Tangerang,– Unit JAECOO J7 SHS-P SIVP di booth GIIAS OMODA & JAECOO mendapatkan atensi lebih dari banyak pengunjung. Pasalnya, bagi mereka mobil tersebut memiliki teknologi dapat mencari parkir dan datang kembali sendiri. Banyak pengunjung yang takjub dengan demonstrasi teknologi SIVP (Super Intelligent Valet Parking) di GIIAS 2026. Bagi mereka, teknologi tersebut menjadi hal baru dan dibutuhkan untuk mempermudah pengemudi dalam mencari parkir.
Turun di Drop-Off, Mobil Cari Parkir Sendiri
Demo SIVP ini digelar langsung di GIIAS 2026 dengan menunjukkan skenario yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Pengemudi berhenti di area drop-off turun, seperti baru tiba di sebuah area publik dan ingin langsung meninggalkan kendaraannya. Tanpa perlu mencari parkir sendiri atau menyerahkannya ke petugas valet, pengemudi cukup membuka aplikasi di smartphone dan mengaktifkan fitur SIVP.
Dalam hitungan detik, mobil akan bergerak menyusuri area parkir GIIAS, mencari ruang parkir yang tersedia, dan mobil akan bermanuver secara otomatis dengan panduan dari sistem navigasi internal mobil.
Bagian paling menarik justru terjadi setelahnya. Setelah mobil berhasil mencari parkir, pengunjung dapat memanggil kembali mobil melalui aplikasi di smartphone. Mobil yang sebelumnya terparkir rapi langsung keluar dari ruang parkir, merancang rute sendiri menuju titik penjemputan yang sama tanpa perlu menghabiskan waktu untuk mencari lokasi mobil tersebut diparkir.
Selama proses berlangsung, layar smartphone menampilkan video real-time dari sekitar mobil, sehingga pengguna tetap bisa memantau apa yang sedang terjadi, dan bisa menghentikan proses kapan saja jika diperlukan.
JAECOO J7 SHS-P SIVP Memiliki 27 Sensor
Banyak pengunjung yang menyaksikan demo ini bertanya-tanya, bagaimana mobil ini bisa berjalan sendiri, mencari slot kosong parkir di tengah padatnya kendaraan, tanpa menabrak
apapun?
Jawabannya ada pada sistem yang terdiri dari 27 sensor presisi tinggi yang bekerja bersamaan. 3 radar gelombang millimeter, 11 kamera yang mencakup tampilan depan, sekeliling, panoramik, dan belakang, 12 radar ultrasonik, serta 1 unit LiDAR DToF jarak jauh.
Gabungan seluruh sensor ini menciptakan penglihatan 360 derajat di sekeliling mobil, tanpa titik buta sama sekali.
Berkat fungsi sensor tersebut, mobil bisa membaca kondisi sekitarnya secara akurat dan real-time termasuk saat harus melintasi area padat kendaraan. Di kondisi nyata seperti basement parkir mal yang gelap, LiDAR DToF berperan penting mengenali halangan rendah atau tak terduga, misalnya anak kecil yang tiba-tiba lewat atau kendaraan lain yang muncul dari arah lain.
Untuk urusan keamanan, kecepatan mobil saat mode SIVP aktif juga sengaja dijaga tidak lebih dari 10 km/jam, sehingga sistem punya cukup waktu untuk merespons jika ada sesuatu yang tak terduga muncul di jalur. Menurut tim OMODA & JAECOO, SIVP juga sudah diuji untuk tetap bekerja normal di kondisi cuaca ekstrem, mulai dari suhu tinggi sampai hujan deras.
Kesan dari Pengunjung
Dari yang terlihat langsung di lokasi, demo SIVP berhasil menjawab rasa penasaran pengunjung yang selama ini hanya mendengar soal "mobil yang bisa mencari parkir sendiri" lewat berita atau video promosi merek lain. Melihatnya bergerak langsung di depan mata, apalagi tanpa ada orang di kursi kemudi, memberi kesan yang berbeda.
Performa SIVP di kepadatan area parkir sesungguhnya, dengan lebih banyak kendaraan lain yang bergerak dan pengunjung yang lalu-lalang, menjadi hal berkesan untuk konsumen di Indonesia.
Dengan diperkenalkannya SIVP, OMODA & JAECOO menunjukkan keseriusannya membaca masalah keseharian pengendara Indonesia dan mencoba menjawabnya melalui demo yang bisa disaksikan langsung. *SIVP (Super Intelligent Valet Parking) merupakan fitur berkendara berbantuan (assisted driving), bukan pengganti pengemudi. Pengemudi tetap harus waspada dan siap mengambil alih kendali kapan saja. (*yogi)

Post A Comment: