TRENDING NOW

Cilegon – Gelaran Cilegon Offroad Challenge (COC) Hard Adventure 4x4 yang berlangsung di Lapangan Dinas Sosial Cikeray, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, pada 8–9 Agustus 2026 resmi berakhir dengan sukses dan meriah. Event otomotif adu ketangkasan di medan ekstrem ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dari para pecinta offroad dari berbagai daerah.

Keberhasilan agenda ini menjadi momentum istimewa bagi Pengurus Cabang (Pengcab) Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kota Cilegon. Pasalnya, kegiatan berskala besar tersebut merupakan gagasan yang telah dirancang dan dinantikan sejak tiga tahun lalu.

Ketua Pengcab IOF Kota Cilegon, Ana Sudarna, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran serta suksesnya penyelenggaraan acara yang memacu adrenalin tersebut.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian Cilegon Offroad Challenge dapat berjalan dengan baik. Event ini sebenarnya sudah kami rencanakan dan ajukan sejak hampir tiga tahun lalu, dan akhirnya bisa terealisasi dengan luar biasa," ujar pria yang akrab disapa Dana ini di lokasi acara, Minggu (9/8/2026).
Dana menjelaskan, jumlah partisipan pada gelaran COC kali ini terbilang melampaui target awal panitia. Walaupun tanpa publikasi skala besar dan hanya disosialisasikan secara terbatas melalui jejaring internal komunitas, tingkat pendaftaran peserta tercatat melonjak tinggi.

"Antusiasme peserta sangat luar biasa. Jika tidak dibatasi, pendaftar bisa mencapai hampir 140 peserta. Angka ini terbilang sangat tinggi dibandingkan rata-rata event serupa yang biasanya diikuti sekitar 75 hingga 80 peserta," tegas Dana.

Terselenggaranya event ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan penuh Forkopimda Kota Cilegon, Pengda IOF Banten, panitia pelaksana, serta jajaran sponsor yang turut memanjakan para peserta dengan berbagai doorprize menarik hingga hadiah utama.

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari Pengda IOF Banten, Forkopimda, panitia pelaksana, hingga para sponsor. Semoga kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang solid dan dapat kembali digelar secara berkelanjutan di Kota Cilegon," tutup Dana. (Yogi)

Serang — Gelaran ajang adu nyali bertajuk Cilegon Off Road Challenge (COC) Hard Adventure 4x4 resmi digelar pada Jumat dan Sabtu, 8–9 Agustus 2026. Berlokasi di kawasan Lingkar Selatan, tepatnya di belakang SPBU Waringinkurung, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, event ini sukses menyedot perhatian para pecinta otomotif ekstrem dari berbagai daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh klub Anak-Anak Jalanan (AAJ) ini menjadi jawaban atas kerinduan para offroader setelah sekian lama dinantikan oleh jajaran IOF Cilegon.
Ketua Panitia Pelaksana, Iskandar Riza, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya ajang berskala nasional ini. Menurutnya, antusiasme peserta yang hadir melebihi ekspektasi awal panitia.

"Awalnya target kami hanya 60 peserta, tetapi antusiasmenya luar biasa hingga menembus 93 peserta. Mereka datang dari berbagai daerah seperti TLCI Jaya Raya Jakarta, Bogor, Palembang, Sukabumi, Madura, hingga Lampung. Bahkan, pembukaan start pertama dipimpin langsung oleh Wakapolda," ujar Iskandar Riza di lokasi acara.

Para peserta diuji menaklukkan rute sepanjang kurang lebih 7 kilometer yang terbagi ke dalam beberapa Country Road (CR 1, CR 2, hingga CR 3) sebelum menyentuh garis finish. Meski tidak diguyur hujan, trek yang disajikan dinilai sangat ekstrem dan penuh tantangan. Kendaraan tangguh sekelas Hardtop maupun V80 bahkan berisiko terguling jika pengemudi kurang waspada. Akibat rute yang ekstrem, peserta diperkirakan baru tiba di finish pada malam hari hingga keesokan harinya.
Panitia juga menyiapakan hadiah fantastis bagi para pemenang. Pada kategori utama Hard Adventure, juara pertama berhak membawa pulang 1 unit mobil, juara kedua 1 unit sepeda motor baru, dan juara ketiga 1 unit sepeda motor. Tak hanya itu, pada hari Minggu panitia juga menggelar fun game dengan hadiah menarik lainnya seperti sepeda motor, jack hammer, serta toolbox.

Dikatakan Iskandar, jalur yang disediakan panitia cukup ekstrem dan penuh obstacle sepanjang hampir 7 kilometer. Hal ini tentunya menantang skill para offroader untuk bisa menyelesaikan rute hingga ke garis finish. 

Ditambahkan ketua IOF Pengcab Cilegon Ana Sudarna, kegiatan ini merupakan kegiatan ke-4 yang diadakan oleh Pengcab Cilegon dan yang pertama dilakukan di lingkungan Kota Cilegon dan sukses mengundang hampir 100 offroader. 
"Alhamdulillah seluruh rangkaian Cilegon Offroad Challenge dapat berjalan dengan baik. Event ini sebenarnya sudah kami rencanakan dan ajukan sejak hampir tiga tahun lalu, dan akhirnya bisa terealisasi dengan luar biasa," ujar Ana Sudarna di lokasi acara, Minggu (9/8/2026).

Pria yang akrab disapa Dana ini menjelaskan, jumlah peserta pada gelaran COC kali ini terbilang melampaui target. Meski tanpa publikasi skala besar dan hanya disosialisasikan secara terbatas melalui jejaring komunitas, jumlah pendaftar tercatat melonjak tinggi.

"Antusiasme peserta sangat luar biasa. Jika tidak dibatasi, pendaftar bisa mencapai hampir 140 peserta. Angka ini terbilang sangat tinggi dibandingkan rata-rata event serupa yang biasanya diikuti sekitar 75 hingga 80 peserta," jelasnya.

Terselenggaranya event ini turut mendapat dukungan dari Forkopimda Kota Cilegon, Pengda IOF Banten, serta jajaran sponsor. Selain itu, jajaran panitia pelaksana juga menyiapkan berbagai doorprize dan hadiah utama menarik bagi para peserta yang berpartisipasi.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung, mulai dari Pengda IOF Banten, Forkopimda, panitia pelaksana, hingga para sponsor. Semoga kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang solid dan dapat kembali digelar secara berkelanjutan di Kota Cilegon," tutup Dana. (Yogi)
Cilegon – Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Off-Road Federation (IOF) Banten memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan Cilegon Offroad Challenge (COC) Hard Adventure 4x4 yang berlangsung di Lapangan Dinas Sosial Cikerat, Cilegon, pada 8–9 Agustus 2026.

​Ketua Pengda IOF Banten, Andi Jempol, menyatakan bahwa pencapaian Pengcab IOF Cilegon kali ini menjadi catatan istimewa. Sebab, setelah sekian lama sukses menggelar berbagai agenda di luar daerah kerja sama dengan wilayah lain, Pengcab Cilegon kini membuktikan kemampuannya mengeksekusi event berskala besar di wilayah sendiri.
​"Kami dari IOF Banten selaku regulator memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengcab Cilegon di bawah kepemimpinan Pak Dana dan seluruh jajaran panitia. Selama ini Pengcab Cilegon sering membuat event di luar wilayah, seperti di Mancak hingga Bantarwangi. Hari ini mereka membuktikan sukses menggelar event di rumah sendiri," ujar Andi Jempol saat memberikan sambutan.

​Meskipun secara keseluruhan acara berjalan lancar dan memuaskan para peserta, Andi menyertakan catatan evaluasi konstruktif, termasuk dari Kapolda Banten yang turut menjajal lintasan. Evaluasi terkait penambahan penunjuk arah di lintasan akan dijadikan bahan pembenahan untuk event-event mendatang.

​"Pak Kapolda Banten sangat puas dengan lintasannya, bahkan beliau menyampaikan keinginan untuk menjajal kembali trek ini saat musim hujan nanti. Catatan evaluasi seperti penunjuk rute tentu jadi bahan pembenahan kita ke depan," jelasnya.

​Lebih lanjut, Pengda IOF Banten memaparkan agenda kegiatan offroad yang telah masuk dalam kalender rekomendasi organisasi sepanjang tahun 2026. Rangkaian agenda tersebut disiapkan untuk terus menyalurkan hobi sekaligus mendorong potensi pariwisata daerah.

​"Dalam waktu dekat, kita ada agenda Extreme Offroad di Cisungsang pada 17–20 September 2026 yang bertepatan dengan acara adat Kasepuhan dan musim durian. Selain itu, ada event LWA serta wacana kegiatan Overland menuju kawasan Ujung Kulon guna mempromosikan pariwisata Banten ke tingkat nasional," tutup Andi. (yogi)
Serang — PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menggelar pameran Mitsubishi Motors Auto Show di Serang, Banten, yang berlangsung di Mall of Serang (MOS), pada tanggal 3 hingga 9 Aguatus 2026. 

Pameran ini dihadirkan untuk memberikan akses dan kemudahan bagi masyarakat Banten agar dapat menikmati berbagai tawaran program promo spesial layaknya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tanpa harus bepergian jauh ke Tangerang.

Dalam pameran ini, Mitsubishi mematok target penjualan sebanyak 125 unit Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Antusiasme masyarakat Banten terbukti cukup tinggi, pengunjung yang datang tak hanya didominasi warga Kota Serang, tetapi juga datang dari wilayah Pandeglang hingga Lebak.
Mendekati penghujung pameran, realisasi SPK telah menembus angka 62 persen dari target, atau sebanyak 77 unit. Lini model Mitsubishi Destinator menjadi penyumbang penjualan terbesar dengan raihan 23 unit, disusul oleh Mitsubishi Xpander (20 unit), Pajero Sport (14 unit), Xpander Cross (8 unit), serta varian teranyar XForce sebanyak 11 unit.

Dari total pemesanan untuk Mitsubishi XForce, varian Hybrid Electric Vehicle (HEV) mendominasi pilihan konsumen dibandingkan tipe konvensional (Internal Combustion Engine/ICE). Hal ini mengindikasikan bahwa penerimaan masyarakat Banten terhadap teknologi hibrid perdana dari Mitsubishi ini sangat positif.

Faktor utama yang memikat daya tarik konsumen terhadap XForce HEV adalah tingkat efisiensi bahan bakarnya yang luar biasa. Berdasarkan pengujian jarak jauh rute Jawa–Bali sejauh lebih dari 1.100 km, kendaraan ini tercatat hanya mengonsumsi 42 liter bahan bakar. 

Konsumsi BBM saat melintasi jalan tol mampu mencapai kisaran 1:42 km/liter, sementara untuk penggunaan harian dalam kota berada di kisaran 1:20 km/liter.

Secara teknis, sistem Hibrid pada XForce HEV bekerja secara otomatis dan tidak memerlukan pengisian daya eksternal (plug-in). Baterai terisi mandiri melalui kinerja mesin konvensional maupun sistem pengereman regeneratif, dengan durasi pengisian dari kondisi kosong hingga penuh hanya memakan waktu sekitar 2,5 menit. 

Selain efisiensi mesin, XForce HEV dibekali berbagai fitur modern seperti frameless panoramic roof, serta 7 pilihan mode berkendara (Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, dan EV Priority). Fitur Tarmac hadir untuk memberikan akselerasi dan daya dorong yang lebih responsif, sedangkan mode EV Priority memungkinkan kendaraan melaju sepenuhnya menggunakan daya listrik.

Guna memberikan pengalaman berkendara secara langsung, MMKSI menyediakan tiga unit kendaraan test drive, yakni XForce HEV, Destinator, dan Pajero Sport. Pengunjung yang melakukan uji kendara (test drive) maupun transaksi di lokasi pameran juga berhak mendapatkan berbagai program hadiah langsung, seperti lucky dip senilai hingga Rp10 juta, serta merchandise eksklusif berupa polo shirt, topi, hingga carabiner. (yogi)
Tangerang — PT Kia Sales Indonesia kembali mencuri perhatian di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan memamerkan Kia PV5. Kendaraan ini hadir sebagai wujud nyata dari konsep Platform Beyond Vehicle (PBV) yang menawarkan fleksibilitas penuh untuk berbagai lini kebutuhan mobilitas modern.

Dirancang di atas platform khusus E-GMP.S, Kia PV5 mengusung filosofi "One Platform, Multiple Solutions". Pendekatan modular ini memungkinkan satu basis kendaraan untuk dikembangkan ke dalam beragam konfigurasi, mulai dari varian Passenger, Cargo, Crew Van, Mobile Office, hingga Wheelchair Accessible Vehicle (WAV) dan fungsi kendaraan medis.

VP Commercial Kia Sales Indonesia, Welly Nugroho, menjelaskan bahwa PV5 membawa cara pandang baru dalam industri otomotif, di mana kendaraan tidak lagi terbatas pada satu fungsi statis. Melalui konsep PBV, Kia menghadirkan platform adaptif yang sanggup menyesuaikan perkembangan kebutuhan pengguna, baik untuk operasional bisnis, mobilitas keluarga, maupun layanan publik.

Keunggulan desain modular dan kapabilitas operasional Kia PV5 sebelumnya telah diakui secara global lewat deretan penghargaan bergengsi sepanjang tahun 2026. Di antaranya gelar Best Large Car di Autocar Awards 2026, penghargaan desain Red Dot Award 2026, iF Design Award 2026 Gold, serta predikat International Van of the Year 2026.

Tak hanya unggul dalam aspek desain, varian PV5 Cargo juga berhasil mengukir rekor dunia GUINNESS WORLD RECORDS™ setelah menempuh jarak 693,38 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh dengan membawa kapasitas muatan maksimal.

Melalui keikutsertaannya di GIIAS 2026, Kia optimistis PV5 dapat memberikan gambaran jelas mengenai arah masa depan mobilitas yang lebih dinamis, efisien, dan relevan bagi pasar Indonesia. (*/yogi) 

Tangerang — Beragam kendaraan listrik terbaru hadir di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan tawaran teknologi dan spesifikasi yang semakin kompetitif. Di tengah banyaknya pilihan tersebut, Volkswagen Indonesia menghadirkan pendekatan berbeda melalui Volkswagen ID. Buzz ‘The Icon Collection’ di Hall 3A.
Tampil dalam balutan warna monotone Starlight Blue, ID. Buzz menjadi salah satu model yang paling banyak disinggahi pengunjung. Bentuknya mudah dikenali, bahkan dari kejauhan, melalui siluet yang memiliki hubungan kuat dengan Volkswagen Kombi. Alih-alih meninggalkan warisan desainnya demi tampil futuristis, ID. Buzz justru membawa karakter Kombi memasuki era kendaraan listrik. Desain yang terasa familiar tersebut kini dipadukan dengan penggerak listrik, kabin lapang, serta teknologi modern yang relevan untuk digunakan sehari-hari.

Pendekatan inilah yang membuat ID. Buzz menghadirkan pengalaman yang berbeda di tengah semakin ramainya pilihan EV. Sebagian pengunjung datang karena mengenali garis desainnya, sementara sebagian lainnya penasaran melihat bagaimana sebuah ikon Volkswagen diterjemahkan menjadi kendaraan listrik premium.

Antusiasme terhadap ID. Buzz juga terlihat dari kunjungan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyempatkan diri mengunjungi area Volkswagen dan merasakan langsung pengalaman berada di dalam kabin ID. Buzz. Kehadiran tersebut menjadi salah satu momen yang menambah semarak area Volkswagen sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2026. 

"Saat ini pelanggan memiliki semakin banyak pilihan kendaraan listrik. Teknologi dan spesifikasi tentu penting, tetapi itu bukan lagi satu-satunya pertimbangan. Pelanggan juga mencari kendaraan yang memiliki identitas dan dapat mencerminkan karakter mereka,” ujar Edo Junarko Chandra, Chief Operating Officer Volkswagen Indonesia.

Tiga Warna, Tiga Karakter
Volkswagen ID. Buzz ‘The Icon Collection’ hadir dalam tiga pilihan warna monotone yang mencerminkan karakter berbeda, yaitu Lime Yellow, Monosilver, dan Starlight Blue. Lime Yellow tampil cerah, berani, dan ekspresif. Monosilver membawa kesan elegan dan minimalis. Sementara Starlight Blue menawarkan karakter yang lebih tenang, modern, dan percaya diri. Setiap pilihan tidak hanya membedakan tampilan kendaraan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menemukan ID. Buzz yang paling sesuai dengan karakter mereka.

Personalisasi kemudian berlanjut ke dalam kabin melalui pilihan BOZZ Interior, White Signature Interior, dan Fun Edition Interior, memberikan keleluasaan bagi pelanggan untuk memilih suasana kabin yang paling sesuai dengan preferensi mereka. Pada BOZZ Interior, terdapat pula fitur SmartDeck, sebuah premium utility tray yang terintegrasi di bagian belakang kursi depan, turut menghadirkan fleksibilitas tambahan untuk mendukung berbagai aktivitas selama perjalanan bersama keluarga maupun orang-orang terdekat.

Ikonik dan Fungsional
Karakter kuat ID. Buzz tidak mengorbankan fungsi. Dengan konfigurasi enam tempat duduk, kendaraan ini menawarkan dua kursi individual di baris kedua dengan Easy Entry serta dua kursi yang dapat dilepas di baris ketiga.

Konfigurasi tersebut memungkinkan ruang kabin disesuaikan untuk membawa keluarga, teman, maupun barang bawaan. Pintu geser elektrik di kedua sisi juga memberikan akses yang lebih mudah, terutama ketika kendaraan digunakan bersama anak-anak atau berada di area parkir yang terbatas.

Kenyamanan perjalanan didukung oleh Electrochromic Panoramic Smart Glass Roof, ambient lighting 30 warna, 3-zone Climatronic, serta lumbar support pneumatik dengan fungsi pijat. Untuk kebutuhan konektivitas dan hiburan, ID. Buzz dilengkapi Digital Cockpit, layar infotainment 12,9 inci, koneksi nirkabel melalui Apple CarPlay dan Android Auto, port USB-C di masing-masing kursi, serta premium sound system Harman Kardon.

Sebagai EV premium, Volkswagen ID. Buzz menawarkan performa yang siap menemani berbagai perjalanan melalui baterai berkapasitas 91 kWh, tenaga 210 kW, torsi maksimum 560 Nm, serta jarak tempuh hingga 573 km (NEDC), memberikan keleluasaan untuk menemani perjalanan jarak jauh maupun mobilitas sehari-hari dengan karakter kendaraan listrik yang efisien.

Teknologi keselamatannya sangat komprehensif, mencakup Adaptive Cruise Control dengan stop and go, Travel Assist, Side Assist, Rear Traffic Alert, exit warning system, Front Assist dengan pemantauan pejalan kaki dan pesepeda, Area View, serta Park Distance Control.

Dukungan Kepemilikan ID. Buzz yang Menyeluruh
Volkswagen Indonesia melengkapi ID. Buzz dengan dukungan purna jual untuk memberikan ketenangan selama masa kepemilikan. Untuk Volkswagen ID. Buzz, pelanggan mendapatkan dukungan gratis biaya perawatan berkala hingga 5 tahun atau 100.000 km, garansi kendaraan hingga 4 tahun atau 100.000 km, serta garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km. 
Pelanggan juga memperoleh portable charger yang memudahkan pengisian daya darurat di manapun*, beserta wall charger 11 kW untuk mendukung pengisian daya kendaraan di rumah. Seluruh layanan purna jual didukung oleh suku cadang asli dan teknisi Volkswagen yang terlatih.

"ID. Buzz menawarkan teknologi listrik yang relevan dengan kebutuhan saat ini, tetapi tetap membawa identitas desain Volkswagen yang telah dikenal selama beberapa generasi. Kombinasi inilah yang membuat ID. Buzz memiliki tempat tersendiri di tengah pasar EV yang semakin ramai. Kami mengundang seluruh pengunjung GIIAS untuk mengenal lebih dekat EV van legendaris ini, merasakan suasana kabinnya, dan menemukan langsung pengalaman yang membuat ID. Buzz begitu istimewa," tutup Edo.

Hingga 9 Agustus 2026, Volkswagen Indonesia mengundang pengunjung untuk datang ke area Volkswagen di Hall 3A, melihat langsung ID. Buzz ‘The Icon Collection’, masuk ke dalam kabinnya, serta merasakan sendiri pengalaman yang menjadikan kendaraan listrik ini tetap relevan sebagai ikon Volkswagen di era elektrifikasi. (*/yogi)