Jakarta – GAC Group melanjutkan tren pertumbuhan positif di pasar otomotif dunia dengan membukukan penjualan lebih dari 628.200 unit kendaraan sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Capaian tersebut meningkat 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan mempertegas posisi perusahaan sebagai salah satu pemain yang aktif mendorong transformasi industri otomotif berbasis elektrifikasi.

Pada Mei 2026, GAC Group mencatatkan penjualan sebanyak 127.300 unit kendaraan atau tumbuh 8,18 persen secara tahunan. Kinerja tersebut ditopang oleh meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan berteknologi pintar, efisien, dan ramah lingkungan di berbagai negara.

Kontribusi besar datang dari tiga merek utama GAC, yakni GAC Trumpchi, GAC AION, dan HYPTEC. Secara gabungan, ketiga merek tersebut berhasil membukukan penjualan 55.434 unit pada Mei 2026, melonjak 32,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil ini menunjukkan daya saing produk-produk GAC yang semakin kuat di tengah persaingan industri otomotif global.

Di segmen kendaraan listrik, GAC AION kembali tampil sebagai penggerak utama pertumbuhan perusahaan. Sepanjang Mei 2026, AION mencatatkan penjualan 31.946 unit atau meningkat 74,76 persen dibandingkan tahun lalu.

Secara kumulatif, penjualan GAC AION selama lima bulan pertama 2026 mencapai 144.100 unit, tumbuh 62,28 persen secara year-on-year. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik GAC yang mengedepankan teknologi mutakhir, efisiensi energi, desain modern, dan kenyamanan berkendara.

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa strategi pengembangan produk yang berorientasi pada kebutuhan konsumen mendapat respons positif di berbagai pasar dunia.

"Pertumbuhan penjualan yang konsisten menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas, teknologi, dan inovasi yang kami hadirkan. Bagi GAC Indonesia, pencapaian global ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan produk dan layanan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya di pasar domestik, performa ekspor GAC juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Hingga Mei 2026, total ekspor kendaraan GAC mendekati 100.000 unit atau melonjak 135 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Khusus pada Mei 2026, volume ekspor mencapai 28.386 unit, meningkat sekitar 140 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut menegaskan semakin kuatnya ekspansi internasional GAC di berbagai kawasan dunia.

Di wilayah Asia Pasifik, penjualan ritel GAC pada Mei 2026 tercatat meningkat 123 persen dibandingkan tahun lalu. Kinerja positif ini didorong oleh tingginya permintaan di sejumlah pasar strategis, termasuk Hong Kong dan Thailand, yang menjadi salah satu motor pertumbuhan perusahaan di kawasan.

Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi GAC sebagai salah satu produsen kendaraan listrik dengan pertumbuhan global yang pesat. Kombinasi antara desain modern, kualitas produk, teknologi pintar, dan inovasi berkelanjutan dinilai menjadi faktor utama yang mendorong penerimaan positif konsumen terhadap merek GAC.

Di Indonesia, tren pertumbuhan kendaraan listrik yang terus meningkat juga menjadi peluang besar bagi GAC untuk memperluas kontribusinya di pasar nasional. Dengan dukungan portofolio produk global yang kompetitif dan pengembangan teknologi berkelanjutan, GAC Indonesia optimistis dapat ikut mempercepat perkembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi konsumen Tanah Air.

Ke depan, GAC Group menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi mobilitas cerdas dan berkelanjutan melalui inovasi teknologi, peningkatan kualitas produk, serta penguatan layanan pelanggan di berbagai negara. (*/yogi) 
OTOBanten

OTOBanten.id

OTOBanten.id merupakan Media Online Berita Otomotif Seputar Banten dan Nasional

Post A Comment: