NTT– Di tengah masa pemulihan pascabencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), anak-anak sering kali menjadi kelompok yang paling rentan secara psikologis. Memahami kondisi tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) hadir membawa secercah harapan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), dengan menghadirkan Tenda Ramah Anak.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Erwin Walesa selaku Division Head HCGA & CARM HMSI kepada Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong di kawasan Reo, Manggarai, NTT.
Program kolaboratif ini dipusatkan di Desa Salama dan Desa Motor Pecah, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Tujuannya sederhana namun esensial: menyediakan ruang aman bagi 125 anak dari 94 keluarga untuk kembali tersenyum, belajar, bermain, dan memulihkan trauma pascabencana.
Ruang Aman Bermain, Belajar, dan Asupan Gizi
Melalui inisiatif ini, Hino menyumbangkan dua unit Tenda Ramah Anak lengkap dengan fasilitas pendukungnya. Tidak hanya tempat bernaung, tenda ini juga diisi dengan mainan edukatif, program pembelajaran interaktif, serta sesi pendampingan khusus.
Untuk memastikan tumbuh kembang mereka tetap terjaga selama di pengungsian, Hino turut mendistribusikan paket makanan bergizi, mulai dari susu dan makanan ringan untuk 120 anak, bubur kacang hijau, paket kebutuhan dasar bagi 100 anak, hingga perlengkapan sekolah berupa kotak makan dan botol minum.
"Dalam situasi pascabencana, anak-anak membutuhkan ruang yang dapat memberikan rasa aman sekaligus kesempatan untuk kembali belajar dan bermain. Melalui program Tenda Ramah Anak, kami ingin membantu menghadirkan lingkungan yang mendukung mereka untuk kembali menjalani aktivitas dengan lebih nyaman," ungkap Erwin Walesa.
Pihak mitra di lapangan turut mengapresiasi langkah cepat ini. Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong menyampaikan bahwa kehadiran tenda tersebut sangat membantu proses pemulihan mental anak-anak.
"Dukungan dari Hino membantu kami menghadirkan kegiatan yang lebih terarah. Kami berharap ruang ini dapat menjadi tempat bagi mereka untuk belajar, bermain, dan kembali merasakan suasana yang lebih nyaman setelah bencana," ujarnya.
Solusi Krisis Air Bersih di Titik Pengungsian
Kepedulian Hino tidak berhenti pada aspek psikososial anak. Menyadari bahwa krisis air bersih kerap menjadi masalah krusial di lokasi bencana, Hino juga mengerahkan bantuan berupa 10 tangki air bersih berkapasitas total 80.000 liter. Bantuan air bersih ini disalurkan langsung untuk meringankan beban masyarakat terdampak, termasuk warga di Desa Lempis, Kecamatan Cibal, yang masih bertahan di tempat penampungan sementara.
Rangkaian aksi kemanusiaan ini menegaskan komitmen jangka panjang Hino untuk tidak hanya bergerak di industri otomotif, tetapi juga selalu hadir mendampingi masyarakat Indonesia di saat-saat paling menantang.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata, baik bagi anak-anak maupun keluarga yang masih menghadapi masa pemulihan. Dukungan ini adalah bentuk kepedulian Hino untuk terus membersamai masyarakat di tengah kondisi yang tidak mudah," tutup Erwin Walesa. (*/yogi)

Post A Comment: