Jakarta– Honda Racing Indonesia (HRI) kembali mengaspal di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. Mengusung status sebagai salah satu tim tersukses pada musim lalu, HRI datang dengan target mempertahankan performa kompetitif sekaligus membuka babak baru melalui debut program pembinaan talenta muda, HRI Team Management.
Keikutsertaan HRI pada MFoS 2026 menjadi momentum penting setelah tim berhasil menorehkan prestasi gemilang pada musim 2025. Dalam musim debutnya, Honda Racing Indonesia sukses memborong lima gelar bergengsi, mulai dari Juara Nasional ITCR 1.200 Seeded A, Juara Nasional ITCR 1.200 Seeded B, Juara Nasional ITCR 3.600 Seeded A, hingga gelar Team Constructor Champion di kelas ITCR 1.200 dan ITCR 3.600.
Memasuki musim baru, HRI tidak hanya fokus mempertahankan prestasi, tetapi juga memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi baru pembalap Indonesia melalui HRI Team Management. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Honda dalam membangun regenerasi dunia motorsport nasional secara berkelanjutan.
Sorotan utama pada putaran pembuka MFoS 2026 tertuju kepada Rachel Cia yang akan menjalani debut perdananya sebagai pembalap touring. Nama Rachel sebelumnya dikenal luas sebagai salah satu drifter wanita terbaik Indonesia dan peraih gelar Women's Drift Challenge 2023. Kini, ia menghadapi tantangan baru di lintasan balap touring yang menuntut konsistensi, strategi, serta kemampuan membaca situasi balapan secara cepat dan tepat.
Rachel akan turun di kelas ITCR 1.500 menggunakan Honda City Hatchback RS miliknya sendiri. Balapan di Mandalika menjadi langkah awal bagi Rachel untuk beradaptasi dengan karakter kompetisi touring sekaligus mengukur perkembangan kemampuannya sepanjang musim.
Director sekaligus pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar, menilai putaran pertama menjadi kesempatan penting untuk melihat kesiapan tim serta perkembangan para pembalap yang akan menjalani musim kompetisi tahun ini.
“Musim ini kami memiliki kombinasi pembalap yang sangat menarik, mulai dari pembalap senior, talenta muda yang sudah menunjukkan prestasi, hingga pembalap baru yang sedang memulai proses pembelajaran. Untuk Rachel, fokus utamanya bukan semata hasil akhir, melainkan proses adaptasi dan perkembangan yang akan menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya,” ujar Alvin Bahar.
Selain Rachel, HRI juga tetap mengandalkan jajaran pembalap utamanya di berbagai kelas. Alvin Bahar kembali berlaga di kelas ISTCR Seeded A dengan Honda Civic Type R FL5. Sementara di kelas ITCR 1.200 Seeded A, duet Avila Bahar dan Andri Abirezky kembali dipercaya mengendarai Honda Brio RS. Musim ini menjadi tantangan baru bagi Andri yang naik ke kategori Master setelah tampil dominan di kelas Seeded B pada musim lalu.
Melalui jajaran pembalap yang memadukan pengalaman dan talenta muda, HRI optimistis dapat kembali bersaing di papan atas. Selain menjadi arena kompetisi, MFoS juga menjadi sarana bagi Honda untuk terus mengembangkan performa kendaraan yang dekat dengan konsumen melalui berbagai pengujian di lintasan balap.
Putaran pertama dan kedua MFoS 2026 akan menjadi fondasi penting bagi perjalanan Honda Racing Indonesia dalam enam seri yang akan berlangsung sepanjang musim. Konsistensi performa tim, adaptasi Rachel Cia di dunia touring, serta daya saing para pembalap utama akan menjadi kunci untuk menjaga peluang meraih gelar juara pada musim ini.
Seluruh rangkaian balap Mandalika Festival of Speed 2026 dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube resmi penyelenggara, sementara informasi terbaru mengenai aktivitas dan perjalanan Honda Racing Indonesia dapat diakses melalui kanal digital resmi tim dan Honda Indonesia. (*/yogi)

Post A Comment: