TRENDING NOW

Jakarta – Elegansi dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari pilihan gaya, lingkungan yang dinikmati, hingga pengalaman dalam menjalani keseharian. Perspektif inilah yang ingin diperkenalkan LEPAS melalui konsep Elegant Living, sebuah pendekatan yang memperluas makna mobilitas menjadi bagian dari gaya hidup modern. Gagasan tersebut diwujudkan melalui LEPAS Maison, ruang pengalaman yang menjadi salah satu pusat perhatian dalam penyelenggaraan LEPAS Global Elegant Lifestyle Week di Wuhu, China, minggu lalu. 

Kegiatan ini mempertemukan ratusan Global Elegant Lifestyle Partners dan perwakilan media dari berbagai negara. Selama tujuh hari, LEPAS Maison menjadi tempat bagi para peserta untuk tidak hanya mengenal kendaraan LEPAS, tetapi juga mengeksplorasi bagaimana desain, teknologi, dan interaksi sosial dapat membentuk pengalaman hidup yang lebih elegan.

LEPAS Maison, Wujudkan Elegant Living Melalui Desain, Fashion, dan Teknologi
Bagi LEPAS, Elegant Living bukan sekadar tentang sesuatu yang terlihat indah, melainkan bagaimana setiap elemen dapat memberikan pengalaman yang bermakna dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini berangkat dari tiga pilar utama LEPAS, yaitu Leopard Aesthetics, Elegant Technology, dan Exquisite Space. Ketiganya merepresentasikan pendekatan LEPAS dalam menghadirkan pengalaman yang memadukan karakter desain, kemudahan teknologi, dan kenyamanan ruang.

Di LEPAS Maison, pengunjung dapat merasakan langsung pendekatan tersebut melalui berbagai pengalaman bersama kendaraan LEPAS. Mulai dari mengeksplorasi bahasa desain Leopard Aesthetics, memasuki kabin, merasakan material interior, hingga mencoba berbagai fitur pintar. Pengalaman ini memperlihatkan bagaimana kendaraan dapat menjadi bagian dari gaya hidup, bukan hanya sarana untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

"Bagi LEPAS, Elegant Living adalah tentang bagaimana elegansi dapat hadir dan dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak berhenti pada kendaraan, tetapi juga mencakup desain, teknologi, ruang, dan hubungan antarmanusia. Melalui LEPAS Maison, kami menerjemahkan semangat ‘Drive Your Elegance’ menjadi pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian, sekaligus membuka kesempatan bagi pengguna dari berbagai negara untuk menemukan makna elegansi melalui perspektif mereka masing-masing,” ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.

Menariknya, pengalaman di LEPAS Maison tidak berhenti pada industri otomotif. LEPAS menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan desain dan gaya hidup, termasuk diskusi mengenai tren warna dan fashion. Melalui aktivitas ini, peserta diajak melihat bagaimana Leopard Aesthetics dapat diterjemahkan melalui perspektif budaya dan karakter gaya hidup yang berbeda di berbagai negara. Suasana yang lebih santai juga memberi ruang bagi para peserta untuk berbagi cerita, bertukar pandangan, dan membangun koneksi.

Dimensi teknologi turut melengkapi pengalaman tersebut melalui kehadiran robot AiMOGA dan teknologi dari Chery Group. Para peserta berkesempatan berinteraksi langsung dengan robot AiMOGA sekaligus melihat bagaimana manusia, kendaraan, dan robot pintar dapat saling terhubung dalam berbagai skenario kehidupan nyata. Perpaduan ini memperlihatkan bahwa pengalaman masa depan tidak hanya dibentuk oleh perkembangan kendaraan, tetapi juga oleh hubungan antara manusia dan teknologi di sekitarnya.

Lebih dari sebuah kegiatan internasional, LEPAS Global Elegant Lifestyle Week juga menjadi langkah untuk membawa konsep Elegant Living ke berbagai pasar dunia. Selama penyelenggaraan, LEPAS mencapai kesepakatan dengan mitra di sejumlah pasar regional untuk mendukung pengembangan ruang pengalaman serupa. Ke depannya, LEPAS berencana menghadirkan experience space dengan standar identitas merek yang konsisten, namun tetap memberikan ruang bagi penyesuaian terhadap budaya dan kebutuhan pengguna di setiap negara.

LEPAS Indonesia Hadirkan Semangat ‘Drive Your Elegance’ Melalui Jakarta Fashion Week 2027

Semangat yang sama juga dibawa LEPAS Indonesia melalui kolaborasinya dengan Jakarta Fashion Week (JFW) 2027. Kolaborasi ini menjadi salah satu wujud bagaimana LEPAS menghubungkan dunia otomotif dengan industri fashion dan gaya hidup di Indonesia. Mengusung semangat "Drive Your Elegance”, LEPAS berkolaborasi dengan label fashion lokal OTHMAN dan Danjyo Hiyoji dalam menghadirkan perspektif elegansi yang relevan dengan karakter dan ekspresi gaya hidup modern.

Melalui kolaborasi ini, LEPAS ingin memperlihatkan bahwa identitas sebuah brand otomotif dapat hadir lebih luas melalui kreativitas, desain, dan ekspresi personal. Kehadiran LEPAS E4 EV dan LEPAS L8 PHEV di area Pondok Indah Mall 3 selama rangkaian JFW 2027 turut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat karakter desain dan identitas LEPAS, sekaligus melihat keterkaitan antara desain kendaraan dan dunia fashion.

Kolaborasi tersebut juga memperkuat posisi LEPAS sebagai brand otomotif dan lifestyle yang membawa semangat Drive Your Elegance ke berbagai aspek kehidupan. Melalui pendekatan ini, LEPAS tidak hanya menghadirkan kendaraan dengan karakter desain yang khas, tetapi juga membangun koneksi dengan masyarakat melalui pengalaman yang dekat dengan minat dan gaya hidup mereka.

Melalui berbagai inisiatif, mulai dari LEPAS Maison di China hingga kolaborasi dengan Jakarta Fashion Week di Indonesia, LEPAS ingin menghadirkan perspektif bahwa elegansi bukan hanya tentang bagaimana seseorang bergerak, tetapi juga bagaimana mereka menikmati setiap momen dalam kehidupan. Sebuah pendekatan yang menjadikan mobilitas, desain, teknologi, fashion, dan koneksi antarmanusia sebagai bagian dari satu pengalaman gaya hidup, sejalan dengan semangat “Drive Your Elegance.”(*/yogi) 
Jakarta — Menurut data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama beberapa bulan terakhir, khususnya pada bulan Agustus dan September, terjadi peningkatan penjualan mobil. Sepanjang Januari hingga September 2026 terjadi peningkatan 21% dari sisi wholesale (pabrik ke dealer) dan 15,4% secara ritel (dealer ke konsumen), dibandingkan dengan periode sebelumnya. Namun, bagaimana dari sisi konsumen? Bagaimana preferensi mereka? Khususnya generasi milenial dan Z yang saat ini jumlahnya hampir setengah dari total populasi Indonesia, dan tentunya sangat memengaruhi pasar.

Baru-Baru ini Populix meluncurkan laporan terbaru “Decoding Indonesia’s Upper Middle MZs Consumer Signals in the Passenger Car Market”. Studi yang dilakukan terhadap 800 konsumen mobil kelas menengah ke atas ini mengungkap preferensi dan minat dalam pembelian mobil penumpang. Seluruh responden studi memiliki mobil pribadi dan melakukan pembelian dalam lima tahun terakhir.

Susan Adi Putra, Associate Research Director Populix, menjelaskan, “Mobil konvensional saat ini masih mendominasi pasar, meskipun mobil listrik mulai mendapatkan momentum. Satu dari lima responden mengaku tertarik memiliki mobil listrik maupun hybrid, khususnya milenial muda dan Gen Z di rentang usia 25-35 tahun.”

Apabila dibagi berdasarkan jenis, mobil Multi-Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV) masih sangat mendominasi pasar. Umumnya, mobil dipergunakan untuk bekerja dengan frekuensi penggunaan enam hari dalam seminggu, dengan rerata jarak tempuh 17,6 km per hari. 

Pembelian selanjutnya: mobil tambahan, budget menengah, dan titik berat di inovasi

Setidaknya enam dari sepuluh orang yang dalam setahun ke depan berencana membeli mobil akan memanfaatkannya sebagai kendaraan tambahan, di samping mobil yang mereka miliki saat ini. Rata-Rata budget yang disiapkan pun sekitar Rp493 juta, yang berada di puncak segmen mobil menengah (Rp200-500 juta) dan hampir menyentuh segmen menengah-atas (Rp500 juta-Rp1 miliar).

Rencana pembelian sangat dipengaruhi oleh teknologi, inovasi, dan kepercayaan terhadap merek. Konsumen sangat mempertimbangkan performa mesin, desain futuristik, kualitas premium, serta reputasi pabrikan secara global. 

“Tak heran, minat terhadap mobil listrik meningkat secara signifikan. Sekitar seperempat responden bahkan mengaku sangat tertarik untuk membeli mobil listrik, khususnya merek BYD, Hyundai, dan Wuling. Mereka juga sudah tidak terlalu khawatir mengenai infrastruktur pengisian daya, yang pada studi Populix tahun lalu masih menjadi poin penting dalam pertimbangan pembelian mobil listrik,” ungkap Susan Adi Putra.

Pengguna Toyota, Daihatsu, dan Hyundai jadi yang paling puas

Dari delapan merek mobil penumpang yang paling banyak dibeli dalam lima tahun terakhir, Toyota, Hyundai, dan Daihatsu menempati tiga posisi teratas dalam hal kepuasan pelanggan. Berbagai faktor berkontribusi terhadap kepuasan tersebut, mulai dari keandalan dan kinerja mesin yang menjadi pertimbangan penting bagi pengguna Hyundai dan Mitsubishi, hingga kenyamanan berkendara yang menonjol bagi pengguna Mitsubishi. Desain modern dan menarik juga menjadi faktor penting bagi pengguna Wuling, Hyundai, dan BYD, sementara efisiensi energi menjadi keunggulan yang banyak diapresiasi oleh pengguna Suzuki dan Daihatsu.

Pengalaman kepemilikan yang baik tidak hanya terbatas pada kendaraannya saja. Populix menemukan bahwa mayoritas pengguna mengharapkan tiga layanan purna jual; mulai dari kualitas pengerjaan, ketersediaan suku cadang, hingga profesionalisme staf servis dalam menjelaskan masalah kendaraan. Harapan-harapan ini secara umum telah dipenuhi oleh merek-merek otomotif terkemuka, yaitu Toyota, Honda, dan Hyundai.

Petakan asosiasi merek, mulai dari fitur satuan, layanan purna jual, hingga paket paling komplit

Pada studi ini, Populix juga melakukan pemetaan asosiasi merek melalui analisis pendapat responden. Pemetaan ini terbagi menjadi tiga faktor, yaitu produk, teknologi dan desain, serta nilai kepemilikan dan kepercayaan. 

"BYD memimpin inovasi dan teknologi mutakhir; Daihatsu dikenal karena layanan purna jualnya; Honda dan Toyota memiliki nilai jual kembali yang tinggi; Hyundai dikenal sebagai paket komplit di sisi keamanan, kenyamanan, fitur, dan penggunaan; Mitsubishi dipercaya dalam kualitas mobil dan kenyamanan berkendara; Suzuki memiliki garansi dan perawatan terbaik; dan Wuling dianggap sebagai pionir EV di Indonesia," jelas Susan Adi Putra.

Berikut adalah asosiasi merek berdasarkan pendapat konsumen, diurutkan sesuai alfabet dengan penyebutan asosiasi terkuat di awal:

BYD:
- Inovatif dan dilengkapi teknologi mutakhir
- Desain premium

Daihatsu:
- Layanan purna jual dan jaringan dealer yang luas
- Garansi mesin dan perawatan gratis yang panjang

Honda:
- Nilai jual kembali yang kompetitif
- Nilai jual kembali yang tinggi
- Performa mesin yang kuat (akselerasi, pengereman, pengendalian, tenaga mesin)

Hyundai:
- Paket komplit (keamanan, kenyamanan, fitur, dan penggunaan)
- Desain premium
- Inovasi teknologi dan konektivitas

Mitsubishi:
- Kualitas mobil yang kuat dan solid
- Nyaman dikendarai (suspensi yang bagus, senyap, dan stabil)

Suzuki:
- Layanan purna-jual dan jaringan dealer yang luas
- Harga sesuai kualitas yang didapatkan

Toyota:
- Nilai jual kembali yang kompetitif
- Nilai jual kembali yang tinggi
- Performa mesin yang kuat (akselerasi, pengereman, pengendalian, tenaga mesin)

Wuling:
- Pionir segmen mobil listrik

"Meskipun analisis ini cukup bias karena mungkin tidak sesuai dengan data konkret, asosiasi merek yang ditampilkan menggambarkan bagaimana masing-masing brand dilihat dari kacamata konsumen. Maka dari itu, tiap brand perlu memastikan apakah nilai kuat yang mereka tonjolkan sudah cukup tersampaikan, atau malah harus menyesuaikan kembali untuk menjaring lebih banyak pengguna,” akhir Susan Adi Putra. (*/yogi) 
Jakarta – Selama lebih dari enam dekade, Hongqi telah menjadi bagian dari berbagai perjalanan penting para pemimpin dan tamu kenegaraan Tiongkok. Sejak didirikan pada 1958, sejarah tersebut membentuk identitas Hongqi sebagai sebuah luxury automotive brand yang tidak hanya dikenal melalui kemewahan dan prestisenya, tetapi juga melalui kepercayaan yang menyertai setiap perjalanan.

Hongqi E-HS9, sebuah flagship full-size electric SUV menjadi pembuka portofolio Hongqi di Indonesia yang merepresentasikan nilai tersebut. Di balik desainnya yang berkarakter dan kabin enam kursi yang lapang, E-HS9 membawa perhatian terhadap keselamatan ke dalam setiap aspek pengembangannya. Mulai dari struktur bodi, teknologi yang membantu pengemudi mengantisipasi risiko, hingga perlindungan baterai, seluruhnya menjadi bagian dari pengalaman berkendara yang ingin dihadirkan Hongqi.
Perlindungan yang Dimulai dari Fondasi Kendaraan
Salah satu bentuk perhatian Hongqi terhadap keselamatan E-HS9 dapat ditemukan pada bagian yang justru tidak terlihat secara langsung, yakni struktur bodinya. Hongqi E-HS9 dibangun menggunakan 9H Ultra-High-Strength Safety Architecture, sebuah struktur bodi yang dirancang untuk memberikan perlindungan pada area utama kendaraan. Sebanyak 67,7% struktur bodinya menggunakan baja berkekuatan tinggi, termasuk material hot-formed steel dengan tingkat kekuatan mencapai 1.800 MPa pada bagian-bagian tertentu.

Penggunaan material ini membantu membentuk struktur kabin yang kokoh sekaligus mendukung penyerapan dan distribusi energi benturan ketika terjadi tabrakan dari depan, samping, maupun dalam kondisi kendaraan terguling. Dengan begitu, perlindungan tidak hanya berfokus pada pengemudi dan penumpang, tetapi juga pada komponen penting kendaraan, termasuk sistem baterai.

Selain perlindungan melalui struktur bodi, Hongqi E-HS9 juga mengintegrasikan berbagai teknologi keselamatan aktif untuk membantu pengemudi menghadapi kondisi jalan yang terus berubah. Melalui Forward Collision Warning (FCW), kendaraan dapat memberikan peringatan ketika mendeteksi potensi benturan di depan, sementara Autonomous Emergency Braking (AEB) membantu melakukan pengereman secara otomatis dalam kondisi tertentu untuk mengurangi risiko atau dampak tabrakan.

Perlindungan ini dilengkapi Blind Spot Detection (BSD) yang membantu pengemudi mengenali keberadaan kendaraan di area titik buta, serta Lane Keep Assist (LKA) yang memberikan dukungan untuk menjaga kendaraan tetap berada pada jalurnya.

Seluruh fitur tersebut memberikan dukungan tambahan bagi pengemudi untuk mengenali potensi bahaya lebih awal dan merespons berbagai situasi di jalan.

Perlindungan Baterai sebagai Bagian dari Keselamatan Kendaraan Listrik
Pada kendaraan listrik, keselamatan juga memiliki dimensi lain yang tidak kalah penting, yaitu bagaimana sistem baterai dilindungi dari berbagai risiko. Hal ini turut menjadi perhatian Hongqi dalam pengembangan E-HS9 yang menggunakan baterai berkapasitas 120 kWh.

Hongqi menghadirkan full-coverage side protection structure, struktur perlindungan yang dirancang untuk membantu menjaga baterai dari dampak benturan samping. Sistem baterainya juga memiliki tingkat perlindungan IP68 terhadap masuknya air dan debu sesuai standar pengujian yang berlaku, serta Power Battery Fire Suppression Technology sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap risiko kebakaran baterai. Melalui kombinasi tersebut, Hongqi menempatkan keselamatan sistem kelistrikan sebagai bagian penting dari pengembangan E-HS9, sejalan dengan perkembangan teknologi mobilitas listrik.

Pendekatan keselamatan ini juga telah melalui pengujian independen di Eropa. Hongqi E-HS9 memperoleh peringkat keselamatan lima bintang dari Euro NCAP dalam pengujian tahun 2025, dengan penilaian yang mencakup perlindungan penumpang dewasa, anak-anak, pengguna jalan yang rentan, serta teknologi bantuan keselamatan.

Warisan kepercayaan Hongqi dari berbagai perjalanan kenegaraan kini berlanjut dalam bentuk yang lebih dekat dengan keseharian lewat E-HS9. Di balik kemewahan yang terlihat, ada perhatian terhadap keselamatan yang membantu pengemudi dan seluruh penumpang menikmati perjalanan dengan lebih tenang.

Untuk mengenal Hongqi E-HS9 lebih dekat, konsumen dapat mengunjungi Hongqi House Mampang, rumah pertama Hongqi di Indonesia, serta berkonsultasi langsung dengan tim Hongqi mengenai fitur kendaraan dan layanan kepemilikan. (*/yogi)
Jakarta – Perhelatan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 resmi berakhir pada Minggu (1/11/2026). Selama empat hari penyelenggaraan, pameran kendaraan listrik yang digelar oleh Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo ini berhasil mencatat jumlah pengunjung sebanyak 35.257 pengunjung per Minggu (01/11) hingga pukul 15.00 WIB. Angka ini masih berpotensi untuk bertambah, mengingat pameran PEVS 2026 masih berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.

Pengumuman capaian PEVS 2026 disampaikan dalam acara Closing Ceremony yang berlangsung di EV Activity Hub Area Pameran PEVS 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PERIKLINDO Moeldoko, Sekretaris Jenderal PERIKLINDO Tenggono Chuandra beserta jajaran PERIKLINDO, Project Director PEVS Michael Bayu Sumarijanto, Direktur Dyandra Promosindo Addy Damarwulan dan Direktur Dyandra Promosindo Rumpoko Hadi. 
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pameran dan penyelenggara yang terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan PEVS. Ia menilai tingginya aktivitas pengunjung selama empat hari menjadi gambaran positif atas penerimaan masyarakat terhadap perkembangan kendaraan listrik. Salah satu program yang turut mendapat perhatian adalah Dyandra Cashback Program yang memberikan insentif bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik.

"Selaku Ketua Umum PERIKLINDO, saya bersama seluruh jajaran menyampaikan rasa hormat dan bangga kepada Dyandra Promosindo serta seluruh peserta yang selalu setia berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan PEVS. Rasanya empat hari berlalu begitu cepat, terlebih melihat suasana pameran yang tetap ramai dan antusiasme pengunjung yang tidak surut sejak hari pertama hingga penutupan. Kami juga mengapresiasi inisiatif Dyandra melalui program cashback. Konsep ini memberikan dampak yang luar biasa dalam menarik minat masyarakat,” tutur Moeldoko saat acara Closing Ceremony PEVS 1 November 2026 di Jakarta.

Lebih lanjut, Moeldoko mengajak seluruh pelaku industri kendaraan listrik, termasuk distributor dan agen, untuk tetap optimistis terhadap prospek perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Ia menegaskan bahwa PERIKLINDO akan terus berperan sebagai jembatan komunikasi antara pelaku industri dan pemerintah, termasuk dalam menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi industri.

"Dunia usaha dan seluruh pelaku industri harus tetap optimistis bahwa perkembangan kendaraan listrik ke depan akan meningkat sangat pesat. PERIKLINDO akan terus berjuang menjadi jembatan bagi para pelaku usaha untuk berkomunikasi dengan pemerintah. Apabila terdapat berbagai persoalan yang dihadapi industri, kami akan terus menyampaikannya agar dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusinya bersama. Pemerintah juga telah memberikan dukungan yang luar biasa bagi perkembangan industri kendaraan listrik. Karena itu, saya mengajak seluruh distributor, agen dan pelaku industri lainnya untuk terus optimistis dan bersama-sama menatap masa depan kendaraan listrik di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Dyandra Promosindo, Rumpoko Hadi mengatakan, capaian positif dari sisi pengunjung yang berhasil tercatat di PEVS 2026 menjadi salah satu gambaran antusiasme masyarakat terhadap perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Capaian ini juga tidak terlepas dari peran serta para stakeholder yang ikut menyukseskan penyelenggaraan PEVS 2026.

Selain itu, salah satu yang menjadi daya tarik dari pameran PEVS 2026 adalah program unggulan yaitu Cashback dengan total nilai hingga Rp200 juta untuk pembelian kendaraan roda dua dan roda empat. Selain uang cash, sudah banyak pengunjung juga mendapatkan cashback tambahan berupa voucher listrik, voucher aksesori dan aftermarket. 

Selain itu, ragam pilihan kendaraan menjadi daya tarik dari pameran PEVS 2026. Pameran PEVS 2026 menghadirkan 45 peserta pameran yang terdiri dari roda empat, roda dua dan industri pendukung lainnya. Dari kendaraan roda empat, PEVS 2026 diikuti oleh BAIC, BYD, Chery, Danza, DFSK, Hyundai, iCar, JAECOO, MAB, MG, Polytron, VinFast, dan Wuling, kemudian kategori kendaraan roda dua yang dimeriahkan oleh ALVA, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis, United E-Motor, dan VinFast. Dari sisi supporting industry diikuti oleh 17 brand yang mencakup sektor udara melalui Frogs Indonesia, Nirawak.id, dan TAU, sektor laut melalui IKAME Water Gear dan J7Seven, serta sektor transportasi publik melalui Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta, hingga kategori industri pendukung dan sponsor yang diisi oleh Bluebird Group, Biznet, Warna Warni, 8DR & NERO, BiruBatt, Dekka & GPS.ID, serta DinarSMU Industries. 

"Keberhasilan ini tentunya menjadi bukti nyata pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dan bukti bahwa kendaraan listrik menjadi salah satu primadona masyarakat saat ini. Selama pameran berlangsung, para pengunjung sangat antusias bertransaksi mobil dan motor dengan banyaknya pengunjung untuk menukarkan cashback yang kami siapkan senilai Rp200 juta. Selain itu, kami memberikan kenyamanan kepada pengunjung dengan adanya test drive dan test ride indoor di area pameran,” jelasnya. 

Tidak hanya menawarkan kesempatan bertransaksi, PEVS 2026 juga menghadirkan berbagai program yang memberikan pengalaman lebih luas bagi pengunjung dalam mengenal perkembangan ekosistem kendaraan listrik.

Seperti halnya EV Student Showcase, berlokasi di Hall C3 pengunjung dapat melihat kreativitas dan inovasi generasi muda dalam bidang kendaraan listrik. Program ini sekaligus memperlihatkan keterlibatan dunia pendidikan dalam mendukung perkembangan teknologi dan sumber daya manusia di sektor elektrifikasi. Beberapa Perguruan Tinggi yang menjadi peserta diantaranya ada Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Budi Luhur, dan Politeknik Negeri Jakarta. 

Di Hall yang sama pengunjung dapat menemukan EV Mobility Zone menghadirkan gambaran penerapan kendaraan listrik di berbagai sektor melalui tiga kategori, yaitu Land Mobility, Air Mobility dan Marine Mobility. Kehadiran zona ini memperlihatkan bahwa perkembangan elektrifikasi tidak hanya berkaitan dengan mobil dan motor listrik, tetapi juga mencakup berbagai alternatif transportasi yang berpotensi mendukung mobilitas lebih efisien.

Bagi pengunjung yang datang bersama keluarga, EV Push Bike Race turut berlangsung meriah pada Minggu (1/11) di PEVS 2026. Kompetisi ini menghadirkan suasana yang lebih interaktif sekaligus memperkenalkan pengalaman berkendara kepada anak-anak melalui aktivitas yang menyenangkan. Gelaran ini akan diikuti lebih dari 200 peserta.

Perhelatan akhir pekan di PEVS 2026 juga semakin meriah dengan rangkaian kegiatan EV Fest, di mana kegiatan ini menampilkan berbagai mobil dan sepeda motor listrik hasil modifikasi kreatif dari tuner, kreator otomotif, serta kolaborasi Indonesia Automodified (IAM) dan Adipro.

Rangkaian PEVS 2026 juga ditutup dengan pemberian penghargaan kepada seluruh partisipan. Berikut adalah daftar seluruh pemenang PEVS: 

EV Car 
1. Best Booth Car: MAB
2. Best City EV: BYD Atto 1
3. Best Plug-in Hybrid SUV: DFSK E5 Plus
4. Best Plug-in Hybrid MPV: BYD M6 DM
5. Best EV Commercial Car: DFSK Gelora E Blind Van
6. Best Medium SUV: Wuling Eksion EV
7. Most Localized EV SUV: Polytron G3+
8. Most Affordable EV: Wuling Aira

Favorite Luxury MPV: Danza New D9

Favorite Commercial Vehicle: MAB 4x2 Truck

Favorite Light Commercial Vehicle: MAB Ecotruck

Most Tested Car: Wuling Aira

EV Motorcycle 
1. Best Performance Scooter: Alva Cervo X
2. Best Urban Commuter: Alva N3 Next Gen
3. Best Beginner Scooter: Honda ICON e:
4. Best Premium Scooter: Honda CUV e:
5. Best Local Rugged Design: MAB Erover
6. Best Booth Motorcycle: AHM
7. Most Value Scooter Polytron: Fox 350
8. Most Tested Motorcycle : Honda CUV e:

Supporting Industry 
- Best Booth Supporting Industry: Deka & GPS.ID

Rumpoko berharap berakhirnya pameran PEVS dan penghargaan yang diberikan tidak membuat para pelaku industri berpuas diri. Melainkan menjadi penyemangat untuk menyalakan kembali api optimisme agar industri otomotif di Indonesia bisa terus tumbuh lebih baik di masa depan. 

"Ke depannya, kami berharap industri kendaraan listrik di Indonesia dapat terus bertumbuh, semakin kompetitif dan mampu mendorong peningkatan penjualan kendaraan listrik di tanah air,” kata Rumpoko. 
Bogor – PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak ratusan generasi muda menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui gelaran Green Act Fest (GAF) 2026 di Warkopolim, Bogor, Sabtu (31/10). Sebagai bagian dari kampanye Sinergi Bagi Negeri, kegiatan ini mendorong generasi muda berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui langkah sederhana, mulai dari pengelolaan sampah hingga pemanfaatan kembali barang yang masih layak pakai.

Mengusung tema “Stand Up for The Earth”, Green Act Fest 2026 menghadirkan beragam aktivitas interaktif yang mengajak para anak muda yang hadir dalam acara ini untuk terlibat langsung dalam aksi peduli lingkungan. Berkolaborasi dengan Trash Ranger Indonesia, AHM menghadirkan E-Waste Rescue Station yang berhasil mengumpulkan sampah elektronik dari kepedulian anak muda untuk dikelola secara tepat. Melalui alur Drop, Sort, & Impact, mereka juga belajar mengenali jenis-jenis sampah elektronik serta memahami pentingnya pengelolaan limbah elektronik untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.
Selain pengelolaan sampah elektronik, Green Act Fest 2026 mengajak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan ini untuk mendonasikan pakaian layak pakai untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Inisiatif ini menjadi salah satu cara untuk memperpanjang masa guna barang sekaligus mengurangi potensi limbah tekstil. Melalui berbagai aktivitas tersebut, masyarakat dapat melihat bahwa penerapan gaya hidup berkelanjutan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Green Act Fest 2026 juga mengemas pesan kepedulian lingkungan melalui hiburan yang dekat dengan generasi muda. Berkolaborasi dengan komunitas Stand Up Indo, kegiatan ini menghadirkan 10 komika yang menyampaikan pesan menjaga lingkungan melalui pertunjukan komedi. Acara ditutup dengan penampilan spesial dari Duto Triadjie, yang turut memeriahkan suasana sekaligus memperkuat pesan bahwa kepedulian terhadap bumi dapat disuarakan melalui berbagai cara kreatif.

General Manager Corporate Communication AHM, Rina Listiani, mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

"Melalui komitmen Sinergi Bagi Negeri, kami ingin mengajak generasi muda memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari pilihan sederhana dalam keseharian. Hal kecil dapat dimulai seperti memilah dan mengelola sampah dengan baik, termasuk sampah elektronik, serta memperpanjang masa guna barang yang masih layak pakai. Kami berharap Green Act Fest dapat menginspirasi generasi muda untuk memulai perubahan dari diri sendiri dan mengajak lebih banyak orang melakukan hal serupa," ujar Rina.

Mobilitas Produktif yang Aman dan Nyaman
Gaya hidup berkelanjutan dapat dimulai dari berbagai kebiasaan sederhana, termasuk bagaimana masyarakat menjalankan mobilitas sehari-hari secara aman, nyaman, dan bertanggung jawab. Semangat ini dihadirkan PT Astra Honda Motor (AHM) melalui kegiatan Berpacu dalam Sinergi yang mengajak peserta merasakan pengalaman berkendara yang aman sekaligus berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan melalui gelaran Green Act Fest (GAF) 2026.

Berkolaborasi dengan Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jawa Barat, PT Daya Adicipta Motora, kegiatan Berpacu dalam Sinergi mengajak peserta yang terdiri dari rekan-rekan media dan komunitas ESG AHM merasakan pengalaman berkendara menggunakan New Honda Vario Evo 160. Peserta juga diajak memahami pentingnya kesiapan kendaraan dan keselamatan berkendara melalui praktik teknik pengereman sebagai bagian dari mobilitas yang produktif yang aman dan nyaman.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Green Act Fest (GAF) 2026 di Warkopolim, Bogor. Melalui berbagai aktivitas peduli lingkungan, peserta berkesempatan berkontribusi langsung terhadap kelestarian lingkungan. Perpaduan kedua kegiatan ini mencerminkan bahwa gaya hidup berkelanjutan dapat diwujudkan melalui mobilitas yang bertanggung jawab sekaligus aksi nyata dalam menjaga lingkungan.

"Sepeda motor berperan penting dalam mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat setiap hari. Mobilitas yang lebih ramah lingkungan dapat diwujudkan melalui teknologi, pemilihan kendaraan yang sesuai kebutuhan, serta perawatan dan perilaku berkendara yang bertanggung jawab. AHM berkomitmen terus menghadirkan solusi mobilitas yang mendukung masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Rina.

Berbagai kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Sinergi Bagi Negeri 2026, yang mendorong generasi muda menyelaraskan produktivitas dengan kepedulian terhadap lingkungan. Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya penanganan perubahan iklim serta perlindungan dan pemulihan ekosistem daratan. Melalui Sinergi Bagi Negeri, AHM berharap semakin banyak generasi muda menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup, sehingga langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak positif bagi bumi dan masyarakat.
 (*/yogi) 
Jakarta - Memasuki periode musim hujan, pengendara sepeda motor perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kendaraan, terutama ban yang menjadi satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Jalanan basah, genangan air, serta perubahan daya cengkeram dapat memengaruhi stabilitas dan pengendalian sepeda motor. Karena itu, memastikan kondisi ban tetap optimal menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung keselamatan selama perjalanan.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung mobilitas sehari-hari, Michelin Indonesia mengajak pengendara untuk lebih memahami pentingnya perawatan dan pemilihan ban yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Tidak hanya mempertimbangkan daya tahan, pengendara juga perlu memperhatikan kemampuan ban dalam memberikan daya cengkeram, kestabilan, serta kenyamanan, khususnya ketika menghadapi kondisi jalan basah.

Mochammad Fachrul Rozi selaku Product Manager Michelin Indonesia, mengatkan mengatakan, “Saat musim hujan, kondisi ban menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan pengendara. Permukaan jalan yang basah dapat memengaruhi daya cengkeram ban, sehingga pemeriksaan rutin dan pemilihan ban yang tepat sangat diperlukan. Hal sederhana seperti menjaga tekanan udara, memperhatikan kondisi tapak, dan menyesuaikan cara berkendara dapat membantu pengendara merasa lebih aman dan percaya diri selama perjalanan.”

Tiga Hal yang Perlu Diperhatikan Pengendara Saat Musim Hujan

1. Periksa kondisi tapak dan tingkat keausan ban
Tapak ban berperan penting dalam membantu mengalirkan air dari area kontak ban dengan jalan. Karena itu, pengendara perlu memeriksa kondisi alur tapak dan memperhatikan indikator keausan secara berkala. Ban dengan tapak yang sudah terlalu aus dapat mengalami penurunan kemampuan mencengkeram jalan, terutama pada permukaan basah. Selain itu, perhatikan kondisi fisik ban untuk memastikan tidak terdapat retakan, benjolan, atau kerusakan lainnya.

2. Pastikan tekanan udara sesuai rekomendasi
Tekanan udara yang tidak sesuai dapat memengaruhi kestabilan, pengendalian, dan keausan ban. Pengendara disarankan memeriksa tekanan ban secara rutin ketika ban dalam kondisi dingin serta mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan. Hindari mengurangi tekanan udara secara sembarangan dengan anggapan dapat meningkatkan daya cengkeram saat hujan.

3. Pilih ban yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi berkendara
Setiap pengendara memiliki kebutuhan mobilitas yang berbeda, mulai dari perjalanan harian di perkotaan hingga perjalanan jarak jauh. Karena itu, pemilihan ban perlu mempertimbangkan ukuran yang direkomendasikan pabrikan kendaraan, karakter penggunaan, serta performa yang dibutuhkan. Terutama saat musim hujan, desain alur tapak ban menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Ban dengan alur yang dirancang untuk membantu pembuangan air dapat mendukung daya cengkeram pada permukaan jalan basah, dibandingkan dengan ban berpola semi-slick yang lebih berorientasi pada kebutuhan berkendara tertentu. Meski demikian, performa ban juga dipengaruhi oleh kompon, kondisi tapak, serta karakteristik desain ban secara keseluruhan.

Pilihan Ban Michelin untuk Mendukung Mobilitas Sehari-hari
Memahami pentingnya karakteristik ban dalam menghadapi kondisi jalan yang berbeda, Michelin menghadirkan sejumlah pilihan ban motor yang dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari, termasuk MICHELIN Pilot Street, 

MICHELIN Pilot Street 2, dan MICHELIN City Extra.
MICHELIN Pilot Street merupakan ban serbaguna yang dirancang untuk penggunaan perkotaan dan mobilitas sehari-hari. Sementara itu, MICHELIN Pilot Street 2 mengusung pola tapak yang terinspirasi dari MotoGP™, dengan alur tengah kecil dan alur samping progresif yang dirancang untuk membantu pembuangan air serta mendukung daya cengkeram pada kondisi jalan basah maupun kering.

Di sisi lain, MICHELIN City Extra dikembangkan dengan fokus pada ketahanan dan keandalan untuk penggunaan sehari-hari. Ban ini mengombinasikan konstruksi yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap kebocoran, daya tahan tapak, serta teknologi Water Sipe untuk mendukung daya cengkeram pada permukaan basah.

"Memilih ban yang tepat bukan hanya tentang mencari produk yang tahan lama, tetapi juga memahami karakteristik ban dan menyesuaikannya dengan kebutuhan berkendara. Dengan perawatan yang baik serta pemilihan ban yang sesuai, pengendara dapat lebih siap menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk saat musim hujan,” tambah Rozi.

Michelin Hadirkan Program HEMAT di Dealer Terpilih
Sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan mobilitas konsumen, Michelin juga menghadirkan program Michelin HEMAT (Hadiah Extra Michelin Akhir Tahun) yang berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 November 2026 di sejumlah dealer terpilih di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.
Melalui program ini, konsumen yang membeli satu ban motor Michelin berkesempatan mendapatkan satu kaus eksklusif Michelin, sementara pembelian dua ban motor Michelin akan mendapatkan satu kaus eksklusif dan voucher bahan bakar senilai Rp100.000.

Program ini tersedia di sejumlah dealer terpilih, antara lain Khay Tire, Rumah Ban, Super Ban, Proking, dan Garasi Motocare di wilayah Jabodetabek, serta Juragan Ban dan Danumas di wilayah Malang dan Surabaya. Ketersediaan promo di setiap dealer dapat berbeda sesuai periode pelaksanaan.

Promo hanya berlaku di dealer yang berpartisipasi, selama periode yang telah ditentukan, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Konsumen disarankan menghubungi dealer terkait untuk memastikan ketersediaan produk, hadiah, serta informasi program sebelum melakukan pembelian.