TRENDING NOW

Bologna – Melalui peluncuran terbaru dalam ajang Ducati World Première 2026, pabrikan asal Bologna ini memperkenalkan generasi kedua DesertX, motor yang menandai masuknya pabrikan Borgo Panigale ke dunia off-road paling menantang berkat roda depan 21 inci. Lahir dari konsep yang diperkenalkan pada EICMA 2019, DesertX mulai diproduksi pada tahun 2021, dan segera memenangkan hati banyak penggemar maxi-enduro dan adventure touring berkat performa off-road-nya.

Generasi kedua DesertX merupakan hasil dari masukan yang menyeluruh serta pengalaman yang diperoleh selama bertahun-tahun pengembangan dan kompetisi di medan paling menantang, termasuk Erzbergrodeo (ajang balap enduro ekstrim di tambang besi Ezberg, Austria), Rally of Albania (reli cross-country dengan rute panjang dan medan beragam di Albania dan kawasan Balkan), Transanatolia (reli
jarak jauh yang melintasi wilayah Anatolia), serta 1.500 kilometer gurun dalam NORRA Mexican 1000 Rally (reli off-road legendaris di Meksiko dengan total jarak ribuan kilometer melintasi gurun pasir). DesertX terbaru diciptakan dengan tujuan khusus untuk semakin meningkatkan performa off-road tanpa mengorbankan kenikmatan berkendara khas Ducati.
Hasilnya adalah sepeda motor yang didesain ulang dari nol, dengan desain yang khas, mudah dikendarai untuk penggunaan sehari-hari, serta menyenangkan baik di jalan raya maupun di medan off-road, berkat suspensi yang lebih efisien dan tangki bahan bakar baru yang lebih ergonomis dan lebih ringan. DesertX terbaru dirancang dengan mengusung mesin Ducati V2 terbaru dan rangka monokoknya agar menjadi lebih modern, lebih bertenaga, serta mampu meningkatkan kemampuan berkendara setiap pengendara, mulai dari penggemar biasa hingga profesional off-road.

Mesin yang Sempurna untuk DesertX

Mesin Ducati V2 890 cm3 terbaru adalah mesin dua silinder paling ringan dengan 4 katup per silinder yang pernah diproduksi oleh Ducati dan, berkat sistem IVT (Variable Intake Valve Timing) yang unik di segmennya, mesin ini menghasilkan tenaga besar di seluruh rentang penggunaan dengan respons yang cepat setiap kali gas dibuka.

Tenaga 110 hp-nya adalah kombinasi sempurna antara efektivitas off-road dan kesenangan berkendara di jalan raya. Torsi maksimumnya mencapai 92 Nm, dengan kurva yang lebih maksimum sudah tersedia pada 3.000 rpm, memastikan respons cepat dan akselerasi yang baik saat keluar dari tikungan. Rasio gigi yang dirancang khusus untuk DesertX menawarkan empat gigi pertama yang lebih pendek untuk melewati rintangan yang paling menantang, serta gigi keenam yang lebih panjang untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar dan kenyamanan saat perjalanan cepat. Sehingga, menghasilkan interval servis terdepan di kelasnya (45.000 km untuk pengecekan celah katup dan ganti oli setiap 15.000 km atau dua tahun)
menegaskan keandalan mesin ini sekaligus menjaga biaya perawatan tetap rendah.

Rangka Monokok dan Suspensi Balap
Rangka monokoknya, yang unik di segmennya dan dikembangkan khusus untuk DesertX, menggunakan mesin sebagai elemen struktural sekaligus berfungsi sebagai airbox (kotak udara mesin), memastikan desain yang paling ringkas dan efisien dan meningkatkan kekakuan rangka untuk memperbaiki pengendalian dan kenyamanan berkendara secara intuitif. Posisi baru airbox juga memberikan akses lebih baik ke filter udara, yang dapat dilepas dan dibersihkan dengan mudah setelah setiap perjalanan off-road.

Rangka trellis belakangnya kokoh dan andal serta jelas menjadi referensi dari tradisi desain Ducati. Rangka ini dirancang untuk memberikan akses mudah ke komponen mesin, mempermudah perawatan dan menekan biaya pemeliharaan.
Sementara itu, lengan ayun aluminium dikembangkan khusus untuk DesertX dan menjamin kekuatan yang diperlukan untuk menaklukkan berbagai rintangan.

Sistem pengereman menggunakan Brembo, dengan kaliper monobloc M4.32, cakram baru 305 mm, kampas khusus, dan pompa aksial dengan tuas yang dirancang ulang, memberikan pengendara modulasi lebih baik saat off-road dan sensasi tuas yang lebih nyaman, sekaligus mempertahankan daya pengereman optimal untuk
penggunaan di jalan raya. Sistem pengereman baru ini juga memungkinkan para penggemar yang fokus pada off-road untuk memasang spakbor depan yang tinggi tanpa memerlukan kit tambahan.

Rangka baru menjamin performa off-road yang lebih baik sekaligus tetap menjaga keseimbangan dan presisi di jalan raya yang telah menjadikan DesertX sebagai tolak
ukur di segmennya. Mudah dikendarai bagi pemula dan memberikan performa tinggi di tangan profesional, DesertX generasi kedua ini dilengkapi dengan suspensi belakang dengan sistem penghubung progresif, sebuah solusi yang meningkatkan kenyamanan sekaligus performa di medan off-road. Garpu depan Kayaba baru lebih
halus dan mampu meredam medan yang kasar dengan lebih baik, serta dilengkapi dengan penyesuaian hidrolik independen pada kedua sisi, memberikan pengendara berpengalaman kemampuan untuk menyesuaikan manuver motor terhadap rintangan secara lebih efektif.

Roda depan tanpa ban dengan jari-jari 21 inci dan roda belakang 18 inci dipasangi ban Pirelli Scorpion Rally Street dengan ukuran 90/90 dan 150/70, pilihan terbaik untuk penggunaan motor secara serbaguna. Namun, bagi yang ingin meningkatkan
kemampuan off-road atau on-road, tersedia solusi alternatif dalam jajaran Pirelli Scorpion berkat homologasi tiga lapis DesertX. Ergonomis Off-road Posisi berkendara dirancang khusus, sesuai dengan karakter motor off-road sejati: stang lebar, ruang di antara kaki sempit, ringan, dan responsif. Segitiga ergonomis baru telah ditentukan dengan memindahkan pijakan kaki ke belakang dan jok serta stang ke depan, menghasilkan posisi duduk yang lebih tegak, sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara sportif di jalan raya sekaligus pengendalian motor saat off-road.
Tangki bahan bakar polimer baru berkapasitas 18 liter lebih ramping dan ringan, memudahkan pergerakan di atas jok, serta dilengkapi dengan pelindung tangki, yang membuatnya sangat aman jika jatuh pada kecepatan rendah yang biasa terjadi saat penggunaan off-road. Selain itu, strukturnya menempatkan volume bahan bakar sangat rendah, sehingga menurunkan titik berat motor dan meningkatkan pengendalian serta kelincahannya.

Panel samping dirancang untuk mengikuti pergerakan tubuh dan memiliki tekstur yang meningkatkan daya cengkeram serta koneksi dengan motor, sehingga berkendara sambil berdiri menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Spakbor depan
diposisikan lebih tinggi dibandingkan model sebelumnya untuk memberikan jarak bebas yang lebih besar di atas ban serta memungkinkan penumpukan lumpur lebih banyak tanpa menghambat putaran roda depan saat melintasi medan berat.

Dasbor horizontal, dengan utility bar standar, membebaskan ruang di bagian atas penutup bodi untuk memasang instrumen navigasi dan memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap area tepat di depan motor, sehingga memungkinkan identifikasi
rintangan yang lebih akurat saat berdiri di medan off-road.

DesertX baru memiliki tinggi jok 880 mm, yang dapat diturunkan menjadi 840 mm dengan menggunakan jok rendah dan kit suspensi yang diturunkan.

Elektronik Canggih untuk Kendali Penuh
Ducati DesertX terbaru dilengkapi dengan paket elektronik generasi terbaru berbasis platform inersia 6-sumbu dan dikembangkan khusus untuk penggunaan off-road berkat pengalaman para pembalap dan penguji Ducati. Sistem ini mendeteksi roll (gerakan miring saat di tikungan), pitch (gerakan naik dan turun saat melompat), dan yaw (gerakan berputar) secara real time, sehingga memungkinkan intervensi yang cepat, presisi, dan terkalibrasi pada seluruh sistem kontrol, seperti Cornering ABS, Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), dan Engine Brake Control (EBC). 

Masing-masing sistem tersebut dapat diatur ke berbagai tingkat intervensi, sehingga pengaturan dapat disesuaikan dengan berbagai situasi, baik untuk memaksimalkan performa saat berkendara sporty di jalan raya maupun off-road, ataupun untuk meningkatkan stabilitas dan keselamatan saat touring.

Setiap sistem kontrol elektronik dikonfigurasi secara khusus dalam enam Mode Berkendara yang telah ditentukan (Sport, Touring, Urban, Wet, dan dua mode yang dirancang untuk penggunaan off-road: Enduro dan Rally) untuk mengubah manuver DesertX sesuai dengan situasi, dan tentunya dapat diubah oleh pengendara untuk menyesuaikan setiap mode dengan gaya berkendaranya.

Semua informasi ditampilkan pada dasbor TFT 5" baru yang lebih lengkap, dengan resolusi 800 x 480 dan dua lubang USB sebagai standar. Tiga mode tampilan, yaitu Road, Road Pro, dan Rally, masing-masing dengan pergantian otomatis dari tampilan siang ke malam, disebut Info Mode dan dapat dipilih menggunakan tombol
pengendali berbentuk petal pada blok kiri. Setiap mode menampilkan informasi paling relevan sesuai konteks agar dapat dibaca dengan maksimal. Pada mode Road dan Road Pro, tampilan menyoroti informasi terpenting untuk berkendara di jalan,
sedangkan pada mode Rally, tampilan berubah menjadi alat navigasi sejati yang dilengkapi dengan pengukur perjalanan.

DesertX memiliki empat tingkat Cornering ABS. Tingkat 1 dan 2 dirancang untuk penggunaan off-road tertentu, dengan tingkat 1 ditujukan untuk pengendara yang lebih mahir dan tingkat 2 memungkinkan pengendara yang kurang berpengalaman untuk mengenal manuver khas off-road, sekaligus mengurangi jarak pengereman di jalan tanah dan menjaga kriteria stabilitas serta keselamatan ABS. Tingkat 3 dan 4 dioptimalkan untuk berkendara di jalan raya, menawarkan keselamatan maksimal tanpa terasa mengganggu. ABS dapat dinonaktifkan untuk penggunaan off-road, hanya pada mode berkendara Enduro dan Rally.

Ducati Quick Shift 2.0 baru membuat pergantian gigi lebih cepat dan presisi, serta tanpa sensor eksternal, sehingga lebih terlindungi dari benturan, lumpur, dan debu. Berkat elektronik canggih ini, DesertX menyenangkan dan aman dikendarai di jalan raya, serta berkinerja baik di medan off-road, menawarkan pengalaman berkendara yang lebih modern dan performa yang jauh lebih unggul dibandingkan model sebelumnya.

Modern dan Esensial, Motor Penjelajah Sejati
DesertX adalah motor off-road yang modern dan ringan, dan gayanya sudah terlihat jelas sejak pandangan pertama, mengikuti prinsip form follows function (bentuk mengikuti fungsi). Bagian depan yang 20 mm lebih rendah membuat motor ini terasa lebih dinamis dan ringan.

Tampilan samping motor, potongan penutup bodi dan klaster lampu depan
menafsirkan ulang konsep dari model sebelumnya dengan cara yang lebih modern dan dinamis. Solusi seperti saluran udara yang mengarahkan aliran udara untuk meningkatkan kenyamanan termal serta tangki bahan bakar yang lebih ramping dan dilindungi oleh pelindung plastik membuat motor ini lebih cocok untuk penggunaan off-road sekaligus meningkatkan estetika.

Bagian ekor memiliki desain yang teknis dan minimalis. Desain ini memungkinkan pemasangan aksesori seperti tangki tambahan, pegangan penumpang, dan rangka kotak samping, sambil tetap menampilkan semua elemen teknis terpenting DesertX, seperti suspensi belakang progresif. Tidak adanya panel bodi dan desain lampu belakang semakin menonjolkan karakter off-road motor ini.

Ducati Performance untuk Meningkatkan DesertX
Bagi mereka yang ingin meningkatkan fleksibilitas, kenyamanan atau performa off-road DesertX, Ducati telah mengembangkan rangkaian aksesori Ducati Performance. Tangki tambahan belakang meningkatkan jarak tempuh, menambah kapasitas total sebesar 8 liter, dan dirancang sebagai titik kontak pertama, sehingga melindungi komponen paling kritis dari motor jika terjatuh. Pelindung radiator dan rangka pelindung depan membantu membuat DesertX semakin tangguh, sementara kaca plexiglass dan pelindung tangan yang diperkuat meningkatkan kenyamanan dan perlindungan bagi pengendara.

Para pengendara yang lebih menyukai gaya touring tradisional akan terkesan
dengan kapasitas dan ketangguhan kotak penyimpanan samping berbahan aluminium dengan rangka khusus, sementara para penggemar petualangan off-road dapat memilih tas kit berbahan lembut tanpa rangka, yang dikembangkan bekerja sama dengan Mosko Moto.

Di bidang elektronik, tersedia aksesori yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari, seperti Ducati Multimedia System (DMS) untuk koneksi Bluetooth dengan ponsel Anda, serta navigator Turn-by-Turn, agar pengendara selalu terhubung saat melaju. Para penyuka kecepatan juga akan terpesona dengan peredam suara knalpot yang tak diragukan lagi, dengan lapisan titanium dan penutup berbahan karbon, dikembangkan bekerja sama dengan Termignoni.

Ketersediaan dan Warna
Ducati DesertX baru akan tiba di dealer Eropa pada April 2026. Distribusi kemudian akan dilanjutkan ke Amerika Serikat pada Mei, diikuti oleh Australia dan Jepang pada Juni. Tentu saja, bagi pemegang lisensi A2, tersedia versi dengan tenaga dibatasi hingga 35 kW.
Jakarta – Pebalap muda Indonesia tampil kompetitif pada putaran pertama ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram Thailand Sabtu dan Minggu, 28 Februari-1 Maret 2026. Kegigihan para pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) ini jelas terlihat. Podium ketiga berhasil diraih oleh Bintang Pranata Sukma pada balapan pertama dan posisi kelima dalam balapan kedua.

Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Maulana Malik, dan Muh Badly Ayatullah memiliki motivasi tinggi dalam menaklukan sirkuit Chang di putaran awal IM4AC yang digelar dalam 15 lap. Sesi kualifikasi membuat Bintang start dari posisi kelima, Resky keempat, Badly ke-11 dan Maulana ke-14. Di balapan pertama (28/2), pada lima lap pertama, ketiga pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yakni Bintang, Resky dan Badly mampu bersaing di posisi podium, namun ketatnya persaingan membuat posisi terus berubah. Mereka pun terus bertahan dengan melakukan manajemen ban dan fokus terhadap strategi yang akan dieksekusi.
Memasuki lap akhir, motivasi tiap pebalap semakin tinggi. Serangan dalam beberapa sektor pun dilakukan. Bintang dan Resky terus memacu NSF250R, berusaha menyelinap di antara pebalap rivalnya. Memasuki tikungan akhir, fokus pebalap dalam melakukan titik pengereman diuji. Bintang yang berada di posisi lima, menusuk masuk lewati dua pebalap di depannya dan melakukan cornering yang mulus. Podium ketiga menjadi milik Indonesia. Dalam balapan ini, Resky finish di posisi ke-10, Badly ke-14 dan Maulana ke-15.

Pada balapan kedua yang berlangsung Minggu (1/3/2026), Bintang memulai jalannya balapan pada posisi lima dan langsung memimpin jalannya balapan. Memasuki lap kedua Badly dan Resky bersaing di posisi lima besar, sementara Maulana berupaya masuk dalam persaingan 10 besar. Terlihat dalam persaingan di balapan kedua ini setiap pebalap memiliki strategi tersendiri dengan menjaga ritme balapnya. Posisi podium terus berubah, Badly dan Resky sempat memimpin.

Persaingan memasuki lap akhir, tensi meninggi, Bintang dan Badly sempat melebar dan terlempar dari perebutan posisi podium. Petaka, Resky menabrak pebalap lain hingga terjatuh dan harus kembali ke paddock lebih awal. Bintang finish di posisi keempat namun ia terkena penalti sehingga harus turun 1 posisi, sementara Badly finish di posisi enam, dan Maulana di posisi 14. Hasil ini membuat Bintang berada di posisi empat klasemen sementara dengan 27 poin, Badly di posisi 10 (12 poin), Resky di posisi 13 (6 poin), dan Maulana di posisi 17 (3 poin).

"Alhamdulillah, round pertama Moto4 Asia Cup sudah selesai, perjalanan race dua tadi cukup menantang. Beberapa kali saya mencoba mencuri posisi podium bahkan terdepan, sayang di lap akhir banyak insiden yang membuat saya tertahan dan terlibat insiden hingga harus turun 1 posisi menjadi ke-5. Terimakasih atas dukungannya, saya akan mempersiapkan diri lebih baik lagi di seri Qatar,”ujar Bintang.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyatakan apresiasi atas kegigihan yang ditampilkan oleh pebalap-pebalap belia lulusan AHRS di putaran pertama ajang IM4AC 2026.

"Para pebalap muda mampu menampilkan pertarungan yang kompetitif dalam bersaing dengan pebalap potensial Asia lainnya. Hal ini tentu menjadi bekal positif bagi mereka. Melalui semangat Satu Hati, kami akan terus mendukung mereka untuk tumbuh sebagai pebalap yang berprestasi dan membanggakan bangsa," ujar Andy.

Gelaran IM4AC akan kembali berlangsung pada bulan April mendatang dan dilaksanakan di Lusail International Circuit, Qatar. (*/yogi) 

Jakarta, 27 Februari 2026 - Lebaran menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk kembali ke kampung halaman dan bersilaturahmi bersama keluarga. Tradisi mudik pun dilakukan setiap tahun, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Hari Raya Idul Fitri. Namun, tingginya aktivitas perjalanan jarak jauh juga menuntut perhatian lebih terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan, khususnya bagi pengguna sepeda motor.
 
Sejalan dengan hal tersebut, menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan main dealernya, termasuk Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta - Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), kembali menghadirkan program Mudik dan Balik Bareng Honda (MBBH) 2026.
Program layanan tahunan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mengutamakan keselamatan dan kenyamanan konsumen sepeda motor Honda selama periode mudik Lebaran. Melalui MBBH, Honda memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman bagi konsumen dengan mengalihkan aktivitas mudik bermotor jarak jauh ke moda transportasi yang terorganisir.
 
MBBH 2026 kembali dihadirkan sebagai solusi perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi konsumen sepeda motor Honda. Program ini dirancang untuk memfasilitasi konsumen agar tetap dapat bersilaturahmi ke kampung halaman tanpa harus menghadapi risiko berkendara jarak jauh menggunakan sepeda motor, terutama pada momentum mudik dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi.
 
Sepeda motor milik pemudik diangkut menggunakan truk dan mendapatkan perlindungan asuransi selama proses pengiriman hingga tiba di lokasi tujuan. Sementara itu, pemudik melakukan perjalanan menggunakan bus serta dilengkapi dengan berbagai layanan pendukung untuk menunjang kenyamanan pemudik.
 
Pada tahun ini, MBBH melayani dua kota tujuan utama, yaitu Yogyakarta dan Semarang. Peserta dengan tujuan Yogyakarta akan diturunkan di Jogja Expo Center, sementara peserta tujuan Semarang akan tiba di Museum Ronggo Warsito. Seluruh titik tujuan dipilih dengan mempertimbangkan aksesibilitas, serta kemudahan bagi peserta untuk melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing.
 
Program ini diperuntukkan bagi seluruh konsumen pemilik sepeda motor Honda. Setiap sepeda motor dapat diikuti maksimal oleh dua orang peserta dengan ketentuan membawa dokumen yang masih berlaku berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Peserta yang membawa anak di bawah usia lima tahun diwajibkan menyertakan Kartu Keluarga pada saat pemberangkatan bus.
 
"Program MBBH adalah layanan yang setiap tahun kami hadirkan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman bagi konsumen sepeda motor Honda. Melalui program ini, kami ingin memastikan konsumen dapat tetap bersilaturahmi ke kampung halaman dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan,” ujar Dept. Head of Customer Care PT Wahana Makmur Sejati, Siti Mulyanah.
 
Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi WANDA, aplikasi layanan konsumen sepeda motor Honda milik WMS yang memudahkan akses pendaftaran program serta berbagai informasi seputar layanan Honda dalam satu platform.
 
Sejalan dengan komitmen mengedepankan keselamatan berkendara, program MBBH 2026 juga sebagai bagian dari pengelolaan risiko perjalanan mudik bagi konsumen sepeda motor Honda, dengan memfasilitasi kepulangan 800 pemudik dari Yogyakarta dan Semarang menuju Jakarta menggunakan 22 unit bus, didukung 11 truk pengangkut yang membawa 400 sepeda motor Honda hingga kembali ke Ibu Kota.
 
"Kami memastikan setiap peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, mulai dari kelengkapan dokumen, kondisi sepeda motor yang standar, hingga penggunaan perlengkapan keselamatan sesuai standar. Hal ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menjaga keselamatan konsumen selama mengikuti program Mudik Balik Bareng Honda,” tambahnya.
 
Melalui penyelenggaraan MBBH 2026, berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan tradisi mudik yang lebih aman. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen Honda dalam menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta kepuasan konsumen di setiap momen penting perjalanan mereka. (*/yogi) 
Jakarta – Menyemarakan momentum bulan suci Ramadan 2026, Polytron kembali meluncurkan kampanye sosial #KilometerKebaikan, sebuah inisiatif yang mengajak pengguna motor listrik Polytron untuk berbagi melalui perjalanan sehari-hari. Dalam kampanye ini, setiap 1 kilometer perjalanan menggunakan motor listrik Polytron akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp50,- yang sepenuhnya ditanggung oleh Polytron, dengan periode program berlangsung mulai 18 Februari hingga 15 Maret 2026 dan target donasi mencapai Rp200 juta.

Kampanye ini diluncurkan seiring dengan pertumbuhan pengguna motor listrik Polytron yang kini hampir mencapai 42.000 pengguna, sebagai basis pengguna motor listrik terbesar di Indonesia. Besarnya jumlah pengguna ini membentuk komunitas Polytron Electric Vehicle Riders (PEVR) yang tersebar di berbagai kota dan berasal dari beragam latar belakang.
Tidak hanya berperan sebagai forum berbagi informasi dan pengalaman berkendara terbesar di Indonesia, komunitas PEVR juga berkembang menjadi kekuatan kolektif akar rumput yang mampu menghadirkan dampak sosial nyata bagi sesama. Melalui kekuatan kolektif inilah Polytron mengajak pengguna untuk menjadikan perjalanan harian lebih bermakna.

Seluruh donasi yang terkumpul melalui kampanye #KilometerKebaikan akan disalurkan melalui yayasan Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas pendidikan di PAUD Surya Anugerah, Desa Sillu, Nusa Tenggara Timur. PAUD yang berdiri sejak tahun 2016 hingga saat ini masih menjalankan kegiatan belajar mengajar yang memiliki keterbatasan ruang, sirkulasi udara, dan pencahayaan. Selain itu, sekolah ini juga masih membutuhkan ruang kelas yang layak, perabot belajar, alat permainan edukatif, area bermain luar ruang, serta fasilitas sanitasi yang memadai guna menunjang tumbuh kembang anak.

“Tahun ini merupakan tahun kedua kami meluncurkan program #KilometerKebaikan, setelah pada tahun lalu berhasil menggalang donasi sebesar Rp150 juta. Seiring berjalannya waktu, jumlah pengguna motor listrik Polytron terus bertumbuh hingga hampir mencapai 42.000 pengendara. Oleh karena itu, kami optimis dapat meningkatkan target donasi pada tahun ini. Melalui program ini, kami ingin komunitas Polytron Electric Vehicle Riders tidak hanya menjadi forum berbagi informasi terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi wadah untuk berbuat kebaikan dan berbagi kepada sesama,” ungkap Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly.

Cara berpartisipasi dalam kampanye #KilometerKebaikan cukup mudah, yaitu:
·  Buka aplikasi Polytron EV 2W dan/atau 4W di smartphone. 
·  Klik banner donasi “Kilometer Kebaikan” dan pilih Join Donasi. 
·  Program berlangsung mulai 18 Februari hingga 15 Maret 2026. 
·  Setiap 1 kilometer perjalanan otomatis dikonversi menjadi donasi Rp50,-. 

“Lewat #KilometerKebaikan, Polytron mengajak komunitas Polytron Electric Vehicle Riders untuk melangkah lebih jauh dari sekadar berkendara. Bersama hampir 42.000 pengguna di berbagai daerah, setiap kilometer perjalanan menjadi simbol gerakan kolektif yang menghadirkan kebaikan nyata bagi sesama, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi muda untuk masa depan Indonesi, tutup Ilman. (*/yogi)

Serang - Mitsubishi Triton 4x4 merupakan SUV pick up double cabin impian para pria sejati. Pasalnya kendaraan dobel gardan ini mampu melibas berbagai medan jalan baik perkotaan, pedesaan, hutan hingga lumpur tebal. 

Namun berbeda dengan pria asal Kabupaten Pandeglang, Banten yang satu ini. Pria yang akrab disapa Haji Ibnu ini mengaku sudah lama kepincut dengan Mitsubishi Triton Double Cabin 4x4, namun baru tahun ini kesampaian memilikinya. 

Sebelumnya Haji Ibnu sudah memiliki memiliki Mitsubishi Xpander Sport dan Pajero Sport 4x2 yang sudah dimiliki sejak 2018 dan 2022 lalu. 

Saat ditanya alasannya mengambil mobil Mitsubishi Triton 4x4, selain karena ketangguhannya juga soal teknologinya. Ditambah, Ibnu mengaku, sebelumnya pakai Pajero 4x2 tapi tidak cocok untuk dipakai di kebun atau medan ekstrim. 

"Mitsubishi itu terkenal dengan suspensinya yang empuk di segala medan. Apalagi di daerah saya Pandeglang banyak jalan bolong yang terkadang sangat membahayakan warga saat berkendara," ujarnya seraya menyinggung peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa meninggal di Pandeglang akibat jalan bolong beberapa waktu lalu. 

Baginya, meski brand sebelah juga ada tipe yang sejenis baik MPV maupun SUV, mengendarai Mitsubishi apapun tipenya, intinya mendapatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara adalah hal utama. 

"Kalau boleh jujur, soal durability brand sebelah lebih unggul dikit. Tapi secara all out, Mitsubishi unggul diantaranya suspensi, teknologi dan modelnya yang futuristik," aku pria bernama lengkap Haji Nunu Ibnu Sa'id ini. 

Ibnu juga mengaku sangat terkesan dengan pelayanan para sales Mitsubishi, dirinya pernah mengalami pelayanan sales yang kurang memuaskan dari brand lain yang akhirnya membuatnya memutuskan pindah merk kendaraan. 

"Dulu pernah punya 2 mobil merk Jepang lainnya, namun karena ingin menjajal Mitsubishi dan tentunya pelayanan salesnya sangat memuaskan. Bahkan sales Mitsubishi bisa meyakinkan saya untuk memutuskan dan memilih kendaraan Mitsubishi," pungkas Ibnu. (yogi)

Jakarta– Seiring tren elektrifikasi, kendaraan listrik mulai semakin dipertimbangkan untuk perjalanan mudik antarkota. Namun, tantangan khas musim mudik seperti kendaraan terisi penuh, kemacetan panjang, serta penggunaan pendingin kabin dan fitur hiburan dalam waktu lama membuat sebagian masyarakat masih mempertanyakan apakah daya jelajah EV benar benar cukup untuk menempuh ratusan kilometer secara aman dan nyaman.

Dengan jarak tempuh hingga 461 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar NEDC, JAECOO J5 EV dirancang untuk menjawab kebutuhan perjalanan mudik jarak menengah hingga jauh secara lebih praktis dan efisien. Kapasitas ini memungkinkan kendaraan listrik digunakan tidak hanya untuk mobilitas harian di dalam kota, tetapi juga perjalanan antarkota yang menjadi karakter utama mudik di Indonesia.
Secara teori, rute favorit mudik Jakarta-Semarang via tol Trans Jawa sejauh kurang lebih 445 km, bisa ditempuh dalam kondisi sekali pengecasan full. Atau rute yang lebih jauh Jakarta - Yogyakarta dengan jarak kurang lebih 560 kilometer bisa ditempuh dengan sekali pengecasan di rest area. Selain itu ada juga Surabaya - Banyuwangi sejauh 300 kilometer yang dapat ditempuh dalam kondisi perjalanan tertentu.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyampaikan bahwa terdapat beberapa hal yang dapat diperhatikan pengguna untuk mendukung perjalanan mudik dengan kendaraan listrik agar tetap lancar dan nyaman.

"Dalam perjalanan mudik, kendaraan biasanya akan terisi penuh oleh keluarga dan barang bawaan, belum lagi kemacetan yang tidak terprediksi panjangnya, serta penggunaan AC dan fitur hiburan dalam waktu lama. Kondisi tersebut tentu mempengaruhi penggunaan daya baterai. Untuk mendukung perjalanan yang bebas khawatir, JAECOO J5 EV kami rancang dengan kapasitas baterai dan sistem manajemen energi yang mendukung perjalanan jarak jauh, sehingga tetap relevan untuk rute dalam kota maupun antarkota," ujar Jim Ma.

Menurutnya, angka jarak tempuh perlu dipahami secara realistis dan disesuaikan dengan pola perjalanan aktual di Indonesia, sehingga perencanaan menjadi kunci dalam perjalanan jarak jauh dengan kendaraan listrik.

Berangkat dari pemahaman tersebut, berikut empat strategi yang dapat dipertimbangkan agar perjalanan mudik dengan kendaraan listrik semakin lancar dan terencana.

1. Rencanakan Perjalanan dengan Perhitungan Jarak yang Realistis
Jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan utama saat menggunakan kendaraan listrik untuk mudik. Perlu dipahami bahwa angka pengujian seperti NEDC dilakukan dalam kondisi tertentu dan dapat berbeda dari penggunaan sehari hari yang dipengaruhi gaya berkendara, kondisi lalu lintas, penggunaan pendingin kabin, hingga beban kendaraan.

Perencanaan perjalanan sebaiknya mempertimbangkan daya jelajah secara realistis serta menyesuaikannya dengan rute yang akan ditempuh. JAECOO J5 EV yang dibekali baterai 60,9 kWh telah diuji secara internal di Indonesia melewati rute tol dan non tol dapat menempuh jarak hingga 534,1 km* dalam sekali pengisian daya. Dengan capaian tersebut, kendaraan SUV listrik paling laris pada Januari 2026 itu aman dibawa mudik ke kampung halaman tercinta. 

Meski demikian, pengendara perlu mempelajari lokasi SPKLU dan menyusun titik istirahat, sehingga tidak hanya kendaraan saja yang dalam kondisi prima, tetapi juga pengemudi dan penumpang tetap nyaman selama perjalanan.

2. Kenali Karakter Rute yang akan Ditempuh
Mudik tidak selalu berarti perjalanan di jalan tol yang mulus. Sebagian pemudik memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan, yang dapat menghadirkan tantangan seperti genangan air, permukaan jalan tidak rata, hingga perubahan kondisi cuaca.

Dalam situasi tersebut, ketangguhan kendaraan menjadi faktor pendukung keamanan dan kenyamanan. JAECOO J5 EV dilengkapi baterai dengan standar perlindungan IP68 untuk memberikan proteksi terhadap debu dan air dalam batas tertentu, serta ground clearance 200 mm yang membantu saat melintasi kondisi jalan yang kurang ideal. Dukungan 17 fitur ADAS dan around view camera 540 derajat juga membantu meningkatkan rasa percaya diri selama perjalanan.

3. Pastikan Kenyamanan Kabin untuk Perjalanan Panjang
Perjalanan mudik kerap berlangsung berjam-jam, terutama saat arus lalu lintas padat, sehingga kenyamanan kabin menjadi faktor penting. JAECOO J5 EV menghadirkan ruang yang lebih lega berkat electronic column shifter yang membuat konsol tengah lebih lapang dan fungsional. Kenyamanan semakin lengkap dengan dual zone climate control serta kursi elektrik dengan ventilated seats di baris depan untuk menjaga suhu dan posisi duduk tetap ideal sepanjang perjalanan.

Dari sisi kepraktisan, kapasitas bagasi 480 liter yang dapat diperluas hingga 1.180 liter memberi fleksibilitas membawa berbagai perlengkapan mudik. Tersedia pula front trunk 35 liter yang tahan panas dan mudah dibersihkan, serta 35 kompartemen penyimpanan di seluruh kabin agar barang tetap rapi. Fitur seperti fast wireless charging 50W dengan sistem pendingin, ambient lighting 64 warna, dan double layer soundproof glass turut menghadirkan suasana berkendara yang lebih tenang dan nyaman selama perjalanan jarak jauh.

4. Periksa Kesiapan Dukungan Layanan Sepanjang Perjalanan
Selain kesiapan kendaraan, dukungan layanan juga menjadi bagian penting dari perencanaan mudik dengan kendaraan listrik. Ketersediaan bantuan teknis dapat memberikan rasa aman tambahan, terutama dalam perjalanan jarak jauh.

JAECOO sendiri menunjukkan komitmen nyatanya dalam mudik ini. Para pengemudi dapat mengunjungi 14 Diler Siaga JAECOO di rute utama mudik yang dilengkapi layanan bantuan darurat 24 jam, termasuk towing dan dukungan teknis. Dengan dukungan tersebut, pengemudi dapat merasa lebih tenang jika menghadapi situasi tak terduga selama perjalanan.
Kemampuan JAECOO di Indonesia juga diperkuat dengan catatan positif. 

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Januari 2026, JAECOO J5 EV sukses mencatat distribusi 1.942 unit dan menjadi SUV listrik terlaris, sekaligus membawa JAECOO menembus peringkat 9 besar merek mobil nasional. 

Saat ini, jaringan diler JAECOO telah beroperasi di 25 titik mulai dari Medan, kota-kota besar di Jawa, hingga Makassar, dan ditargetkan berkembang menjadi 80 diler pada akhir 2026 guna menjamin ketersediaan suku cadang bagi seluruh konsumen. (*/yogi)