TRENDING NOW

Thailand - Pembaruan pada Toyota Yaris ternyata cukup memberikan kejutan luar biasa. Mulai dari dandanan eksterior yang kian memikat, mesin juga disajikan dengan porsi target efisiensi.


Yup, Yaris yang diperkenalkan pekan ini di Thailand memakai mesin 1.2L dengan tenaga 86 hp pada 6.000 rpm dan torsi 108 Nm pada 4.000 rpm. Ingin mengejar pajak yang rendah sesuai ketetapan pemerintah Thailand terhadap keiritan bahan bakar.

Sepertinya Toyota ingin menunjukkan mengerti kebutuhan anak muda terhadap kendaraan yang stylish namun juga efisien penggunaan bahan bakar. Kepraktisan berkendara dan perawatan, untuk transmisi otomatis memakai CVT.

Pada bagian interior, meski perangkat audio tak memakai layar sentuh namun tetap bisa memutar CD, MP3 dan WMA dengan koneksi USB atau AUX, serta ada Bluetooth. Adapun penyejuk kabin bersistem digital dengan operasional tekan.


Harga termahal Yaris hanya di angka 479,000 thai bath atau setara Rp 192 jutaan.(*/dp)

Taipe - Toyota Corolla Altis baru saja mendapatkan penyegaran dengan tampilan lebih gagah, lewat model Altis X untuk pasar Taiwan. Selain itu, Altis juga kini jadi lebih panjang.

Dengan tambahan panjang 20 mm, eksterior Altis X tertanam sepaket body kit yang menguatkan karakter sporti. Spoiler di bumper depan dan bawah bumper belakang, lubang angin lebih besar, side skirt, dan antena sirip hiu. Diperkuat tampilan pelek alloy two tone 17 inci.


Melongok ke dalam, sedan yang dibanderol NT $ 779.000 atau setara Rp 343 juta ini cukup apik memadukan kelir hitam dengan unsur merah di beberapa bagian, setir dengan paddle shifter, konsol tengah, lubang AC dan panel pintu.


Termasuk juga jahitan merah sebagai aksen di lapisan jok, setir hingga tuas perseneling, sebagai kesatuan konsep sporti yang diusung.

Sayangnya, dapur tenaga msih mengandalkan mesin bensin 2ZR-FE 1,8-liter Dual VVT-i. Tenaganya diklaim mampu menghasilkan sebesar 140 hp dan dan torsi 172.6 Nm pada 4.000 rpm. Daya dihantarkan lewat transmisi otomatis (CVT).

Namun tidak perlu kecewa, Toyota masih memberikan pengalaman berbeda saat berkendara lewat suspensi sport sebagai standard. (*/dp)

Jakarta - Mengejutkan memang ketika melihat laporan dari data penjualan (wholesale) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) untuk merek Honda. Di mana, pada Agustus tahun ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) hanya mendistribusikan 1 unit BR-V dari pabrik ke diler.

Kabar di atas tentu menjadi pertanyaan besar, apakah BR-V sudah tidak sesuai dengan harapan lagi? Sehingga HPM mulai membatasi pengirimannya ke diler. Banyak faktor tentunya kenapa hal ini terjadi.

Seperti dilansir dari Dapurpacu.com, menurut pihak Honda Prospect Motor sendiri melalui PR Officer, Yessy Anastasia mengatakan bahwa kondisi tersebut karena adanya penyesuaian supply bulanan dan prioritas produksi yang biasa dilakukan setiap waktu.

Jika demikian, dapat diartikan bahwa penjualan Honda BR-V kemungkinan besar tidak sesuai yang diharapkan sejak beberapa bulan sebelumnya.

Kenyataan HPM hanya mendistribusikan 1 unit ke diler, bisa diterjemahkan bahwa masih banyaknya unit BR-V yang tertahan di diler (stok), sehingga pabrik tidak mau menambah pengiriman. Sesuai rumus umumnya, wholesale (Pengiriman unit dari pihak pabrik atau distributor ke diler) dikurangi retailsales (Unit yang sudah dikirim ke diler dan sudah laku terjual) menghasilkan jumlah stok unit-belum laku terjual.

Itu bisa dilihat dari angka wholesale pada tiga bulan sebelumnya (Mei-Juli) yang terus menunjukkan pengurangan bahkan hingga 50%. Mulai dari Mei, HPM mendistribusikan BR-V sebanyak 2.149 unit, kemudian pada Juni berkurang lagi menjadi 1.281 unit, dan terus menurun pada Juli jadi sebesar 590 unit.

Artinya, dari tiga bulan sebelumnya saja data retailsales (unit yang dari diler kemudian laku terjual ke konsumen-end user) BR-V dipastikan sangat jauh dari harapan. Sayangnya, HPM tidak mau membuka data penjualan retailsales-nya dengan alasan tidak ada.

Selain itu, kondisi tersebut menyatakan bahwa karena stoknya terlalu sehingga HPM akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi sementara. Atau ada faktor (masalah) lain yang membuat pabrik hingga tidak bisa menjalankan aktivitas produksi.

Jika tren negatif tersebut terus berlanjut maka tidak menutup kemungkinan wujud “Mobilio melar” ini akan hilang dari peredaran secara perlahan. Apalagi performa yang ditunjukkan pesaingnya, Rush masih konsisten di puncak tertinggi kelas LSUV. Ditambah kabarnya, Rush dan Terios sudah disiapkan hadir dengan tampilan yang lebih segar lagi. (*/dp)

Cilegon - Sejak dikenalkan pada ajang GIIAS beberapa waktu lalu, kehadiran Mitsubishi Xpander terus saja diburu. Hal ini terbukti di Banten saja, sejak Juli lalu, Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Mitsubishi Xpander sudah hampir menyentuh angka 200 unit.

Hal ini tentunya mengusik PT.Setiakawan Menara Motor (SKMM) selaku main dealer Mitsubishi di Banten 'merayu' PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) untuk mempercepat produksi dan penyebaran Xpander.

Daru Harti selaku Business Manager PT.SKMM mengaku pihaknya 'kewalahan' mendapat pesanan hampir 200 unit.

"Sampai saat ini, di Banten jumlah SPK Xpander sekitar 180 unit. Sementara, untuk unit pertama baru bisa di terima konsumen sekitar akhir tahun ini," kata Daru kepada Otobanten di ajang LCV Party yang diadakan di Cilegon, beberapa waktu lalu.

Sementara itu Area Coordinator West Java & Banten PT.MMKSI Rizki Adriansyah mengaku pihaknya terus mengebut produksi Xpander.

"Sejak dilaunching Juli lalu, produksi Xpander kami kebut untuk bisa memenuhi kebutuhan nasional sebanyak 6000 unit dan eskpor 2000 unit. Untuk itu para konsumen dan masyarakat Indonesia yang menginginkan Xpander berada di garasi rumahnya, agak lebih bersabar," tambah Rizki. (yogi)


New Delhi - Toyota kembali memanaskan pasar crossover di India dengan meluncurkan sosok Etios Cross X-Edition, hasil racikan Toyota Kirloskar Motor. Dibanderol 6,8 lakh atau setara Rp 140 juta, Etios Cross X-Edition hanya mendapat kosmetik ringan tanpa ada perubahan komponen mekanis.

Melihat dari fascia, kini semkain sporti dengan grille berkarakteristik gagah menghiasa bumper depan. Memperkuat kesan mobil segala medan, plastic cladding tersemat di bagian samping.

Pendukung lainnya, ada roof rails dan pelek alloy berdesain baru. Tidak ketinggalan lencana X-Edition sebagai penanda edisi khusus. Warna khusus ditawarkan Quart Brown.


Masuk ke dalam kabin, dasbor juga tak kalah sporti dari lapisan serat karbon, jok lebih nyaman, serta kelengkapan entertainment dipandu layar sentuh 6,8 inci sekaligus menjadi monitor saat parkir mundur. Di balik bonnet, Toyota menawarkan dua pilihan mesin meliputi diesel D-4D 1,4-Liter dan bensin 1.2-liter DOHC.


Di Indonesia sendiri, Toyota Etios masih setia dengan wujud city car-nya. Terakhir pada 2015, Toyota Astra Motor (TAM) merilis varian tertinggi melengkapi 3 varian lainnya, yakni Etios Tom’s yang lebih sporti. Hanya berbekal fascia dengan grille sporti, spoiler, side skirt, dan tambahan roof spoiler, TAM menghargainya Rp 172,6 juta.

Varian Etios Tom’s memang cukup membantu penjualan Toyota dibanding ketiga varian lain, khususnya per tahun ini. Namun, jika dibandingkan tahun lalu, performanya semakin menurun. (*/dp)

Jakarta - Bibit pebalap masa depan menjadi perhatian PT Pertamina (Persero) yang tak hanya bisa bermain di nasional namun diharapkan dapat bermain di kancah internasional.

Dibentuknya Pertamax Motorsport Team sejak tahun 2016, melalui berbagai cabang Drift Team, Sprint Rally Team, Drag Bike Team, dan Speed Offroad Team.

“Kami ingin sekali temukan bibit unggul, kami ingin para pebalap senior yang berprestasi yang dulu kita punya, harus ada penggantinya. Ini sebagai dukungan kami,” kata Danang Widiasurya, Asisten  Manager Marketing Communication Pertamina dalam Talk Show Pertamax Motorsport Team di IBDExpo 2017, Jakarta Convention Center, Jumat (22/9).

Melalui empat cabang olah raga otomotif yang dilakukan Pertamax Motorsport Team, juga sekaligus sebagai laboratorium berjalan untuk lebih jauh mencari formulasi bahan bakar yang lebih baik.

Danang mengungkapkan Pertamax Motor Sport Team merupakan program balap eksklusif bagi para generasi muda yang haus akan tantangan, pacuan adrenalin, dan mendambakan kemenangan.

Pebalap nasional Rifat Sungkar yang mendampingi Danang, meyakini generasi muda bangsa memiliki potensi jadi pebalap hanya saja ketersediaan fasilitas yang terbatas menjadi tantangan besar.

Saat ini Pertamax Motorsport Team memiliki 11 pebalap yang berlaga diberbagai ajang balapan nasional maupun intetnasional terditi dari Sprint rally 1 pebalap, drag bike duapembalap, drifting tiga pebalap serta offroad lima pebalap.(*/dp)