Tangerang– Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pelajar terus digencarkan, seiring masih tingginya angka kecelakaan sepeda motor yang dipicu faktor kelalaian, minimnya keterampilan, hingga penggunaan perlengkapan yang tidak sesuai standar.
Fenomena ini menjadi perhatian serius, terutama bagi perempuan yang kini semakin aktif menggunakan sepeda motor dalam aktivitas harian. Mulai dari pelajar, tenaga pendidik, hingga komunitas, peran perempuan dalam menciptakan budaya berkendara aman dinilai semakin strategis.
Menjawab kebutuhan tersebut, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), menggelar program edukasi bertajuk ‘Zen On Wheels’. Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye #Cari_Aman yang menekankan pentingnya keselamatan sebagai gaya hidup, bukan sekadar kewajiban.
Bertempat di Safety Riding Center WMS, Jatake, Kamis (23/4/2026), kegiatan ini melibatkan sekitar 80 peserta yang terdiri dari siswi SMK, guru perempuan, serta komunitas wanita. Kehadiran peserta lintas generasi memperkuat pesan bahwa keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama.
Edukasi diawali dengan sesi seminar yang menghadirkan instruktur safety riding WMS, Resty Purbaningrum, serta perwakilan kepolisian dari Unit Kamsel Polres Metro Tangerang Kota, Iptu Desi Susanti. Materi yang disampaikan mencakup teknik dasar berkendara aman, pentingnya perlengkapan pelindung, serta kemampuan membaca potensi bahaya di jalan.
Pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat teoritis, namun juga aplikatif agar peserta lebih mudah memahami dan menerapkan langsung dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait kesehatan melalui sesi edukasi yang disampaikan oleh Elvira Nova Sari dari Klinik Pratama Rumah Sehat Wahana. Materi ini menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental, khususnya bagi perempuan dengan mobilitas tinggi.
Kombinasi antara edukasi keselamatan dan kesehatan ini memberikan perspektif menyeluruh, bahwa kesiapan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kondisi tubuh dan mental yang prima.
Head of Safety Riding Promotion WMS, Agus Sani, menyampaikan bahwa pendekatan edukasi yang lebih relevan dengan generasi muda menjadi kunci dalam membangun kesadaran sejak dini.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak perempuan muda untuk tidak hanya mahir berkendara, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi bahwa keselamatan adalah tanggung jawab pribadi yang harus dijaga dalam setiap perjalanan," ujarnya.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini, kegiatan dilanjutkan dengan rolling city dari Jatake menuju Summarecon Tangerang. Menariknya, peserta tampil mengenakan kebaya, memadukan nilai budaya dengan pesan keselamatan berkendara.
Meski tampil anggun, para peserta tetap mengutamakan prinsip #Cari_Aman dengan menggunakan perlengkapan berkendara lengkap serta menjaga ketertiban selama perjalanan.
Agus Sani menambahkan, membangun budaya berkendara aman perlu dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
"Keselamatan bukan hanya soal kemampuan mengendarai motor, tetapi juga kesiapan diri secara menyeluruh. Kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya,”tambahnya.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri (SBN) yang diusung PT Astra Honda Motor dalam mendorong terciptanya budaya keselamatan berkendara di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Melalui ‘Zen On Wheels’, semangat Kartini dihadirkan dalam bentuk nyata—perempuan yang mandiri, percaya diri, sekaligus sadar akan pentingnya keselamatan. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di masa depan. (*/yogi)

Post A Comment: