TRENDING NOW

Jakarta – iCAR menandai langkah penting dalam perjalanannya di Indonesia melalui dimulainya penyerahan perdana iCAR V23 kepada konsumen, yang dirayakan bersama semangat global Ride to Cheer di tengah euforia pesta sepak bola yang tengah berlangsung di berbagai belahan dunia.

Setelah resmi memasuki pasar Indonesia melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dan memperoleh sambutan positif dari masyarakat, iCAR kini mulai menyerahkan unit V23 kepada para konsumen pertamanya. Momen ini menjadi tonggak penting yang menegaskan komitmen iCAR untuk tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik yang inovatif, tetapi juga memberikan pengalaman kepemilikan yang menyeluruh melalui layanan penjualan dan purna jual yang andal.

Momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi iCAR untuk memperkenalkan Marshall Ma sebagai Country Director iCAR Indonesia. Dalam peran barunya, Marshall akan memimpin langkah strategis iCAR dalam memperkuat merek di Indonesia, memperluas jaringan dealer, serta menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin baik bagi konsumen di Tanah Air. 

"Dimulainya penyerahan unit kepada konsumen pertama merupakan awal dari perjalanan panjang iCAR di Indonesia. Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat terhadap iCAR V23 sejak pertama kali diperkenalkan, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk serta layanan terbaik bagi konsumen di Indonesia," ujar Marshall Ma, Country Director iCAR Indonesia.

Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia, iCAR V23 hadir menawarkan pendekatan yang berbeda dibandingkan kendaraan listrik pada umumnya. Mengusung desain boxy yang ikonik dipadukan dengan teknologi modern, V23 dirancang bagi konsumen yang ingin mengekspresikan karakter dan gaya hidup mereka melalui kendaraan yang digunakan.

Salah satu keunggulan utama V23 adalah plug-and-play customization ecosystem yang memungkinkan pengguna melakukan personalisasi kendaraan dengan lebih mudah tanpa modifikasi yang kompleks. Didukung lebih dari 20 titik modifikasi modular, kabin yang lapang, visibilitas yang optimal, teknologi pintar, serta kemampuan untuk mendukung mobilitas harian maupun aktivitas akhir pekan, V23 menawarkan pengalaman berkendara yang lebih personal dan fleksibel.

Komitmen iCAR terhadap pasar Indonesia juga diwujudkan melalui pengembangan jaringan dealer dan layanan purna jual yang terus diperkuat. Hingga akhir 2026, iCAR menargetkan kehadiran 30 dealer resmi di berbagai kota di Indonesia. Ekspansi tersebut akan didukung oleh kesiapan suku cadang, teknisi yang telah mendapatkan pelatihan khusus, serta layanan purna jual yang dirancang untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan. 

Momentum penyerahan perdana ini juga bertepatan dengan semangat global Ride to Cheer, yang diwujudkan melalui kebersamaan dalam menikmati pesta sepak bola yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Bagi iCAR, setiap perjalanan bukan sekadar perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga kesempatan untuk membangun koneksi, mengekspresikan diri, dan berbagi kebahagiaan dengan orang-orang di sekitar.

"Kami memahami bahwa sepak bola merupakan salah satu olahraga yang paling dicintai masyarakat Indonesia. Karena itu, momen ini menjadi kesempatan yang tepat untuk menghadirkan semangat Ride to Cheer sekaligus merayakan penyerahan perdana iCAR V23 kepada konsumen kami. Dengan desain ikonik, fitur personalisasi, dan teknologi hiburan yang modern, iCAR V23 diharapkan dapat menjadi bagian dari berbagai momen kebersamaan yang menyenangkan bersama keluarga dan teman," tambah Metta Yunita, Head of Marketing  (*/Yogi)
Cilegon – Persaingan pasar otomotif di wilayah Banten, khususnya Cilegon, dinilai semakin sengit dengan kehadiran para pemain baru dari pabrikan asal Tiongkok, seperti BYD, serta ekspansi agresif dari Hyundai yang kini telah membuka dua cabang. Tren pasar saat ini pun didominasi oleh kendaraan berbasis listrik (electric vehicle).

​Menyikapi ketatnya kompetisi ini, Supervisor Diler Tunas Toyota Cilegon, Saiful Azis, mengungkapkan bahwa Toyota tetap optimis berkat kuatnya lini produk kendaraan hybrid mereka.

​"Sekarang basisnya sudah banyak ke listrik dan kompetisinya cukup ketat. Namun, Toyota terbantu dengan adanya line-up produk hybrid di awal tahun 2026 ini," ujar Saiful saat memberikan keterangan di Diler Tunas Toyota Cilegon, Selasa (7/7/2026).

​Veloz Hybrid Jadi Senjata Andalan Baru
​Salah satu produk yang menjadi pendongkrak utama penjualan Toyota di semester pertama tahun 2026 ini adalah varian Veloz Hybrid. Saiful menjelaskan, kendaraan ini diluncurkan dengan harga yang sangat kompetitif serta dilengkapi fitur dan fasilitas yang mewah di kelasnya.

​Selain itu, efisiensi bahan bakar menjadi daya tarik utama yang membuat Toyota percaya diri menghadapi gempuran mobil listrik murni. Veloz Hybrid diklaim mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar yang sangat irit, yakni mencapai 1 liter banding 28,99 kilometer.

​Menariknya, Toyota kini telah sepenuhnya mengalihkan varian Veloz ke teknologi hybrid.
​"Untuk Veloz sekarang sudah tidak ada yang varian bensin konvensional, semuanya sudah hybrid. Jika konsumen ingin mencari varian bensin, arahnya dialihkan ke Avanza," tambah Saiful.

​Avanza, Calya, dan Rush Masih Mendominasi
​Meski pasar otomotif secara umum cenderung stagnan bahkan sedikit menurun dibandingkan tahun 2025, penjualan Tunas Toyota Cilegon pada semester I-2026 tercatat masih mengalami kenaikan, walaupun tipis.

​Secara keseluruhan, kontribusi penjualan tertinggi di diler ini masih dipegang oleh tiga produk utama, yaitu:
1. ​Toyota Avanza (termasuk Veloz Hybrid yang datanya digabungkan ke kategori ini), yang menyumbang sekitar 20% hingga 25% dari total penjualan per bulan.
2. ​Toyota Calya
3. ​Toyota Rush yang peminatnya dinilai masih sangat stabil dan bagus.

​Sementara itu, varian lain seperti Toyota Innova (baik bensin, diesel, maupun hybrid) juga masih menunjukkan tren positif dan sempat mengalami inden di awal tahun.

​Strategi Semester Kedua dan Target 2026
​Memasuki semester kedua tahun 2026, tantangan baru diprediksi akan muncul, salah satunya dari kompetitor yang berencana merilis kendaraan dengan metode terbalik, yakni mobil listrik yang dibekali mesin bensin sebagai pengisi daya. Menanggapi hal tersebut, pihak Toyota mengaku siap bersaing ketat di akhir tahun nanti.

​Tunas Toyota Cilegon sendiri mematok target penjualan total sebesar 1.200 unit hingga akhir tahun 2026. Hingga penutupan semester pertama ini, diler telah berhasil merealisasikan sekitar 40% dari target, atau berkisar di angka 450 hingga 500 unit.

​Pihak manajemen optimis target tahunan tersebut dapat tercapai, didukung oleh sejumlah event otomotif nasional besar seperti GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show), promo akhir tahun, serta kondisi ekonomi nasional yang diharapkan semakin membaik pasca-libur sekolah dan tahun ajaran baru.(yogi)

Serang – Di tengah dinamika pasar otomotif nasional, Dealer Mitsubishi DIPO Palima, Kota Serang, berhasil menunjukkan performa kerja yang solid sepanjang semester pertama tahun 2026. Melalui strategi pemetaan pasar yang tepat, dealer andalan warga Banten ini sukses mencatatkan capaian penjualan hingga 97 persen dari target yang ditetapkan oleh manajemen.

​Dari target semester satu sebanyak 120 unit, Mitsubishi DIPO Palima berhasil membukukan penjualan riil sebanyak 106 unit. Momentum pertumbuhan paling signifikan terjadi pada bulan Maret, di mana dealer sukses mengandalkan ketangguhan lini komersial ringan, Mitsubishi Canter, dengan total penjualan mencapai 28 unit dalam satu bulan.

​"Secara keseluruhan, performa di semester satu kemarin sangat positif dengan pencapaian target hingga 97 persen, atau terealisasi 106 unit dari target 120 unit. Lini Mitsubishi Canter di bulan Maret menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kami," ujar Kepala Cabang Mitsubishi DIPO Palima Serang, Derry Susanto, saat ditemui di diler setempat, Selasa (7/7/2026).

​Memasuki awal semester kedua pada bulan Juni dan Juli, pasar otomotif memang mengalami penyesuaian harga tebus dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) berkisar Rp3 juta hingga Rp15 juta, serta bertepatan dengan fokus anggaran konsumen pada musim ajaran baru sekolah dan momentum Hari Raya Iduladha. Kendati situasi ini membuat pergerakan awal di bulan Juni hingga minggu pertama Juli berjalan lebih santai dan penuh kehati-hatian, pihak diler melihatnya sebagai peluang untuk memperkuat strategi edukasi dan pelayanan kepada konsumen.
Menyiasati penyesuaian harga tersebut, Mitsubishi DIPO Palima Serang mengedepankan pendekatan pelayanan yang transparan dan komunikatif. Pihak diler secara aktif mengedukasi konsumen mengenai nilai investasi jangka panjang dari unit kendaraan Mitsubishi yang tetap sebanding dengan penyesuaian harga dari pabrikan.

​Guna menjaga antusiasme dan memberikan nilai tambah bagi para pelanggan setia di Serang, diler juga telah menyiapkan rangkaian program insentif menarik. Mitsubishi dikenal tidak pernah absen dalam menghadirkan berbagai program gimmick serta bonus melimpah untuk setiap lini kendaraannya, sehingga konsumen tetap mendapatkan penawaran terbaik di tengah dinamika ekonomi saat ini.

​Optimisme diler kian diperkuat dengan adanya sinyal positif menjelang pameran otomotif akbar nasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Meskipun lini kendaraan komersial (Commercial Vehicle/CV) saat ini masih mempertahankan komposisi model andalan yang sudah teruji, beredar kabar bahwa segmen kendaraan penumpang (Passenger Car/PC) Mitsubishi siap memberikan kejutan berupa kehadiran lini atau varian produk terbaru.

​"Meskipun untuk segmen niaga komersial saat ini fokus kami adalah memaksimalkan varian unggulan yang ada, kami sangat antusias mendengar isu mengenai rencana peluncuran produk baru di kategori kendaraan penumpang (PC) pada pameran nanti. Kehadiran produk baru ini tentu akan menjadi tambahan energi positif bagi pertumbuhan pasar kami di semester dua ini," pungkas Derry penuh optimisme. (*/yogi) 
Jakarta – Melalui kampanye global "FOREVER 26, Play Loud, Shine Proud", JAECOO mengajak generasi muda untuk berani mengekspresikan passion, mengeksplorasi berbagai kemungkinan, dan menikmati setiap momen bersama orang-orang terdekat. Kampanye ini menjadi wujud komitmen JAECOO dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mendukung gaya hidup aktif dan dinamis.

Bagi JAECOO, mobil bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari gaya hidup yang mendukung setiap perjalanan menuju pengalaman yang bermakna, mulai dari mengejar hobi, berkumpul bersama teman dan keluarga, hingga menjelajahi destinasi baru. Melalui inovasi seperti SIVP (Super Intelligent Valet Parking), JAECOO menghadirkan teknologi yang membantu menyederhanakan perjalanan sehingga pengguna dapat lebih fokus menikmati setiap momen yang mereka cintai.

Semangat "Play Loud, Shine Proud" menjadi refleksi dari komitmen JAECOO untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan mobilitas masyarakat modern.

Kampanye ini merupakan ajakan untuk menjalani setiap perjalanan dengan lebih berani, lebih percaya diri, dan lebih terbuka terhadap pengalaman baru. Kampanye ini merayakan semangat eksplorasi generasi muda yang terus mencari inspirasi melalui setiap destinasi, setiap tantangan, dan setiap momen yang mereka jalani.

Dengan semangat tersebut, setiap perjalanan menjadi kesempatan untuk menciptakan cerita baru, memperluas perspektif, dan menemukan pengalaman yang tak terlupakan. Baik menjelajahi sudut kota yang belum pernah dikunjungi maupun melakukan perjalanan menuju destinasi impian, JAECOO ingin menjadi partner yang menemani setiap langkah petualangan penggunanya.

"Semangat Play Loud, Shine Proud mencerminkan komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung gaya hidup konsumen modern. JAECOO tidak hanya menghadirkan mobil dengan teknologi canggih, tetapi juga ingin menjadi bagian dari setiap perjalanan yang penuh makna, memberikan rasa percaya diri, kenyamanan, dan kebebasan bagi setiap pengguna," ucap Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.

Teknologi yang Menemani Setiap Petualangan
Sejalan dengan semangat tersebut, JAECOO percaya bahwa teknologi hadir bukan untuk mengambil alih pengalaman berkendara, melainkan untuk menghadirkan rasa nyaman, percaya diri, dan kemudahan dalam setiap aktivitas mobilitas. Dengan begitu, pengguna dapat lebih fokus menikmati waktu bersama orang-orang terdekat maupun setiap petualangan yang menanti di depan.

Melalui inovasi seperti SIVP (Super Intelligent Valet Parking) yang mengusung konsep "Come to You. Park for You.", JAECOO menghadirkan teknologi yang membantu menyederhanakan pengalaman berkendara sehari-hari. Ketika berbagai hal menjadi lebih mudah, pengguna memiliki lebih banyak waktu dan kebebasan untuk menikmati perjalanan serta menciptakan pengalaman yang benar-benar berarti.

Bagi JAECOO, setiap perjalanan adalah kesempatan untuk mengeksplorasi pengalaman baru dan menciptakan cerita yang berkesan. Karena itu, JAECOO terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan mobilitas modern, tetapi juga mendukung gaya hidup yang aktif, penuh eksplorasi, dan berorientasi pada pengalaman. Dengan semangat tersebut, JAECOO ingin menjadi partner yang menemani setiap langkah perjalanan dan petualangan para penggunanya. (*/yogi) 
Singapura – Tim Helios asal Singapura berhasil dinobatkan sebagai juara Asian Hackathon for Green Future 2026, kompetisi yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis teknologi untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan. Tim yang beranggotakan dua mahasiswa, Pratham Ranjan dan Alok Vernekar dari Nanyang Technological University (NTU), sukses mengungguli 439 tim dan hampir 1.500 peserta dari 22 negara dan wilayah.

Kompetisi ini diselenggarakan bersama oleh tiga organisasi nirlaba di bawah naungan Vingroup, yakni For Green Future Foundation, VinUniversity, dan Vingroup Young Technology Talent Club (VinTechTalent). Ajang ini merupakan hackathon lingkungan berskala Asia pertama yang digelar di Vietnam dan secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa sarjana serta magister. Babak final sekaligus malam penganugerahan berlangsung pada 4 Juli di VinUniversity, Hanoi.

Tim Helios meraih hadiah utama senilai USD 8.000 melalui proyek berjudul "An Urban Simulation Platform for Low-Carbon Infrastructure". Solusi tersebut menjawab tantangan yang dihadapi banyak kota, yakni bagaimana memastikan efektivitas proyek infrastruktur hijau sebelum mengalokasikan investasi dalam jumlah besar.

Platform simulasi perkotaan yang dikembangkan tim ini memungkinkan pengguna menguji berbagai opsi, seperti pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik, transportasi publik, energi surya, hingga infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim. Platform tersebut juga mampu memprediksi dampaknya terhadap perilaku perjalanan masyarakat, emisi karbon, biaya, dan sistem kelistrikan. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menentukan proyek yang layak didanai, menghindari pemborosan anggaran, serta mempercepat transformasi menuju kota rendah karbon.

Posisi juara kedua dengan hadiah USD 5.000 diraih oleh Tim VFluxion dari University of Information Technology, Vietnam National University Ho Chi Minh City, Vietnam. Tim yang terdiri atas Nguyen The Anh, Vu The Vinh, Tran Hung Vi, dan Do Thi Nhu Y ini menghadirkan solusi untuk mendukung transisi menuju mobilitas hijau melalui integrasi kendaraan listrik dengan sistem energi perkotaan.

Mereka mengembangkan platform yang mengoordinasikan proses pengisian dan penyaluran daya dua arah (bidirectional charging), sehingga kendaraan listrik tidak hanya berfungsi sebagai pengguna energi, tetapi juga sebagai penyimpanan energi terdistribusi yang dapat membantu menyeimbangkan kebutuhan listrik saat diperlukan. Solusi ini diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan energi, meningkatkan stabilitas jaringan listrik, mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik cadangan beremisi tinggi, serta menjaga usia pakai baterai kendaraan listrik.

Sementara itu, dua Juara Ketiga, masing-masing memperoleh hadiah USD 3.000, diraih oleh dua tim asal Vietnam, yakni Future Greener dan ALT F4.

Tim Future Greener, yang beranggotakan Nguyen Nguyen Tam Nhu, Truong Dong Hung, Pham Ho Kim Ngan, dan Bui Hoai Ngoc dari UEH.ISB Honours College, University of Economics Ho Chi Minh City, serta kampus FPT University Ho Chi Minh City, mengembangkan solusi untuk pengelolaan siklus hidup baterai kendaraan listrik.

Platform yang mereka ciptakan mampu melacak informasi baterai sepanjang masa penggunaannya, melakukan penilaian terhadap kondisi baterai, serta memberikan rekomendasi apakah baterai layak digunakan kembali atau harus didaur ulang. Solusi ini diharapkan dapat mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat limbah baterai, meningkatkan transparansi pasar kendaraan listrik bekas, sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular dalam industri baterai.

Adapun Tim ALT F4, yang terdiri atas Nguyen Tuan Minh, Nguyen Thanh Vinh, dan Tran Phi Anh Nhat dari University of Science, Vietnam National University Hanoi, British University Vietnam (BUV), serta Hanoi University of Science and Technology, meraih Juara Ketiga berkat sistem peringatan dini intrusi air laut.

Sistem tersebut memantau kondisi perairan di kawasan muara sungai, memprediksi risiko intrusi air laut hingga 24–72 jam sebelumnya, serta mengirimkan peringatan dalam bahasa Vietnam langsung ke telepon genggam petani dan pemerintah daerah. Peringatan dini tersebut memungkinkan langkah antisipatif seperti penutupan pintu air, perlindungan cadangan air tawar, serta penyesuaian sistem irigasi untuk mengurangi gagal panen, melindungi mata pencaharian petani, dan meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Panitia juga memberikan lima Penghargaan Harapan senilai USD 1.000 masing-masing kepada Project Gaia (Vietnam), AVERTIX (India), ReRootSG (Singapura), Forust (Hong Kong, China), dan Seekers (India).

Untuk mencapai babak final, sebanyak 30 tim terbaik menjalani proses seleksi dan pembinaan selama hampir tiga bulan. Dari total 439 tim yang mengirimkan proposal proyek dan video presentasi pada tahap awal, 30 tim terpilih mengikuti pelatihan daring selama satu bulan bersama para ahli multidisiplin guna mempertajam pendekatan pemecahan masalah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan final.

Di VinUniversity, seluruh finalis mengikuti hackathon intensif selama 36 jam. Selama periode tersebut, mereka menganalisis berbagai tantangan nyata, mengembangkan solusi, membangun prototipe yang berfungsi, serta menyempurnakan presentasi akhir dengan pendampingan para mentor dari perusahaan teknologi di bawah Vingroup.

Managing Director For Green Future Foundation Vingroup, Dr. Thai-Ha Le, mengatakan hasil kompetisi ini menunjukkan bahwa Vietnam memiliki potensi besar menjadi pusat kolaborasi talenta muda Asia dalam inovasi untuk pembangunan berkelanjutan.

"Yang membuat kami bangga adalah Asian Hackathon for Green Future 2026 membuktikan bahwa Vietnam dapat menjadi pusat talenta muda Asia dalam perjalanan inovasi menuju pembangunan berkelanjutan. Di sini, berbagai gagasan lintas negara tidak hanya dipertukarkan, tetapi juga diuji, disempurnakan, dan diwujudkan menjadi solusi nyata yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujarnya.

Mulai dari sektor energi, transportasi, perubahan iklim, sumber daya air hingga pertanian, berbagai tantangan lingkungan di Asia kini semakin melampaui batas negara dan membutuhkan kolaborasi regional. Melalui Asian Hackathon for Green Future, para talenta muda dari berbagai negara dan disiplin ilmu dipertemukan untuk membangun ruang kolaborasi, menggabungkan pengetahuan, teknologi, serta beragam perspektif menjadi solusi yang berdampak nyata.

Setelah sukses menggelar edisi perdana, kompetisi ini akan kembali hadir pada 2027 dengan skala dan jangkauan yang lebih luas. Penyelenggara menargetkan partisipasi lebih banyak talenta muda dari berbagai negara di Asia maupun kawasan lain di dunia untuk bersama-sama mengembangkan solusi menuju masa depan yang hijau dan berkelanjutan. (*/yogi) 

Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor, yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship yakni M. Kiandra Ramadhipa tampil kompetitif sepanjang balapan. Berlangsung dalam dua kali balapan di Circuito de Jerez – Ángel Nieto, Spanyol pada Minggu 5 Juli 2026, Ramadhipa mengemas 9 poin di putaran ini. Meski demikian, pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini tetap menjaga peluang dalam persaingan perebutan posisi teratas klasemen sementara.
 
Race pertama berlangsung dengan suhu lintasan mendekati 44 derajat Celsius. Ramadhipa yang bersaing bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team memulai jalannya balapan dengan start yang kurang mulus. Meski sempat melesat di kualifikasi dan menempati grid start kelima, Rama tercecer ke posisi delapan setelah melewati beberapa tikungan awal. Ia berusaha menggapai persaingan grup terdepan, namun balapan dihentikan sementara akibat red flag atas insiden yang melibatkan salah satu pebalap. Balapan dilanjutkan dengan dipersingkat menjadi 10 lap, Ramadhipa start dari posisi delapan. Persaingan semakin ketat, sempat terlempar dari posisi 10 besar. Perlahan ia mulai memperbaiki posisinya dan berakhir finish di posisi tujuh.
 
Race kedua kembali digelar tiga jam setelah race pertama dimulai. Kondisi lintasan semakin panas, hingga menyentuh 60 derajat Celsius. Pada balapan ini, Ramadhipa mampu melakukan start menggunakan dengan baik. Ia bersaing di posisi lima besar. Dua pebalap di depannya mengalami insiden pada lap-lap awal. Ramadhipa yang menunggangi NSF250RW bersaing di posisi podium. Terus bertahan untuk menjaga posisi podium. Sayang, petaka hadir saat laap akhir. Ramadhipa mengalami kontak dengan pebalap lain dan terjatuh. Ia pun bangkit, kembali mengaspal di arena balap, meski harus puas mengakhiri balapan di posisi ke-21.
 
"Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan. Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa.
 
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan perjuangan Ramadhipa bersaing di putaran Jerez patut diapresiasi. Ia mampu menunjukan progress dalam race yang berbeda, meskipun hasil positif belum berpihak. Evaluasi tentu dilakukan bersama tim untuk kembali meraih prestasi yang mengharumkan bangsa.
 
"Ramadhipa mampu menunjukan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat satu hati, kami pun terus mendukungnya agar dapat terus bersaing dengan optimal dan semakin melesat pada putaran berikutnya,” ujar Andy Wijaya.
 
Tambahan sembilan poin dari race pertama membuat Ramadhipa tetap menjaga peluang dalam persaingan gelar. Ia kini hanya terpaut sembilan poin dari pimpinan klasemen sementara yang ditempati bersama oleh tiga pebalap. Saat ini Ramadhipa berada di posisi keempat dan mengoleksi 60 poin. FIM MotoJunior World Championship akan kembali berlanjut dalam tiga pekan mendatang sebelum memasuki libur musim panas. Putaran keempat musim ini akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli. (*/yogi)