Jakarta - PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara melalui berbagai kegiatan edukasi yang berkelanjutan. Dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Selasa (10/02) WMS berikan edukasi safety riding yang diselenggarakan oleh KamiBijak Media melalui Talk Show @SafeAndAble, usung semangat keselamatan berkendara yang inklusif.
 
Berlangsung di indoor stage - Grand Hall Area, JIExpo Kemayoran, kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara bagi seluruh pengguna jalan. Melalui acara ini, audiens diajak memahami bahwa keselamatan tidak hanya perihal keterampilan teknis, tetapi sikap saling menghargai serta pemahaman terhadap kebutuhan pengendara difabel.
 
Kolaborasi dengan KamiBijak Media merupakan wujud komitmen Perusahaan melalui tim Safety Riding Promotion (SRP) dalam mengimplementasikan kampanye #Cari_Aman secara konsisten kepada masyarakat luas demi wujudkan Safety Indonesia.
 
“Keselamatan adalah aspek fundamental dalam berkendara. Melalui edukasi safety riding yang adaptif dan inklusif, kami ingin mendorong seluruh pengguna jalan, termasuk pengendara difabel, untuk dapat berkendara dengan aman, nyaman, dan bertanggung jawab sesuai semangat #Cari_Aman,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.
 
Pada sesi pemaparan materi, disampaikan teknik berkendara motor adaptif yang menjadi dasar keselamatan, dengan empat faktor utama, yaitu:
  • Kontrol halus: Pengoperasian gas dan rem secara lembut untuk menjaga stabilitas kendaraan.
  • Kecepatan konsisten: Menjaga laju kendaraan tetap stabil agar mudah dikendalikan.
  • Jarak aman ekstra: Memberikan ruang tambahan untuk waktu reaksi yang lebih optimal.
  • Antisipasi dini: Mengenali potensi bahaya lebih awal untuk mencegah risiko kecelakaan.
Keempat faktor tersebut memiliki tujuan untuk membantu pengendara difabel dalam meningkatkan kewaspadaan serta menciptakan kondisi berkendara yang lebih aman. Prinsip ini menjadi bagian dari penerapan #Cari_Aman yang terus disosialisasikan kepada masyarakat.
 
Tidak sampai disitu saja, kegiatan talkshow ini juga membahas posisi berkendara dan penggunaan alat bantu yang tepat, dengan empat faktor pendukung keselamatan, meliputi:
  • Posisi duduk stabil: Menjaga keseimbangan tubuh selama berkendara.
  • Titik tumpu: Pemanfaatan bagian tubuh dan alat bantu secara tepat untuk menopang keseimbangan.
  • Ergonomis: Penyesuaian kendaraan dan alat bantu sesuai kondisi fisik pengendara.
  • Safety first: Mengutamakan penggunaan perlengkapan keselamatan dan standar keamanan.
Pemahaman terhadap posisi berkendara dan penggunaan alat bantu yang benar akan membantu pengendara mengontrol sepeda motor lebih optimal. Prinsip keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi berkendara.

Kolaborasi antara KamiBijak Media dan WMS diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi keselamatan berkendara kepada pengunjung IIMS 2026. Melalui pendekatan komunikasi yang informatif dan aplikatif, nilai-nilai safety riding diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

“Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat memahami keselamatan berkendara menyeluruh, termasuk pentingnya empati dan inklusivitas di jalan raya. Kolaborasi ini semakin menegaskan pesan keselamatan yang relevan dan mudah dipahami oleh audiens. Kami harap ilmu yang diajarkan bisa dipahami dan diterapkan berkelanjutan,” lanjut Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.

Bagi PT Wahana Makmur Sejati, kegiatan edukasi keselamatan berkendara merupakan bagian dari tanggung jawab Perusahaan dalam mendukung mobilitas yang aman dan berkelanjutan. Berbagai program safety riding terus dijalankan sebagai upaya membangun kesadaran dan perilaku berkendara yang lebih disiplin. (*/yogi)
OTOBanten

OTOBanten.id

OTOBanten.id merupakan Media Online Berita Otomotif Seputar Banten dan Nasional

Post A Comment: