TRENDING NOW

Surabaya– Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, mengunjungi booth GAC Indonesia dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Hall 1, Booth S1, Grand City Convex, Surabaya, dan menjadi perhatian terhadap perkembangan industri otomotif nasional, khususnya pertumbuhan kendaraan listrik dan ekosistem elektrifikasi di Indonesia.

Dalam kunjungannya, Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza meninjau langsung jajaran kendaraan listrik yang ditampilkan GAC Indonesia di GIIAS Surabaya 2026. Beberapa model yang menjadi perhatian antara lain AION UT, AION V, dan HYPTEC HT, yang mewakili pilihan kendaraan elektrifikasi untuk berbagai kebutuhan dan karakter konsumen Indonesia.
Kehadiran ketiga model tersebut mencerminkan komitmen GAC Indonesia dalam menghadirkan kendaraan listrik dengan perpaduan teknologi, kenyamanan, desain, serta fitur yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Mulai dari kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan hingga SUV listrik yang menawarkan kenyamanan dan teknologi premium, GAC Indonesia terus memperluas pilihan bagi konsumen yang ingin beralih ke mobilitas elektrifikasi.

Kunjungan Wamenperin Faisol Riza juga menjadi momentum positif bagi GAC Indonesia untuk memperkenalkan lebih dekat perkembangan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat Jawa Timur. Sebagai salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan industri dan pasar otomotif yang besar, Surabaya menjadi pasar strategis dalam mendorong adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Mengusung semangat “Driven by You and 30 Million Journeys Forward”, GAC Indonesia hadir di GIIAS Surabaya 2026 sebagai bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen. Semangat tersebut sekaligus menandai perjalanan GAC yang telah melayani 30 juta pemilik kendaraan secara global serta komitmennya untuk terus melangkah maju bersama konsumen Indonesia.

Melalui partisipasinya di GIIAS Surabaya 2026, GAC Indonesia tidak hanya menghadirkan jajaran kendaraan listrik, tetapi juga memperkuat kedekatannya dengan masyarakat Jawa Timur. Kehadiran GAC di Hall 1, Booth S1, Grand City Convex menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat teknologi dan pengalaman berkendara kendaraan listrik dari GAC Indonesia.

Dengan semakin berkembangnya industri kendaraan elektrifikasi nasional, GAC Indonesia optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Melalui inovasi produk, pengembangan jaringan, serta komitmen menghadirkan pengalaman terbaik bagi konsumen, GAC Indonesia ingin menjadi bagian dari perjalanan menuju mobilitas yang lebih cerdas, nyaman, dan berkelanjutan.

Pengunjung GIIAS Surabaya 2026 dapat mengunjungi booth GAC Indonesia di Hall 1, Booth S1, Grand City Convex, untuk melihat langsung AION UT, AION V, dan HYPTEC HT, serta mendapatkan informasi mengenai berbagai program dan penawaran yang tersedia selama pameran. (*/yogi) 
Surabaya – Pameran otomotif GIIAS Surabaya 2026 resmi dibuka hari ini, Rabu, 26 Agustus 2026 oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza dengan didampingi oleh Gubernur Jawa Timur yang diwakili kehadirannya oleh Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Priovinsi Jawa Timur, Iwan, Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, serta Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty.

Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, mengapresiasi penyelenggaraan GIIAS Surabaya dan menyampaikan optimismenya terhadap pertumbuhan positif kinerja industri otomotif nasional sepanjang tahun 2026, mulai dari peningkatan penjualan wholesale dan retail, lonjakan ekspor, hingga pesatnya pertumbuhan pasar kendaraan ramah lingkungan (elektrifikasi). "Bagi pemerintah, GIIAS bukan sekadar pameran atau tempat transaksi, melainkan barometer kesehatan industri nasional serta ruang bertemunya inovasi dan pergerakan ekonomi daerah. Kami optimis target penjualan domestik dapat melampaui 850.000 unit tahun ini. Pemerintah tentu akan terus menjadi mitra strategis yang selalu mendengar, membantu, mencarikan solusi atas tantangan yang ada, dan bersama-sama membangun keekonomian nasional. Semoga GIIAS Surabaya 2026 memberikan manfaat dan dorongan positif bagi kemajuan industri otomotif serta ekonomi Jawa Timur," ujar Faisol.

Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, menyampaikan selamat dan dukungan penuh atas penyelenggaraan pameran otomotif ini. "Kami berharap melalui kegiatan GIIAS Surabaya 2026 ini Jawa Timur dapat terus berinovasi dan mengembangkan ide-ide untuk mempromosikan nilai tambah produk serta daya saing dalam industri otomotif, sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang baru perekonomian," ungkap Iwan.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, dalam sambutannya menekankan peran penting pameran ini bagi pasar otomotif nasional dan wilayah Jawa Timur. "GIIAS Surabaya tidak hanya menjadi ajang pamer kendaraan terbaru, namun juga sebagai platform strategis untuk memperluas pasar otomotif nasional sekaligus memanfaatkan potensi besar Jawa Timur. Jawa Timur memiliki peran yang sangat penting bagi penjualan kendaraan nasional, di mana berdasarkan data penjualan mobil hingga April 2026, Jawa Timur secara konsisten berada di posisi ketiga nasional dengan menyumbang 9,1 persen dari total penjualan nasional,”ungkap Putu Juli.

Tidak hanya itu, Putu juga menegaskan pencapaian rekor baru yang berhasil diukir pada gelaran GIIAS Surabaya tahun ini. "Penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2026 kembali mencatatkan rekor terbesar dan terlengkap sepanjang sejarah penyelenggaraannya. Lewat penambahan satu hall pameran baru di Grand City Convex, pameran tahun ini memanfaatkan total area seluas 15.000 meter persegi. Tidak hanya itu, pameran ini turut mencetak rekor partisipasi terbanyak yang melibatkan 37 merek kendaraan bermotor, mulai dari kendaraan penumpang, komersial, hingga sepeda motor serta didukung oleh 25 merek dari industri pendukung otomotif. Yang juga sangat membanggakan dan menjadi bukti kuatnya daya tarik pasar Jawa Timur adalah hadirnya 14 merek baru serta merek yang kembali bergabung di GIIAS Surabaya tahun ini,”tambah Putu.

GIIAS Surabaya 2026 menghadirkan total 37 merek kendaraan bermotor, di antaranya 26 merek kendaraan penumpang, antara lain BAIC, BYD Group, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCAR, Jaecoo, JEEP, JETOUR, KIA, Leap Motor, Lepas, Mazda, Mitsubishi Motors, Polytron, Suzuki, Toyota, Vinfast, Wuling, dan X-PENG. Untuk kategori kendaraan komersial, Foton turut berpartisipasi. Sementara itu, 10 merek kendaraan roda dua yang berpartisipasi yaitu Aprilia, Kuprum, Moto Guzzi, Piaggio, Polytron, QJ Motor, Royal Enfield, Scomadi, Triumph, dan Vespa. Sebanyak 25 merek dari industri pendukung juga dipastikan meramaikan penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2026.

Selama lima hari penyelenggaraan, GIIAS Surabaya 2026 akan menghadirkan beragam keseruan dan pengalaman otomotif yang sayang untuk dilewatkan. Para pengunjung dapat membeli tiket secara online melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp25.000 untuk weekdays (Rabu–Jumat) dan Rp40.000 untuk weekend (Sabtu–Minggu). Tiket juga dapat dibeli langsung di lokasi pameran (on-the-spot) dengan harga Rp35.000 untuk weekdays dan Rp50.000 untuk weekend.

Keseruan juga akan bertambah dengan hadirnya sponsor yang turut memeriahkan GIIAS Surabaya 2026. Tahun ini, Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali hadir sebagai Platinum Financial Partner di GIIAS Surabaya 2026, EV Ecosystem Powered by PLN beserta sponsor lainnya, yakni Superchallenge, KAHF, Kopi Kenangan, dan Berkah Event.

GIIAS The Series 2026 Hadir Di Lima Kota Besar
Setelah pameran di ICE BSD Tangerang dan Surabaya, rangkaian GIIAS The Series akan berlanjut ke penyelenggaraan ke-tiganya yaitu GIIAS Bandung 2026 yang akan dilaksanakan pada 09 - 13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom. Rangkaian berikutnya, GIIAS Semarang, akan berlangsung pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, Semarang, dan rangkaian periode 2026 akan ditutup dengan GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.

Selain rangkaian di tahun ini, juga berkomitmen untuk memperluas jangkauan pameran dengan menambah satu kota baru yang akan diselenggarakan pada awal tahun depan. GIIAS Bali dijadwalkan hadir pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali, sekaligus menjadi destinasi baru yang melengkapi kesuksesan rangkaian pameran otomotif GIIAS ke wilayah Indonesia bagian timur. (*/yogi) 
Jakarta– Saat sedang berkendara dengan sepeda motor, sebagai pengendara tidak boleh fokusnya sampai teralihkan, lengah sedikit saja bisa fatal akibatnya. Menggunakan gadget kadang memang mengasyikkan, tetapi sebaiknya jangan digunakan berbarengan saat sedang stop and go, jalan raya bukan tempat yang pas untuk multitasking, terlebih ketika satu tangan memegang setang dan perhatian justru tertuju pada layar.
 
Secara aturan, pentingnya menjaga konsentrasi tertuang dalam Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal tersebut mengatur bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.
 
Penggunaan gadget ketika sepeda motor sedang berjalan sudah pasti dapat memecah konsentrasi karena perhatian pengendara terbagi. Aktivitas seperti membaca pesan, membalas chat, mengecek notifikasi, mengganti musik, membuka media sosial, hingga mengambil foto atau video membuat pengendara harus membagi perhatian antara layar dan kondisi jalan.
 
Padahal, situasi lalu lintas dapat berubah dalam hitungan detik saja. Kendaraan di depan dapat melakukan pengereman mendadak, kendaraan lain berpindah jalur, pejalan kaki menyeberang, ataupun terdapat kondisi jalan yang membutuhkan respons cepat. Ketika perhatian pengendara sedang tertuju pada gadget, peluang terlambat melakukan manuver yang tepat menjadi semakin besar.
 
“Penggunaan gadget saat berkendara membuat konsentrasi pengendara terpecah. Ketika mata dan pikiran tertuju pada layar, pengendara bisa kehilangan kesempatan untuk melihat atau merespons kondisi di depan. Kecelakaan akibat distraksi seperti ini memang sangat berisiko, karena sering kali terjadi hanya dalam hitungan detik,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani.
 
Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) terus mengajak pengendara membangun kebiasaan #Cari_Aman. Gadget bukan berarti harus ditinggalkan sepenuhnya saat berkendara, penggunaannya perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak mengganggu konsentrasi.
 
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan pengendara agar tetap dapat memanfaatkan gadget tanpa mengorbankan keselamatan, yaitu:
  1. Siapkan Kebutuhan Sebelum Berkendara
Pastikan kebutuhan seperti rute perjalanan, ataupun pesan penting telah diperiksa sebelum sepeda motor mulai berjalan. Dengan begitu, pengendara tidak perlu tergoda mengoperasikan gadget di tengah perjalanan.
  1. Atur Navigasi Sebelum Perjalanan Dimulai
Jika membutuhkan aplikasi navigasi, tentukan tujuan dan rute terlebih dahulu. Perangkat juga dapat ditempatkan pada posisi yang aman dan tidak menghalangi pandangan serta tidak mengganggu kendali kendaraan.
  1. Jangan Operasikan Gadget Saat Bermotoran
Hindari membaca atau membalas pesan, mengecek media sosial, menerima panggilan, mengambil foto, maupun melakukan aktivitas lain yang membuat perhatian teralihkan dari kondisi jalan.
  1. Berhenti di Tempat Aman Jika Perlu Menggunakan Gadget
Apabila terdapat kebutuhan yang tidak dapat ditunda, jangan memaksakan diri untuk menggunakan gadget. Cari lokasi yang aman terlebih dulu, berhenti dengan benar, kemudian gunakan gadget setelah kendaraan dalam kondisi berhenti. 
  1. Jangan Biarkan Notifikasi Mengalahkan Keselamatan
Bunyi pesan atau panggilan tidak harus selalu langsung direspons. Biasakan menyelesaikan perjalanan atau mencari tempat aman untuk berhenti sebelum memeriksa gadget.
 
“Kami mengajak pengendara untuk tidak menjadikan gadget sebagai pemecah konsentrasi di jalan. Kalau memang harus menggunakan gadget, pastikan motor sudah berhenti di lokasi yang aman. Prinsipnya sederhana, saat motor berjalan fokus ke jalan, saat ingin menggunakan gadget berhenti terlebih dahulu. Kebiasaan kecil ini merupakan bagian dari penerapan #Cari_Aman dalam setiap perjalanan,” lanjutnya.
 
Menjaga konsentrasi bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan sesama pengguna jalan. Dengan mengurangi distraksi dan tidak menggunakan gadget ketika sepeda motor sedang berjalan, pengendara dapat memiliki waktu respons yang lebih baik dalam menghadapi berbagai situasi di jalan.
 
WMS mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan #Cari_Aman sebagai kebiasaan dalam setiap perjalanan. Karena secanggih apa pun gadget yang dimiliki, keselamatan tetap membutuhkan perhatian penuh dari pengendaranya. Mari bersama-sama berkendara dengan bijak, menjaga fokus, demi mewujudkan safety Indonesia. (*/yogi) 
Medan – PT Sokonindo Automobile, Agen Pemegang Merek (APM) DFSK di Indonesia, terus memperluas kehadiran DFSK E5 Plus ke berbagai kota besar Indonesia. Setelah hadir di Palembang dan Tangerang, kini E5 Plus menyambangi Medan melalui Regional Launch di Centre Point Mall Medan pada 25–30 Agustus 2026. 

Kehadiran E5 Plus di Medan tidak hanya menandai perluasan akses terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Sumatera Utara, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi DFSK di pasar Indonesia, dari brand yang selama ini dikenal kuat melalui kendaraan komersial, menuju brand yang semakin agresif membangun posisi di segmen premium passenger SUV. Transformasi tersebut diwujudkan melalui E5 Plus yang menggabungkan teknologi elektrifikasi, kenyamanan premium, fitur keselamatan dan kecerdasan berkendara, serta fleksibilitas penggunaan dalam satu kendaraan. 
“Kami melihat DFSK di Indonesia terus berkembang. Jika sebelumnya DFSK dikenal kuat melalui kendaraan komersial, kini kami membawa pengalaman dan teknologi kami ke segmen passenger 
vehicle dengan standar yang lebih premium. E5 Plus menjadi salah satu wujud nyata dari transformasi 
tersebut,” ujar Franz Wang, COO PT Sokonindo Automobile. 

Dual Energy: Satu SUV untuk Perjalanan Dekat maupun Jauh 
Salah satu keunggulan utama E5 Plus adalah konsep Dual Energy yang menjadi positioning produk ini. Melalui teknologi PHEV, E5 Plus menawarkan pengalaman berkendara dengan tenaga listrik untuk 
aktivitas sehari-hari, sekaligus tetap memberikan fleksibilitas ketika konsumen membutuhkan perjalanan yang lebih jauh. 
Konsep tersebut dirangkum melalui filosofi “Electric for Daily, Hybrid for Journey,” sebuah pendekatan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan efisiensi kendaraan listrik tanpa harus kehilangan fleksibilitas dalam perjalanan. 

Dengan baterai berkapasitas 25,3 kWh dan kemampuan jarak tempuh hingga 1.400 kilometer berdasarkan standar NEDC, E5 Plus menawarkan solusi mobilitas yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mobilitas perkotaan sehari-hari hingga perjalanan antarkota dan jarak jauh. Inilah yang menjadi kekuatan utama konsep Dual Energy E5 Plus: memberikan konsumen lebih banyak pilihan dalam satu kendaraan, tanpa harus memilih antara efisiensi dan fleksibilitas. 

Premium Technology, More Accessible 
Sebagai Dual-Energy Premium Urban SUV, E5 Plus tidak hanya menawarkan teknologi PHEV. DFSK membekali kendaraan ini dengan berbagai teknologi yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih premium, termasuk teknologi keselamatan, kenyamanan, hingga fitur hiburan. Sejumlah fitur tersebut selama ini lebih banyak ditemukan pada kendaraan SUV dengan 
rentang harga yang lebih tinggi, sehingga E5 Plus menawarkan kombinasi teknologi dan pengalaman premium yang semakin mudah dijangkau oleh konsumen Indonesia. 

Pendekatan ini menjadi bagian penting dari strategi DFSK dalam membawa pengalaman kendaraan premium ke segmen yang lebih luas. E5 Plus bukan sekadar SUV dengan teknologi PHEV. E5 Plus merupakan paket lengkap yang menggabungkan powertrain elektrifikasi, kenyamanan premium, teknologi keselamatan, serta fleksibilitas penggunaan dalam satu kendaraan. 

Dari Panggung Nasional, Kini Menjangkau Pasar Regional 
Setelah mendapatkan respons positif di GIIAS 2026, DFSK kini memasuki fase regional expansion dan consumer engagement dengan membawa E5 Plus lebih dekat kepada konsumen di berbagai kota. 

Selama GIIAS 2026, booth DFSK mencatat lebih dari 10.000 pengunjung dan 625 SPK. Momentum tersebut menjadi salah satu indikator positif terhadap ketertarikan konsumen terhadap kendaraan dengan teknologi elektrifikasi dan fleksibilitas penggunaan. 

Palembang menjadi salah satu kota pertama dalam ekspansi regional E5 Plus, kemudian dilanjutkan ke Tangerang dan kini Medan. Bagi DFSK, rangkaian tersebut bukan sekadar memperluas wilayah 
penjualan. Lebih jauh, langkah ini merupakan upaya untuk membangun pengalaman langsung, memperluas consumer touchpoints, serta memperkenalkan teknologi PHEV kepada semakin banyak masyarakat Indonesia. 

Dipilihnya Medan juga memiliki arti strategis bagi DFSK. Sebagai salah satu pusat ekonomi, perdagangan, dan mobilitas utama di Sumatera, Medan memiliki karakter konsumen dengan 
kebutuhan perjalanan yang beragam. Mobilitas masyarakat tidak hanya berlangsung di dalam kota, tetapi juga mencakup perjalanan antarkota dan jarak jauh. Kondisi tersebut membuat konsep Dual Energy E5 Plus menjadi semakin relevan. 

Selama periode Regional Launch pada 25–30 Agustus 2026, konsumen Medan berkesempatan mendapatkan DFSK E5 Plus dengan harga promo khusus Rp495 juta. Penawaran tersebut memberikan 
kesempatan bagi masyarakat Sumatera Utara untuk memiliki premium PHEV SUV dengan teknologi Dual Energy, sekaligus merasakan langsung berbagai teknologi dan fitur yang dibawa E5 Plus. 

Ekspansi E5 Plus di Medan juga didukung oleh fondasi kemitraan yang telah dibangun DFSK selama bertahun-tahun. DFSK telah bekerja sama dengan dealer di Medan sejak 2018 dan hubungan tersebut 
terus terjalin hingga saat ini. Bagi DFSK, keberlanjutan kemitraan tersebut merupakan bukti bahwa membangun sebuah brand di Indonesia membutuhkan konsistensi, kepercayaan, dan komitmen 
jangka panjang. 

“Kemitraan yang telah terjalin selama hampir satu dekade menjadi fondasi penting bagi kami untuk terus tumbuh bersama di Medan. Dengan hadirnya E5 Plus, kami siap membawa pengalaman baru bagi konsumen sekaligus memberikan dukungan layanan secara berkelanjutan,” ujar Willy Chairuddin, 
Owner DFSK Diler Medan. 

Diler DFSK Medan yang berlokasi di Jl. T. Amir Hamzah No. 41 C, Sei Agul, Kec. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara 20117, didukung fasilitas 3S (Sales, Service, Spare Parts) untuk memberikan 
pengalaman kepemilikan yang menyeluruh. 

Bagi DFSK, kehadiran E5 Plus di Medan merupakan bagian dari langkah yang lebih besar untuk memperluas pilihan mobilitas bagi masyarakat Indonesia. Dari kendaraan komersial menuju premium passenger SUV, dari GIIAS menuju kota-kota regional, dan dari teknologi elektrifikasi menuju 
pengalaman mobilitas yang semakin lengkap, DFSK terus memperluas langkahnya di Indonesia. (*/Yogi)

Klaten — Gelaran Kejuaraan Internasional dan Kejurnas Motocross 2026 Round 6 yang berlangsung di Sirkuit Bokong Semar, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (22/8), menjadi pembuktian ketangguhan armada Ducati Desmo450 MX. Berkompetisi di kelas bergengsi MX1 Internasional, empat krosser penunggang motor asal Italia tersebut tampil menonjol di tengah gempuran persaingan pembalap lintas negara asal Indonesia, Thailand, Australia, hingga Perancis.

Keempat Ducati Desmo450 MX tersebut ditunggangi oleh Diva Ismayana dan Hilman Maksum dari Ducati MX Team Indonesia, M Zidane dari No Limit Racing Team, serta pembalap asal Thailand, Witsarut Salangam, yang mengibarkan bendera Montana MX Team.
Karakter lintasan Bokong Semar yang menuntut kombinasi kecepatan, presisi teknis, dan ketahanan fisik mampu ditaklukkan jajaran pembalap Ducati sejak sesi awal.

Diva Ismayana menggebrak pada sesi Time Practice/Qualifying dengan mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 27,328 detik pada menit-menit akhir. Catatan tersebut menempatkan Diva di posisi teratas sekaligus merebut pole position.

Dominasi Ducati makin solid dengan menguasai jajaran tujuh besar kualifikasi: M Zidane mengamankan posisi ke-4 (1 menit 27,968 detik), Witsarut Salangam di posisi ke-5 (1 menit 29,611 detik), dan Hilman Maksum di urutan ke-7 (1 menit 30,551 detik).

Memasuki sesi Qualifying Race dengan durasi 10 menit + 1 lap, persaingan makin memanas. M Zidane melesat selepas start dan sukses mencuri holeshot, ditempel ketat Diva Ismayana di posisi kedua. Zidane tampil tenang mengendalikan ritme balapan hingga menyentuh garis finis di posisi pertama.

Sementara itu, Diva harus puas finis di posisi ketiga setelah terlibat duel sengit dengan pembalap Australia, Lewis Stewart. Di barisan tengah, Witsarut Salangam berhasil mengamankan garis finis di posisi ke-5, sedangkan Hilman Maksum yang sempat tertahan selepas start sukses bangkit hingga mengunci finis di posisi ke-7.

Hasil positif pada sesi kualifikasi dan qualifying race ini menjadi modal berharga bagi armada Ducati Desmo450 MX untuk mengincar podium utama pada main race.
Apa Kata Pembalap?

Diva Ismayana (Ducati MX Team Indonesia):
"Hasil kualifikasi ini penting karena pace kami sudah terlihat sejak awal. Di qualifying race saya memang kehilangan posisi, tapi kecepatannya ada. Besok saya akan fokus memperbaiki detail dan fight untuk hasil yang lebih baik."

M Zidane (No Limit Racing Team):
"Start jadi kunci hari ini. Saya berhasil amankan holeshot dan menjaga pace sepanjang balapan. Performa motor sangat nyaman, tapi race utama besok tentu pertarungan yang berbeda."
 
Witsarut Salangam (Montana MX Team):
"Hasil yang cukup positif bertahan di 5 besar. Ada beberapa kesalahan kecil yang membuat jarak melebar dan itu akan saya perbaiki agar bisa lebih konsisten di main race."

Hilman Maksum (Ducati MX Team Indonesia):
"Persaingan kali ini sangat tinggi dengan pembalap berpengalaman. Ini jadi pelajaran berharga buat saya untuk terus mengasah kemampuan dan tampil lebih baik esok hari." 

Jakarta - Honda Community Convoy Merdeka 2026 menjadi momentum bagi sekitar 70 anggota komunitas sepeda motor Honda dibawah paguyuban Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) untuk memaknai semangat kemerdekaan melalui perjalanan menyusuri sejumlah titik bersejarah di Jakarta, Minggu (16/8).
 
Kegiatan yang didukung Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), ini mengusung semangat ‘Meng45pal Kemerdekaan’ dengan mengajak member komunitas menikmati perjalanan sekaligus mengenal kembali sejumlah lokasi bersejarah di Jakarta.
Perjalanan dimulai dari Wahana Gunung Sahari menuju tujuh titik pemberhentian, yaitu Tugu Proklamasi, Monumen Nasional, Gedung Joang 45, Taman Surapati, Bento Kopi, Setu Babakan, hingga Yonzikon 13. Seluruh rangkaian kemudian ditutup di Honda Kawi Motor, Jagakarsa.
 
Melalui rute tersebut, member yang ikut serta diajak mengenang kembali perjalanan sejarah bangsa. Tugu Proklamasi menjadi salah satu titik penting yang mengingatkan peserta pada momentum kemerdekaan, sementara Monumen Nasional dan Gedung Joang 45 menjadi bagian dari perjalanan serta jejak perjuangan Indonesia.
"Semangat ‘Meng45pal Kemerdekaan’ menjadikan kegiatan Honda Community Convoy Merdeka ini sarat makna, kami ingin mengajak member komunitas Honda memaknai kemerdekaan dengan cara yang positif. Riding bersama menjadi ruang mempererat persaudaraan, sekaligus mengingat kembali nilai perjuangan dan sejarah yang ada di sekitar kita,” ucap Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
 
Selama perjalanan, semangat #Cari_Aman juga menjadi perhatian. Peserta menjaga jarak aman, mematuhi aturan lalu lintas, serta memperhatikan pengguna jalan lainnya agar perjalanan berlangsung tertib dan nyaman. Kekompakan antaranggota turut menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan.
 
Selain mengenal sejarah dan memperkuat kebersamaan, Honda Community Convoy Merdeka juga memiliki agenda rutin berupa kegiatan sosial melalui pemberian donasi kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia. Pada kegiatan tahun ini, semangat tersebut diwujudkan melalui aksi donasi di Yonzikon 13.
 
"Buat kami, kegiatan ini bukan hanya tentang berkendara dari satu titik ke titik lainnya. Ada pengalaman yang dibawa pulang, mulai dari kebersamaan, mengenal sejarah Jakarta, sampai memberikan manfaat melalui aksi sosial. Yang paling penting, seluruh pengalaman tersebut tetap berjalan dengan semangat #Cari_Aman,” lanjut Marketing Communication PT Wahana Makmur Sejati, Tri Heri Kurniawan.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian, peserta melanjutkan perjalanan menuju Honda Kawi Motor, Jagakarsa. Honda Community Convoy Merdeka 2026 menjadi pengalaman yang mempertemukan semangat kemerdekaan, kebersamaan, keselamatan berkendara, serta kepedulian kepada para pejuang bangsa.
 
Honda PCX 160 RoadSync, Dukung Perjalanan Lebih Praktis
Pengalaman berkendara dalam kegiatan ini turut didukung Honda PCX 160 yang dibekali fitur Honda RoadSync. Fitur konektivitas tersebut memungkinkan pengendara menghubungkan sepeda motor dengan smartphone untuk mendukung kebutuhan perjalanan seperti navigasi, musik, telepon, dan pesan.
 
Kehadiran fitur Honda RoadSync paga big skutik satu ini memberikan kemudahan konektivitas sekaligus mendukung pengalaman berkendara yang lebih praktis. Perpaduan kenyamanan dan teknologi tersebut menjadikan Honda PCX 160 sebagai salah satu pilihan yang mendukung kebutuhan mobilitas modern, termasuk aktivitas berkendara bersama komunitas.
 
Honda PCX 160 RoadSync saat ini dipasarkan dengan harga Rp 43.522.000,- OTR Jakarta – Tangerang dan hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Signatur Burgundy dan Signature Brown. Pilihan tersebut semakin memperkuat karakter Honda PCX 160 sebagai skutik premium yang memadukan desain elegan, kenyamanan, serta teknologi konektivitas untuk mendukung mobilitas pengendara. (*/yogi)