TRENDING NOW

Jakarta – Polytron terus berkomitmen mengedukasi masyarakat tentang mobilitas ramah lingkungan melalui kehadirannya di berbagai ajang otomotif nasional. Usai mencatat lonjakan penjualan hingga 4x lipat di Jakarta Fair (PRJ) bulan lalu, Polytron optimis tren positif ini akan berlanjut di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Antusiasme ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap berbagai keunggulan seri FOX 350.

Tren positif tersebut juga tercermin dari populasi pengguna motor listrik Polytron yang kini hampir menyentuh 70.000 pengguna di seluruh Indonesia. Tingginya angka adopsi ini banyak didorong oleh pengalaman memuaskan konsumen. Testimoni nyata di berbagai komunitas dan media sosial menciptakan efek word-of-mouth masif mengenai keandalan motor listrik Polytron.

"Lonjakan penjualan 4x lipat di PRJ menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai menjadikan kendaraan listrik sebagai rutinitas harian. Kami bersyukur atas kepercayaan ini dan optimis kehadiran Polytron di GIIAS 2026 akan kembali disambut antusias," ungkap Head of Group Product EV 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly.

Polytron FOX 350 kini menjadi salah satu model yang paling banyak diadopsi masyarakat. Tingginya minat ini didukung oleh fitur yang berfokus pada kenyamanan dan keamanan berkendara. Motor ini dilengkapi smart keyless system, konektivitas smartphone, regenerative braking level 2 untuk efisiensi daya, cruise control, hingga hill start assist untuk kendali optimal di jalan menanjak.

Rayakan Semarak Kemerdekaan dengan Subsidi Mandiri Polytron Hingga Rp6,5 Juta

Dalam rangka merayakan semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di bulan Agustus ini, Polytron mengajak masyarakat untuk melangkah ke arah mobilitas yang lebih hemat dan praktis. Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen percepatan transisi energi, Polytron memberikan subsidi mandiri dengan nilai besar selama periode Agustus 2026.
Detail subsidi langsung yang diberikan meliputi:
FOX 200 – Subsidi Rp6.500.000
FOX 350 – Subsidi Rp6.000.000
FOX 500 – Subsidi Rp5.000.000

Momentum semarak perayaan kemerdekaan ini menjadi saat yang tepat bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan tanpa harus terbebani biaya tinggi. Saatnya menikmati perjalanan yang lebih bebas, lebih hemat, dan siap menemani aktivitas setiap hari.

“Bagi konsumen yang ingin memanfaatkan momentum subsidi spesial di bulan Agustus ini, informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi produk dan lokasi dealer terdekat dapat diakses melalui situs resmi Polytron dan Instagram resmi di @polytron.ev atau dapat langsung merasakan sensasi test ride di ajang GIIAS 2026 area test ride Hall 11,” tutup Ilman. (*/yogi)
Jakarta - Wahana Artha Group (WAG) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 sebagai momentum memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, sekaligus komitmen perusahaan menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan. Mengusung tema “Improving Together, Growth For All”, puncak acara berlangsung di Auditorium Gedung Wahana Artha Head Office, Jakarta Pusat.

Memasuki usia ke-54, WAG terus memperkuat posisinya melalui empat lini bisnis utama, yakni Integrated Motorcycle Services, Hospitality, Food & Beverage (F&B), serta Bio-Catalyst & Additives. Keempat lini bisnis tersebut menunjukkan pertumbuhan yang positif dan saling melengkapi dalam membangun ekosistem usaha yang kuat. 
Pertumbuhan tersebut tidak hanya mencerminkan keberhasilan strategi bisnis perusahaan, tetapi bukti kemampuan WAG dalam beradaptasi terhadap dinamika industri yang terus berkembang. Berbekal pengalaman lebih dari setengah abad, perusahaan terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengembangan SDM, digitalisasi, serta sinergi antarlini bisnis menjadi modal untuk terus bertumbuh.

“Lima puluh empat tahun merupakan perjalanan yang penuh pembelajaran, tantangan, dan pencapaian. Kami bersyukur dapat tumbuh bersama dengan Wahanians. Setiap langkah yang kami tempuh menjadi motivasi untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pertumbuhan yang memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkap CEO Wahana Artha Group, Taufik Aulia.

Tema “Improving Together, Growth For All” menjadi representasi arah perusahaan dalam membangun pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis, tetapi juga pada penguatan budaya perusahaan, pengembangan SDM, serta penciptaan dampak positif yang berkelanjutan. 

Semangat tersebut juga tercermin dalam berbagai rangkaian kegiatan pra-HUT yang melibatkan Wahanians dari seluruh lini bisnis. Beragam aktivitas diselenggarakan tidak hanya sebagai bagian dari perayaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kolaborasi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan budaya kerja yang sehat, sportif, dan inovatif di lingkungan perusahaan.

Rangkaian kegiatan pra-HUT meliputi ultimate fitness challenge (UFC), turnamen futsal, badminton, lomba memancing, kompetisi creative video, hingga berbagai kegiatan kebersamaan lainnya yang mendapat antusiasme tinggi dari Wahanians. Melalui kegiatan tersebut, WAG ingin terus membangun sinergi lintas unit bisnis, mempererat hubungan antarkaryawan, sekaligus mendorong lahirnya semangat kolaboratif yang menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan perusahaan.

Memperkuat Kepedulian Melalui Aksi Nyata
Sejalan dengan semangat “Improving Together, Growth For All”, WAG memaknai pertumbuhan perusahaan tidak hanya melalui pencapaian bisnis, tetapi juga melalui kontribusi nyata menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, rangkaian HUT ke-54 turut diisi dengan berbagai kegiatan sosial sebagai komitmen dan tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Salah satu kegiatan yang kembali diselenggarakan adalah donor darah yang melibatkan partisipasi aktif Wahanians. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap sesama sekaligus mendukung upaya pemenuhan kebutuhan stok darah untuk membantu sesama yang membutuhkan. 

Pada momentum Hari Raya Iduladha, WAG turut menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar area operasional sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan perusahaan yang telah memasuki usia ke-54. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan ingin terus memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Dalam mendukung dunia pendidikan juga diwujudkan melalui program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis untuk Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN). Dengan penglihatan yang lebih baik, para siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih optimal, serta semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Selain itu, perusahaan juga menyalurkan donasi paket sembako sebanyak 1.500 kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan Jakarta - Tangerang. Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen WAG untuk terus hadir dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kami hadirkan bagi masyarakat. Karena itu, semangat berbagi dan kepedulian sosial akan selalu menjadi bagian dari perjalanan WAG. Kami ingin memastikan setiap langkah pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kontribusi nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” lanjut Taufik Aulia.

WAG optimistis akan terus memperkuat sinergi di seluruh lini bisnis, mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen, serta meningkatkan kompetensi SDM sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang. Berlandaskan tema “Improving Together, Growth For All”, perusahaan berkomitmen terus menciptakan pertumbuhan yang inklusif, memperluas kontribusi bagi masyarakat, serta menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (*/yogi)
Jakarta – Selama lebih dari satu abad, Mercedes-Benz tidak hanya dikenal sebagai produsen kendaraan premium, tetapi juga sebagai pelopor berbagai inovasi yang membentuk industri otomotif modern. Menariknya, mobil pertama di dunia sekaligus mobil pertama yang mengaspal di Indonesia sama-sama berasal dari Mercedes-Benz.

Dalam rangka merayakan 140 Years of Innovation di GIIAS 2026, Mercedes-Benz Indonesia mengajak masyarakat menelusuri perjalanan panjang inovasi yang telah dimulai sejak tahun 1886. Beragam pencapaian bersejarah, mulai dari lahirnya mobil pertama di dunia hingga pengembangan teknologi keselamatan yang kini menjadi standar global, ditampilkan sebagai bagian dari komitmen merek ini terhadap kemajuan mobilitas.

Sebagai daya tarik utama, Mercedes-Benz Indonesia bekerja sama dengan Museum Nasional Indonesia menghadirkan replika Benz Patent-Motorwagen di booth Mercedes-Benz. Replika tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat langsung kendaraan yang menjadi cikal bakal industri otomotif dunia.

"Banyak teknologi yang kini dianggap sebagai fitur wajib pada sebuah kendaraan modern sesungguhnya berawal dari inovasi Mercedes-Benz. Melalui GIIAS 2026, kami ingin mengajak masyarakat memahami perjalanan tersebut, mulai dari lahirnya mobil pertama di dunia, hadirnya mobil pertama di Indonesia, hingga berbagai inovasi keselamatan yang terus kami kembangkan. Semangat itu juga tercermin pada lini kendaraan Mercedes-Benz yang kami hadirkan saat ini," ujar Donald Rachmat, CEO Mercedes-Benz Indonesia.

Awal Lahirnya Industri Otomotif
Sejarah Mercedes-Benz dimulai pada 1886 ketika Karl Benz memperoleh hak paten atas Benz Patent-Motorwagen, kendaraan yang diakui sebagai otomobil pertama di dunia.

Penemuan tersebut semakin membuktikan potensinya melalui perjalanan legendaris Bertha Benz dari Mannheim menuju Pforzheim. Perjalanan jarak jauh pertama menggunakan kendaraan bermotor itu menjadi bukti bahwa mobil bukan sekadar penemuan revolusioner, melainkan solusi mobilitas yang layak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Di GIIAS 2026, replika Benz Patent-Motorwagen menjadi simbol bagaimana perjalanan inovasi Mercedes-Benz dimulai lebih dari 140 tahun lalu.

Indonesia Menjadi Bagian dari Sejarah
Hubungan Mercedes-Benz dengan Indonesia juga telah terjalin sejak masa awal perkembangan otomotif.

Pada 1894, Benz Victoria Phaeton tercatat sebagai kendaraan bermotor pertama yang hadir di Indonesia dan dimiliki oleh Sri Susuhunan Pakubuwono X. Kehadiran kendaraan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang sejak dini menjadi bagian dari sejarah perkembangan otomotif dunia.

Inovasi Keselamatan yang Mengubah Industri
Tak hanya menciptakan mobil pertama, Mercedes-Benz juga menjadi pelopor berbagai teknologi keselamatan yang kini digunakan secara luas oleh industri otomotif.

Salah satunya adalah Crumple Zone, yang diperkenalkan pada 1959 untuk menyerap energi benturan sehingga mengurangi dampak yang diterima penumpang saat terjadi kecelakaan. Konsep ini kini menjadi fondasi utama desain keselamatan kendaraan modern.

Mercedes-Benz juga menjadi salah satu pionir penerapan Anti-lock Braking System (ABS) pada mobil produksi. Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan tetap dapat dikendalikan saat pengereman mendadak dan kini menjadi fitur standar di hampir seluruh kendaraan modern.

Pada 1981, Mercedes-Benz kembali menghadirkan terobosan melalui kombinasi driver airbag dan seatbelt pretensioner pada mobil produksi. Inovasi ini meningkatkan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang ketika terjadi benturan.

Bersama Bosch, Mercedes-Benz kemudian memperkenalkan Electronic Stability Program (ESP®) yang membantu menjaga stabilitas kendaraan saat kehilangan traksi atau mengalami selip. Saat ini, teknologi tersebut telah digunakan secara luas oleh berbagai produsen otomotif di seluruh dunia.

Mercedes-Benz juga menghadirkan PRE-SAFE®, sebuah teknologi keselamatan prediktif yang mampu mengenali potensi kecelakaan dan secara otomatis mempersiapkan berbagai sistem perlindungan sebelum benturan terjadi. Teknologi ini menjadi bukti bagaimana Mercedes-Benz terus mengembangkan inovasi dengan fokus utama pada keselamatan pengemudi dan penumpang.

Melalui perayaan 140 Years of Innovation di GIIAS 2026, Mercedes-Benz Indonesia tidak hanya menampilkan deretan kendaraan premium terbaru, tetapi juga mengajak masyarakat melihat bagaimana berbagai inovasi yang lahir lebih dari satu abad lalu masih menjadi fondasi perkembangan industri otomotif hingga saat ini. (*/yogi)
Tangerang - PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) menerima pembaruan Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sebagai bentuk kepatuhan terhadap implementasi Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 35 Tahun 2025 tentang Tata Cara Perhitungan TKDN. Sertifikat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pusat P3DN Kementerian Perindustrian, Kris Sasono Ngudi Wibowo, kepada Repelita Ginting, Plant Manager PT HMMI, disaksikan oleh Silvia Febridona, Manajer Proyek Sertifikasi TKDN PT Surveyor Indonesia, serta Mahardi Tunggul Wicaksono, B.Eng., M.Eng., Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP), Direktorat Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Pembaruan sertifikat ini menegaskan komitmen Hino dalam meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan industri kendaraan niaga nasional. Dengan menyesuaikan perhitungan TKDN berdasarkan regulasi terbaru, Hino terus mendukung pertumbuhan rantai pasok lokal, meningkatkan daya saing industri otomotif Indonesia, serta memperluas pemanfaatan produk dalam negeri.

Pencapaian TKDN tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang Hino dalam membangun industri otomotif nasional. Sejak memulai kegiatan manufaktur di Indonesia sampai Bulan Juli Tahun 2026 Hino telah memproduksi lebih dari 651.995 unit kendaraan niaga yang mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari logistik, transportasi publik, konstruksi, pertambangan, hingga perkebunan. 

Hino juga menjadi satu-satunya pabrik manufaktur kendaraan bermotor di Indonesia yang memproduksi sasis bus besar untuk memenuhi kebutuhan transportasi masal di dalam negeri bahkan juga untuk eksport ke beberapa negara tujuan, mempertegas perannya dalam memperkuat kemandirian industri kendaraan niaga nasional sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan produk buatan Indonesia.

"Pembaruan sertifikat TKDN ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Hino untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap industri manufaktur Indonesia. Semakin tinggi penggunaan komponen dalam negeri, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh industri pendukung, tenaga kerja lokal, dan ekosistem otomotif nasional. Pada akhirnya, pelanggan juga memperoleh produk yang diproduksi di Indonesia dengan standar kualitas global," ujar Repelita Ginting, Plant Manager HMMI.

Saat ini, dari 46 model kendaraan Hino yang diproduksi di Indonesia, 31 model telah memiliki sertifikat TKDN. Sebanyak 10 model di antaranya telah berhasil diperbarui sesuai ketentuan Permenperin No. 35 Tahun 2025 dengan nilai TKDN mencapai 71,75%, sementara model-model lainnya akan mengikuti proses pembaruan secara bertahap.

Melalui pencapaian ini, Hino semakin siap mendukung implementasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif nasional. Tingginya kandungan lokal tidak hanya mencerminkan kemampuan manufaktur Hino di Indonesia, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri komponen, penyerapan tenaga kerja, dan keberlanjutan rantai pasok nasional.

Bagi pelanggan, pencapaian TKDN ini menjadi jaminan bahwa setiap kendaraan Hino diproduksi dengan memadukan standar kualitas global dan kemampuan manufaktur dalam negeri. Dengan dukungan jaringan pemasok lokal yang semakin kuat, Hino dapat terus menghadirkan kendaraan niaga yang andal, didukung ketersediaan komponen yang lebih baik, serta memberikan nilai tambah bagi dunia usaha dan perkembangan industri transportasi Indonesia. (*/yogi) 
Tangerang– Memilih kendaraan listrik saat ini bukan lagi hanya tentang seberapa jauh kendaraan dapat melaju dalam sekali pengisian daya. Ketika kendaraan elektrifikasi semakin menjadi bagian dari mobilitas sehari-hari, konsumen juga semakin memperhatikan bagaimana kendaraan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya diri dalam setiap perjalanan.

Memahami kebutuhan tersebut, LEPAS E4 EV menghadirkan rangkaian teknologi keselamatan yang dirancang untuk mendukung berbagai momen perjalanan. Mulai dari membantu pengemudi meningkatkan awareness di jalan, memberikan visibilitas saat bermanuver, hingga memberikan perlindungan bagi penumpang dan baterai, setiap teknologi dihadirkan dengan tujuan memberikan pengalaman berkendara yang lebih tenang dan percaya diri.

"Keselamatan merupakan bagian penting dari driving experience LEPAS E4 EV. Melalui teknologi keselamatan yang komprehensif, E4 EV memberikan dukungan dan perlindungan yang dibutuhkan pengguna untuk menjalani setiap perjalanan dengan lebih tenang dan percaya diri," ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.

Teknologi yang Mendukung Rasa Aman di Setiap Perjalanan
Dalam mobilitas sehari-hari, pengemudi menghadapi berbagai situasi yang terus berubah. 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) pada LEPAS E4 EV berperan sebagai sistem pendukung yang membantu meningkatkan awareness pengemudi terhadap kondisi di sekitar kendaraan. Saat menghadapi lalu lintas yang dinamis, berpindah jalur, maupun berkendara dalam berbagai situasi, teknologi ini memberikan dukungan tambahan sehingga pengemudi dapat menjalani perjalanan dengan lebih percaya diri.

Ketika perjalanan memasuki area parkir atau ruang dengan manuver terbatas, 540° Camera membantu memberikan pandangan yang lebih menyeluruh terhadap area di sekitar kendaraan. Bagi pengguna, teknologi ini memberikan kemudahan untuk melihat berbagai sudut di sekitar kendaraan yang sulit dijangkau melalui pandangan langsung, sehingga aktivitas seperti parkir dan bermanuver dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Sementara itu, Tire Pressure Monitoring System (TPMS) membantu memantau tekanan ban dan memberikan informasi kepada pengemudi mengenai kondisi ban. Fitur ini mendukung pengguna untuk lebih aware terhadap kondisi kendaraan sebelum maupun selama perjalanan.

Perlindungan bagi pengemudi dan penumpang turut menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut. LEPAS E4 EV dilengkapi 6 airbags yang memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi penghuni kabin ketika terjadi benturan. Electric Parking Brake (EPB) juga memberikan kemudahan dalam pengoperasian kendaraan sehari-hari.

LEPAS E4 EV dikembangkan dengan mengacu pada standar keselamatan NCAP, menempatkan perlindungan pengemudi dan penumpang sebagai bagian penting dari pengembangan kendaraan.

Perlindungan dan Kebebasan untuk Menjalani Lebih Banyak Perjalanan
Pengalaman berkendara tidak selalu berlangsung dalam kondisi jalan yang ideal. Hujan dan genangan, misalnya, dapat menjadi bagian dari perjalanan sehari-hari. Untuk itu, LEPAS E4 EV dilengkapi Battery Protection dengan standar IP68/IPX9K, yang memberikan perlindungan terhadap debu dan air pada sistem baterai.

Kemampuan wading depth hingga 525 mm juga memberikan kesiapan lebih ketika pengguna harus melewati jalan dengan genangan. Dengan kemampuan tersebut, pengguna dapat menghadapi perubahan kondisi perjalanan dengan rasa percaya diri yang lebih baik.

Rasa bebas dalam perjalanan juga didukung oleh baterai berkapasitas 67 kWh dengan jarak tempuh lebih dari 600 km (CLTC). Kemampuan ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menjalani berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan rutin di dalam kota hingga perjalanan antarkota, tanpa harus terlalu sering memikirkan kebutuhan pengisian daya.

Di dalam kabin, PM0.3 Air Filter membantu menjaga kualitas udara dengan menyaring partikel halus, sehingga memberikan suasana kabin yang lebih nyaman bagi pengemudi dan penumpang selama perjalanan.

Bagi LEPAS, seluruh teknologi tersebut bukan sekadar fitur yang tercantum dalam spesifikasi, tetapi bagian dari experience yang dirasakan pengguna dalam kehidupan sehari-hari. Dari membantu pengemudi lebih aware di tengah lalu lintas, memudahkan manuver saat parkir, memberikan perlindungan bagi penumpang, hingga memberikan kesiapan ketika perjalanan menghadapi kondisi jalan yang berbeda, setiap teknologi memiliki peran dalam menciptakan More Confidence in Every Journey.

Selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, pengunjung dapat mengunjungi booth LEPAS di Hall 9 untuk melihat lebih dekat teknologi yang dihadirkan pada LEPAS E4 EV sekaligus mengikuti test drive dan merasakan langsung pengalaman berkendaranya.

Dengan semangat 'Drive Your Elegance'm, LEPAS E4 EV memadukan desain, teknologi, performa kendaraan listrik, dan sistem keselamatan dalam sebuah pengalaman mobilitas yang dirancang untuk menemani pengguna di berbagai perjalanan. (*/yogi) 
Tangerang — Inchcape GWM Indonesia menghadirkan paket kepemilikan istimewa untuk setiap pembelian GWM Tank 300 Diesel sepanjang gelaran GIIAS 2026. Melalui program ini, konsumen dapat memilih Adventure Package — rangkaian perlengkapan yang mempertegas karakter tangguh dan siap untuk berpetualang Tank 300 Diesel — atau perawatan berkala gratis selama 7 tahun / 70.000 km.

Penawaran ini berlaku eksklusif hingga 9 Agustus 2026 dan dapat dinikmati langsung di booth GWM, ICE BSD City, Hall 3B.

Adventure Package mempertegas karakter petualang Tank 300 Diesel melalui empat perlengkapan pilihan:

Bumper aluminium dan fog lamps
Grille bertipe warrior
Special ladder
Side backpack

Sebagai alternatif, konsumen dapat memilih perawatan berkala gratis selama 7 tahun atau hingga 70.000 km — pilihan yang menghadirkan kenyamanan dan ketenangan berkendara dalam jangka panjang.

Selain paket pilihan tersebut, setiap pembelian Tank 300 Diesel telah dilengkapi jaminan menyeluruh, yaitu:
Garansi produk 7 tahun / 200.000 km
Garansi mesin 10 tahun / 1.000.000 km

Tank 300 Diesel dirancang untuk konsumen yang mencari kendaraan tangguh dan siap menemani setiap petualangan,” ujar Bagus Susanto, CEO Inchcape GWM Indonesia. Melalui Adventure Package, kami memberi konsumen kebebasan memilih paket yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada konsumen GWM di Indonesia.”

Program ini menjadi bagian dari kehadiran GWM pada GIIAS 2026 yang mengusung tema “More Than Meets the Eye” — menampilkan wajah yang lebih berani dengan kualitas dan ketangguhan yang telah terbukti.

Konsumen dapat mengunjungi booth GWM di ICE BSD City, Hall 3B, sepanjang GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026. (*/yogi)