova reguler, sedangkan tipe Venturer mendapatkan imbuhan mewah.

Untuk varian V mendapat sentuhan tambahan New Day-time Running Light, New Front Bumper with New Illuminating LED Fog Lamp, New Rear Combination Lamp with Black List, New Backdoor Black Paint Ornament, dan New Rear License Garnish.

Sementara pada varian G terdapat ubahan berupa New Front Bumper with Halogen Fog Lamp. Pada New Venturer tampil begitu dominan berkat New Dynamic 17” Alloy Wheel yang menguatkan tampilan cool dan tough.

Khusus Luxury Grade, New Innova dibekali ubahan yang ditujukan untuk memberikan kenyamanan lebih baik pada sisi interiornya, melalui New Black Color Captain Seat, New Seat Table, New Instrument Panel with Wooden Ornament, dan New Luxury Emblem pada sisi belakang eksterior.

Sementara Venturer, captain seat sudah menjadi opsi default sejak awal mobil ini diperkenalkan tahun 2017 lalu. Peningkatan infotainment menggunakan head unit serupa New Fortuner, yaitu berukuran 9 inci pada varian tertinggi didukung NFC.

Selain itu, Toyota menyematkan fitur yang dibutuhkan di masa pandemi ini yakni Integrated Air Purifier (car ionizer) baik pada new Kijang Innova maupun New Venturer.

“Kami tidak mengklaim adanya fitur ini untuk mengusir virus corona, tapi meningkatkan kualitas udara di dalam kabin menjadi lebih bersih,” tutur Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy, disela temu media.

Fitur akan aktif saat indikator menunjukkan terjadinya penurunan kualitas udara di kabin. Healthy feature ini sangat pas untuk menambah kenyamanan bagi anggota keluarga saat bermobilitas.

Banderol Makin ‘Fantastis’

Dengan adanya sejumlah penyegaran untuk kedua model tersebut, tentunya diikuti perubahan harga. Untuk New Fortuner dibanderol mulai dari harga Rp504,9 juta 4×2 G M/T DSL, hingga yang tertinggi varian 4×4 SRZ A/T DSL seharga Rp704,5 juta.

Sementara pada lini New Kijang Innova, versi facelift ini dipasarkan mulai dari Rp337,6 juta untuk tipe 2.0 G M/T BSN sampai Rp440,9 juta pada varian 2.4 V A/T DSL.

Sementara untuk Venturer, harga dimulai dengan Rp433,5 juta pada tipe 2.0 M/T BSN hingga Rp495,7 juta untuk varian 2.4 A/T DSL. Seluruh harga dalam status OTR Jakarta. (*/ist/yogi)

 


Jakarta – GAIKINDO berkomitmen untuk terus menjalankan upaya pemulihan industri otomotif dibawah arahan pamerintah, termasuk juga dengan rencana penyelenggaan GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) diakhir tahun 2020 ini. Namun, ditekankan bahwa GAIKINDO tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat dalam setiap upayanya memulihkan industri otomotif Indonesia.

Kondisi pandemi Covid-19 yang belum stabil dan kondusif, khususnya bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya, serta diaplikasikannya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke-dua di Jakarta telah memberikan dampak pada berkurangnya waktu persiapan GJAW, dan dirasa penyelenggaraannya diakhir November ini tidak akan berlangsung secara maksimal.

Atas dasar tersebut, GAIKINDO mengambil keputusan untuk menunda penyelenggaraan GAIKINDO Jakarta Auto Week. GAIKINDO berencana akan menyelenggarakan GAIKINDO Jakarta Auto Week, pada 9 – 17 Januari 2021.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO menyampaikan bahwa GAIKINDO memiliki tanggung jawab baik kepada pemerintah, anggotanya serta juga kepada masyarakat, untuk terus mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia untuk kesejahteraan seluruh masyarakat, dimana saat ini jalannya adalah melalui penyelenggaraan pameran otomotif. “Menjadi tanggung jawab GAIKINDO agar penyelenggaraan pameran ini dapat berlangsung baik, aman dan lancar. Pameran pada saat ini menjadi penting karena menandai titik kebangkitan industri otomotif Indonesia,” ujarnya.

Ciptakan Semangat Positif di Awal Tahun

GAIKINDO telah menyusun rencana untuk pameran yang akan digelar pada awal tahun tersebut.GAIKINDO akan memaksimalkan penyelenggaraan GAIKINDO Jakarta Auto Week, sebuah pameran yang akan menciptakan potensi penjualan mobil secara masif, dan juga menjadi ajang memperkenalkan produk baru.

“Jika tidak ada aral melintang, GAIKINDO Jakarta Auto Week akan jadi pameran otomotif pertama yang berlangsung setelah hampir semua event otomotif ditangguhkan pada 2020. Kami meyakini penyelenggaraanya akan menjadi momentum yang sangat baik dan sangat ditunggu baik dari para merek serta juga masyarakat yang pasti sudah sangat kangen dengan suasana pameran otomotif,” ungkap Rizwan Alamsjah selaku ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO.

Rizwan melanjutkan bahwa penekanannya adalah jika kondisi pandemi Covid-19 sudah dapat diatasi dan kesehatan dan keamanan masyarakat terjamin, maka dipastikan GJAW akan dilangsungkan awal 2021 nanti.

Berlangsung selama sembilan hari, GAIKINDO Jakarta Auto Week akan mengambil tempat di JCC, yang berada diarea strategis Jakarta yang mudah dijangkau. GJAW juga akan diramaikan dengan berbagai program yang direncanakan untuk mendongkrak penjualan yang terjadi selama pameran.

Dan selama pameran tentu akan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditentukan. “Pameran tentu akan menjalankan protokol pengamanan Covid-19, yang termasuk juga meminimalkan kontak langsung,” tutur Rizwan. Menurutnya GJAW akan menjalankan proses digital, termasuk pada saat pembelian tiket yang akan dijual secara online saja.

Yohannes Nangoi mengatakan bahwa Januari adalah saat yang sangat tepat untuk menyelenggarakan pameran GJAW, yang akan menjadi sebuah tonggak yang menunjukkan semangat postif industri otomotif Indonesia dalam melalui masa berat ditahun 2020. “Pelaksanaan GAIKINDO Jakarta Auto Week pada Januari nanti akan menjadi usaha GAIKINDO dibawah arahan pemerintah untuk mendorong industri otomotif Indonesia keluar dari masa sulit,” tutupnya.

GAIKINDO Jakarta Auto Week akan berlangsung pada 9 - 17 Januari 2021, di Jakarta Convention Center (JCC). Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, ikuti Instagram  @JakartaAutoWeek. (*/yogi)


Serang - Kepindahan sang legenda MotoGP Valentino Rossi ke Tim Yamaha Petronas tentunya mengejutkan semua pihak, khususnya para penggemar MotoGP yang selalu mengikuti pemilik nomor 46 ini selama 26 masa karirnya menunggangi kuda besi.

Selama berkarir sebagai pebalap Tim Monster Energy Yamaha, VR46 banyak mengalami masalah, baik di motornya maupun di kondisinya. Bahkan sempat beredar isu, sang legenda akan mengkhiri karir membalapnya di tahun ini bersama Yamaha.

Namun, beberapa hari jelang race Catalunya, mantan pembalap Ducati dan Honda ini memutuskan melanjutkan menarik gas motornya hingga beberapa tahun ke depan bersama tim barunya.

Masih di pabrikan berlogo Garputala, Rossi akan menunggangi motor dari Tim Yamaha Petronas hingga akhir musim 2021 mendatang dengan membawa beberapa mekaniknya terdahulu..   

Dengan pindahnya Rossi, otomatis menggeser beberapa pebalap lainnya juga, seperti Quartararo yang didampik sebagai pengganti Rossi di Tim Monster Energy Yamaha. Ya, Rossi dan Quartararo hanya bertukar posisi, namun tidak dengan tim lain, Alex Marquez yang digadang-gang bisa menggantikan posisi Pedrosa sebagai tandem MM93 di Repsol Honda, harus pindah juga ke tim satelit LCR Honda. (yogi)

Berikut Susunan pebalap MotoGP yang akan bertarung di musim 2021:

Repsol Honda:

1. Marc Marquez (Kontrak sampai tahun 2024)

2. Pol Espargaro (Kontrak sampai tahun 2022)


Monster Energy Yamaha:

1. Maverick Vinales (Kontrak sampai tahun 2022)

2. Fabio Quartararo (Kontrak sampai tahun 2022)


Ducati Team:

1. Jack Miller (Kontrak sampai tahun 2021, dan ada opsi diperpanjang sampai 2022)

2. Belum diumumkan (kandidatnya Francesco Bagnaia atau Johann Zarco)


Suzuki:

1. Alex Rins (Kontrak sampai tahun 2022)

2. Joan Mir (Kontrak sampai tahun 2022)


Red Bull KTM:

1. Miguel Oliveira (Kontrak sampai tahun 2021)

2. Brad Binder (Kontrak sampai tahun 2021)


Aprilia Gresini:

1. Aleix Espargaro (Kontrak sampai tahun 2022)

2. Andrea Iannone (Kontrak sampai tahun 2020)


Petronas Yamaha Sepang Team:

1. Franco Morbidelli (Kontrak sampai tahun 2022)

2. Valentino Rossi (Kontrak sampai tahun 2021)


Tech3 KTM:

1. Danilo Petrucci (Kontrak sampai tahun 2021)

2. Iker Lecuona (Kontrak sampai tahun 2021)


LCR Honda:

1. Alex Marquez (Kontrak sampai tahun 2022)

2. Belum diumumkan (kandidatnya Takaaki Nakagami, habis kontrak 2020)


Pramac Ducati:

1. Francesco Bagnaia (Antara tetap di Pramac atau pindah ke pabrikan Ducati)

2. Belum diumumkan (kandidatnya Jorge Martin)


Avintia Racing

1. Tito Rabat (Kontrak sampai tahun 2021)

2. Belum diumumkan (kandidatnya Enea Bastianini)


Jakarta - Valentino Rossi resmi bergabung dengan tim satetit Yamaha, Petronas Yamaha SRT. Komposisi tiap tim untuk musim balap 2021 perlahan mulai lengkap.

Konfirmasi kepindahan Rossi tersebut berarti terjadi pertukaran pebalap antara tim pabrikan dan tim satelit Yamaha. Seperti diketahui, The Doctor lebih dulu tergusur dari Monster Yamaha Monster Energy MotoGP setelah tempatnya diberikan pada Fabio Quartararo.

Perubahan komposisi skuat juga terjadi di tim juara dunia, Repsol Honda. Sejak awal musim ini, Repsol Honda sudah mengonfirmasi kalau Alex Marquez akan digantikan oleh Pol Espargaro, yang akan bertandem dengan Marc Marquez. Alex Marquez akan memperkuat LCR Honda musim depan.

Dari Ducati, cuma Jack Miller yang sudah ada kepastian masa depan setelah dia naik dari tim satelit ke tim utama. Sampai saat ini Ducati belum memutuskan siapa yang akan menjadi pebalap kedua mereka, setelah Andrea Dovizoso dipastikan angkat kaki dari tim asal Italia itu.

Hal serupa berlaku di tim satelit Pramac Ducati. Belum ada kepastian soal nasib Johan Zarco dan Francesco Bagnaia, meski banyak dirumorkan keduanya akan bertahan, entah di tim satelit atau tim pabrikan.

Rumor yang beredar, musim depan Ducati juga akan menambah dua pebalap muda dari kelas Moto2. Jorge Martin dari tim Pramac dan Enea Bastianini dari tim Avintia.

Tito Rabat juga sudah mengamankan kontrak bersama Ducati musim depan kendati penampilannya tidak memukau musim ini.

Selain itu, ada dua pebalap yang masih belum jelas akan membela tim mana di MotoGP 2021. Mereka adalah Andrea Dovizioso yang tidak memperpanjang kontraknya dengan Ducati dan Cal Crutchlow yang sudah digeser oleh Alex Marquez di LCR Honda. (*/net/yogi)

Jakarta - Di tengah pemulihan pasar otomotif nasional yang diakibatkan pandemi Covid-19, dikatakan penjualan lini produk otomotif belum menunjukkan pergerakan kenaikan yang signifikan.

Per Agustus lalu, pendistribusian unit mobil ke dealer (whole sales) secara nasional mencapai 320 ribu unit, sementara retail sales di kisaran angka 360 ribu unit.

Sedangkan secara YTD (Year To Date), atau sejak Januari – Agustus, capaian whole sales Daihatsu secara total mencapai 57.978 unit dengan peningkatan market share menjadi 17,9% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,4%.

Terkait retail sales, penjualan Daihatsu mencapai 65.767 unit dengan peningkatan market share menjadi 18,1% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 16,9%.

Untuk posisi di pasar nasional, Daihatsu masih berada di urutan kedua dengan penurunan penjualan hingga 42,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 114.500 unit untuk retail sales.

Pada whole sales tercatat penurunan 49,8% dibanding pada Januari – Agustus 2019 sebesar 115.500 unit. Meski begitu, penurunan ini masih lebih baik dibanding nasional yaitu 51,1% untuk whole sales dan 46,2% pada retail sales.

Secara bulanan, whole sales Daihatsu meningkat dari yang sebelumnya sebesar 1.553 unit pada Juli, menjadi 6.651 unit pada Agustus, dengan kenaikan lebih dari 4 kali lipat.

Di bulan yang sama, retail sales tercatat sebanyak 6.300 unit, atau naik 7% dibandingkan bulan Juli lalu sebesar 5.890 unit.

Secara akumulatif, retail sales Daihatsu masih tetap didominasi Sigra dengan capaian sebesar 18.140 unit, berkontribusi sebesar 27,6% hingga Agustus lalu.

Diikuti oleh Gran Max Pick-Up 14.054 unit (21,4%), dan Terios 9.844 unit (15,0%). (*/dp/yogi)

Jakarta – Sejak 2011, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus melestarikan salah satu satwa yang dilindungi di Indonesia, yakni Penyu. Saat ini, terdapat enam konservasi penyu binaan Daihatsu di Tanah Air.

Dalam pengembangannya, Daihatsu menggandeng KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), serta komunitas pelestari penyu.

Seperti diketahui, dari tujuh spesies di dunia, enam diantaranya berhabitat di Indonesia. Perubahan iklim, pembangunan industri, serta meningkatnya sampah di laut menyebabkan kehidupan penyu kian terancam.

Ada pun enam lokasi konservasi itu berada di Pulau Pramuka yang bertempat di Taman Nasional Kepulauan Seribu yang diresmikan pada 2013; Perancak, Bali (2013); dan di Batu hiu, Pangandaran (2015).

Kemudian di Pasir Jambak, Padang (2017); Pantai Binasi, Sibolga (2019); serta Alun utara, Bengkulu (2020). Hingga kini, balai konservasi penyu binaan Daihatsu telah berhasil menetaskan serta melepas-liarkan sebanyak lebih dari 399.000 Tukik.

Elvina Afny, Customer Satisfaction & Value Chain Division Head ADM mengatakan, pelestarian satwa bernama ilmiah Chelonioidea ini merupakan salah satu bentuk komitmen program CSR perusahaan yakni Hijau Bersama Daihatsu.

“Konservasi Penyu binaan Daihatsu bertujuan melestarikan penyu, yang memiliki fasilitas; tempat peteluran penyu, kolam penampungan sementara, ruang dan media edukasi bagi pengunjung,” ujar Elvina.

Selain itu, balai konservasi tersebut juga menerima kunjungan dari sekolah, mahasiwa yang sedang melakukan penelitian, dan para wisatawan yang berkunjung. Sebagai bentuk keseriusannya, Daihatsu juga telah mendeklarasikan program Penyu Untuk Indonesia.

Dengan begitu, Daihatsu menjadi satu-satunya perusahaan di sektor swasta yang menyatakan komitmennya dalam usaha pelestarian lingkungan pada forum Our Ocean Conference 2018 di Bali, yang bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia.

Elvina mengakui di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini, jumlah pengunjung yang datang ke lokasi konservasi penyu Daihatsu tentunya mengalami penurunan signifikan.

Dan sebagai bentuk perhatian Daihatsu terhadap konservasi, lanjutnya, Daihatsu mulai memperkenalkan keenam konservasi tersebut di channel social media Daihatsu.

“Diharapkan konservasi penyu ini akan semakin dikenal oleh masyarakat luas, sehingga jumlah kunjungan akan meningkat kembali setelah masa pandemi berakhir,” tutupnya. (*/dp/yogi)