Articles by "News"
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Bajawa, Nusa Tenggara Timur - Astra kembali menunjukkan komitmennya dalam
mendukung kemandirian ekonomi desa melalui pelepasan ekspor perdana komoditas kopi sebanyak 15 ton green bean dari Desa Sejahtera Astra Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, menuju Thailand dengan nilai ekspor mencapai lebih dari Rp1,65 miliar yang
dilakukan pada Senin (13/10/2025).

Pelepasan ekspor ini diresmikan oleh Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal RI Yusra, didampingi oleh Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, serta Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi,
dan Pengembangan Agromaritim IPB University Ernan Rustiadi serta Head of Environment and Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti. Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Kecamatan Bajawa dan Pemerintah Desa Mukuvoka, tokoh Kampung Adat Ekoheto.
“Sebagai bagian dari semangat Astra untuk sejahtera bersama bangsa, kegiatan ini mencerminkan komitmen kami dalam mendampingi masyarakat desa agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Sinergi antara masyarakat, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menghadirkan produk bernilai tambah dari desa. Melalui inisiatif ekspor komoditas kopi ini, kami berharap dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat rantai nilai pertanian dari hulu ke hilir,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Program Desa Sejahtera Astra Bajawa merupakan hasil kolaborasi Astra dan IPB University sejak tahun 2024 untuk mengembangkan ekosistem bisnis kopi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia. Melalui program ini, Astra berupaya memperkuat kapasitas petani, mendorong regenerasi pelaku usaha tani, serta memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan lokal.

Hingga saat ini, sebanyak 204 masyarakat desa telah terlibat dalam program dengan
peningkatan pendapatan petani kopi mencapai 72%, penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 54 orang, serta 100% produk kopi terserap pasar. Program ini juga melahirkan dua sosok penggerak muda, Bernard Suryanto Langoday dan Philipus Donnie Kabe yang menjadi
contoh nyata regenerasi petani muda di Bajawa. 

Langkah ekspor ke Thailand ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Desa Sejahtera Astra Bajawa untuk menembus pasar internasional dan memperkuat posisi kopi Bajawa sebagai salah satu komoditas unggulan Indonesia. Melalui penerapan standar Good Agricultural Handling Practices (GAHP) serta dukungan pelatihan dari IPB University, para petani mampu menghasilkan kopi berkualitas tinggi dengan cita rasa khas dataran tinggi Flores.

Pada kesempatan ini juga dilakukan peresmian rumah pengering kopi (greenhouse) yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi kopi Bajawa. Fasilitas ini
menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis kopi berkelanjutan, sekaligus mendorong masyarakat desa untuk mengembangkan inovasi produk turunan kopi.

Sejak diluncurkan pada tahun 2018, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.280 desa di 35 provinsi di Indonesia, dengan 468 desa berhasil melakukan ekspor dan total valuasi
ekspor mencapai Rp349 miliar (2020–2024). Selain program Desa Sejahtera Astra, Astranjuga telah membina lebih dari 19.000 UMKM melalui Yayasan Astra dan Grup Bisnis Astra.

Semangat Astra untuk memperkuat kolaborasi multipihak dalam memperluas akses pasar bagi produk unggulan desa dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. (*/yogi)
Jakarta - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberlakukan potongan sebesar 50% terhadap tarif jasa kebandarudaraan guna mendukung mobilitas masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru.  

Hal ini sejalan dengan Surat Menteri Perhubungan Nomor PR/303/1/8/MHB/2025 perihal Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan Periode Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

Potongan tarif sebesar 50% diberikan terhadap Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) yang juga disebut Passenger Service Charge (PSC) di 37 bandara untuk penerbangan niaga berjadwal dalam negeri dan penerbangan extra flight dengan pembelian tiket pesawat mulai 22 Oktober 2025 dan keberangkatan penerbangan pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, “Tarif PJP2U merupakan tarif atas pelayanan di bandara yang dititipkan dalam tiket pesawat, sehingga potongan harga sebesar 50% terhadap tarif PJP2U akan memengaruhi nominal harga tiket pesawat.”

“Kebijakan ini sebagai langkah nyata InJourney Airports dalam menjalankan komitmen untuk mendukung mobilitas masyarakat dan berkontribusi dalam upaya menurunkan harga tiket pesawat pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.”

Di samping itu, InJourney Airports juga memberlakukan potongan tarif sebesar 50% terhadap Tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) bagi maskapai nasional di seluruh bandara InJourney Airports pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Mohammad R. Pahlevi menuturkan potongan tarif sebesar 50% untuk PJP4U sebagai upaya InJourney Airports dalam mendukung operasional maskapai.

“InJourney Airports mengedepankan operasional bandara berbasis ekosistem, dan potongan 50% terhadap PJP4U ini untuk mendukung maskapai yang merupakan bagian dari ekosistem kebandarudaraan,” jelas Mohammad R. Pahlevi.

Adapun selama periode libur Natal 2025 dan Tahun 2026, InJourney Airports juga menyiagakan bandara selama 24 jam sesuai kebutuhan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi serta mengakomodir permintaan penerbangan selama libur akhir tahun.

Bandara-bandara di bawah InJourney Airports, yakni:
Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Husein Sastranegara Bandung, Kertajati Majalengka, Halim Perdanakusuma Jakarta, Kualanamu Deli Serdang, dan Hang Nadim Batam.

Lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, El Tari Kupang, Zainuddin Abdul Majid Lombok, Banyuwangi, Minangkabau Padang, Raja Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara, Sultan Thaha Jambi, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Depati Amir Pangkalpinang, Radin Inten II Bandar Lampung, Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang, HAS Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Fatmawati Soekarno Bengkulu, dan Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.

Kemudian, Bandara Juanda Surabaya, Jenderal Ahmad Yani Semarang, Adisutjipto Yogyakarta, Adi Soemarmo Solo, Jenderal Besar Soedirman Purbalingga, Dhoho Kediri, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Sultan Hasanuddin Makassar, Sam Ratulangi Manado, Pattimura Ambon, Frans Kaisiepo Biak, dan Sentani Jayapura.

Serta, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Supadio Pontianak, Tjilik Riwut Palangka Raya, dan Syamsudin Noor Banjarmasin. (*/yogi) 

 
Bali – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali menyambut kedatangan penerbangan perdana maskapai Jetstar Airways dengan rute Newcastle (NTL) – Denpasar (DPS) pada hari Selasa (21/10). Penerbangan ini menandai bertambahnya konektivitas langsung antara Indonesia dan Australia, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi Bali.

Penerbangan perdana Jetstar dengan rute Newcastle - Denpasar ini juga menjadi penerbangan yang bersejarah bagi kedua negara. Pulau Bali tercatat sebagai destinasi internasional pertama yang terhubung langsung dengan kota Newcastle, Australia setelah Newcastle Airport terbuka bagi penerbangan internasional untuk pertama kalinya.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menyampaikan bahwa kehadiran rute baru ini menjadi bukti tingginya minat wisatawan Australia untuk berkunjung ke Bali. “Untuk pertama kalinya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terhubung dengan kota Newcastle di New South Wales Australia. Rute ini semakin memperluas akses wisatawan Australia untuk langsung menikmati keindahan Bali tanpa harus transit di kota lain,” ujar Ahmad Syaugi Shahab.

Pesawat Jetstar dengan nomor penerbangan JQ 88 tipe pesawat Airbus A320 mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 13.00 WITA, membawa 210 penumpang dari Newcastle, New South Wales. Penerbangan ini dijadwalkan untuk terbang kembali pada hari Rabu (22/10) dengan nomor penerbangan JQ 89 pukul 23.00 WITA. Penerbangan ini akan beroperasi tiga kali dalam seminggu.

Dengan dibukanya rute baru ini, diyakini akan mempererat konektivitas kedua negara dan semakin memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia. “Kami optimistis kehadiran rute Newcastle – Denpasar akan semakin mempererat hubungan Indonesia dan Australia, serta memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Bali,” lanjut Syaugi.

Saat ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terhubung dengan 9 destinasi langsung dari dan menuju Australia, antara lain Sydney, Melbourne, Brisbane, Adelaide, Cairns, Darwin, Perth, Gold Coast, dan kini Newcastle. Dengan demikian, Australia juga menjadi negara dengan konektivitas terbanyak di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Australia tercatat sebagai salah satu pasar terbesar bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata, dengan kontribusi yang signifikan terhadap jumlah penumpang internasional. Sampai dengan bulan September tahun 2025, tercatat 1.250.999 WNA Australia yang datang ke Pulau Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Jumlah tersebut menobatkan Australia sebagai negara dengan jumlah kedatangan WNA terbanyak di Bali di sepanjang tahun 2025.

Sebagai tambahan informasi, saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 21 rute penerbangan domestik dan 38 rute penerbangan internasional. Hingga bulan September 2025, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 18,23 Juta penumpang dan 106 ribu pergerakan pesawat secara keseluruhan. (*/yogi) 

Timor Leste – PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya mencatat progres positif dalam pekerjaan Rehabilitation of Municipal Roads Package 11 : Section Maliana Town, Phase 2 (Main Road) yang berlokasi di Distrik Bobonaro, Timor Leste (Proyek Maliana). Hingga minggu kedua Oktober 2025, proyek ini telah mencapai progres konstruksi 72,59%, lebih tinggi dari rencana.

Kinerja pelaksanaan yang berada di atas target ini didukung oleh sejumlah capaian utama dimana hingga saat ini Proyek telah menyelesaikan seluruh pekerjaan lapisan pondasi jalan sepanjang 18,85 km, yang mencakup area trase Jalan Utama (Main Road) maupun jalan lokal (Local Road). Adapun pekerjaan lapisan perkerasan aspal telah menunjukkan kemajuan signifikan, dengan lapisan AC-BC (lapis pertama) mencapai lebih dari 76% dan lapisan AC-WC (lapis kedua) mencapai 45% dari total panjang penanganan.
Tak luput dari capaian progres di lapangan, proyek ini juga menerapkan standar konstruksi dan sistem pengendalian mutu yang ketat pada setiap tahap pekerjaan. Sebagai bagian dari upaya peningkatan akurasi dan efisiensi pengujian mutu, tim proyek telah mengimplementasikan teknologi digital melalui penggunaan alat Non-Nuclear Asphalt Density Gauge. Inovasi ini memastikan kepadatan dan kualitas lapisan perkerasan aspal sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendorong penerapan sistem kendali mutu yang lebih presisi, efisien, dan ramah lingkungan.

“Pemerintah Timor Leste mengapresiasi kontribusi Hutama Karya dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Maliana. Proyek ini tidak hanya memperbaiki akses dan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi contoh kerja sama konstruktif antara Timor Leste dan Indonesia dalam pengembangan kawasan perbatasan. Kami berharap proyek ini membawa manfaat jangka panjang bagi peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Bobonaro,” ujar perwakilan Pemerintah Distrik Bobonaro, Timor Leste.

Selain membawa manfaat bagi masyarakat setempat, proyek ini juga berperan memperkuat portofolio internasional Hutama Karya di sektor konstruksi global. Infrastruktur jalan yang lebih baik kini mendukung aktivitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang ekonomi baru bagi usaha lokal di Maliana dan sekitarnya.

Dari sisi tenaga kerja, proyek ini melibatkan lebih dari 360 pekerja, dengan sekitar 70% di antaranya berasal dari masyarakat lokal Timor Leste. Hutama Karya juga menjalankan program transfer knowledge dan pelatihan lapangan, agar keterlibatan masyarakat setempat tidak hanya bersifat tenaga kerja, tetapi juga memberikan peningkatan kapasitas di bidang konstruksi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menuturkan bahwa tantangan terbesar proyek ini muncul dari keterbatasan sumber daya di Distrik Bobonaro dan kompleksitas logistik antarnegara. Namun, melalui langkah-langkah strategis seperti penguatan rantai pasok, efisiensi proses, dan peningkatan kapasitas internal, Hutama Karya berhasil menjaga kelancaran pembangunan serta memastikan setiap tahap proyek berjalan sesuai target.

Proyek Jalan Maliana merupakan bukti nyata kemampuan Hutama Karya dalam mengelola proyek infrastruktur berskala internasional dengan standar mutu tinggi. “Proyek ini memperkuat posisi perusahaan sebagai kontraktor nasional yang mampu bersaing di tingkat global. Kami juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Timor Leste dan masyarakat Bobonaro yang telah bekerja sama menjaga kelancaran dan kualitas proyek ini,” ujar Adjib.

Berdasarkan hasil survei kepuasan pelanggan dari Pemerintah Timor Leste, proyek Jalan Maliana mencatat nilai opini pelanggan 97,45%, menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi atas kinerja dan komitmen Hutama Karya dalam menjaga kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu pekerjaan. (*/yogi) 

 
Kulon Progo, 13 Juli 2025 — Program loyalitas pelanggan Eat Shop Fly 2025 dari PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) sukses digelar sejak awal tahun, dan kini menutup Periode Pertama dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo.

Dalam Award Ceremony Periode Pertama yang berlangsung pada 13 Juli 2025 di Bandara Internasional Yogyakarta, Direktur Komersial InJourney Airports, Veri Y. Setiady, secara resmi mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah utama berupa mobil listrik BYD M6 kepada pemenang Top Spender, yaitu Annisa Amanda. Acara penyerahan hadiah utama ini turut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo Dr. H.R. Agung Setyawan dan Wakil Bupati H. Ambar Purwoko.

Pemenang hadiah utama merupakan pelanggan dengan nilai transaksi belanja terbesar di tenant komersial di bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports selama periode Januari hingga Juni 2025.

"Selamat kepada pemenang hadiah utama Program Eat Shop Fly. Ini adalah salah satu bentuk transformasi InJourney Airports di aspek komersial, khususnya dalam mengapresiasi pelanggan setia bandara," ujar Veri Y. Setiady, Direktur Komersial InJourney Airports.

Ia menambahkan, "Kami berharap Eat Shop Fly dapat memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan seru saat berbelanja di bandara-bandara InJourney Airports, apalagi Periode Pertama ini bertepatan dengan musim liburan sekolah pada Juni–Juli."

Selain hadiah utama, pada acara ini juga diumumkan delapan pemenang undian yang masing-masing mendapatkan Smart TV TCL 50 Inch.

Sebagai informasi, penetapan pemenang Top Spender dan pemenang undian telah dilakukan sebelumnya pada 23 Juni 2025 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, disaksikan oleh notaris, perwakilan Kementerian Sosial RI, serta perwakilan Dinas Sosial Provinsi Banten.

Veri Y. Setiady mengungkapkan bahwa keseruan berbelanja di bandara melalui program Eat Shop Fly masih akan berlanjut hingga akhir tahun ini.

"Program Eat Shop Fly dengan hadiah utama mobil listrik masih berlangsung di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar hingga akhir 2025. Para member Eat Shop Fly masih berkesempatan memenangkan tiga unit mobil listrik BYD serta berbagai hadiah menarik lainnya," jelasnya.

"Kami mengajak pelanggan untuk turut meramaikan program ini dengan mendaftar melalui laman https://eatshopfly-injourneyairports.id dan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik saat melakukan perjalanan melalui bandara-bandara InJourney Airports," tambah Veri.

Cara mengikuti program Eat Shop Fly cukup mudah:

* Daftar sebagai member di https://eatshopfly-injourneyairports.id

* Berbelanja di gerai-gerai bandara yang berpartisipasi

* Scan QR code di meja kasir, lalu unggah struk transaksi belanja (minimum Rp150.000, berlaku kelipatan)

* Poin otomatis tercatat dan dapat digunakan untuk bersaing sebagai Top Spender atau ditukar untuk kesempatan mengikuti undian hadiah.

Program Eat Shop Fly juga memberikan apresiasi kepada mitra usaha atau tenant komersial di enam bandara yang berhasil meraih transaksi tertinggi sepanjang periode.

Pada Periode Pertama, tenant dengan transaksi tertinggi (Top Transaction Tenant) di masing-masing bandara adalah:

* Marugame Udon di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang

* Beard Papa’s di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

* Camel Active di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

* Java Mivi di Bandara Juanda Surabaya

* A&W di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

* Petit Paris di Bandara Internasional Yogyakarta

"Eat Shop Fly merupakan program loyalitas yang lengkap, sebagai bentuk apresiasi bagi penumpang pesawat, pengguna jasa bandara, pelanggan, hingga mitra usaha tenant komersial dan memberikan pengalaman berbelanja yang berbedadi enam bandara InJourney Airports,” tutup Veri Y. Setiady. (*/yogi)

 
Jakarta - Dua bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) masuk daftar 5 besar terbaik di Asia Pasifik dalam 18th Annual Readers’ Choice Awards 2025 yang digelar DestinAsian, sejalan dengan transformasi di kedua bandara tersebut. 

Transformasi dan komitmen dari InJourney Airports akan terus dilakukan di seluruh bandara agar penumpang pesawat atau pengguna jasa bandara dapat merasakan customer experience di bandara dengan layanan sepenuh hati. 

Adapun dalam Readers’ Choice Awards 2025 ini di dalam kategori Best Airports, DestinAsian menetapkan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali di peringkat 4 dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang di posisi 5, berdasarkan poling global secara online yang dilakukan dalam 3 bulan dan ditutup pada Oktober 2024. 
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan peningkatan pelayanan melalui program transformasi serta kolaborasi di antara pemangku kepentingan menjadi faktor utama kedua bandara menjadi terbaik di Asia Pasifik. 

“Terima kasih atas apreasiasi yang diberikan sehingga Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta masuk dalam daftar bandara terbaik di Asia Pasifik. Pencapaian ini berkat transformasi dan kolaborasi stakeholders dalam memberikan pelayanan kepada penumpang pesawat.”

“Kedua bandara tersebut menjadi pilot project dari program transformasi yang kami jalankan untuk menjadi percontohan bagi 35 bandara lainnya yang dikelola InJourney Airports,” jelas Mohammad R. Pahlevi. 

 Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Soekarno-Hatta juga merupakan 2 bandara tersibuk di Indonesia. 

Bandara I Gusti Ngurah Rai
Salah satu program transformasi InJourney Airports di kedua bandara itu adalah menghadirkan infrastruktur bandara berkelas dunia. Sejalan dengan ini, di Bandara I Gusti Ngurah Rai dilakukan peningkatan infrastruktur di sisi darat yakni terminal penumpang dan area luar terminal. 

Di terminal penumpang dilakukan perluasan dan penataan ulang area terminal, salah satunya dengan memperluas area pemeriksaan penumpang dan menambah 10 unit baggage drop di area keberangkatan. Beautifikasi juga dilakukan di area terminal dengan menambahkan nuansa hijau dan corak arsitek lokal Bali. 

“Optimalisasi ini selain memperindah terminal juga menambah kapasitas bandara sehingga dapat menampung 32 juta penumpang/tahun dari semula 24 juta penumpang/tahun,” ungkap Mohammad R. Pahlevi. 

Sementara itu, di area luar terminal dilakukan perluasan dan penambahan akses jalur kendaraan bermotor, lalu perluasan akses keluar-masuk bandara, kemudian pembuatan shelter area penjemputan penumpang, penataan lansekap dan pembuatan taman air, serta pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang estetis. 

Bandara Soekarno-Hatta
Di Bandara Soekarno-Hatta, peningkatan infrastruktur dilakukan melalui beautifikasi yang mengusung konsep nuansa kebudayaan yang dipadukan dengan teknologi.

Berkat transformasi yang dijalankan ini, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada tahun ini berhasil meraih status Bintang 4 dari Skytrax. 

Adapun transformasi di Terminal 3 mengusung suasana tropis yang menjadi salah satu identitas Indonesia untuk memberikan suasana segar di bandara kepada penumpang pesawat.

Beautifikasi yang sudah terlihat antara lain di area interior meliputi hadirnya nuansa alam di area check-in keberangkatan, tenant facade, pintu masuk boarding lounge, baggage claim area kedatangan, instalasi Giant LED dan vertical garden di area kedatangan.

Sementara itu beautifikasi di area eksterior terminal meliputi pembenahan taman (arrival outdoor garden), penataan lansekap (redesigning outdoor landscape) dan penataan jalur kendaraan (redesigning median access road).

Program transformasi akan terus berjalan untuk peningkatan standar pelayanan secara berkala di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports. 

“Transformasi terus dilanjutkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Soekarno-Hatta, serta seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports untuk menjalankan komitmen sebagai pengelola bandara kelas dunia,” jelas Mohammad R. Pahlevi. (*/yogi)

Jakarta - Sebanyak 50 kota dan kabupaten memperoleh penghargaan dalam ajang Forum Smart City Nasional 2023, Pameran, dan Awarding Gerakan Menuju Smart City Tahun 2023. Penghargaan diberikan karena 50 kota dan kabupaten tersebut berhasil menyusun rencana induk pembangunan berbasis kota cerdas, yang diharapkan dapat menjawab tantangan dalam meningkatkan taraf hidup warga sekaligus memaksimalkan potensi masing-masing wilayah.

Selain itu,seluruh kota dan kabupaten ini juga telah menjalankan program unggulan dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Gerakan Menuju Smart City sendiri adalah inisiatif yang digulirkan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk mendorong pengembangan kota dan kabupaten cerdas di seluruh Indonesia. Melalui gerakan ini, pemerintah kota dan kabupaten dibimbing untuk menyusun sebuah rencana pembangunan komprehensif berbasis enam dimensi kota cerdas, mulai dari smart governance, smart branding, smart economy, smart society, smart living, dan smart environment.

“Gerakan Menuju Smart City adalah bagian penting dari visi besar Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dalam mewujudkan peningkatan infrastruktur digital, ekosistem digital, serta SDM dunia digital di Indonesia,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi.

“Melalui gerakan ini, kami berharap pemerintah daerah semakin terampi lmemanfaatkan teknologi demi meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambah Budi.

Tersebar di Seluruh Indonesia
Berlangsung sejak tahun 2017, Gerakan Menuju Smart City diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Gerakan ini juga didukung oleh berbagai lembaga dan kementerian, seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Kantor Staf Presiden.

Dalam periode 2017-2023, gerakan ini sudah berhasil membimbing 241 kota dan kabupaten dalam menyusun rencana induk pembangunan berbasis smart city.

“Keunikan dari kota dan kabupaten peserta Gerakan Menuju Smart City 2023 adalah lokasinya yang tersebar di seluruh Indonesia. Ada Kota Sabang di ujung barat, Kabupaten Jayapura di ujung timur, Kabupaten Nunukan di ujung utara, dan Kabupaten Sumba Timur di selatan,” ungkap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Semuel Abrijani Pangerapan.

“Keragaman in imenunjukkan semakin tingginya kesadaran pemerintah daerah di Indonesia dalam memanfaatkan teknologi untuk membangun daerahnya,” ungkap Semuel.

Keragaman latar belakang daerah pun membuat program yang lahir dari gerakan ini terasa segar dan unik. Contohnya, Pemerintah Kabupaten Luwu menyediakan rumah singgah gratis bagi keluarga pasien yang berasal dari daerah terpencil Kabupaten Luwu.

Contoh lain adalah Pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan program Sang Sultan.Program ini memadukan potensi bibit unggul sapi Madura yang dipelihara peternak sapidengan strategi terintegratif melalui layanan terpadu tim dokter hewan.

“Kami memang berharap Gerakan Menuju Smart City dapat mendorong inovasi yangrelevan dengan kebutuhan warga dan sesuai dengan visi besar pemerintah daerah,”tambah Semuel.

Menjalin Kolaborasi
Selain memberikan penghargaan, ajang Forum Smart City Nasional 2023, Pameran, dan Awarding Gerakan Menuju Smart City Tahun 2023 juga diisi berbagai acara menarik. Contohnya adalah temu wicara yang menjadi ajang saling berbagi pemimpindaerah dalam mewujudkan pembangunan berbasis teknologi dan inovasi di daerah masing-masing.

Selain itu, ada pula pameran virtual (https://indonesiasmartcity.id) yang menampilkan inovasi yang telah dan akan dijalankan oleh seluruh kota/kabupaten peserta Gerakan Menuju Smart City 2023. Pameran ini juga menyediakan akses komunikasi langsung kepenanggung jawab inisiatif smart city dari tiap-tiap daerah.

“Kami berharap, Forum Smart City Nasional 2023 ini dapat menjadi ajang kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pembangunan kota cerdas di Indonesia.Dengan begitu, kita sebagai bangsa semakin siap memasuki era digital ke depan,” pungkas Semuel. (*/yogi)