TRENDING NOW

Bekasi – Ducati MX Team Indonesia kembali menunjukkan dominasinya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 Round 4 yang berlangsung di Sirkuit Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat. Setelah tampil kompetitif pada sesi Qualifying dan Qualifying Race sehari sebelumnya, Ducati MX Team Indonesia berhasil menutup akhir pekan dengan hasil membanggakan. Diva Ismayana keluar sebagai Juara, sementara Hilman Maksum mengamankan posisi ketiga, sekaligus mempertegas konsistensi tim dalam perebutan gelar juara nasional musim ini.

Race 1
Race pertama berlangsung dramatis sejak gate start dijatuhkan. Duel sengit langsung tersaji antara Diva Ismayana dan rival utamanya, Delvintor Alfarizi. Keduanya silih berganti memimpin jalannya balapan dan menyuguhkan pertarungan yang membuat penonton di Sirkuit Grand Wisata terus bersorak sepanjang race.

Memasuki pertengahan balapan, duel tersebut berubah menjadi drama ketika Diva dan Delvintor mengalami insiden yang menyebabkan keduanya terjatuh. Momen itu dimanfaatkan Hilman Maksum yang berada di posisi ketiga untuk mengambil alih jalannya balapan, diikuti Farhan Hendro di posisi kedua. Sementara itu, Diva harus melanjutkan balapan dari posisi kelima.
Tidak menyerah, Diva perlahan membangun ritmenya kembali dan mulai memangkas jarak dengan para pembalap di depannya. Satu per satu posisi berhasil direbut hingga ia kembali bergabung dengan rombongan terdepan.
Di sisi lain, Hilman juga harus bekerja keras mempertahankan posisinya dari tekanan Farhan Hendro yang akhirnya berhasil mengambil alih pimpinan balapan.
Pada menit-menit terakhir balapan yang berdurasi 20 menit + 2 lap, Diva berhasil menyelesaikan comeback luar biasanya dengan mengambil alih posisi terdepan. Ia pun sukses melintasi garis finis sebagai pemenang Race 1, diikuti Farhan Hendro di posisi kedua dan Hilman Maksum yang melengkapi podium di posisi ketiga.
Race 2

Memasuki Race 2, Diva Ismayana tampil impresif dengan langsung mengamankan holeshot. Hilman Maksum mengikuti di posisi kedua, sementara Delvintor Alfarizi sebagai rider tuan rumah tidak tinggal diam dan segera memberikan tekanan kepada dua pembalap Ducati Desmo450 MX tersebut.

Pertarungan sengit kembali terjadi pada lap-lap awal. Namun, kondisi lintasan yang semakin licin akibat balapan sore hari membuat Diva memilih strategi yang lebih matang. Setelah sempat bertarung memperebutkan posisi terdepan, ia memutuskan bermain lebih aman demi menjaga peluang meraih hasil terbaik secara keseluruhan.

Sementara itu, Hilman kembali mendapat tekanan dari Farhan Hendro yang terus membayangi di posisi keempat. Meski demikian, Hilman mampu menjaga konsistensi performanya dan mempertahankan posisi ketiga hingga bendera finis dikibarkan. Diva Ismayana menutup Race 2 di posisi kedua, sedangkan Hilman Maksum kembali finis di posisi ketiga.

Berkat kemenangan di Race 1 dan finis kedua di Race 2, Diva Ismayana berhasil mengumpulkan 47 poin dan dinobatkan sebagai Juara Kejurnas Motocross 2026 Round 4.

Sementara itu, Hilman Maksum mengoleksi 40 poin untuk mengamankan posisi ketiga, sekaligus melanjutkan tren konsistennya sepanjang musim.

Hasil ini membuat Diva Ismayana tetap memimpin klasemen sementara Kejurnas Motocross 2026. Dengan tiga putaran tersisa menuju akhir musim, peluang Ducati MX Team Indonesia untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara nasional semakin terbuka lebar.

Diva Ismayana – Rider Ducati MX Team Indonesia
"Race 1 benar-benar menguras tenaga dan fokus. Setelah insiden, saya hanya berpikir untuk tetap tenang dan mengejar satu per satu rider di depan. Syukurlah saya bisa kembali ke posisi terdepan dan memenangkan race. Di Race 2 kondisi lintasan jauh lebih licin, jadi saya memilih bermain lebih cerdas dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Hasil ini sangat penting untuk menjaga posisi saya di klasemen sementara."

Hilman Maksum – Rider Ducati MX Team Indonesia
"Akhir pekan ini cukup positif. Saya bisa terus bersaing di barisan depan dan mendapatkan podium di Race 1 serta mempertahankan posisi di Race 2 meski mendapat tekanan sepanjang balapan. Masih ada beberapa hal yang perlu kami evaluasi, tetapi hasil ini menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi pada putaran berikutnya."

Debut rider asal Kuala Lumpur, Malaysia bersama Desmo450 MX
Untuk pertama kalinya, Fikri mengendarai Ducati Desmo450 MX di kelas MX Executive A, kategori yang diperuntukkan bagi pembalap penghobi berusia di atas 40 tahun. Meski debutnya menunggangi motor motocross terbaru dari Ducati tersebut, Fikri mampu menunjukkan adaptasi yang cepat dan performa yang kompetitif sepanjang akhir pekan.

Pada Race 1, Fikri berhasil mengamankan podium ketiga setelah tampil konsisten sepanjang balapan. Ia kemudian kembali menunjukkan performa solid di Race 2 dengan finis di posisi keempat. Berkat hasil tersebut, Fikri mengumpulkan 38 poin dan menutup akhir pekan di posisi keempat klasemen Overall MX Executive A.
Bagi Fikri, kesempatan menjajal Ducati Desmo450 MX di lintasan balap Indonesia menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Ia mengaku terkesan dengan karakter motor yang mudah dikendalikan, memiliki handling yang ringan, serta tenaga yang responsif sehingga memberikan rasa percaya diri sejak lap pertama.

Fikri Aziz – Ducati 118 MX Shop Djagung Racing Factory
"Ini adalah balapan pertama saya menggunakan Ducati Desmo450 MX, dan hasilnya benar-benar di luar ekspektasi. Adaptasinya terasa sangat cepat karena motornya mudah dikendalikan dan punya karakter yang membuat saya percaya diri untuk terus mendorong lebih keras. Saya senang bisa meraih podium di Race 1 dan finis kompetitif di Race 2. Semoga saya bisa kembali membalap dengan Ducati Desmo450 MX di kesempatan berikutnya." (*/yogi) 

 
Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penyegaran pada wajah skutik terlaris pilihan masyarakat Indonesia, New Honda BeAT, melalui pilihan warna dan desain striping terbaru. Ubahan ini semakin memperkuat karakternya sebagai skutik yang keren, irit, gesit, aman, dan mampu mendukung gaya hidup penggunanya yang aktif dan dinamis.
 
New Honda BeAT tipe CBS hadir dengan pilihan warna baru Glossy Blue Black yang memadukan nuansa biru dan hitam dengan tampilan updgrade yang penuh karakter. Pilihan baru ini melengkapi warna yang telah hadir sebelumnya yaitu Glossy Black dan Glossy Red Black. Selain itu, seluruh pilihan warna pada tipe CBS juga mendapatkan penyegaran desain striping yang semakin atraktif dan sesuai dengan karakter pengendara muda yang ekspresif.
Pada tipe ISS yang telah dilengkapi teknologi Idling Stop System, AHM menghadirkan pilihan warna baru Glossy Red Blue dengan perpaduan warna merah dan biru yang memberikan kesan baru yang makin keren dan atraktif, selaras dengan karakter generasi muda yang aktif dan ekspresif. Selain itu, warna Glossy Metallic Black pada model sebelumnya kini disegarkan menjadi Matte Black yang menghadirkan tampilan lebih berkarakter dan premium. Penyegaran desain striping pada tipe ISS juga semakin memperkuat kesan dinamis yang menjadi ciri khas Honda BeAT.
 
Sementara itu, pada tipe Deluxe Smart Key, penyegaran tampilan dihadirkan melalui penggunaan emblem baru beraksen silver pada varian Matte Black yang memberikan kesan lebih premium dan modern. Pilihan warna Matte Brown dan Matte Blue tetap dipertahankan untuk memberikan beragam pilihan sesuai karakter penggunanya.
 
Bagi pecinta gaya street style, New Honda BeAT Street kini hadir dengan pilihan warna baru Glossy Gray yang memberikan kesan ekspresif sekaligus memperkuat karakter urban yang khas. Warna baru ini melengkapi pilihan Matte Black dan Matte Brown yang telah menjadi favorit konsumen. Penyegaran desain grafis pada New Honda BeAT Street juga semakin mempertegas identitas anak muda yang ekspresif, berbeda, dan percaya diri.
 
Marketing Director AHM, Octavianus Dwi mengatakan sebagai skutik pilihan jutaan masyarakat Indonesia, Honda BeAT terus hadir dengan penyegaran yang sesuai dengan perkembangan tren dan karakter penggunanya.
 
"Honda BeAT telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia dalam menemani berbagai aktivitas sehari-hari. Melalui pilihan warna dan desain striping terbaru ini, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk mengekspresikan gaya berkendara yang menyenangkan tanpa menghilangkan nilai utama Honda BeAT sebagai skutik yang gesit, irit, aman, dan nyaman,” ujar Octavianus.
  
Fitur Favorit
Selain hadir dengan tampilan yang semakin segar, New Honda BeAT Series tetap mempertahankan beragam fitur unggulan yang telah menjadi favorit penggunanya. Sistem pencahayaan telah menggunakan lampu depan berteknologi LED yang memberikan penerangan optimal sekaligus memperkuat kesan modern.
Panel meter menggunakan Combined Digital Panel Meter yang menyajikan berbagai informasi penting seperti penunjuk kecepatan, odometer, indikator bahan bakar, serta indikator ECO sebagai panduan berkendara yang lebih efisien.
 
Dari sisi keamanan dan kenyamanan, New Honda BeAT tipe CBS, ISS, dan New Honda BeAT Street dilengkapi fitur Secure Key Shutter dengan tombol pembuka jok yang praktis digunakan. Tak ketinggalan fitur Anti Theft Alarm yang turut memberikan rasa aman dan nyaman saat digunakan sehari-hari.
 
Pada tipe Deluxe Smart Key tersedia fitur Smart Key yang memberikan kemudahan menghidupkan kendaraan tanpa menggunakan anak kunci. Sistem pengereman Combi Brake System (CBS), Side Stand Switch, dan Parking Brake Lock membuat New Honda BeAT dan New Honda BeAT Street semakin praktis dan nyaman untuk pengguna.
 
Kepraktisan berkendara juga didukung oleh Power Charger dan Battery Indicator yang membantu memenuhi kebutuhan mobilitas modern penggunanya. Teknologi ACG Starter menghasilkan suara mesin yang lebih halus saat dihidupkan, sementara fitur Idling Stop System (ISS) pada tipe ISS dan Deluxe Smart Key membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan mematikan mesin secara otomatis saat berhenti dan menyala kembali ketika tuas gas diputar.
 
Pada sektor performa, New Honda BeAT Series tetap mengandalkan mesin 110cc SOHC berteknologi injeksi PGM-FI yang terintegrasi dengan teknologi enhanced Smart Power (eSP). Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 6,6 kW pada 7.500 rpm dan torsi puncak 9,2 Nm @ 6.000 rpm, menghadirkan performa responsif sekaligus efisien untuk penggunaan harian.
 
New Honda BeAT tipe CBS dipasarkan dengan harga Rp 19.155.000 (On The Road Jakarta), tipe ISS dibanderol dengan harga Rp 20.026.000 (On The Road Jakarta), lalu tipe Deluxe Smart Key dipasarkan dengan harga Rp 20.556.000 (On The Road Jakarta). Sementara itu, New Honda BeAT Street dipasarkan dengan harga Rp 20.026.000 (On The Road Jakarta).(*/yogi) 
Lampung – Di balik deru mesin dan aktivitas servis kendaraan, bengkel-bengkel binaan Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) kini tidak hanya menjadi tempat perawatan sepeda motor, tetapi juga sumber penghidupan bagi masyarakat di berbagai daerah. Melalui pembinaan 
dan penguatan kompetensi kewirausahaan yang berkelanjutan dari Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM), para pengusaha muda berhasil mengembangkan usaha secara mandiri, membuka lapangan kerja, serta menciptakan ruang belajar bagi generasi muda lainnya.

Pelatihan untuk para pengusaha bengkel binaan Yayasan AHM kembali dilaksanakan pada 25-26 Juni 2026 di Bandar Lampung. Yayasan AHM memberikan pelatihan berbagai kompetensi secara teori maupun praktik sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing para penggerak roda ekonomi di bidang perbengkelan.
Sepanjang setahun terakhir, 24 bengkel binaan Yayasan AHM berhasil membukukan total omzet lebih dari Rp7,9 miliar serta menyerap tenaga kerja sebanyak 43 orang. Capaian tersebut menunjukkan pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Perkembangan positif program AHYPP juga terlihat dari meningkatnya kapasitas usaha para peserta. Sejumlah bengkel binaan telah melakukan ekspansi melalui penambahan outlet baru, seperti yang dilakukan MAN Motor di Yogyakarta dan Bali Motor di Bali. Selain itu, bengkel binaan turut berperan sebagai tempat belajar bagi pelajar sekolah menengah kejuruan melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung.

Salah satu peserta program, Agus Eka Guncara Bisma, pemilik Bengkel Bali Motor di Karangasem, Bali yang telah membuka lapangan kerja bagi 7 orang karyawan merasakan secara langsung manfaat pembinaan yang diberikan Yayasan AHM. Berbekal pendampingan usaha dan penguatan kapasitas bisnis, usahanya berkembang hingga mampu menjangkau lebih banyak pelanggan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

"Pendampingan dan penguatan kompetensi yang diberikan Yayasan AHM membantu saya mengembangkan usaha sehingga omzet meningkat dan jangkauan pelanggan menjadi lebih luas. Seiring perkembangan usaha, kami juga dapat membuka peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi siswa SMK almamater saya, SMK Negeri 1 Manggis, Karangasem, Bali” ujar Agus.

Bengkel Berkualitas
Untuk memperkuat fondasi bisnis para peserta, Yayasan AHM kembali menggelar pelatihan lanjutan pengembangan bisnis yang diikuti 18 pemilik bengkel binaan dari Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Mengusung tema “Tingkatkan Kapasitas, Menuju Bengkel Berkualitas”, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola usaha secara profesional. Para peserta dibekali kompetensi kepemimpinan, komunikasi, digitalisasi, dan pemasaran yang menjadi faktorpenting dalam pengembangan usaha bengkel di era saat ini.

Selain pelatihan di dalam kelas, peserta juga mengikuti sesi Selling & Survival Challenge yang dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, kepercayaan diri, serta keterampilan menjual dalam kondisi nyata. Para peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke Bengkel Arizal Service di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, guna mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan usaha, pengembangan layanan, dan strategi pertumbuhan bisnis.
Berbagai pelatihan tersebut melengkapi pendampingan usaha yang selama ini dilakukan Yayasan AHM, mulai dari penguatan keterampilan bisnis hingga peningkatan kapasitas kewirausahaan. 
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para pemilik bengkel binaan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas dampak ekonomi di lingkungan masing-masing.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan bahwa perkembangan usaha bengkel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dalam melakukan servis kendaraan, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan pemilik usaha dalam mengelola tim, membangun hubungan dengan pelanggan, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin para generasi muda pemilik bengkel binaan tidak hanya menjadi mekanik yang andal, tetapi juga menjadi wirausaha yang mampu 
memimpin tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memberikan layanan terbaik kepada  pelanggan, serta mengembangkan usahanya secara mandiri,” ujar Muhibbuddin.

Pada kesempatan yang sama, Yayasan AHM memberikan apresiasi kepada tiga bengkel binaan terbaik periode 2025–2026. Bengkel Bali Motor dari Karangasem, Bali, meraih penghargaan Best Performance Tingkat Pramandiri. Arizal Service dari Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, 
memperoleh penghargaan Best Performance Tingkat Madya. Sementara itu, Zul Motor dari Serang, Banten, menerima penghargaan Best Compliance.

Melalui payung program Sinergi Bagi Negeri, AHYPP turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam menciptakan pekerjaan layak, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperluas akses pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat. (*/yogi) 



Lampung – Di balik deru mesin dan aktivitas servis kendaraan, bengkel-bengkel binaan Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) kini tidak hanya menjadi tempat perawatan sepeda motor, tetapi juga sumber penghidupan bagi masyarakat di berbagai daerah. Melalui pembinaan 
dan penguatan kompetensi kewirausahaan yang berkelanjutan dari Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM), para pengusaha muda berhasil mengembangkan usaha secara mandiri, membuka lapangan kerja, serta menciptakan ruang belajar bagi generasi muda lainnya.

Pelatihan untuk para pengusaha bengkel binaan Yayasan AHM kembali dilaksanakan pada 25-26 Juni 2026 di Bandar Lampung. Yayasan AHM memberikan pelatihan berbagai kompetensi secara teori maupun praktik sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing para penggerak roda ekonomi di bidang perbengkelan.
Sepanjang setahun terakhir, 24 bengkel binaan Yayasan AHM berhasil membukukan total omzet lebih dari Rp7,9 miliar serta menyerap tenaga kerja sebanyak 43 orang. Capaian tersebut menunjukkan pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Perkembangan positif program AHYPP juga terlihat dari meningkatnya kapasitas usaha para peserta. Sejumlah bengkel binaan telah melakukan ekspansi melalui penambahan outlet baru, seperti yang dilakukan MAN Motor di Yogyakarta dan Bali Motor di Bali. Selain itu, bengkel binaan turut berperan sebagai tempat belajar bagi pelajar sekolah menengah kejuruan melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung.

Salah satu peserta program, Agus Eka Guncara Bisma, pemilik Bengkel Bali Motor di Karangasem, Bali yang telah membuka lapangan kerja bagi 7 orang karyawan merasakan secara langsung manfaat pembinaan yang diberikan Yayasan AHM. Berbekal pendampingan usaha dan penguatan kapasitas bisnis, usahanya berkembang hingga mampu menjangkau lebih banyak pelanggan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

"Pendampingan dan penguatan kompetensi yang diberikan Yayasan AHM membantu saya mengembangkan usaha sehingga omzet meningkat dan jangkauan pelanggan menjadi lebih luas. Seiring perkembangan usaha, kami juga dapat membuka peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi siswa SMK almamater saya, SMK Negeri 1 Manggis, Karangasem, Bali” ujar Agus.

Bengkel Berkualitas
Untuk memperkuat fondasi bisnis para peserta, Yayasan AHM kembali menggelar pelatihan lanjutan pengembangan bisnis yang diikuti 18 pemilik bengkel binaan dari Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Mengusung tema “Tingkatkan Kapasitas, Menuju Bengkel Berkualitas”, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola usaha secara profesional. Para peserta dibekali kompetensi kepemimpinan, komunikasi, digitalisasi, dan pemasaran yang menjadi faktorpenting dalam pengembangan usaha bengkel di era saat ini.

Selain pelatihan di dalam kelas, peserta juga mengikuti sesi Selling & Survival Challenge yang dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, kepercayaan diri, serta keterampilan menjual dalam kondisi nyata. Para peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke Bengkel Arizal Service di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, guna mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan usaha, pengembangan layanan, dan strategi pertumbuhan bisnis.
Berbagai pelatihan tersebut melengkapi pendampingan usaha yang selama ini dilakukan Yayasan AHM, mulai dari penguatan keterampilan bisnis hingga peningkatan kapasitas kewirausahaan. 
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para pemilik bengkel binaan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas dampak ekonomi di lingkungan masing-masing.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan bahwa perkembangan usaha bengkel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dalam melakukan servis kendaraan, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan pemilik usaha dalam mengelola tim, membangun hubungan dengan pelanggan, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin para generasi muda pemilik bengkel binaan tidak hanya menjadi mekanik yang andal, tetapi juga menjadi wirausaha yang mampu 
memimpin tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memberikan layanan terbaik kepada  pelanggan, serta mengembangkan usahanya secara mandiri,” ujar Muhibbuddin.

Pada kesempatan yang sama, Yayasan AHM memberikan apresiasi kepada tiga bengkel binaan terbaik periode 2025–2026. Bengkel Bali Motor dari Karangasem, Bali, meraih penghargaan Best Performance Tingkat Pramandiri. Arizal Service dari Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, 
memperoleh penghargaan Best Performance Tingkat Madya. Sementara itu, Zul Motor dari Serang, Banten, menerima penghargaan Best Compliance.

Melalui payung program Sinergi Bagi Negeri, AHYPP turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam menciptakan pekerjaan layak, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperluas akses pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat. (*/yogi) 



no image

Jakarta, 29 Juni 2026 – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Perindustrian, dalam mendukung pertumbuhan serta menjaga keberlangsungan industri otomotif Indonesia.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi industri otomotif Indonesia sejak beberapa tahun ke belakang, GAIKINDO memandang pemerintah tidak pernah alpa dalam memberikan dukungan, lewat berbagai program, kebijakan, dan insentif yang telah diterapkan untuk menangani semua isu industri otomotif, mulai dari kondisi global Covid-19, hingga isu perkembangan teknologi, seperti kehadiran kendaraan berbasis listrik.

Sehubungan dengan berkembangnya berbagai pandangan mengenai perhatian pemerintah terhadap industri otomotif Jepang, GAIKINDO memandang penting untuk melihat secara menyeluruh berbagai kebijakan yang telah dijalankan pemerintah selama ini. Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty menyampaikan bahwa hubungan antara pemerintah dan industri otomotif selama ini dibangun melalui komunikasi yang terbuka serta dukungan kebijakan yang berkesinambungan. 

"GAIKINDO melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional. Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor," ujar Anton.

GAIKINDO mencatat salah satu bentuk dukungan yang diberikan pemerintah adalah pemberian fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS) yang telah dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan otomotif, selama periode Juli 2008 hingga Desember 2025, realisasi impor melalui skema ini mencapai sekitar 8,25 juta ton dengan nilai sekitar USD 800 miliar. Dari 74 perusahaan pengguna fasilitas tersebut, sebanyak 57 merupakan perusahaan otomotif. Fasilitas ini memberikan pembebasan bea masuk atas impor bahan baku dan komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi dan memperkuat daya saing industri.

Kebijakan dari pemerintah yang sangat membatu industri otomotif Indonesia adalah diberlakukannya kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk mendorong pemulihan industri otomotif nasional. Kebijakan tersebut dimanfaatkan oleh hampir seluruh merek kendaraan bermotor yang diproduksi di Indonesia, seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, dan Isuzu, sesuai ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Insentif tersebut terbukti mampu menjaga permintaan domestik, mempertahankan utilisasi pabrik, serta mendukung keberlangsungan lapangan kerja di sektor otomotif.

Komitmen pemerintah juga tercermin melalui pelaksanaan Program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 36 Tahun 2021. Berbagai perusahaan otomotif nasional menjadi peserta aktif dalam program ini, baik pada kategori Low Cost Green Car (LCGC), Hybrid Electric Vehicle (HEV), maupun Battery Electric Vehicle (BEV). Implementasi program tersebut telah mendorong investasi baru, pengembangan kendaraan elektrifikasi, serta peningkatan penggunaan komponen dalam negeri.

Selain dukungan melalui kebijakan dan insentif, pemerintah juga secara rutin menyelenggarakan berbagai forum komunikasi strategis antara pemerintah dan para prinsipal perusahaan otomotif, asosiasi industri, dan pelaku usaha.

"Keberhasilan industri otomotif nasional sangat bergantung pada kolaborasi yang erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri. Salah satu bentuk forum komunikasi yang secara rutin diselenggarakan adalah dialog bersama antara Indonesia dan Jepang yakni Indonesia–Japan Automobile Dialogue dan Biofuel Co-Creation Task Force Meeting,” ungkap Anton. Menurutnya, forum yang terakhir kali berlangsung pada tahun 2025 tersebut menghasilkan solusi yang positif dengan pembentukan Working Group on Biofuel Co-Creation Task Force sebagai langkah konkret mempercepat pengembangan dan implementasi biofuel di Indonesia.

GAIKINDO Dorong Dukungan Stimulus Untuk Seluruh Tipe Kendaraan
GAIKINDO mengapresiasi komitmen pemerintah yang terus memandang investor Jepang sebagai mitra strategis dalam pembangunan industri manufaktur Indonesia. Melalui berbagai fasilitas, insentif, regulasi yang adaptif, serta dialog yang berkelanjutan, pemerintah telah menunjukkan dukungan yang konsisten terhadap perkembangan industri otomotif nasional. GAIKINDO juga menjelaskan bahwa perusahaan otomotif Jepang yang telah puluhan tahun menjadi bagian dari industri otomotif Indonesia selalu menerapkan analisis mendalam, sistematis, dan perhitungan matang dalam berinvestasi di Indonesia. Investasi Jepang di Indonesia tidak hanya dilakukan pada sektor manufaktur kendaraan dan komponen, tetapi juga mencakup pembangunan ekosistem pendukung yang memperkuat efisiensi, daya saing, serta keberlanjutan industri otomotif nasional, dan dalam 5 tahun terakhir Jepang telah mengambil komitmen jangka panjang dalam memperkuat rantai nilai (automotive value chain) dengan membangun pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, dan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) atau proving ground di Bekasi.

Melihat dukungan pemerintah terhadap investasi Jepang, beberapa prinsipal otomotif dari Tiongkok juga menyatakan keinginannya untuk berkomitmen di Indonesia. "Melihat dukungan dari pemerintah terhadap industri otomotif Jepang di Indonesia, beberapa perusahaan otomotif dari Tiongkok yang saat ini sedang mulai berinvestasi di Indonesia menyatakan keinginannya untuk mendapatkan dukungan yang sama dari pemerintah agar dapat menjalankan rencana jangka panjangnya di Indonesia," tutur Ketua Bidang Pengembangan Pasar GAIKINDO, Jongkie Sugiarto. Menurutnya hal ini menjadi sinyal positif bahwa industri otomotif Indonesia masih memiliki magnet yang besar bagi para manufakturer.

Industri otomotif merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, GAIKINDO meyakini bahwa sinergi yang telah terbangun antara pemerintah dan pelaku industri perlu terus diperkuat agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang kompetitif sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan transformasi industri otomotif global. Oleh karena itu saat ini GAIKINDO sudah memberikan usulan kepada Kementerian Perindustrian RI untuk terus mendorong diberlakukannya kebijakan stimulus insentif untuk semua tipe kendaraan bermotor, termasuk kendaraan berbasis Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV), sehingga seluruh industri otomotif Indonesia mendapatkan dorongan yang sama dalam menjaga perkembangan pasar otomotif di Indonesia.

"Sebagai asosiasi yang mewadahi industri kendaraan bermotor di Indonesia, GAIKINDO akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku industri, serta seluruh pemangku kepentingan,” tutup Anton Kumonty. (*/yogi) 
Serang - Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk bepergian bersama. Sepeda motor masih menjadi salah satu pilihan transportasi yang sering digunakan, baik untuk berwisata, mengunjungi kerabat, maupun aktivitas lainnya. Namun, keselamatan anak saat dibonceng tetap perlu menjadi perhatian agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Instruktur Safety Riding PT Mitra Sendang Kemakmuran, Nicko Triandana, mengingatkan bahwa anak membutuhkan perlakuan berbeda saat menjadi pembonceng karena kemampuan menjaga keseimbangan dan respons terhadap situasi di jalan belum sebaik orang dewasa.

"Membonceng anak bukan hanya soal mengantar sampai tujuan, tetapi juga memastikan mereka terlindungi selama perjalanan. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan beberapa aspek keselamatan sebelum berkendara," ujar Nicko.

Berikut lima hal yang perlu diperhatikan saat membonceng anak dengan sepeda motor:

1. Gunakan Helm yang Sesuai
Pastikan anak menggunakan helm berstandar SNI dengan ukuran yang pas agar dapat memberikan perlindungan maksimal dan tetap nyaman digunakan.

2. Pastikan Posisi Duduk Aman
Anak sebaiknya duduk di belakang pengendara dengan posisi tubuh tegak dan kedua kaki bertumpu pada footstep. Hindari menempatkan anak di bagian depan sepeda motor karena dapat mengganggu kendali kendaraan.

3. Lengkapi Perlengkapan Berkendara
Selain helm, anak juga disarankan menggunakan jaket, celana panjang, dan sepatu tertutup untuk mengurangi risiko cedera apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

4. Berkendara Lebih Halus dan Antisipatif
Saat membawa anak, hindari akselerasi maupun pengereman mendadak. Berkendaralah dengan kecepatan yang wajar dan sesuaikan dengan kondisi jalan.

5. Pastikan Anak dalam Kondisi Fit
Hindari mengajak anak berkendara saat mengantuk atau kelelahan. Jika menempuh perjalanan cukup jauh, sempatkan beristirahat agar anak tetap nyaman selama perjalanan.

Nicko menambahkan, keselamatan berkendara dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang diterapkan orang tua setiap hari.

"Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Ketika orang tua terbiasa menggunakan perlengkapan keselamatan dan tertib berlalu lintas, anak juga akan memahami pentingnya keselamatan sejak usia dini," tutupnya. (*/Yogi)